<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bisnis | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/topik/bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://investasi.online/topik/bisnis/</link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jul 2024 07:59:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>Menyederhanakan Operasi Bisnis melalui Otomatisasi Proses dan Prosedur</title>
		<link>https://investasi.online/menyederhanakan-operasi-bisnis-melalui-otomatisasi-proses-dan-prosedur/</link>
					<comments>https://investasi.online/menyederhanakan-operasi-bisnis-melalui-otomatisasi-proses-dan-prosedur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2024 16:27:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=24372</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak dibutuhkan banyak riset untuk menemukan sumber daya yang bermanfaat untuk mengatasi pertanyaan seputar automatisasi, bukan hanya untuk bisnis secara umum, namun juga pada area operasi tertentu. Jika ingin menyederhanakan <a href="https://investasi.online/menyederhanakan-operasi-bisnis-melalui-otomatisasi-proses-dan-prosedur/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/menyederhanakan-operasi-bisnis-melalui-otomatisasi-proses-dan-prosedur/" data-wpel-link="internal">Menyederhanakan Operasi Bisnis melalui Otomatisasi Proses dan Prosedur</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tidak dibutuhkan banyak riset untuk menemukan sumber daya yang bermanfaat untuk mengatasi pertanyaan seputar automatisasi, bukan hanya untuk bisnis secara umum, namun juga pada area operasi tertentu. Jika ingin menyederhanakan operasi bisnis, maka otomatisasi adalah salah satu cara paling efektif. Istilah ini sepertinya sederhana, namun aplikasinya harus dilakukan dengan perencanaan yang baik jika ingin hasilnya optimal.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Cara Menyederhanakan Operasi Bisnis melalui Otomatisasi</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa rekomendasi cara menyederhanakan operasi bisnis melalui otomatisasi agar berjalan secara efektif dan efisien:</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24374" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/Menyederhanakan-Operasi-Bisnis.jpg" alt="Menyederhanakan Operasi Bisnis" width="500" height="397" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/Menyederhanakan-Operasi-Bisnis.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/Menyederhanakan-Operasi-Bisnis-300x238.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Sederhanakan Bagian Keuangan Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Otomatisasi bertujuan untuk menciptakan perbedaan pada area bisnis yang dibangun dengan hitung-hitungan. Teknologi bisa mengolah angka-angka dan membuat neraca dengan kecepatan superhuman, dan hasilnya luar biasa. Otomatisasi di bidang ini mampu mengurangi <em>human error</em> secara drastis sekaligus menghemat uang dan waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam sebuah wawancara di Bursa Efek New York, Nasser Chanda (CEO dari Paymerang, sebuah perusahaan <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-financial-technology-fintech-sebagai-inovasi-bisnis-keuangan-zaman-now/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Fintech</a> dan otomatisasi) bercerita tentang efisiensi waktu yang bisa dihasilkan melalui otomatisasi di bidang keuangan. Menurut laporan mereka, pekerjaan manual bidang keuangan bisa dikurangi hingga 50-70% ketika otomatisasi diterapkan. Menurut Chanda, penghematan semacam ini bisa membantu perusahaan untuk lebih fokus pada tugas-tugas strategis dan membantu tim keuangan untuk lebih berkembang, bukannya terkekang oleh tugas-tugas rutin yang sifatnya berulang.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda ingin mewujudkan efisiensi dari otomatisasi secara cepat, maka mulailah dengan bagian akuntansi. Ada banyak tool yang tersedia untuk melakukan otomatisasi, mulai dari pengolahan faktur hingga entry data, sehingga anda dan tim memiliki waktu luang untuk fokus pada pekerjaan kreatif dan inovatif lainnya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Lakukan Investasi pada Customer Service Mandiri</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Customer service dan marketing biasanya berjalan beriringan, dan di era digital ini, customer service juga sudah dilakukan dengan otomatisasi. Otomatisasi terhadap customer service tidak hanya mengurangi biaya operasional, namun juga <a href="https://investasi.online/cara-memberdayakan-konsumen-tanpa-kehilangan-kendali-atas-bisnis-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">memberdayakan konsumen</a> untuk menggunakan opsi-opsi swa-layan (<em>self-service</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak konsumen lebih menyukai tool swa-layan dibanding kontak manusia. Faktanya, 81% konsumen mengatakan bahwa mereka lebih menyukai opsi swa-layan ini. Anda bisa menggunakan platform yang bisa menambah basis pengetahuan konsumen, sehingga konsumen bisa menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa bergantung kepada tenaga customer service. Perusahaan akan mendapat banyak keuntungan dari layanan seperti ini, karena tidak harus menghabiskan anggaran lebih untuk mempekerjakan tim support tambahan dan meminimalisir kebutuhan anggaran untuk pelatihan bagi staf CS.</p>
<p style="text-align: justify;">Shep Hyken, seorang pakar di bidang customer service, membagikan sejumlah penemuan menarik dari sebuah survey terbaru yang melibatkan lebih dari 1.000 konsumen di AS. Menurut survey tersebut, ada sekelompok konsumen (yakni 26%) yang berhenti bertransaksi dari sebuah perusahaan karena tidak adanya opsi swa-layan. Banyak di antaranya adalah Gen-Z dan millenial. Temuan ini menunjukkan bahwa opsi <em>self-service</em> sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi sekedar opsi bagi generasi muda.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, anda tentu tetap ingin ada tim <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-tim-customer-service-yang-luar-biasa-ini-caranya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">customer service</a> yang siap untuk melayani konsumen. Menurut survey yang sama, 70% konsumen mengaku masih lebih menyukai metode menelpon langsung untuk mengatasi suatu masalah. Jadi, cobalah ciptakan keseimbangan antara beberapa metode yang berbeda, karena solusi otomatisasi bisa mempermudah dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar. Pastikan bahwa anda menggunakan metode ini untuk meminimalisir biaya operasional.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pertajam Proses Rekrutmen dan Sistem Tunjangan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sumber daya manusia adalah bidang lainnya yang berpotensi untuk dilakukan automatisasi. Contoh sederhananya adalah sumber daya manusia yang dulunya dikelola secara manual di kertas. Contoh lainnya adalah administrasi tunjangan. Dalam administrasi perkantoran, ketentuan regulasi yang ketat bisa menjadi beban administrasi dan finansial yang luar biasa bagi petugas pengelola tunjangan. Otomatisasi membantu menyederhanakan proses pemenuhan ketentuan ini, sehingga manajemen sumber daya lebih efisien. Pada akhirnya, penyederhanaan proses ini bisa mengurangi beban dan resiko sanski akibat kekeliruan, mendorong inovasi efisiensi, dan keamanan dalam proses secara menyeluruh.</p>
<p style="text-align: justify;">Menyederhanakan operasi bisnis akan menciptakan perbedaan dalam pengelolaan tunjangan, dan bahkan lebih berguna lagi dalam proses rekrutmen. Misalnya, aplikasi Applicant Tracking System (ATS) bisa menyaring lamaran pekerjaan yang masuk berdasarkan kata kunci dan kualifikasi, sehingga sistem akan menyaring secara otomatis pelamar yang memenuhi kriteria dan tidak. Otomatisasi ini membantu menghemat waktu pengelola sistem rekrutmen, karena mereka tidak mesti menangani lamaran yang tidak memenuhi kriteria, dan mereka bisa fokus pada kandidat yang memenuhi syarat saja.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Menyederhanakan Operasi Bisnis : Mengubah Teori Menjadi Aksi</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Para pemimpin bisa tahu bahwa otomatisasi berpotensi membawa revolusi positif bagi perusahaan. Namun, mengubah teori menjadi aksi yang sesungguhnya adalah hal lain. Hal ini kerap lebih sulit dalam prakteknya. Namun berita baiknya, ada banyak cara yang bisa dilakukan perusahaan untuk melakukan transformasi dalam otomatisasi proses dan prosedur. Kuncinya adalah mengidentifikasi cara dan dimana, lalu kemudian melakukannya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/menyederhanakan-operasi-bisnis-melalui-otomatisasi-proses-dan-prosedur/" data-wpel-link="internal">Menyederhanakan Operasi Bisnis melalui Otomatisasi Proses dan Prosedur</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/menyederhanakan-operasi-bisnis-melalui-otomatisasi-proses-dan-prosedur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akreditasi dalam Bisnis Jasa Pendidikan: Manfaat dan Cara Mendapatkannya</title>
		<link>https://investasi.online/akreditasi-dalam-bisnis-jasa-pendidikan-manfaat-dan-cara-mendapatkannya/</link>
					<comments>https://investasi.online/akreditasi-dalam-bisnis-jasa-pendidikan-manfaat-dan-cara-mendapatkannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2024 13:12:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=24345</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika perusahaan jasa bidang pendidikan berusaha mencari praktik baik dalam merancang program pendidikan yang efektif, biasanya akan muncul sebuah istilah secara berulang-ulang: yakni, akreditasi. Akreditasi sebuah proses yang sangat penting <a href="https://investasi.online/akreditasi-dalam-bisnis-jasa-pendidikan-manfaat-dan-cara-mendapatkannya/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/akreditasi-dalam-bisnis-jasa-pendidikan-manfaat-dan-cara-mendapatkannya/" data-wpel-link="internal">Akreditasi dalam Bisnis Jasa Pendidikan: Manfaat dan Cara Mendapatkannya</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ketika perusahaan jasa bidang pendidikan berusaha mencari praktik baik dalam merancang program pendidikan yang efektif, biasanya akan muncul sebuah istilah secara berulang-ulang: yakni, akreditasi. Akreditasi sebuah proses yang sangat penting bisnis jasa pendidikan, terutama untuk meningkatkan kinerja, untuk meraih outcome yang positif bagi peserta didik, serta meningkatkan kredibilitas perusahaan. Agar terakreditasi, sebuah perusahaan jasa pendidikan harus memenuhi standar dan kriteria spesifik yang ditetapkan oleh badan akreditasi nasional untuk menjamin kualitas dan efektivitas dalam penyediaan jasa pendidikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mendapatkan akreditasi, diperlukan investasi waktu dan sumber daya yang tidak sedikit, serta kepatuhan terhadap review dan standard yang ketat untuk mempertahankan statusnya. Lalu, kenapa akreditasi penting dalam bisnis jasa pendidikan, dan bagaimana perusahaan bisa mendapatkannya?