<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mengatur keuangan | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/tag/mengatur-keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Feb 2022 12:44:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>Pendanaan untuk Bisnis e-Commerce: Ini Dia Opsinya!</title>
		<link>https://investasi.online/pendanaan-untuk-bisnis-e-commerce-ini-dia-opsinya/</link>
					<comments>https://investasi.online/pendanaan-untuk-bisnis-e-commerce-ini-dia-opsinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 May 2021 13:05:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Mengatur Keuangan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatur keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=12179</guid>

					<description><![CDATA[<p>Arus kas alias cash flow adalah urat nadi sebuah usaha. Menurut Fundera, 29% bisnis gagal karena kehabisan modal. Masalanya adalah pendapatan tidaklah semudah itu mengalir ke sebuah bisnis. Berita baiknya <a href="https://investasi.online/pendanaan-untuk-bisnis-e-commerce-ini-dia-opsinya/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pendanaan-untuk-bisnis-e-commerce-ini-dia-opsinya/" data-wpel-link="internal">Pendanaan untuk Bisnis e-Commerce: Ini Dia Opsinya!</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Arus kas alias <em>cash flow</em> adalah urat nadi sebuah usaha. Menurut Fundera, 29% bisnis gagal karena kehabisan modal. Masalanya adalah pendapatan tidaklah semudah itu mengalir ke sebuah bisnis. Berita baiknya adalah usaha-usaha e-commerce baru bermunculan dan tumbuh baik selama pandemi, ketika jutaan orang ‘dipaksa’ untuk berbelanja semua jenis produk dan jasa secara online, tidak terkecuali barang kebutuhan harian. Alhasil, usaha-usaha baru ini berusaha mendapatkan opsi pendanaan untuk <a href="https://investasi.online/bisnis-e-commerce-dan-masa-depan-perusahaan-retail/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis e-commerce</a> agar mereka bisa mengembangkan usahanya atau bertahan di tengah persaingan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tingginya persaingan di kalangan pelaku bisnis e-commerce pemula ikut meningkatkan kebutuhan modal tambahan untuk membeli barang persediaan, menggaji tenaga kerja, dan meningkatkan infrastruktur. Setelah gelombang vaksinasi di Amerika, studi menemukan bahwa 49% pemilik bisnis berencana untuk menambah jumlah staf dan mengembangkan model bisnisnya. Setidaknya, inilah yang disajikan dalam laporan Guidant Financial 2021.</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12180" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/05/pendanaan-untuk-bisnis-e-commerce.jpg" alt="pendanaan untuk bisnis e-commerce" width="500" height="389" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/05/pendanaan-untuk-bisnis-e-commerce.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/05/pendanaan-untuk-bisnis-e-commerce-300x233.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Opsi Pendanaan Untuk Bisnis E-Commerce</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Karena pertumbuhan penjualan secara ekstrim dapat menyebabkan masalah arus kas (paling tidak untuk sementara waktu), maka berikut adalah beberapa opsi pendanaan bisnis e-commerce skala kecil:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tingkatkan Modal Kerja</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Kekurangan modal/<em>cash flow </em>(23%) adalah tantangan no.1 yang dihadapi para pemilik usaha, menurut Guidant Financial, diikuti oleh masalah rekrutment karyawan (195%), dan pemasaran (15%). Namun, sebuah perusahaan mungkin tidak perlu mendapatkan dana tambahan dari sumber asing (atau bisa menjual aset). Misalnya, kenapa tidak membebankan biaya dimuka bagi konsumen yang melakukan pre-order?</p>
<p style="text-align: justify;">Cara lain untuk meningkatkan modal kerja adalah mengubah <a href="https://investasi.online/strategi-pemasaran-produk-yang-efektif-untuk-mengembangkan-usaha-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">strategi pemasaran</a>. Cara ini memungkinkan perusahaan untuk menaikkan harga barang dan jasa, termasuk membebankan biaya tambahan untuk dukungan purna-jual ekstra. Misalnya, perusahaan telekomunikasi raksasa T-Mobile mengenakan biaya bulanan tambahan antara $5 hingga $10 kepada konsumen yang tidak menggunakan metode pembayaran tagihan otomatis.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda memiliki suatu produk yang dapat menyelesaikan masalah utama konsumen, mengapa tidak? Suatu <a href="https://investasi.online/apa-itu-marketplace-inilah-jawabannya-berikut-dengan-cara-kerja-dan-jenisnya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">marketplace</a> yang efisien pastinya berupaya menemukan harga yang optimal, sehingga konsumen akan tetap memanfaatkan solusi yang anda tawarkan.  Lakukan uji coba untuk range harga yang berbeda-beda, dan lihat kisaran harga yang paling mampu menahan konsumen lebih lama.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kredit Usaha</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana para pengusaha mendanai bisnis mereka? Menurut laporan yang sama dari Guidant Financial, opsi pendanaan untuk bisnis e-commerce pemula yang no. 1 adalah uang pribadi (39%), diikuti oleh kredit bagi usaha pemula (20%). Sumber lain adalah keluarga dan teman (10%), kredit usaha (9%), kredit usaha, kredit tanpa agunan, menyewakan peralatan, dan sebagainya. Jika anda memiliki hubungan yang baik dengan sebuah lembaga simpan pinjam atau bank, cobalah mendapatkan kredit tanpa agunan/ dengan agunan, atau kredit bergulir.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah yang dilakkan Josh Delaney: Ia menyuntikkan $1 juta uang tunai dari kantong sendiri, serta $1 juta lagi dari kredit usaha sebelum meluncurkan sebuah bisnis baru. Gunakan rekening <a href="https://investasi.online/berapa-besar-tabungan-bulanan-ideal-agar-pensiun-nyaman/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tabungan</a> atau uang tunai untuk mendukung bank lokal karena hubungan yang kuat dengan lembaga keuangan akan bermanfaat untuk mendukung bisnis anda, terutama karena e-commerce saat ini tengah menjadi topik yang hangat dalam dunia perbankan.</p>