</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24346" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/bisnis-jasa-pendidikan.jpg" alt="bisnis jasa pendidikan" width="500" height="388" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/bisnis-jasa-pendidikan.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/bisnis-jasa-pendidikan-300x233.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Manfaat Akreditasi dalam Bisnis Jasa Pendidikan</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Status terakreditasi membawa banyak keuntungan bagi sebuah perusahaan jasa pendidikan. Akreditasi berfungsi sebagai jaminan kualitas, untuk meyakinkan calon peserta didik dan pemangku kepentingan, bahwa perusahaan dan program-programnya telah memenuhi atau bahkan melebihi standard pelayanan yang telah ditetapkan. Pada akhirnya, cap kualitas ini berfungsi untuk mendatangkan lebih banyak peserta didik, sehingga dapat meningkatkan outlook finansial perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, manfaat akreditasi tidak hanya sekedar meningkatkan reputasi dan keuntungan bagi perusahaan. Sebagian besar badan akreditasi mengharuskan adanya proses review internal dan evaluasi diri sendiri (EDS), untuk mendorong adanya evaluasi berkelanjutan dan penyempurnaan program secara terus-menerus. Proses ini secara umum dapat mendorong terbangunnya budaya kontrok kualitas di internal perusahaan, sehingga terjadi perbaikan kurikulum, pengelolaan, dan layanan dukungan bagi siswa. Alhasil, perusahaan lebih siap untuk beradaptasi dengan perubahan-perubahan di dunia pendidikan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Jenis-Jenis Akreditasi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ada dua jenis akreditasi: institusional dan programatik. Akreditasi institusional mengeveluasi sekolah atau perusahaan secara menyeluruh, biasanya mencakup seluruh program, praktik, dan standard yang berlaku. Akreditasi programatik mengevaluasi program tertentu secara independen. Akreditasi progam kerap dilakukan pada bisnis jasa pendidikan bidang keperawatan, farmasi, kedokteran, rekayasa dan <a href="https://investasi.online/trend-dunia-teknologi-dan-maknanya-bagi-bisnis-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">teknologi</a>. Di Indonesia, akreditasi lembaga pendidikan dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN).</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tantangan untuk Mendapatkan Status Akreditasi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Mendapatkan akreditasi bukanlah pekerjaan yang mudah. Banyak waktu, sumber daya, dan perubahan organisasi yang diperlukan. Untuk memenuhi standard yang ketat tersebut, diperlukan dokumentasi secara komprehensif dan adanya EDS. Perusahaan harus menyelaraskan praktiknya untuk mematuhi kriteria yang rinci di setiap kategori, seperti kendali organisasi, lingkungan pembelajaran, kualitas pembelajaran, dan evaluasi tenaga pendidik.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi banyak lembaga pendidikan, semua ini bukan pekerjaan mudah. Prosesnya mencakup penyederhanaan prosedur, fasilitas pendidikan yang ada mesti di-upgrade, dan perusahaan mungkin memerlukan investasi yang tidak sedikit untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan staf pendukung. Semua ini memerlukan waktu dan biaya.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Tips Mendapatkan Akreditasi bagi Perusahaan Jasa Pendidikan</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Meskipun ketentuan akreditasi berbeda, sebuah perusahaan jasa pendidikan perlu mengambil langkah-langkah tertentu untuk membuat prosesnya lebih mudah. Ada beberapa rekomendasi yang mungkin bermanfaat bagi perusahaan anda:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Bangun struktur organisasi yang jelas. Badan akreditasi akan melakukan review terhadap administrasi perusahaan, tata kelola lembaga dan strategi akuntabilitas kinerja. Unsur-unsur pokok yang dievaluasi antara lain: deskripsi tugas dan tanggung jawab setiap pihak, struktur organisasi, dan tujuan layanan pendidikan yang disediakan.</li>
<li>Lakukan penilaian terhadap kebutuhan peserta didik dan stakeholders, dan libatkan mereka dalam proses penilaian tersebut. Lakukan riset pasar secara menyeluruh untuk mengidentifikasi trend di dunia pendidikan dan gunakan data analisis kebutuhan untuk meningkatkan kualitas program dan layanan pendidikan secara terus-menerus.</li>
<li>Pastikan bahwa lingkungan pembelajaran aman, mudah diakses, dan kondusif untuk belajar. Berikan layanan yang komprehensif, termasuk konseling, tutoring, dan dukungan teknis.</li>
<li>Tetapkan outcome yang jelas dan terukur bagi peserta didik. Pastikan bahwa outcome atau hasil yang diharapkan sejalan dengan standard yang berlaku serta kebutuhan di pasar kerja. Pantau dan evaluasi progress dan hasil yang diperoleh peserta didik secara teratur.</li>
<li>Kembangkan kurikulum yang relevan dan up-to-date, sejalan dengan standard yang berlaku. Gunakan prinsip desain pembelajaran yang efektif untuk menciptakan proses pembelajaran yang menarik, dilengkapi dengan teknologi yang terintegrasi. Pastikan bahwa instruktur diberi sarana yang memadai untuk memberikan rencana pembelajaran secara efektif, sehingga hasil belajar lebih baik.</li>
<li>Lakukan review secara komprehensif terhadap proses pembelajaran, untuk mengevaluasi efektivitas dan dampak dari program yang ada. Gunakan sejumlah tool <em>assessment</em> untuk mengukur hasil pembelajaran secara akurat dan memberikan <a href="https://investasi.online/cara-mendapatkan-feedback-konsumen-hindari-kesalahan-ini/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">feedback</a> yang tepat waktu dan konstruktif bagi peserta didik. Gunakan data <em>assessment</em> untuk membuat keputusan yang tepat tentang perbaikan program. Kumpulkan dan analisis feedback dari peserta didik untuk mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan yang diperlukan. Gunaka data evaluasi ini untuk memperbaiki proses dan desain pembelajaran.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Akreditasi adalah sebuah hal penting bagi perusahaan atau lembaga yang bergerak di bisnis jasa pendidikan. Meskipun prosedurnya tidak mudah dan memerlukan biaya, hasilnya yang didapatkan juga setara dengan upaya yang dilakukan. Melalui proses review yang komprehensif ini, lembaga pendidikan bisa meningkatkan efektivitas bisnis, meningkatkan kualitas pendidikan, dan meningkatkan kredibilitasnya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/akreditasi-dalam-bisnis-jasa-pendidikan-manfaat-dan-cara-mendapatkannya/" data-wpel-link="internal">Akreditasi dalam Bisnis Jasa Pendidikan: Manfaat dan Cara Mendapatkannya</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/akreditasi-dalam-bisnis-jasa-pendidikan-manfaat-dan-cara-mendapatkannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Meningkatkan Kepuasan Konsumen Anda? Hindari 3 Kesalahan Berikut</title>
		<link>https://investasi.online/ingin-meningkatkan-kepuasan-konsumen-anda-hindari-3-kesalahan-berikut/</link>
					<comments>https://investasi.online/ingin-meningkatkan-kepuasan-konsumen-anda-hindari-3-kesalahan-berikut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2024 16:22:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[customer service]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=24326</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kepuasan konsumen harus menjadi Bintang Utara bagi setiap brand, berfungsi sebagai pemandu bagi perusahaan dalam upaya memenuhi lebih dari sekedar ekspektasi konsumen. Sebagian besar brand menggunakan Skor Kepuasan Konsumen untuk <a href="https://investasi.online/ingin-meningkatkan-kepuasan-konsumen-anda-hindari-3-kesalahan-berikut/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/ingin-meningkatkan-kepuasan-konsumen-anda-hindari-3-kesalahan-berikut/" data-wpel-link="internal">Ingin Meningkatkan Kepuasan Konsumen Anda? Hindari 3 Kesalahan Berikut</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kepuasan konsumen harus menjadi Bintang Utara bagi setiap brand, berfungsi sebagai pemandu bagi perusahaan dalam upaya memenuhi lebih dari sekedar ekspektasi konsumen. Sebagian besar <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-sebuah-brand-pastikan-merancang-panduan-yang-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">brand</a> menggunakan Skor Kepuasan Konsumen untuk mengukur seberapa puas konsumen dengan produk atau jasa yang disediakan perusahaan. Pengukuran biasanya dilakukan melalui survey atau kuisioner. Kemudian, upaya perusahaan untuk meningkatkan kepuasan konsumen semestinya didasarkan kepada hasil analisis atas skor kepuasan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Skor kepuasan konsumen menghasilkan informasi yang sangat berharga seputar <a href="https://investasi.online/cara-mendapatkan-feedback-konsumen-hindari-kesalahan-ini/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">feedback konsumen</a>, dan saat ini digunakan sebagai indikator loyalitas dan retensi konsumen di banyak perusahaan. Ketika skor kepuasan rendah, dapat berdampak negatif terhadap hubungan antara perusahaan dengan konsumen.  Tentunya masuk akal jika konsumen akan menghindari perusahaan yang pelayannya buruk kepada konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24327" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/meningkatkan-kepuasan-konsumen-2.jpg" alt="meningkatkan kepuasan konsumen 2" width="500" height="360" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/meningkatkan-kepuasan-konsumen-2.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/meningkatkan-kepuasan-konsumen-2-300x216.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>3 Kesalahan Umum dalam Upaya Meningkatkan Kepuasan Konsumen</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Untuk menjaga loyalitas konsumen dan membuat mereka datang kembali, maka sebaiknya pahami apa yang berpengaruh terhadap rendahnya skor kepuasan <a href="https://investasi.online/cara-menarik-konsumen-di-liburan-akhir-tahun-oleh-retail/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">konsumen</a>. Siapa sangka, 3 kesalahan berikut sering terjadi dan kerap tidak disadari oleh perusahaan ternyata membawa dampak buruk terhadap skor kepuasan konsumen:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Menunggu Sinyal SOS</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Salah satu nasehat terpenting bagi perusahaan modern yang ingin meningkatkan kepuasan konsumen adalah mengatasi mengidentifikasi dan mengatasi masalah sebelum muncul ke permukaan. Sayangnya, kebanyakan perusahaan justru menunggu hingga konsumen menyampaikan keluhan dan masalahnya. Masalahnya, konsumen di masa sekarang tidak mencari pelayanan konsumen yang reaktif. Mereka ingin anda bertindak proaktif untuk mengantisipasi dan memprediksi kebutuhan mereka. Jadi, mulailah pelayanan konsumen dengan sapaan “hello”, bukan dengan “tolong.”</p>
<p style="text-align: justify;">Daripada fokus mengatasi masalah konsumen setelah mereka menyampaikan keluhan, akan lebih baik jika anda mulai berkomunikasi dengan mereka sejak dini, sebelum masalah disampaikan secara terbuka. Dalam hal ini, penggunaan CRM yang benar adalah kuncinya. Carilah CRM yang memiliki fitur data analisa, sehingga perusahaan bisa melakukan layanan antisipatif untuk mengatasi kebutuhan konsumen sebelum menjadi masalah.</p>
<p style="text-align: justify;">Carilah teknologi yang bisa menyajikan data kunci secara real time, tanpa jeda waktu, sehingga anda bisa mengatasi masalah konsumen sebelum terjadi, dengan menggunakan observasi real time, data, atau trend. Inilah kunci penting dalam upaya meningkatkan kepuasan konsumen dan agar perusahaan anda unggul dibanding pesaing.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Penggunaan AI secara tidak tepat</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sebagian besar perusahaan sepakat bahwa AI telah merevolusi bagaimana perusahaan mengelola interaksi dengan konsumen, dari respon otomatis ke analisis prediktif. Jika digunakan dengan benar, AI bisa membantu menyederhanakan proses, memberikan pengalaman personal kepada konsumen, dan <a href="https://investasi.online/meningkatkan-kepuasan-konsumen-melalui-desain-produk-dan-jasa-yang-inklusif/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">meningkatkan kepuasan konsumen</a> secara keseluruhan. Namun, penggunaan dan implementasi AI secara tidak tepat juga memicu efek yang buruk, karena bisa menimbulkan frustrasi dan ketidakpuasan di antara konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;">Bayangkan sebuah skenario di mana konsumen menghubungi perusahaan anda dan menyampaikan masalah yang rumit.  Tool AI anda (yang dirancang untuk menangani pertanyaan rutin secara efisien) kesulitan untuk memahami masalah tersebut, dan kemudian memberikan jawaban generik yang tidak mampu mengatasi masalah konsumen. Situasi seperti akan memanas ketika konsumen semakin frustrasi karena ketidakmampuan untuk menghubungi customer service manusia, yang benar-benar mampu menyelesaikan masalahnya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Chatbot Diaktivasi Terlambat</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Riset menunjukkan bahwa hampir 1,5 juta orang menggunakan chatbots, dan jumlahnya terus meningkat dari waktu ke waktu. Hingga Tahun 2027, diperkirakan bahwa chatbot akan menjadi saluran layanan konsumen utama untuk 25% perusahaan yang ada. Menurut Accenture, 57% dari perusahaan sepakat bahwa bot bisa memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan dengan upaya minimum. Namun, jika anda menggunakan chatbot AI untuk layanan konsumen, pastikan anda perhatikan betul kapan chatbot AI tersebut berfungsi.</p>
<p style="text-align: justify;">Chatbot dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan ketersediaan respon secara real-time. Namun, jika jawaban terlalu lama, maka bisa memicu efek negatif, bukannya mengatasi kemarahan dan ketidakpuasan konsumen, namun justru dapat memperburuknya. Jadi, pastikan anda membangun sistem dengen benar, sehingga chatbot AI bisa memberikan panduan dan membantu konsumen, sebelum konsumen melanjutkan untuk menghubungi tim customer service anda. Dengan kata lain, chatbot anda mestinya berkata, “Apa yang bisa saya bantu temukan hari ini?” di awal konsumen berkunjung ke website anda. Jangan sampai bot menyapa konsumen sesaat sebelum konsumen meninggalkan website anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai kesimpulan, upaya meningkatkan kepuasan konsumen mestinya dimulai sedini mungkin, yakni sejak konsumen pertama kali berinteraksi dengan perusahaan anda, dan berlanjut di setiap tahapan perjalanannya. Caranya bisa bervariasi, baik menggunakan data dan informasi konsumen untuk membuktikan bahwa perusahaan tahu apa yang diinginkan dan dibutuhkan konsumen, menggunakan AI untuk mempermudah pelayanan kepada konsumen dengan memanfaatkan data real time, anda sesungguhnya memiliki kekuasaan untuk memastikan bahwa skor kepuasan konsumen tersebut benar-benar mencerminkan pelayanan prima yang diberikan oleh perusahaan anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Pastikan bahwa AI digunakan dengan baik untuk mendorong kesuksesan tim <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-tim-customer-service-yang-luar-biasa-ini-caranya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">customer service</a> anda, dan memberdayakan mereka untuk memberikan pelayanan prima kepada konsumen. Carilah sistem CRM yang bisa mengolah dan menyajikan data real time, sehingga perusahaan bisa mengidentifikasi potensi masalah sebelum benar-benar terjadi.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/ingin-meningkatkan-kepuasan-konsumen-anda-hindari-3-kesalahan-berikut/" data-wpel-link="internal">Ingin Meningkatkan Kepuasan Konsumen Anda? Hindari 3 Kesalahan Berikut</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/ingin-meningkatkan-kepuasan-konsumen-anda-hindari-3-kesalahan-berikut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Upaya Ramah Lingkungan di Industri Restoran Menjadi Penting?</title>
		<link>https://investasi.online/mengapa-upaya-ramah-lingkungan-di-industri-restoran-menjadi-penting/</link>
					<comments>https://investasi.online/mengapa-upaya-ramah-lingkungan-di-industri-restoran-menjadi-penting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 16:43:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=24315</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konsumen di era digital saat ini ingin melihat bagaimana perusahaan berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan hidup. Aspek ini bahkan menjadi salah satu pertimbangan untuk menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan sebuah <a href="https://investasi.online/mengapa-upaya-ramah-lingkungan-di-industri-restoran-menjadi-penting/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengapa-upaya-ramah-lingkungan-di-industri-restoran-menjadi-penting/" data-wpel-link="internal">Mengapa Upaya Ramah Lingkungan di Industri Restoran Menjadi Penting?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Konsumen di era digital saat ini ingin melihat bagaimana perusahaan berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan hidup. Aspek ini bahkan menjadi salah satu pertimbangan untuk menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan sebuah perusahaan. Hal yang sama juga berlaku untuk <a href="https://investasi.online/tips-mengelola-bisnis-restoran-di-tengah-perlambatan-ekonomi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">restoran</a>. Konsumen menginginkan adanya upaya ramah lingkungan di industri restoran. Hal ini mendorong restoran untuk lebih banyak menggunakan bahan-bahan yang dapat didaur ulang, mengurangi limbah, dan mengurangi jejak karbon.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Asosiasi Restoran Nasional di Amerika Serikat pada Tahun 2023 menunjukkan bahwa 75% orang dewasa di AS menunjukkan bahwa mereka berkemungkinan lebih besar untuk berkunjung ke sebuah restoran yang menerapkan praktek-praktek bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24316" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/upaya-ramah-lingkungan-di-industri-restoran.png" alt="upaya ramah lingkungan di industri restoran" width="500" height="344" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/upaya-ramah-lingkungan-di-industri-restoran.png 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/upaya-ramah-lingkungan-di-industri-restoran-300x206.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Yang lebih menarik lagi adalah siapa yang sebenarnya menggerakkan trend baru ini. Riset tersebut menunjukkan bahwa Gen Z dan konsumen millenial 27% berpeluang lebih tinggi melakukan transaksi di perusahaan yang peduli dengan lingkungannya. Meskipun generasi ini tidak memiliki daya beli yang sama dengan Baby Boomers, hal ini akan berubah dalam beberapa tahun ke depan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Pengaruh Upaya Ramah Lingkungan di Industri Restoran</strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Bagi restoran, upaya-upaya ramah lingkungan terus berkembang. Karena semakin besarnya tuntutan <a href="https://investasi.online/ingin-meningkatkan-kepuasan-konsumen-anda-hindari-3-kesalahan-berikut/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">konsumen</a> terhadap upaya-upaya ramah lingkungan, sebagian besar restoran memulai dengan hal-hal sederhana: misalnya, meniadakan sedotan plastik, beralih ke pembukus makanan atau lap tangan yang bisa didaur ulang, atau menawarkan wadah makanan/minuman yang bisa digunakan kembali. Sebagian lagi berusaha mengurangi limbah dengan mengganti peralatan makan sekali pakai dengan piring, sendok, atau wadah makanan yang bisa dipakai berulang.</p>
<p style="text-align: justify;">Upaya-upaya ramah lingkungan terkadang bisa diimbangi dengan perubahan harga, yang sepertinya lebih bisa diterima. Faktanya, lebih 60% konsumen di AS menyatakan bersedia membayar lebih untuk produk yang dikemas dengan bahan yang ramah lingkungan. Inisiatif berikutnya adalah peralatan yang hemat energi, yang saat ini juga digunakan secara luas di berbagai industri. Ketika isu keberlanjutan lingkungan hidup masuk semakin mendalam ke dunia industri, maka banyak area perubahan yang sudah diterapkan. Lalu, apa berikutnya?</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Upaya Ramah Lingkungan di Industri Restoran: Teknologi </strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Berbicara tentang teknologi di industri restoran, dan banyak orang berfikir menggunakan robot untuk mengirimkan makanan atau membuat pesanan menggunakan <a href="https://investasi.online/transaksi-menggunakan-qr-code-akan-menjadi-norma-baru/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">QR code</a>. Namun, teknologi di belakang layar ini juga semakin meluas penggunaannya di industri restoran, dan telah mengubah secara drastis bagaimana restoran beroperasi dan mengembangkan upaya-upaya ramah lingkungannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu peluang yang kerap terabaikan untuk menciptakan perubahan yang berarti adalah penanganan minyak goreng. Menurut EPA, hotel dan restoran di AS menghasilkan setidaknya 3 milyar galon limbah minyak goreng setiap tahunnya. Di masa lalu, minyak goreng didistribusikan dalam jirigen. Jika dibutuhkan, karyawan memasukkan minyak baru ke dalam penggorengan dan memindahkan minyak panas bekas ke wadah lain, dan kemudian dibuang di luar bangunan restoran. Hal ini bisa memicu resiko keamanan, karena penanganan minyak panas yang berat, lantai yang berminyak, maupun bahaya lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sudut pandangan keberlanjutan lingkungan hidup, penanganan minyak secara manual bisa mengakibatkan limbah, seperti minyak tumpah atau bocor, dan meminimalisir peluang penggunaan minyak secara efisien. Minyak kerap digunakan secara berlebihan atau tidak disaring secara memadai, sehingga dapat mengurangi kualitas makanan. Atau, ada kecenderungan membuang minyak terlalu cepat, sehingga penggunaan minyak semakin boros, yang dapat menyebabkan kenaikan biaya operasional sekaligus menambah limbah yang tidak diperlukan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><strong>Upaya Ramah Lingkungan di Industri Restoran: Penanganan Minyak Goreng </strong></h5>