<p style="text-align: justify;">Delaney mengantakan bahwa perusahaan miliknya, yakni FAB CBD, menunjukkan kenaikan dalam hal penjualan online, setelah perusahaan menawarkan produk berkualitas tinggi di industri yang masih minim regulasinya, serta diwarnai oleh banyaknya produk berkualitas buruk dan bahkan palsu.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Sumber Alternatif: Koneksi Pribadi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sumber pendanaan untuk bisnis e-commerce berikutnya adalah keluarga dan teman. Jack Ma, orang terkaya di dunia, pernah mengumpulkan dana sebesar $60.000 di akhir tahun 1990 untuk memulai bisnisnya, Alibaba. Namun bagi banyak orang, lebih baik menjual asset dari pada  menandatangani kesepakatan hutang-piutang dengan seseorang yang memiliki koneksi pribadi.  Orang kaya dunia, Dave Ramsey, mengatakan bahwa meminjamkan uang kepada keluarga atau teman menimbulkan efek negatif dalam dinamika hubungan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, lebih baik meminjamkan uang atau ikut dalam kepemilikan perusahaan daripada terlibat hutang-piutang dengan orang-orang tercinta. Di sisi lain, jika anda diminta oleh seorang saudara, teman, atau sepupu untuk mendanai sebuah usaha, maka cobalah pandang secara objekti. Apakah mereka orang-orang yang boros? atau mereka irit dalam menggunakan uang?</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Perlunya Bersikap Irit</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Pepatah mengatakan bahwa resesi mengembalikan sikap irit seseorang. Dalam istilah ekstrim, butuh satu periode kelaparan agar manusia menghargai makanan. Investor ABC “Shark Tank” bernama Kevin O’Leary sering mengatakan kepada audiens bahwa hampir semua keuntungan dari modal usahanya datang dari perusahaan yang dimiliki atau dijalankan oleh wanita. Ada kecenderungan bahwa pemegang saham wanita cenderung menunjukkan portofolio yang lebih tinggi dibandingkan pria.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut O’Leary, pengusaha pria terlalu sering mengambil resiko dalam menjalankan bisnis, dan bertindak terlalu agresif dengan melakukan ekspansi. Sementara itu, wanita cenderung lebih konservatif dalam mengelola kas, dan ini dapat mengurangi resiko bagi sebuah perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, itulah beberapa opsi pendanaan untuk bisnis e-commerce yang baru berkembang. Bagian mana yang paling cocok untuk usaha anda?</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pendanaan-untuk-bisnis-e-commerce-ini-dia-opsinya/" data-wpel-link="internal">Pendanaan untuk Bisnis e-Commerce: Ini Dia Opsinya!</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/pendanaan-untuk-bisnis-e-commerce-ini-dia-opsinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Mengatur Keuangan dengan Gaji Kecil dengan 8 Langkah Ini</title>
		<link>https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-dengan-gaji-kecil/</link>
					<comments>https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-dengan-gaji-kecil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2020 13:29:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[gaji kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[tips keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10196</guid>

					<description><![CDATA[<p>Punya gaji besar setiap bulan pasti jadi impian nyaris semua orang. Tapi bagaimana kalau kita ternyata masih bergaji kecil? Berikut tips mengatur keuangan dengan gaji kecil.  Memang sih, punya gaji <a href="https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-dengan-gaji-kecil/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-dengan-gaji-kecil/" data-wpel-link="internal">Tips Mengatur Keuangan dengan Gaji Kecil dengan 8 Langkah Ini</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Punya gaji besar setiap bulan pasti jadi impian nyaris semua orang. Tapi bagaimana kalau kita ternyata masih bergaji kecil? Berikut <a href="https://investasi.online/cara-efektif-mengatur-keuangan-rumah-tangga-untuk-yang-bergaji-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tips mengatur keuangan dengan gaji kecil</a>. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Memang sih, punya gaji yang pas-pasan tuh menantang banget! Mau beli produk yang diinginkan saja perlu menimbang cukup lama. Ya begitulah adanya. Kita dituntut pintar dan cekatan dalam mengatur keuangan kalau punya gaji pas-pasan. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tapi jangan salah, dengan cermat mengatur gaji yang terbilang pas-pasan, tidak menutup kemungkinan kita bisa punya <a href="https://investasi.online/berapa-besar-tabungan-bulanan-ideal-agar-pensiun-nyaman/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tabungan</a> yang lumayan. Gaji yang pas-pasan kalau dikelola dengan baik juga bisa loh mendatangkan income tambahan. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Jadi jangan berkecil hati dulu kalau gaji yang kita dapat pas-pasan. Asal disiplin mengatur keuangan bulanan, seseorang dengan gaji yang tak terlampau besar pun tetap bisa memenuhi kebutuhan hingga keinginan yang dimiliki.