<p style="text-align: justify;">Untuk menciptakan suatu pendekatan yang lebih berkelanjutan terhadap penanganan minyak, sejumlah restoran mulai menggunakan otomatisasi, seperti dashboard yang menyajikan informasi penggunaan real-time, atau teknologi lainnya. Penggunaan jirigen minyak tradisional yang dibeli dari grosir atau pusat perbelanjaan bisa memicu masalah logistik, penyimpanan, dan penggunaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika pimpinan perusahaan fokus pada penanganan penggunaan minyak secara berkelanjutan, maka tentu akan ditemukan berbagai alternatif untuk mengurangi limbah minyak goreng. Karena minyak goreng dikirimkan ke konsumen dalam jumlah besar, maka dapat meminimalisir penggunaan kemasan plastik, kardus, dan sisa-sisa minyak di pabrik.</p>
<p style="text-align: justify;">Penggunaan dashboard online bisa membantu restoran mengoptimalkan penggunaan minyak dengan menyediakan informasi real-time tentang volume dan filtrasi. Dengan menjaga jadwal filtrasi yang teratur, operator makanan bisa mengurangi limbah minyak untuk menghemat biaya, sekaligus memastikan minyak berkualitas tinggi dan rasa makanan tetap terjaga.</p>
<p style="text-align: justify;">Tuntutan terhadap upaya ramah lingkungan dan berkelanjutan bukanlah hal baru, namun semakin meningkat dan akan semakin cepat dari waktu ke waktu. Upaya ramah lingkungan di <a href="https://investasi.online/trend-teknologi-di-industri-restoran-modern-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">industri restoran</a> sebenarnya bukan hanya terkait minyak goreng dan limbah plastik. Banyak aspek lain yang perlu menjadi perhatian pengusaha jika ingin perusahaannya diberi ‘label’ sebagai perusahaan yang menerapkan upaya berkelanjutan dan ramah lingkungan. Inilah saatnya kita bertindak dan membentuk standard emas baru di industri restoran ramah lingkungan secara bersama-sama.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengapa-upaya-ramah-lingkungan-di-industri-restoran-menjadi-penting/" data-wpel-link="internal">Mengapa Upaya Ramah Lingkungan di Industri Restoran Menjadi Penting?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/mengapa-upaya-ramah-lingkungan-di-industri-restoran-menjadi-penting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fondasi Dasar Membangun Brand Turun Temurun : Part 2</title>
		<link>https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-2/</link>
					<comments>https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 16:39:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=24289</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada post sebelumnya dibahas beberapa hal penting yang perlu anda ketahui dan terapkan jika ingin membangun brand turun temurun. Di antaranya adalah mengidentifikasi nilai dasar yang dipegang teguh oleh perusahaan <a href="https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-2/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-2/" data-wpel-link="internal">Fondasi Dasar Membangun Brand Turun Temurun : Part 2</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada post sebelumnya dibahas beberapa hal penting yang perlu anda ketahui dan terapkan jika ingin <a href="https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">membangun brand turun temurun</a>. Di antaranya adalah mengidentifikasi nilai dasar yang dipegang teguh oleh perusahaan dan menanamkannya kepada seluruh elemen di perusahaan, termasuk ke dalam strategi pengembangan bisnis dan menyelaraskannya dengan alat ukur kinerja perusahaan. Kemudian pemanfaatan media sosial secara bijak dapat menjadi alat promosi brand yang ampuh, dan jangan mengabaikan pentingnya kebijakan yang berorientasi pada manusia.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Strategi Dasar Membangun Brand Turun Temurun</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Sebuah perusahaan yang mampu memberikan kebaikan dan memperbaiki komunitas di sekitarnya berpeluang lebih besar untuk bertahan dalam <a href="https://investasi.online/membangun-bisnis-yang-sukses-dalam-jangka-panjang-tanpa-bantuan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis jangka panjang</a>, karena perusahaan semacam ini memiliki banyak <em>brand ambassador </em>yang akan ikut mempromosikan perusahaan tanpa harus mengeluarkan anggaran khusus. Beberapa strategi berikut ini dapat membantu memperkuat strategi anda:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24290" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/membangun-brand-turun-temurun-2.jpg" alt="membangun brand turun temurun 2" width="500" height="365" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/membangun-brand-turun-temurun-2.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/membangun-brand-turun-temurun-2-300x219.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Berikan Tawaran Yang Berharga Bagi Konsumen</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Resep rahasia untuk membangu brand turun temurun adalah memberikan penawaran yang sangat disukai konsumen. Sebisa mungkin, ciptakan produk yang tidak bisa ditolak oleh konsumen, karena dibutuhkan. Begitu mereka jatuh cinta dengan produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan, maka konsumen tersedia akan setia kepada perusahaan anda di sepanjang hidupnya, secara turun-temurun. Seperti apakah penawaran yang tidak bisa ditolak konsumen? Tentunya, produk dan jasa yang anda tawarkan mestilah sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan mereka.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bangun Hubungan Jangka Panjang</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika anda bisa menarik pembeli untuk bertransaksi, maka perusahaan anda akan bertahan hidup. Jika <a href="https://investasi.online/cara-merekrut-karyawan-3-hal-yang-harus-anda-hindari/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a> anda ikut menjual, perusahaan anda akan tumbuh, dan jika konsumen anda ikut menjual, maka perusahaan anda akan tumbuh besar. Jikaa konsumen perusahaan anda bisa terhubungan, manjamin, dan memiliki produk anda, berarti anda sedang <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-sebuah-brand-pastikan-merancang-panduan-yang-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">membangun sebuah brand</a>. Oleh sebab itu, salah satu pendekatan yang bisa anda gunakan untuk membangun brand turun temurun adalah membangun konsumen yang turun-temurun pula.  Jika anda sudah mendapatkannya, lakukan apa saja agar mereka tidak pernah meninggalkan perusahaan anda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tetap Konsisten</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Konsistensi adalah kuncinya. Ada banyak tekanan yang dapat memicu runtuhnya pilar sebuah brand karena interpretasi dari luar. Agar sebuah brand bisa bertahan turun temurun, para pemimpinnya harus memegang teguh nilai dasar perusahaan dan menunjukkan kepada audiens secara konsisten bahwa perusahaan memenuhi apa yang sudah dijanjikan. Bagian terbaiknya adalah bahwa konsistensi itu gratis.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pahami Nilai dan Etika Perusahaan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Anda harus mengenali diri sendiri. Memahami nilai dasar dan etika dasar yang berlaku adalah aspek penting dalam membangun brand turun temurun, sehingga dapat menciptakan kepercayaan dan <a href="https://investasi.online/membangun-kerjasama-tim-4-kebiasaan-baru-bagi-pemimpin/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">membangun kerjasama tim</a>. Jika nilai dasar perusahaan sudah diidentifikasi dengan jelas, anda bisa mengintegrasikannya ke dalam praktek bisnis, proses pengambilan keputusan, dan interaksi dengan tim, mitra, dan konsumen.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kembangkan Budaya Seputar Nilai Perusahaan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Bangun budaya organisasi yang menghargai komunikasi, rasa hormat, dan kepercayaan. Kelilingi diri anda dengan tim yang terdiri dari para pekerja keras, kompetitif, dan berorientasi tujuan. Mereka adalah orang-orang yang mendukung dan bertindak berdasarkan nilai dasar tersebut dalam setiap apapun yang mereka kerjakan. <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-budaya-organisasi-part-1-definisi-dan-klasifikasi-utama/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Budaya organisasi</a> adalah sesuatu yang anda terapkan setiap hari, setiap minggu, dan sepanjang tahun. Dengan tetap memegang teguh nilai dasar perusahaan, maka anda bisa membangun brand turun teumuran dan memenangkan persaingan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pastikan Seluruh Tim Sejalan dengan Misi Perusahaan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Para pengusaha sukses memiliki misi yang jelas. Untuk mengubahnya menjadi sebuah bisnis turun temurun, maka misi tersebut juga mesti diadopsi oleh anggota tim, yang kemudian akan mengembangkannya. Agar hal itu terjadi, pilihlah anggota tim yang percaya dengan misi anda dan juga memiliki semangat dan keberanian untuk menyuarakan dan berbagi ide-ide terbaiknya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bangun Lingkungan Kerja Yang Saling Menguatkan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Dengan membangun lingkungan kerja yang memberdayakan dan memperkuat timnya, maka mereka akan mampu membuat keputusan yang tepat waktu dan sesuai. Dengan membekali mereka dengan teknologi, maka tim mendapatkan informasi real-time terhadap operasi bisnis. Tim yang berdaya mampu membuat pilihan-pilihan dengan penuh pertimbangan sesuai keahlian mereka.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bangun Fondasi Komunikasi Yang Kuat</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ketika bekerja sama dengan pengusaha, maka mulailah dengan membangun fondasi komunikasi yang kuat, karena ini juga menjadi fondasi untuk membangun image publik. Hal ini mesti diselaraskan dengan landasan moral dan nilai-nilai yang berlaku. Dengan melakukan hal ini, maka para pemimpin bisa memastikan bahwa <a href="https://investasi.online/perlunya-mengembangkan-personal-brand-bagi-seorang-pengusaha/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">personal brand</a> masa depan brand benar-benar didasarkan pada nilai-nilai yang mereka pegang dengan kokoh.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada prinsipnya, membangun brand turun temurun bukanlah suatu hal yang mustahil, termasuk bagi pengusaha pemula. Yang perlu anda lakukan adalah mengetahui dengan pasti kenapa perusahaan anda didirikan dan apa nilai dasar yang anda pegang dengan teguh, apa manfaat yang ingin anda berikan kepada masyarakat, dan apa tujuan yang ingin dicapai. Untuk itu, <a href="https://investasi.online/kunci-membangun-tim-kerja-yang-kuat-kenali-siapa-yang-anda-butuhkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tim kerja yang kuat</a>, solid, saling menguatkan, dan saling memotivasi adalah intinya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-2/" data-wpel-link="internal">Fondasi Dasar Membangun Brand Turun Temurun : Part 2</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fondasi Dasar Membangun Brand Turun Temurun: Part 1</title>
		<link>https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-1/</link>
					<comments>https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 16:11:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=24271</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika baru memulai menjalankan usaha, banyak pemilik usaha hanya fokus menyelesaikan satu masalah saja. Akibatnya, mereka kehilangan gambar besarnya dan mengabaikan pentingnya mengkomunikasikan nilai-nilai yang dipegang perusahaan, bukan hanya sekedar <a href="https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-1/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-1/" data-wpel-link="internal">Fondasi Dasar Membangun Brand Turun Temurun: Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ketika baru memulai menjalankan usaha, banyak pemilik usaha hanya fokus menyelesaikan satu masalah saja. Akibatnya, mereka kehilangan gambar besarnya dan mengabaikan pentingnya mengkomunikasikan nilai-nilai yang dipegang perusahaan, bukan hanya sekedar menawarkan produk atau jasa. Jika anda ingin membangun <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-sebuah-brand-pastikan-merancang-panduan-yang-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">brand</a> yang turun temurun atau bertahan dalam jangka panjang, nilai memainkan peranan yang sangat penting, karena nilai unik inilah yang mudah dikenali konsumen maupun calon konsumen.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Cara Praktis Membangun Brand Turun Temurun</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Jika anda ingin membangun brand turun temurun atau kerajaan bisnis yang berkembang dengan baik, beberapa strategi berikut mungkin membantu anda:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24272" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/membangun-brand-turun-temurun.jpg" alt="membangun brand turun temurun" width="500" height="401" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/membangun-brand-turun-temurun.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/membangun-brand-turun-temurun-300x241.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Ketahui Apa Yang Anda Pegang Teguh</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Berpegang teguhlah pada suatu hal. Anda tidak mesti politis atau kontroversial, namun pastikan ada prinsip yang anda pegang dan jangan takut untuk menunjukkannya. Misalnya. Brand anda memegang nilai inklusivitas dan positivitas. Bangunlah bisnis dengan menciptakan suatu komunitas yang terkait dengan brand anda dan bangun <a href="https://investasi.online/membangun-budaya-organisasi-yang-positif-dan-penuh-rasa-syukur-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">budaya positif</a> di dalamnya. Pastikan komunitas tersebut menganut prinsip pelayanan prima kepada konsumen, dengan memberikan sentuhan yang lebih personal dan meminimalisir penggunaan layanan mesin.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Dokumentasikan Nilai Dasar Perusahaan secara Jelas</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tetapkan dan dokumentasikan nilai dasar yang dianut perusahaan. Libatkan stakeholders kunci dalam mengidentifikasi nilai dasar perusahaan dan integrasikan ke dalam setiap aspek operasi perusahaan anda. Buat sebuah pernyataan misi yang berorientasi nilai dan komunikasikan secara konsisten di seluruh saluran. Jadilah teladan dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam budaya perusahaan, sehingga menjadi fondasi untuk membangun brand turun temurun.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tanamkan Nilai Dasar kepada Karyawan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Untuk membangun sebuah brand turun-temurun, fokuslah untuk menanamkan nilai-nilai dasar perusahaan kepada karyawan. Lakukan langkah-langkah seperti mengadakan pelatihan yang selaras dengan nilai dasar perusahaan dan <a href="https://investasi.online/membangun-budaya-kerja-yang-positif-dalam-organisasi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bangun budaya kerja yang positif</a>. Pendekatan ini dapat membangun reputasi brand anda dan membangun angkatan kerja yang setia dan bermotivasi tinggi, sejalan dengan misi perusahaan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Integrasikan Nilai Dasar kedalam Operasi dan Budaya Organisasi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Integrasikan nilai-nilai dasar tersebut ke dalam budaya organisasi dan operasi sehari-hari, agar anda bisa membangun brand turun temurun. Apapun bidang usaha yang anda jalankan, pastikan anda fokus pada kualitas, aksessibilitas, dan pelayanan yang prima. Cobalah lakukan sesuatu yang berarti bagi masyarakat sekitar, misalnya membangun komunitas lokal dan memberdayakan mereka.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Selaraskan Budaya Organisasi dengan Strategi Bisnis</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Menyelaraskan <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-budaya-organisasi-part-1-definisi-dan-klasifikasi-utama/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">budaya organisasi</a> dengan strategi pengembangan usaha bisa menjadi<em> game changer</em> bagi pemilik usaha dan merupakan langkah pertama dalam membaangun brand turun temurun. Nilai dan budaya yang melekat pada operasi bisnis dan strategi pengembangan bisnis dapat memperkuat fondasi usaha. Keselarasan yang terbangun di sepanjang perjalanan bisnis dan fase pertumbuhan, disertai investasi yang memadai untuk memperkuatnya, pada akhirnya akan memperkuat fondasi kerajaan bisnis anda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tetapkan Alat Ukur Kinerja</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana anda menentukan bahwa strategi yang anda lakukan berhasil atau tidak? Apa alat ukurnya? Sejak awal-awal berdirinya usaha anda, pastikan anda mengidentifikasi dan menentukan indikator atau alat ukur kinerja perusahaan, sehingga anda bisa melakukan penyesuaian atau koreksi di sepanjang perjalanannya. Misalnya, jika alat ukur kinerja anda adalah jumlah konsumen berlangganan selama periode tertentu, anda bisa mengukur tercapai atau tidaknya target kinerja setelah satu periode berakhir. Jika diperlukan, lakukan penyesuaian atau penyempurnaan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Manfaatkan Saluran Media Sosial</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Gunakan LinkedIn atau saluran media sosial lainnya sebagai jurnal publik. Setiap hari, kita menyelesaikan masalah di perusahaan, mendapatkan ide-ide baru, menghadapi tantangan baru, atau meraih kemenangan atau kerugian. Ini adalah perjalanan yang dialami semua pengusaha. Bagilah pengalaman anda dalam bentuk jurnal live dan terus-menerus. Lebih penting lagi, bangun model mental semacam ini, yakni jangan sungkan membagikan <a href="https://investasi.online/cara-membuat-konten-yang-jelas-dan-menarik-untuk-marketing-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">konten</a> di media sosial. Artinya, anda belajar mengesampingkan ego dan menunjukkan kepribadian yang sesungguhnya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Terapkan Orientasi pada Manusia</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika anda bisa menarik sebuah tim yang memegang nilai dasar yang sama dan perspektif yang berbeda-beda, maka anda bisa memberdayakannya untuk membangun reputasi yang baik. Tetaplah berorientasi manusia, agar anda bisa memastikan bahwa produk dan jasa yang ditawarkan memang meningkatkan kualitas hidup konsumen. Memberikan ruang untuk perbedaan dan nilai bersama tidak hanya memperkaya tim dalam hal pengetahuan, namun juga dapat memperkuat inovasi brand, sehingga sangat membantu dalam membangun brand turun temurun.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai mana dibahas di atas, satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya adalah berbuat sesuatu untuk kebaikan masyarakat. Hal terbaik yang bisa dilakukan seorang pengusaha adalah membangun kerajaan bisnis yang mampu membuat masyarakat sekitarnya hidup lebih baik. Idenya sangat sederhana, namun prakteknya tidaklah semudah itu. Oleh sebab itu, jika anda <a href="https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-2/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">ingin membangun brand turun temurun</a>, prioritaskanlah proyek dan kegiatan yang didasarkan pada pertimbangan yang matang tentang apakah hal itu baik bagi masyarakat dan tidak memicu komplikasi moral. Dapatkan pembahasan lebih lanjut tentang strategi lainnya pada post berikutnya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-1/" data-wpel-link="internal">Fondasi Dasar Membangun Brand Turun Temurun: Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/fondasi-dasar-membangun-brand-turun-temurun-part-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memelihara Rasa Tidak Kompeten untuk Mendorong Inovasi Dalam Bisnis</title>
		<link>https://investasi.online/memelihara-rasa-tidak-kompeten-untuk-mendorong-inovasi-dalam-bisnis/</link>