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kunci paling utama adalah disiplin. Kita, mau tak mau, harus disiplin dalam mengatur keuangan bulanan kita. Tak cuma perhitungan yang cermat, kita juga dituntut untuk mengesampingkan sifat boros. Ya, pelan-pelan belajar berhemat lah. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Berikut ini adalah tips mengatur keuangan dengan gaji kecil alias pas-pasan:</span></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;">Prioritaskan untuk Membayar Hal-hal Wajib </span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;">Langsung Sisihkan untuk Ditabung </span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;">Hemat, Hemat, Hemat!</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;">Bedakan Rekening untuk Tabungan dan Belanja</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;">Mulailah <a href="https://investasi.online/investasi-yang-aman-dan-menguntungkan-untuk-masa-depan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Investasi</a></span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;">Hindari Kartu Kredit</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;">Bawa Uang Tunai Secukupnya</span></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Yuk kita bahas detail satu per satu!</span></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10197" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/12/tips-mengatur-keuangan-dengan-gaji-kecil.jpg" alt="tips mengatur keuangan dengan gaji kecil" width="740" height="463" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/12/tips-mengatur-keuangan-dengan-gaji-kecil.jpg 740w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/12/tips-mengatur-keuangan-dengan-gaji-kecil-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">1. Prioritaskan untuk Membayar Hal-hal Wajib </span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Begitu kamu gajian <a href="https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-rumah-tangga-menurut-islam/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tips mengatur keuangan</a> dengan gaji kecil pertama, coba tanamkan prinsip di benakmu untuk segera membayar pos-pos kebutuhan yang wajib. Misalnya, bayar uang sewa rumah, sewa kos, cicilan rumah, bayar listrik, bayar sekolah anak, zakat, atau yang tak kalah penting bayar utang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Jangan salah, utang lebih baik segera dilunasi agar tidak mengganggu pengaturan keuangan di masa depan. Semakin cepat lunas, semakin cepat pula kita bisa fokus menyusun perencanaan keuangan yang ideal. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Yang perlu dipahami, pos-pos wajib di atas harus dibayarkan terlebih dulu sebelum kita mulai beranjak ke pos pengeluaran lain seperti belanja-belanja untuk keinginan, atau bahkan investasi. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Nah sebelum beranjak ke pengeluaran lain dalam tips mengatur keuangan dengan gaji kecil, sebenarnya ada satu hal lagi yang alangkah baiknya kita lakukan. Apa itu? Menyiapkan <a href="https://investasi.online/strategi-simpan-dana-darurat-pada-deposito-bank-terbaik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">dana darurat</a>! Yap, dana darurat perlu disiapkan sebagai bantalan bila di masa depan kita mengalami hal sulit yang butuh pengeluaran ekstra. Misalnya, jatuh sakit, kena PHK, atau bayar sesuatu yang tidak tercukupi dengan uang tabungan. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dana darurat ini berbeda loh dengan tabungan. Dana darurat memang kita siapkan untuk diendapkan begitu saja tanpa boleh diganggu gugat apapun yang terjadi. Kecuali ada kondisi darurat yang memang memaksa kita memakainya. Kalau bisa dana darurat ini disimpan dalam bentuk likuid agar bisa sewaktu-waktu digunakan dengan mudah. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Perhitungan dana darurat disesuaikan dengan pengeluaran kita. Idealnya, nilai dana darurat adalah 6 sampai 12 kali pengeluaran per bulan. Semakin banyak jumlah anggota keluarga yang ditanggung, semakin besar nominalnya. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kita pakai contoh kasus Anto, seorang <a href="https://investasi.online/jenis-usaha-sampingan-karyawan-dengan-modal-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a> perusahaan dan masih single. Anto punya gaji bulanan Rp 7 juta. Dari angka itu, pengeluaran tetap Anto sebesar Rp 5 juta per bulan. Jadi jumlah dana darurat paling minimal yang perlu dimiliki Anto adalah enam kali pengeluaran per bulan, atau Rp 5 juta x 6 = Rp 30 juta. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Jumlah tersebut memang angka ideal. Namun kita bisa menyesuaikan sendiri dengan kemampuan dan kondisi keuangan. Dalam kasus Anto, dana darurat sebesar Rp 30 juta bisa berfungsi sebagai bantalan apabila dirinya terkena PHK. Setidaknya Anto bisa &#8216;hidup&#8217; dengan dana darurat miliknya selama enam bulan setelah di-PHK, sembari mencari pekerjaan lain. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Itulah fungsi dana darurat dan alasan di balik pos ini masuk dalam belanja yang wajib. Jika jumlah dana darurat sudah terpenuhi, maka selanjutnya tak perlu lagi memasukkan dana darurat dalam pos belanja wajib ya!</span></p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">2. Langsung Sisihkan untuk Ditabung </span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dalam hal tips mengatur keuangan dengan gaji kecil, kita masih banyak yang salah pemahaman soal <a href="https://investasi.online/trik-agar-menabung-di-bank-jadi-lebih-menguntungkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">menabung</a>. Tak sedikit dari kita yang baru menabung jika ada sisa dari gaji. Jadi setelah belanja ini-itu di sana-sini, kalau ada sisanya, barulah uang sisa itu ditabung. Kalau tidak ada sisa bagaimana? Ya nggak jadi nabung.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kalau prinsip tersebut terus-menerus dipakai, maka tidak akan terkumpul tabungan yang banyak. Yang ada malah gaji selalu habis entah ke mana.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Coba deh, polanya dibalik. Bukan menabung di akhir, tapi menambunglah di awal bulan setelah gajian. Jadi begitu dapat gaji, langsung saja sisihkan sejumlah uang untuk ditabung.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Lantas berapa porsi gaji yang harus ditabung. Perhitungan yang paling populer adalah versi Elizabeth Warren, pakar keuangan asal Amerika Serikat. Warren membagi gaji bulanan kita ke dalam tiga pos utama:</span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><span style="font-weight: 400;">50 persen untuk memenuhi kebutuhan pokok.</span></li>