					<comments>https://investasi.online/memelihara-rasa-tidak-kompeten-untuk-mendorong-inovasi-dalam-bisnis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 15:50:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=24250</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika anda memilih jurusan tertentu saat mendaftar ke perguruan tinggi, anda mungkin pernah berkhayal akan meniti karir atau membuka usaha di bidang tersebut. Namun faktanya, tidak sedikit orang yang meniti <a href="https://investasi.online/memelihara-rasa-tidak-kompeten-untuk-mendorong-inovasi-dalam-bisnis/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/memelihara-rasa-tidak-kompeten-untuk-mendorong-inovasi-dalam-bisnis/" data-wpel-link="internal">Memelihara Rasa Tidak Kompeten untuk Mendorong Inovasi Dalam Bisnis</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ketika anda memilih jurusan tertentu saat mendaftar ke perguruan tinggi, anda mungkin pernah berkhayal akan meniti <a href="https://investasi.online/tips-seputar-karir-berbagi-pengalaman-dari-pengusaha-inspiratif/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karir</a> atau membuka usaha di bidang tersebut. Namun faktanya, tidak sedikit orang yang meniti karir atau menjalankan usaha di bidang yang sangat jauh dari latar belakang pendidikannya. Pernah bertemu seseorang yang menjalankan bisnis di bidang desain padahal latar belakang pendidikannya adalah kesehatan? Atau sebaliknya? Ternyata, hal semacam ini bukan sesuatu yang aneh. Asalkan anda mampu mendorong inovasi dalam bisnis dan mau belajar sambil berproses, sukses di bidang usaha yang tidak sesuai latar belakang pendidikan bukanlah sesuatu yang tidak mungkin.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Mendorong Inovasi dalam Bisnis: Bagaimana Menjaga Motivasi Anda?</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Di awal berdirinya usaha, anda mgkn akan dihadapkan dengan sejumlah tantangan, dan proses belajar anda cenderung lebih sulit, karena tidak adanya latar belakang pendidikan yang relevan. Namun tahukah anda bahwa ternyata rasa minder atau rasa tidak percaya diri adalah pendorong semangat motivasi yang sangat besar. Rasa tidak cakap atau rasa tidak kompeten dapat mendorong inovasi dalam bisnis dan memacu semangat untuk mencari solusi yang tidak biasa.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24251" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mendorong-inovasi-dalam-bisnis.png" alt="mendorong inovasi dalam bisnis" width="500" height="392" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mendorong-inovasi-dalam-bisnis.png 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mendorong-inovasi-dalam-bisnis-300x235.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Tidak ada yang salah dengan rasa tidak kompeten (perasaan <em>underdog</em>) tersebut. Menurut sejumlah praktisi, seorang pengusaha justru harus tetap mempertahankan sikap semacam ini agar semangat berinovasi terus berkembang. Berikut adalah beberapa caranya:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Gunakan Kurva Pembelajaran</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jangan pernah merasa dijatuhkan oleh apa yang tidak anda ketahui. Justru, gunakan ketidaktahuan tersebut untuk mendorong anda untuk maju dan mencari pengetahuan serta pengalaman yang dapat memperkaya pemahaman anda. Pola pikir seperti ini perlu dipertahankan sebagai salah satu <em>tool </em>rahasia anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Daripada merasa terhambat oleh kurangnya pengalaman dan pengetahuan di bidang usaha yang sedang dijalani, gunakan hal itu sebagai peluang. Carilah informasi tentang apa saja yang sedang terjadi di bidang bisnis anda, bagaimana perusahaan saingan menjawab kebutuhan pasar, dan apa yang bisa anda tawarkan untuk menyelesaikan masalah calon konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;">Pendekatan lintas-disiplin ilmu membantu anda memahami hal-hal rumit dalam industri yang sedang anda geluti, serta membantu anda mengidentifikasi area-area untuk berinovasi. Dengan memelihara pola pikir berorientasi maju, anda bisa menantang status quo dan <a href="https://investasi.online/strategi-mendorong-inovasi-dalam-bisnis-apapun-jenis-usaha-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">mendorong inovasi dalam bisnis</a> yang sedang anda jalani. Jika anda bisa melakukannya, tidak tertutup kemungkinan usaha anda bisa mengalahkan pesaing sekalipun itu bukanlah jurusan anda di perguruan tinggi.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Temukan Tujuan Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tujuan memberi nilai dan kebahagiaan dalam hidup anda. Jika apa yang anda sukai sejalan dengan apa yang anda kerjakan atau usaha yang anda jalankan, apa yang dibutuhkan dunia, dan keahlian yang anda miliki, maka itulah tujuan yang sebenarnya. Meski tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang usaha yang sedang anda jalani, tujuan anda membuka usaha adalah pemandu utama.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Katakan “Ya” dan Terima Tantangan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Kehidupan pastinya akan membawa tantangan-tantangan dan tugas baru, baik itu pekerjaan baru atau belajar keahlian baru. Anda tidak bisa menghindarinya di sepanjang siklus kehidupan ini. Secara alamiah, manusia tentunya ingin terhindar dari resiko dan perubahan, namun keduanya adalah momentum peluang yang dapat menempa anda untuk tumbuh dan berinovasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Apapun latar belakang pendidikan anda, memasuki dunia kerja atau dunia usaha ibarat memasuki dunia baru. Namun, tetaplah katakan “Ya”. Keputusan ini akan membuat anda lebih siap untuk meniti karir dan sekaligus membuka pintu menuju peluang-peluang baru dan inovasi baru. Perubahan dalam hidup, seperti pindah kerja, pindah ke kantor baru, atau promosi dalam jabatan di perusahaan tentunya akan diikuti oleh tantangan yang berbeda, dan solusi inovatif yang diperlukan juga berbeda. Semuanya diawali dengan jawaban “ya” terhadap tantangan tersebut, menerima perubahan, dan tetap fleksibel untuk melakukan penyesuaian.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Mendorong Inovasi dalam Bisnis: Bagaimana Memulainya?</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Ketika kita berbicara tentang inovasi, yang muncul dalam pikiran kita biasanya adalah terobosan-terobosan besar dan baru. Tentu saja, terobosan tersebut dapat membawa dampak besar, namun pandangan tentang inovasi tersebut tidak semestinya menjadi penghambat langkah anda. Ketika kita merasa tidak kompeten dengan pengetahuan saat ini, maka kita akan termotivasi untuk menggalipengetahuan dan mencari cara agar bisa berinovasi dari setiap sudut.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda ingin mendorong inovasi dalam bisnis, maka mulailah dari hal-hal sederhana. Misalnya, lihatlah tugas dan tanggung jawab anda sehari-hari dan fikirkan bagaimana anda bisa melakukannya dengan cara yang berbeda dan lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas? Jika anda bisa melakukan perubahan, maka itulah inovasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Pantau terus perubahan yang terjadi, kecil maupun besar, seperti penggunaan teknologi dengan cara yang berbeda. Pandanglah pendekatan anda menghadapi tantangan dari lensa yang berbeda, dan eksplorasi peluang kemitraan yang bisa membawa dampak lebih besar dan mempercepat tercapainya tujuan anda. Apapun bidang usaha yang sedang anda geluti saat ini, perasaan tidak kompeten (<em>underdog</em>) tidak semestinya menjadi penghambat, namun justru sebagai pemacu semangat untuk mendorong inovasi dalam bisnis. Selamat mencoba!</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/memelihara-rasa-tidak-kompeten-untuk-mendorong-inovasi-dalam-bisnis/" data-wpel-link="internal">Memelihara Rasa Tidak Kompeten untuk Mendorong Inovasi Dalam Bisnis</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/memelihara-rasa-tidak-kompeten-untuk-mendorong-inovasi-dalam-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengelola Transformasi Digital untuk Meningkatkan Efisiensi Usaha</title>
		<link>https://investasi.online/mengelola-transformasi-digital-untuk-meningkatkan-efisiensi-usaha/</link>
					<comments>https://investasi.online/mengelola-transformasi-digital-untuk-meningkatkan-efisiensi-usaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2024 15:23:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=24236</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa transformasi digital (DTx) bukanlah tentang pengiriman produk. Bagi sejumlah badan usaha, transformasi ini berjalan baik. Namun bagi sebagian lainnya, upaya transformasi kerap mandek, dan <a href="https://investasi.online/mengelola-transformasi-digital-untuk-meningkatkan-efisiensi-usaha/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengelola-transformasi-digital-untuk-meningkatkan-efisiensi-usaha/" data-wpel-link="internal">Mengelola Transformasi Digital untuk Meningkatkan Efisiensi Usaha</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa transformasi digital (DTx) bukanlah tentang pengiriman produk. Bagi sejumlah badan usaha, transformasi ini berjalan baik. Namun bagi sebagian lainnya, upaya transformasi kerap mandek, dan tidak mencapai sasaran yang diharapkan.  Dalam kaitannya dengan tujuan finansial konvensional, DTx kerap diabaikan. Menurut sebuah artikel Tahun 2023 yang dipublikasikan oleh lima orang analyst dari McKinsey, bahwa di satu sisi, 89% perusahaan besar skala global telah meluncurkan berbagai jenis macam <a href="https://investasi.online/mendorong-transformasi-digital-fokus-pada-sumber-daya-dan-spesialisasi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">transformasi digital</a> dan Artificial Intelligence, namun di sisi lain, kenaikan pendapatan hanya bisa direalisasikan 31% dari target dan penghematan biasa terealisasi 25% dari target.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Mengelola Transformasi Digital: Apa Masalahnya?</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Meskipun perusahaan bisa mengeksplorasi teknologi tanpa strategi khusus, studi yang dilaporkan McKinsey di atas merujuk pada permasalahan yang dikenal dengan istilah “death by 1000 pilots.” Menurut skenario ini, anda akan disibukkan oleh begitu banyak proyek yang menarik sehingga tidak mampu memetakan mana yang benar-benar sesuai dengan nilai yang dianut perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24237" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mengelola-transformasi-digital.png" alt="mengelola transformasi digital" width="500" height="356" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mengelola-transformasi-digital.png 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mengelola-transformasi-digital-300x214.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Studi oleh Forrester sebagaimana dikutip di Forbes menemukan bahwa sekalipun investasi DTx memiliki penggerak yang jelas (misalnya untuk tujuaan efisiensi prosen dan peningkatan kualitas pelayanan kepada konsumen), hampir 60% responden mengatakan bahwa perusahaan mereka menjadi tidak terarah akibat tantangan yang ditimbulkan oleh banyaknya prioritas, dan kesulitan untuk mengimplementasikan tool yang baru tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kata lain, DTx bukanlah obat mujarab. Transformasi digital tidak mampu mengatasi masalah struktural dan struktural yang sudah ada. Jika perusahaan tidak memiliki <a href="https://investasi.online/membangun-budaya-kerja-yang-positif-dalam-organisasi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">budaya kerja yang positif</a> dan efisien, maka investasi dalam mengelola transformasi digital dan AI tidak akan mampu mengobati ‘penyakit’ yang ada. Tantangan lainnya adalah data. Studi Forrester menyebutkan bahwa sepertiga hingga separuh konsumen mengaku bahwa keamanan data, kualitas dan integrasi data, dan ketidakcocokan antara sistem yang ada dengan teknologi baru adalah tantangan yang belum terjawab oleh DTx.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Konektivitas dan Platform dalam Mengelola Transformasi Digital</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Sepertinya, tingkat kematangan perusahaan dalam hal konektivitas erat kaitannya dengan kapabilitas digital tingkat lanjut. Konektivitas yang lebih matang biasanya sejalan dengan pendekatan platform. Apakah kapabilitas yang dicari tersebut merupakan proses yang lebih terintegrasi dan berorientasi konsumen, adopasi AI dan otomatisasi yang lebih tinggi, atau ekosistem mitra digital, perusahaan yang mampu menghubungkan sistem dan proses akan menikmati banyak keunggulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Responden Forrester yang dikutip di atas juga percaya bahwa strategi berbasis platform akan mampu mempercepat upaya digitalnya. Sekitar 70 persen pengambil kebijakan percaya bahwa mengadopsi strategi tersebut akan membantu menjembatani gap antara dunia usaha dengan teknologi. Mayoritas bisnis berharap bisa menggunakan pendekatan berbasis platform untuk mendorong terwujudnya sebuah ekosistem yang terkoneksi.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Langkah Berikutnya dan Praktik Baik DTx</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Konektivitas yang lebih baik tentunya membawa banyak keuntungan, namun bagaimana cara memulainya? Ada lima hal yang dapat membantu mendorong pertumbuhan sebuah organisasi di area ini, yakni:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pertama, temukan data analog yang belum terstruktur dan lakukan digitalisasi.</li>
<li>Kedua, bangun koneksi. Lebih spesifik lagi, review API yang anda miliki dan identifikasi data internal dan eksternal yang perlu diekstraksi atau dibagi.</li>
<li>Ketiga, lakukan pertukaran data, dan mesti diingat bahwa, langkah ini biasanya membutunkan banyak pekerjaan di awal, berupa penerjemahan dan harmonisasi data.</li>
<li>Lakukan aktivasi dua “superpower” yang saling berkaitan: otomatisasi dan augmentasi. Lanjutkan untuk mengeksplorasi dan mencoba AI tingkat lanjut, namun perlu diingat bahwa otomatisasi proses robotik masih menjadi tool yang terbukti aman untuk menangani tugas-tugas yang sifatnya berulang.</li>
<li>Perlu diingat bahwa pengambil kebijakan biasanya berada di ujung rantai konektivitas data. Dukung pengguna akhir ini dengan kecerdasan kontekstual yang tepat.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Dalam sebuah laporan terpisah oleh Forrester, disajikan beberapa langkah yang tepat untuk merancang strategi berbasis platform dalam mengelola transformasi digital:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Hubungkan pengalaman dengan operasi. Prioritaskan sebuah pendekatan ekosistem yang terkoneksi dengan platform, dengan mengintegrasikan pengalaman multi-channel dengan sistem secara strategis, menggunakan solusi skala industri, software khusus, dan fitur pihak ketiga, sesuai kebutuhan.</li>
<li>Memadukan elemen-elemen platform standard. Rancang strategi platform berdasarkan nilai bisnis yang diinginkan, dengan mempertimbangkan kapabilitas, konektivitas dan kontrol untuk melakukan navigasi antara standarisasi dan kustomisasi secara efisien. Tujuanya adalah memaksimalkan nilainya dan meminimalisir masalah teknis.</li>
<li>Manfaatkan komponen dengan baik untuk mendapatkan hasil yang real. Fokus pada upaya meningkatkan efisiensi dalam proses bisnis, mengintegrasikan kapabilitas AI, dan mengoptimalkan hasilnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Mengelola transformasi digital bukan hanya masalah membangun aplikasi lalu mengirimkan pesananan konsumen secara online. Namun, yang terpenting dari DTx adalah kesiapan perusahaan untuk mengelola budaya kerja yang baru, memanfaatkan sistem untuk meningkan efisiensi proses, meningkatkan akurasi data, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada <a href="https://investasi.online/meningkatkan-kepuasan-konsumen-melalui-desain-produk-dan-jasa-yang-inklusif/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">konsumen</a>. Dengan demikian, investasi yang anda lakukan untuk tool digital tidak akan terbuang sia-sia.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengelola-transformasi-digital-untuk-meningkatkan-efisiensi-usaha/" data-wpel-link="internal">Mengelola Transformasi Digital untuk Meningkatkan Efisiensi Usaha</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/mengelola-transformasi-digital-untuk-meningkatkan-efisiensi-usaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengelola Usaha Sampingan Menjadi Usaha Utama: Part 2</title>
		<link>https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-2/</link>
					<comments>https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jul 2024 15:14:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=24227</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada post sebelumnya dibahas tiga aspek penting yang perlu menjadi perhatian jika anda ingin mengelola usaha sampingan menjadi bisnis utama, yakni validasi pasar, rencana bisnis, dan perencanaan finansial. Sebagaimana disinggung <a href="https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-2/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-2/" data-wpel-link="internal">Mengelola Usaha Sampingan Menjadi Usaha Utama: Part 2</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada post sebelumnya dibahas tiga aspek penting yang perlu menjadi perhatian jika anda ingin <a href="https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">mengelola usaha sampingan menjadi bisnis utama</a>, yakni validasi pasar, rencana bisnis, dan perencanaan finansial. Sebagaimana disinggung sebelumnya, seorang yang baru terjun ke dunia bisnis secara penuh (sebelumnya menjalani profesi lain sebagai sumber penghasilan utama) harus memiliki antisipasi finansial yang cukup matang. Sebaiknya, siapkan dana cadangan untuk operasional 3-6 bulan ke depan, untuk memastikan usaha anda tidak tutup sekalipun belum bisa mendatangkan pendapatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda juga disarankan untuk tidak buru-buru menggunakan dana kredit atau pinjaman bank. Jika anda tidak memiliki dana cadangan pribadi yang cukup, maka sebaiknya usahakan meminjam dari kerabat, suadara atau teman, sehingga anda tidak <a href="https://investasi.online/mengatasi-stress-dalam-berwirausaha-agar-tetap-sehat-dan-produktif/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">stress</a> akibat tekanan untuk membayar cicilan kredit setiap bulannya. Pada prinsipnya, setiap pengeluaran anda mesti diperhitungkan secara matang, dengan memprioritaskan keamanan finansial bisnis anda. Lakukan review terhadap rencana finansial secara rutin dan lakukan penyesuaian seperlunya.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24228" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mengelola-usaha-sampingan-2.jpg" alt="mengelola usaha sampingan 2" width="500" height="382" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mengelola-usaha-sampingan-2.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mengelola-usaha-sampingan-2-300x229.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Pentingnya Brand dan Konsumen dalam Mengelola Usaha Sampingan</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Aspek berikut yang tidak kalah pentingnya dibanding 3 aspek yang sudah dibahas sebelumnya adalah <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-sebuah-brand-pastikan-merancang-panduan-yang-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">brand</a> dan konsumen. Brand adalah identitas bisnis anda, sedangkan konsumen adalah mereka yang akan menjadi pengguna produk atau jasa yang anda tawarkan. Mengelola usaha sampingan menjadi bisnis utama akan jadi lebih mudah jika anda memiliki brand yang menarik. Bagaimana caranya?</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tentukan DNA Brand Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Bisnis anda membutuhkan sebuah identitas brand yang sesuai dengan target konsumen. Mulailah dengan menemukan apa yang khas dari <a href="https://investasi.online/cari-bisnis-sampingan-dengan-modal-kecil-dan-sangat-menjanjikan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis sampingan</a> anda. Kita ambil contoh bisnis pewarnaan keramik yang dibahas pada post sebelumnya. Bisa jadi, keunikan bisnis anda adalah karya tangan yang rapi atau komitmen untuk menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Begitu anda memahami Unique Selling Proposition (USP) atau keunikan yang menjadi nilai jual dari bisnis anda, maka anda bisa mengidentifikasi konsumen yang ideal untuk produk atau jasa yang anda tawarkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah konsumen sasaran anda adalah pecinta desain yang sangat menyukai benda-benda kerajinan tangan? Atau, apakah target konsumen anda adalah konsumen yang peduli lingkungan dan memprioritaskan keberlanjutan lingkungan hidup? Cobalah bayangkan brand anda laksana seseorang: “Apakah ‘orang’ tersebut ramah dan bisa didekati, atau canggih dan elegan? Dengan mengembangkan identitas dan kepribadian yang konsisten, maka seluruh interaksi anda (mulai dari deskripsi hingga post di media sosial) akan terasa <em>real</em> dan terkoneksi dengan target konsumen anda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bangun Presensi Online Yang Menarik</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Website adalah toko digital bagi bisnis anda. Jadi, pastikan tampilannya menarik, mudah dinavigasi, dan dioptimasi untuk pengguna mobile. Gunakan foto-foto berkualitas tinggi dan video produk, disertai deksripsi yang jelas, memuat cerita dan keunggulan bisnis anda, serta informasi produk yang mudah dipahami.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangkauan anda tidak berhenti di sana. Identifikasi platform media sosial di mana calon konsumen anda menghabiskan waktu online mereka. Setelah anda menemukannya, buat konten yang menarik bagi mereka. Coba gunakan alat visual yang menarik untuk menayangkan produk anda, dokumentasi <em>behind-the-scene</em> yang menggambarkan proses kreatif di belakang layar, serta caption menarik dan informatif, yang menceritakan sesuatu.</p>