<li><span style="font-weight: 400;">30 persen untuk memenuhi keinginan, termasuk belanja, nongkrong, jalan-jalan, atau hal yang bersifat tersier lainnya. </span></li>
<li><span style="font-weight: 400;">20 persen untuk tujuan finasian, seperti mencicil dana darurat, investasi, hingga menabung.</span></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dari pembagian tersebut, maka porsi paling ideal untuk ditabung adalah 20 persen gaji bulanan. Tapi bila kita masih mencicil pos dana darurat, ya bisa saja porsi tabungan lebih kecil dari itu, atau boleh saja prioritaskan dana darurat.</span></p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">3. Hemat, Hemat, Hemat!</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kalau tips mengatur keuangan dengan gaji kecil yang ketiga ini, mau tak mau memang harus dilakukan oleh kaum bergaji pas-pasan. Namanya juga dipaksa keadaan ya kan? </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Salah satu kunci bisa memenuhi segala kebutuhan dengan gaji pas-pasan adalah berhemat. Berhemat terhadap apa? Tentunya terhadap belanja produk yang bukan kebutuhan atau hanya sekadar keinginan saja. Intinya, pangkas belanja yang tak penting!</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Contoh pos belanja yang bisa dipangkas adalah, kurangi beli jajanan untuk cemilan. Bila biasanya kita gemar beli cemilan seperti fast food, cobalah berhemat dan beralih ke <a href="https://investasi.online/usaha-makanan-ringan-modal-kecil-omset-besar/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">makanan</a> pokok yang lebih terjangkau. Atau, bila biasanya kita secara impulsif belanja aksesoris di platform online, maka kurangilah. </span></p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">4. Bedakan Rekening untuk Tabungan dan Belanja</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Jurus ini cukup ampuh untuk menekan pengeluaran. Kadang kala, keinginan untuk berbelanja muncul karena kita merasa masih ada sisa gaji di rekening. Padahal kita lupa bahwa uang tersebut harus disisihkan untuk menabung atau investasi. Kalau sudah begitu, maka gaji bulanan akan selalu habis tak berbebas entah ke mana. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Nah, mulailah pisahkan rekening untuk belanja dan rekening untuk menabung. Carilah rekening dari bank yang biaya adminnya kecil. Jadi setiap kali gajian, kamu bisa langsung transfer sebagian gaji ke rekening tabungan. Setelah itu, rekening tabungan itu jangan diapa-apain lagi deh. Kalau mau berbelanja kebutuhan pokok, kita bisa pakai uang di rekening pengeluaran. </span></p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">5. Mulailah Investasi sebagai Bagian Tips Mengatur Keuangan dengan Gaji Kecil</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Gaji pas-pasan juga bisa loh berinvestasi. Sesuai dengan perhitungan sederhana yang sudah dibahas di atas, maka 20 persen dari gaji bisa disisihkan untuk pengaturan keuangan termasuk investasi. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Bentuk investasi yang bisa dilakukan pun bermacam-macam. Jenis investasi bisa dipilih sesuai dengan kemampuan dan profil risiko kita masing-masing. Karena perlu diingat, beberapa bentuk investasi memiliki risiko kerugian yang cukup tinggi. Artinya, kita sebagai investor kudu cermat dalam berhitung dan harus siap juga untuk merugi. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Nih beberapa contoh investasi yang bisa dilakukan saat meneraplan tips mengatur keuangan dengan gaji kecil:</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Menabung</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Menabung bisa dibilang investasi loh. Karena ada bunga tabungan yang dibayarkan pihak bank kepada nasabah. Menabung juga menjadi bentuk investasi termudah yang bisa kita lakukan. Bunga tabungan setiap bank bervariasi, tergantung dengan sisa saldo yang kita miliki. Tapi rentang bunga tabungan biasanya dari nol sampai 0,85 persen. </span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Beli Emas</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Bentuk investasi lain yang bisa dicoba adalah membeli emas. Eits, kita bicara <a href="https://investasi.online/investasi-emas-batangan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">emas batangan</a> ya bukan emas perhiasan. Nilai emas batangan lebih stabil untuk dijual kembali daripada emas perhiasan. Nilai emas cenderung stabil menanjak.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Reksadana</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;"><a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-reksadana/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Investasi reksadana</a> cukup mudah dilakukan bagi pemula. Keuntungan yang didapat dari reksadana juga lumayan tinggi, bergantung pada jenis reksadana dan produk yang dibeli. Investasi reksadana juga bisa disesuaikan dengan profil risiko investor, dari yang paling rendah sampai yang paling berisiko.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Saham</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Investasi jenis ini sedang banyak digandrungi saat ini, terlebih sejak harga saham sempat anjlok akibat pandemi Covid-19. Investasi <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham</a> berprinsip high risk high return. Kalau mau untung besar ya harus ambil risiko yang besar pula. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tak sedikit loh, harga sama perusahaan yang melantai di bursa masih di bawah Rp2.000 per lembar saham. Untuk beli saham, biasanya dilakukan dalam satuan lot alias 100 lembar saham. </span></p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">6. Kurangi Ketergantungan dengan Kartu Kredit</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tips mengatur keuangan dengan gaji kecil selanjutnya adalah penggunaan kartu kredit. Sebenarnya kartu kredit tidak sepenuhnya salah. Kalau kita pandai membuat prioritas belanja, maka kartu kredit justru punya banyak keunggulan. Namun sayangnya, tidak sedikit kondisi di lapangan yang menunjukkan bahwa kartu kredit membuat orang jadi boros. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Ingat, menggunakan <a href="https://investasi.online/hal-yang-perlu-diketahui-tentang-corona-virus-dan-kartu-kredit/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kartu kredit</a> sama saja dengan berutang ke bank. Utang inilah yang harus dilunasi setiap bulannya. Namun karena pelunasannya di akhir, kadang membuat pengguna kartu kredit kalap dalam berbelanja. Kalau sudah begini, tagihan bisa bengkak dan membuat pemegang kartu kredit kesulitan membayarnya. </span></p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">7. Bawa Uang Tunai Secukupnya</span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Ini juga jurus untuk berhemat. Tanpa kita sadari, terkadang keinginan jajan muncul karena di dompet kita tersedia uang tunai dalam jumlah yang cukup banyak. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Misalnya saat lagi jalan-jalan bersama teman di tempat wisata, tiba-tiba mampir ke toko oleh-oleh. Karena uang tunai kita cukup banyak, maka bisa saja kita dengan gampang membelanjakannya. Beda halnya kalau kebetulan dompet tidak tersedia banyak uang tunai, bisa irit. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tujuh tips mengatur keuangan dengan gaji kecil di atas bisa diterapkan untuk kita yang gajinya pas-pasan. Walau sebenarnya, secara umum seluruh cara di atas juga berlaku untuk yang bergaji besar. Toh kalau gajinya sudah besar, tak ada salahnya berhemat bukan? </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Di luar semua itu, yang terpenting bagi kaum bergaji pas-pasan adalah konsisten. Maksudnya, konsisten dalam mengatur pengeluaran bulanan. Konsisten dalam menabung, dan konsisten dalam menjalankan seluruh jurus di atas. Kalau sudah terbiasa menjalankannya, niscaya gaji pas-pasan pun tetap bisa memenuhi kebutuhannya tanpa ngos-ngosan.</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-dengan-gaji-kecil/" data-wpel-link="internal">Tips Mengatur Keuangan dengan Gaji Kecil dengan 8 Langkah Ini</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-dengan-gaji-kecil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>11 Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga Menurut Islam</title>
		<link>https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-rumah-tangga-menurut-islam/</link>
					<comments>https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-rumah-tangga-menurut-islam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2020 16:30:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatur keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=9650</guid>

					<description><![CDATA[<p>Islam mengatur berbagai aspek dalam kehidupan, mulai dari hal kecil sampai hal besar. Salah satu contohnya adalah pengelolaan keuangan dan manajemen di dalam rumah tangga. Oleh sebab itu, seorang muslim <a href="https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-rumah-tangga-menurut-islam/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-rumah-tangga-menurut-islam/" data-wpel-link="internal">11 Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga Menurut Islam</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Islam mengatur berbagai aspek dalam kehidupan, mulai dari hal kecil sampai hal besar. Salah satu contohnya adalah pengelolaan keuangan dan manajemen di dalam rumah tangga.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Oleh sebab itu, seorang muslim ada baiknya memahami betul aturan-aturan yang ada terkait hal tersebut, mulai dari perencanaan, pencatatan, dan pelaksanaannya. Yuk, simak tips mengatur keuangan rumah tangga menurut Islam berikut ini!</span></p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-9651" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/10/tips-mengatur-keuangan-rumah-tangga-menurut-islam.jpg" alt="tips mengatur keuangan rumah tangga menurut islam" width="740" height="463" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/10/tips-mengatur-keuangan-rumah-tangga-menurut-islam.jpg 740w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/10/tips-mengatur-keuangan-rumah-tangga-menurut-islam-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></p>