<p style="text-align: justify;">Penggunaan hashtag secara tepat juga dapat membantu meningkatkan visibilitas brand anda. Di sisi lain, postingan <a href="https://investasi.online/monetisasi-blog-ini-kiat-sukses-mendapatkan-uang-dari-blog/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">blog</a> dan tutorial yang informatif dapat membangun kredibilitas dan image sebagai pakar di bidangnya, sekaligus dapat membantu menarik calon konsumen yang sedang mencari informasi dan solusi terkait. Cobalah membangun presensi online yang kuat, dan berikan nilai tambah bagi konsumen, serta bangun koneksi dengan mereka.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bangun Basis Konsumen: Koneksi dan Konversi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Hadir secara online saja belumlah cukup untuk anda bisa mengelola usaha sampingan menjadi bisnis utama. Anda mesti memiliki konsumen setia. Bagaimana cara mendapatkannya? Mulailah dengan membangun email list, dan tawarkan insentif seperti diskon dan akses dini terhadap produk atau jasa yang baru akan diluncurkan, sehingga anda bisa merancang kampanye atau marketing yang sesuai dengan target konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;">Intinya adalah komunikasi yang orisinil. Berikan respon secara cepat terhadap pertanyaan di media sosial atau website anda. Respon cepat menunjukkan apresiasi anda terhadap konsumen. Tips lainnya adalah : bersikap konsisten. Dibutuhkan waktu dan tenaga untuk <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-brand-yang-kuat-mulai-dengan-3-tips-ini/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">membangun sebuah brand yang kuat</a> dan basis konsumen yang solid.</p>
<p style="text-align: justify;">Luncurkan bisnis sampingan anda dengan dedikasi, perencanaan yang matang dan rasa haus akan pengetahuan baru. Jika ingin mengelola usaha sampingan menjadi bisnis utama, maka validasi pasar, rencana bisnis, perencanaan finansial, dan basis konsumen yang kuat adalah keharusan. Beberapa tahap di atas membantu anda melakukan transisi dengan penuh percaya diri. Jangan menghindar dari tantangan. Perhitungkan resiko secara matang dan teruslah belajar seiring berjalannya waktu. Dapatkan nasehat atau rekomendasi dari pada mentor dan komunitas yang bergerak di bidang bisnis anda. Ambil langkah pertama anda – <a href="https://investasi.online/peluang-usaha-sampingan-modal-kecil-dari-rumah/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha sampingan</a> yang menjanjikan siap menanti anda!</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-2/" data-wpel-link="internal">Mengelola Usaha Sampingan Menjadi Usaha Utama: Part 2</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengelola Usaha Sampingan Menjadi Usaha Utama: Part 1</title>
		<link>https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-1/</link>
					<comments>https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jul 2024 12:54:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=24217</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jalur karir tunggal bukan lagi sebuah trend saat ini. Jika anda ingin sukses, jangan mengandalkan satu pekerjaan tetap saja sebagai sumber penghasilan. Itulah sebabnya, banyak orang menjalankan usaha sampingan, yakni <a href="https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-1/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-1/" data-wpel-link="internal">Mengelola Usaha Sampingan Menjadi Usaha Utama: Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jalur karir tunggal bukan lagi sebuah trend saat ini. Jika anda ingin sukses, jangan mengandalkan satu pekerjaan tetap saja sebagai sumber penghasilan. Itulah sebabnya, banyak orang menjalankan <a href="https://investasi.online/peluang-usaha-sampingan-modal-kecil-dari-rumah/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha sampingan</a>, yakni usaha yang dijalankan di samping pekerjaan utama. Pekerjaan sampingan ini biasanya justru memiliki potensi yang cukup besar untuk berkembang menjadi usaha utama. Lalu pertanyaannya, bagaimana mengelola usaha sampingan agar bisa menjadi sumber penghasilan utama?</p>
<p style="text-align: justify;">Faktanya, tidak sedikit pengusaha yang kesuksesannya berawal dari usaha sampingan. Anda bisa mengikuti jejak mereka dan menjadi salah satu dari mereka. Balajar dari pengalaman pengusaha lain membantu anda memahami apa yang cocok dan tidak cocok dengan karakter anda sebagai seorang pengusaha. Untuk mengelola usaha sampingan menjadi usaha utama, maka ada empat aspek penting yang perlu menjadi perhatian, yakni validasi pasar, rencana bisnis, perencanaan finansial, dan membangun basis konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-24218" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mengelola-usaha-sampingan-1.jpg" alt="mengelola usaha sampingan 1" width="500" height="397" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mengelola-usaha-sampingan-1.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2024/07/mengelola-usaha-sampingan-1-300x238.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Mengelola Usaha Sampingan dan Pentingnya Validasi Pasar</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Sebelum merencanakan strategi lainnya, pastikan usaha sampingan anda menyelesaikan permasalahan atau memenuhi kebutuhan segmen konsumen tertentu di pasar. Misalkan anda sedang merancang sebuah aplikasi produktivitas. Untuk memastikan aplikasi tersebut berfungsi, maka cobalah lakukan strategi validasi berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pertama, distribusikan aplikasi tersebut secara gratis di app store untuk mengumpulkan <a href="https://investasi.online/cara-mendapatkan-feedback-konsumen-hindari-kesalahan-ini/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">feedback</a> dari pengguna. Cara ini membantu anda melihat bagaimana calon pengguna berinteraksi dengan aplikasi tersebut dan membantu anda mengidentifikasi masalah secara cepat;</li>
<li>Masukkan ke jejaring teman atau kerabat untuk mendapatkan review yang jujur tentang fitur-firtunya, dan membandingkannya dengan aplikasi produktivitas yang ada. Cara ini memberikan gambaran apa yang membedakan aplikasi anda dibanding aplikasi pesaing, apa keunggulan dan kelemahannya;</li>
<li>Dapatkan feedback melalui survey di platform gratis atau di media sosial. Fokus pada poin keuntungannya bagi pengguna, bagaimana aplikasi anda mengatasi masalah mereka, dan model harga seperti apa yang layak untuk aplikasi tersebut. Dengan menganalisis feedback pengguna dan aplikasi produktivitas yang ada, anda bisa mengidentifikasi kelemahan dan potensi pasar yang bisa anda isi melalui aplikasi tersebut.</li>
</ul>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Mengelola Usaha Sampingan dan Rencana Bisnis</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Rencana bisnis yang baik adalah sebuah dokumen yang singkat namun jelas, memuat gambaran tentang tujuan bisnis, strategi, dan proyeksi finansial usaha anda. Misalkan anda menjalankan sebuah usaha sampingan di bidang pewarnaan keramik secara <em>hand made</em>. Rencana bisnis anda mesti memuat target pasar (para penggila desain, misalnya), strategi pemasaran (<a href="https://investasi.online/cara-membuat-website-toko-online-secara-gratis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">toko online</a>, media sosial, dsb), proses produksi, dan proyeksi finansial untuk belanja, bahan baku, dan biaya overhead.</p>
<p style="text-align: justify;">Buat rencana bisnis yang singkat, menggunakan poin-poin penting dan tabel, agar terlihat jelas dan lebih menarik. Sebisanya, rencana tersebut dituangkan dalam satu halaman singkat namun memuat informasi yang memadai tentang target pasar, strategi pemasaran, proses produksi, dan proyeksi keuangan. Kemudian, sesuaikaan rencana bisnis tersebut dengan kebutuhan, dengan cara mengidentifikasi konsumen ideal anda dan menuangkan informasi tentang strategi untuk menjangkaunya (melalui toko online, media sosial, dll), bersamaan dengan aspek finansial seperti biaya bahan baku dan biaya operasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Cantumkan informasi tentang tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang dari usaha sampingan tersebut. Tujuan jangka pendek misalnya meraih target penjualan tertentu atau menambah desain produk. Tujuan jangka panjang misalnya menjadikan perusahaan anda sebuah <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-sebuah-brand-pastikan-merancang-panduan-yang-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">brand</a> ternama di industri keramik ramah lingkungan. Kemudian, terjemahkan tujuan tersebut ke dalam langkah-langkah kerja, misalnya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Meluncurkan online store untuk menjangkau audiens yang lebih luas;</li>
<li>Ikut serta di pameran kerajinan lokal</li>
<li>Bekerja sama dengan toko atau perusahaan lain yang menjual produk ramah lingkungan untuk menayangkan produk anda.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Langkah kerja yang fokus dan jelas membantu usaha anda untuk bergerak maju di jalur yang direncanakan. Untuk itu, ada beberapa hal penting yang perlu diingat terkait rencana bisnis ini. Pertama, rencana bisnis ibarat sebuah dokumen hidup. Lakukan updating begitu usaha anda berkembang. Kedua, template online gratis bisa membantu anda <a href="https://investasi.online/membuat-rencana-bisnis-yang-baik-apa-itu-lean-canvas/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">membuat rencana bisnis yang baik</a> dan menarik.  Mengapa tidak mencobanya?</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Perencanaan Finansial dalam Mengelola Usaha Sampingan</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Beralih dari karyawan full-time ke pengusaha full-time mengharuskan anda mempersiapkan diri untuk kondisi-kondisi tertentu. Misalnya adalah periode di mana anda akan merasakan penghasilan anda berkurang dibanding sebelumnya. Berikut adalah beberapa tips pengelolaan dan perencanaan finansial untuk anda pengusaha baru yang ingin mengelola usaha sampingan menjadi usaha utama:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Telusuri pengeluaran anda selama tiga bulan, agar anda bisa mengalokasikan anggaaran dan memproyeksikan pendapatan dalam beberapa bulan ke depan. Jika memungkinkan, sisihkan <a href="https://investasi.online/3-investasi-aman-dan-likuid-untuk-menyimpan-dana-darurat/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">dana darurat</a> yang cukup, setara biaya hidup tiga hingga enam bulan. Di awal berdirinya usaha, anda belum bisa mengharapkan penghasilan penuh dari bisnis anda.</li>
<li>Untuk meminimalisir resiko, sebaiknya jangan menggunakan dana kredit atau <a href="https://investasi.online/pinjaman-pribadi-untuk-menopang-usaha-di-masa-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pinjaman untuk usaha</a> anda. Gunakan dana tabungan atau dana cadangan anda. Teliti pinjaman atau cari calon investor jika diperlukan, dan pahami semua syarat dan ketentuannya sebelum membuat komitmen.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Dapatkan pembahasan lebih lanjut tentang <a href="https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-2/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bagaimana mengelola usaha sampingan menjadi usaha utama</a> pada post selanjutnya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-1/" data-wpel-link="internal">Mengelola Usaha Sampingan Menjadi Usaha Utama: Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/mengelola-usaha-sampingan-menjadi-usaha-utama-part-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