<h2><b>1. Pembagian 1-1-1</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Sistem pembagian 1-1-1 adalah formula yang dilakukan oleh Salman Al-Farisi, sahabat Rasulullah. Ia awalnya memiliki uang satu dirham untuk membeli anyaman. Anyaman tersebut ia pasarkan seharga tiga dirham, di mana satu dirham dipakai untuk modal penjualan selanjutnya, satu dirham untuk kebutuhan keluarga, dan satu dirham untuk sedekah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sistem ini bisa kita terapkan di kehidupan sehari-hari. Misalnya, dengan membagi penghasilan untuk sedekah, kebutuhan rumah tangga, dan sisanya untuk modal bisnis atau transportasi ke tempat kerja.</span></p>
<h2><b>2. Sisihkan Penghasilan untuk Modal</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Islam menganjurkan umatnya untuk berdagang demi mencari nafkah. Oleh sebab itu, kita bisa sisihkan sebagian penghasilan bekerja saat ini untuk menabung modal bisnis di masa depan. Atau, bisa juga dana tersebut dialokasikan ke investasi agar pemasukkan tidak hanya dari satu sumber.</span></p>
<h2><b>3. Jangan Boros</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Islam melarang umatnya untuk bersikap boros dan menghambur-hamburkan harta. Larangan tersebut bisa kita temukan dalam salah satu ayat Al-Quran yang berbunyi:</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">“dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya.” &#8211; QS. Al-Isra’: 26-27</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Alasannya, sikap boros bisa mendorong karakter tidak berpuas diri dan selalu ingin lebih. Memelihara karakter seperti ini tidak baik karena bisa mengacaukan pengelolaan keuangan jangka panjang. </span></p>
<h2><b>4. Buat Skala Prioritas</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Buatlah skala prioritas terkait kebutuhan mana yang sebaiknya didahulukan. Misalnya alih-alih bepergian liburan ke luar negeri, prioritaskan dulu tabungan untuk pendidikan anak, atau biaya renovasi rumah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Hal ini penting supaya uang yang kita miliki diprioritaskan dulu untuk kebutuhan paling penting. Kalau ada lebih, barulah kita menggunakannya untuk keperluan tersier seperti berlibur.</span></p>
<h2><b>5. Hindari Utang, dan Lunasi Secepat Mungkin Kalau Ada</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam Islam, urusan utang-piutang menjadi urusan dunia dan akhirat. Jika ada utang yang belum kita lunasi sebelum meninggal dunia, dan orang yang kita utangi belum mengikhlaskan, tentunya akan dimintai pertanggungjawabannya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari berutang. Gunakan utang untuk kebutuhan mendesak misalnya sekolah anak, atau ketika memulai usaha. Jangan sampai kita berutang untuk hal-hal konsumtif seperti membeli barang mewah.</span></p>
<h2><b>6. Wajib Sedekah</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Sebesar 2,5 persen harta umat Islam adalah hak orang lain. Oleh sebab itu, sedekah adalah hal yang wajib bagi muslim sehingga penting untuk menganggarkan budget sedekah dalam mengatur keuangan rumah tangga. </span></p>
<h2><b>7. Siapkan Dana untuk Kejadian Gak Terduga</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Sama seperti aturan umum dalam pengelolaan keuangan, umat Islam sangat dianjurkan untuk mengumpulkan dana darurat. Mengutip hadis  H.R Bukhari, “Simpanlah sebagian dari harta kamu untuk kebaikan masa depan kamu, karena itu jauh lebih baik bagimu.”</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dana ini akan sangat bermanfaat ketika kita dihadapkan pada keperluan mendesak, misalnya tiba-tiba terjadi kecelakaan atau jatuh sakit. </span></p>
<h2><b>8. Buat Tujuan Keuangan</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Tujuan adalah hal krusial dalam merencanakan sesuatu, termasuk mengatur keuangan rumah tangga. Buatlah tujuan finansial jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Keperluan jangka pendek maksudnya kebutuhan yang mendukung kehidupan berumah tangga, berupa pangan dan sandang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Jangka menengah bisa berarti kebutuhan tahunan seperti perbaikan kendaraan, pembayaran pajak, dan sebagainya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sementara itu, kebutuhan jangka panjang maksudnya hal-hal yang berjumlah besar namun masih lama diperlukan, seperti dana pendidikan dan dana pensiun.</span></p>
<h2><b>9. Istri Boleh Bantu Keuangan Suami</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam kondisi keuangan rumah tangga, mungkin saja suami belum sanggup untuk memenuhi semua kebutuhan rumah tangga. Dalam hal ini, istri boleh saja membantu suami dengan bekerja atau berdagang. Konsep tersebut termasuk dalam implementasi prinsip saling tolong menolong dalam kebaikan menurut Islam (ta’awun ‘ala birri wat taqwa).</span></p>
<h2><b>10. Pengeluaran dan Pendapatan Seimbang</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam Islam, istri tidak boleh membebani suami oleh pengeluaran yang tidak mampu dipenuhinya. Keluarga muslim juga dianjurkan menerapkan prinsip orientasi kebutuhan, yaitu hanya membeli apa saja yang dibutuhkan dan bermanfaat untuk menunjang kehidupan berumah tangga.</span></p>
<h2><b>11. Mencatat Cashflow</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Untuk mencapai tujuan finansial dengan baik, ada baiknya mencatat alur kas setiap harinya. Catatlah setiap transaksi yang terjadi di dalam keuangan rumah tangga, mulai dari pengeluaran primer, pengeluaran sekunder, modal bisnis, pendapatan, dan sebagainya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Itulah 11 tips mengatur keuangan rumah tangga menurut Islam. Insya Allah jika diterapkan dengan seksama, keuangan rumah tangga kita akan lebih barokah dan bahagia. </span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-rumah-tangga-menurut-islam/" data-wpel-link="internal">11 Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga Menurut Islam</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-rumah-tangga-menurut-islam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pinjaman Pribadi di Masa Pandemi? Ini Yang Harus Dipertimbangkan</title>
		<link>https://investasi.online/pinjaman-pribadi-di-masa-pandemi-ini-yang-harus-dipertimbangkan/</link>
					<comments>https://investasi.online/pinjaman-pribadi-di-masa-pandemi-ini-yang-harus-dipertimbangkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2020 16:17:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Mengatur Keuangan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatur keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=9354</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada artikel sebelumnya, telah dibahas bahwa pinjaman pribadi dapat menjadi alternatif yang lebih cepat dan mudah untuk mempertahankan cash flow perusahaan. Pinjaman ini relatif lebih mudah diakses, proses pengurusannya lebih <a href="https://investasi.online/pinjaman-pribadi-di-masa-pandemi-ini-yang-harus-dipertimbangkan/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pinjaman-pribadi-di-masa-pandemi-ini-yang-harus-dipertimbangkan/" data-wpel-link="internal">Pinjaman Pribadi di Masa Pandemi? Ini Yang Harus Dipertimbangkan</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada artikel sebelumnya, telah dibahas bahwa pinjaman pribadi dapat menjadi alternatif yang lebih cepat dan mudah untuk mempertahankan <em>cash flow </em>perusahaan. Pinjaman ini relatif lebih mudah diakses, proses pengurusannya lebih cepat, dan umumnya tidak mengharuskan anda menyediakan agunan. Khususnya di masa pandemi covid-19 seperti sekarang ini, <a href="https://investasi.online/pinjaman-pribadi-untuk-menopang-usaha-di-masa-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pinjaman pribadi</a> tanpa agunan dengan proses yang cepat menjadi salah satu pilihan agar perusahaan tetap bisa mempertahankan operasinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun tentunya, memilih penyedia kredit juga harus dilakukan secara seksama. Pada dasarnya, lembaga keuangan penyedia kredit juga melakukan evaluasi atas latar belakang anda, termasuk estimasi kemampuan anda untuk melunasi cicilan setiap bulannya. Namun tentunya, Anda sebagai calon nasabah juga tidak bisa sembarangan memilih penyedia kredit.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-9355" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/09/pinjaman-pribadi-2.jpg" alt="pinjaman pribadi 2" width="500" height="400" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/09/pinjaman-pribadi-2.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/09/pinjaman-pribadi-2-300x240.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Faktor Yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Pinjaman Pribadi </strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Saat melakukan evaluasi terhadap beberapa calon penyedia kredit, idealnya anda mesti mempertimbangkan beberapa aspek sebelum mengambil kebijakan, yakni:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kelayakan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sebagai pemohon, anda harus memastikan bahwa lembaga keuangan yang anda tuju benar-benar memenuhi kriteria kelayakan sebagai penyedia kredit. Pinjaman pribadi tanpa agunan diawasi dengan sangat ketat. Anda harus mendekati penyedia kredit yang paling memungkinkan untuk menyetujui permohonan anda, untuk memastikan skor kredit anda tidak terpengaruh.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Suku Bunga</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Di era digital seperti sekarang ini, anda bisa dengan mudah membandingkan suku bunga dari beberapa calon penyedia kredit. Sebelum mengajukan permohonan kredit ke sebuah lembaga keuangan, anda harus melakukan serangkaian pengecekan (bisa secara digital) dan membandingkan suku bunga yang ditawarkan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Denda Pelunasan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Lembaga perbankan bisa saja membebankan biaya yang berbeda-beda di fase sebelum pelunasan pinjaman pribadi, jika anda memutuskan untuk melunasi kredit sebelum habisnya jangka waktu kredit. Sebelum memutuskan untuk mengajukan permohonan, pastikan anda mencari informasi rinci tentang denda pelunasan seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa perusahaan pembiayaan tidak memiliki kebijakan khusus tentang denda pelunasan atau tidak memiliki periode cicilan minimum. Sebagian perusahaan lagi hanya memperbolehkan pelunasan sebagian pokok kredit. Oleh sebab itu, faktor ini perlu menjadi pertimbangan anda saat memutuskan untuk mengajukan permohonan kredit.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Jangka Waktu Kredit</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jangka waktu kredit menjadi faktor pertimbangan penting, karena semakin lama jangka waktu kredit, maka cicilannya semakin rendah. Namun, jika ditotal, biaya bunga inkremental yang harus anda lunasi selama masa kredit sebenarnya lebih tinggi. Jadi, pastikan anda melakukan evaluasi terhadap perkiraan cicilan bulanan hingga pelunasan kredit berdasarkan pendapatan anda. Biaya bulanan juga merupakan indikator yang perlu dipertimbangkan saat memiliki jangka waktu kredit yang paling sesuai.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Lain-Lain</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Pada beberapa kasus, perusahaan peyedia kredit yang menawarkan paket, seperti <a href="https://investasi.online/upgrade-polis-asuransi-jiwa-dengan-manfaat-rider-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">polis asuransi</a>, bisa mempengaruhi keputusan anda untuk memilih jenis pinjaman pribadi tertentu. Jadi, anda juga mesti melihat kemungkinan adanya penawaran sistem paket dari perusahaan sebelum menentukan pilihan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kemudahan Akses</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Pada saat terjadinya krisis medis seperti sekarang ini, anda mungkin bisa memilih lembaga perbankan yang menyediakan layanan murni digital, sehingga tidak membutuhkan kontak langsung dengan orang lain atau tidak mengharuskan anda datang ke kantor cabang. Dengan kata lain, bank atau lembaga perbankan yang menjadi mitra anda harus mampu menggunakan teknologi. Artinya, perusahaan harus mampu menjawab rasa ingin tahu anda melalui website atau aplikasi mobile milik mereka.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Dokumentasi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Komunikasi yang jelas dan sederhana terkait dokumen pinjaman pribadi sangat diperlukan untuk memastikan anda tidak akan membayar liabilitas yang tidak diinginkan di masa mendatang. Anda sebagai nasabah harus mencari klarifikasi tentang istilah-istilah asing yang anda temui di dalam dokumen.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Jangka Waktu Proses</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Waktu antara anda memfinalisasi pinjaman pribadi dan waktu pencarian sebenarnya sangat penting, karena hal ini berkaitan dengan biaya bunga yang anda tanggung. Saat ini, lembaga keuangan di berbagai negara menawarkan pinjaman pribadi hampir setiap detiknya, maka lamanya waktu proses perlu dipertimbangkan agar anda tidak membayar bunga yang tidak semestinya. Lamanya proses ini semakin penting jika pokok pinjaman cukup besar.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Memilih Pinjaman Pribadi: Kesimpulan</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh anda lakukan saat mengajukan permohonan kredit. Misalnya, jangan pernah mengajukan pinjaman pribadi untuk tujuan yang bersifat spekulatif atau hanya untuk belanja berfoya-foya. Pada akhirnya, hal ini dapat memicu stress, ketika anda ternyata tidak mampu membayar cicilannya setiap bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian, kurangnya kejelasan tentang rincian penggunaan dana bisa memicu anda menghabiskan uang kredit secara tidak bertanggung jawab. Biasanya, kondisi ini akan diikuti oleh kekacauan dalam perilaku membayar cicilan. Menurut para pakar keuangan, sebaiknya anda hanya mengajukan kredit pribadi jika anda yakin mampu melunasinya. Jangan terlalu membebani diri, karena hal itu dapat memicu stress kelak.</p>
<p style="text-align: justify;">Terakhir, bacalah syarat dan ketentuan perjanjian kredit secara seksama dan pahami semua ketentuan yang ada di dalamnya secara komprehensif. Dengan demikian, anda bisa memastikan bahwa anda mampu memenuhi struktur pelunasan dan ketepatan waktu dengan baik.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pinjaman-pribadi-di-masa-pandemi-ini-yang-harus-dipertimbangkan/" data-wpel-link="internal">Pinjaman Pribadi di Masa Pandemi? Ini Yang Harus Dipertimbangkan</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/pinjaman-pribadi-di-masa-pandemi-ini-yang-harus-dipertimbangkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Cara Menghemat Pengeluaran Selama Pandemi Covid-19</title>
		<link>https://investasi.online/4-cara-menghemat-pengeluaran-selama-pandemi-covid-19/</link>
					<comments>https://investasi.online/4-cara-menghemat-pengeluaran-selama-pandemi-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2020 14:43:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatur keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=7950</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pandemi virus corona telah membawa dampak yang luas terhadap kehidupan masyarakat dunia. Bukan hanya anggaran belanja negara atau anggaran belanja daerah yang terkuras untuk penanganan Covid-2019, stabilitas keuangan keluarga juga <a href="https://investasi.online/4-cara-menghemat-pengeluaran-selama-pandemi-covid-19/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/4-cara-menghemat-pengeluaran-selama-pandemi-covid-19/" data-wpel-link="internal">4 Cara Menghemat Pengeluaran Selama Pandemi Covid-19</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pandemi virus corona telah membawa dampak yang luas terhadap kehidupan masyarakat dunia. Bukan hanya anggaran belanja negara atau anggaran belanja daerah yang terkuras untuk penanganan Covid-2019, stabilitas keuangan keluarga juga ikut terancam. Tentunya, diperlukan <a href="https://investasi.online/cara-berhemat-cegah-dompet-sekarat-saat-tanggal-tua/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">cara menghemat pengeluaran</a> selama pandemi, sehingga dampaknya tidak semakin buruk, terutama bagi stabilitas keuangan keluarga anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Akibat pandemi, banyak orang yang kehilangan pekerjaan (paling tidak sementara), sebagian mengalami pemotongan jam kerja (yang berakibat terhadap pemotongan gaji), dan banyak pemilik usaha perorangan yang terpaksa harus menghentikan operasinya karena tidak ada pembeli atau untuk menghambat penularan virus. Masalahnya, sekalipun masyarakat tetap tinggal di rumah, pengeluaran untuk konsumsi tidaklah berkurang. Bahkan, kebutuhan terhadap barang dan layanan sekunder, seperti paket seluler, hiburan di rumah, dan sebagainya justru meningkat.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7951" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/04/Cara-menghemat-pengeluaran-selama-Pandemi.jpg" alt="Cara menghemat pengeluaran selama Pandemi" width="500" height="437" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/04/Cara-menghemat-pengeluaran-selama-Pandemi.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/04/Cara-menghemat-pengeluaran-selama-Pandemi-300x262.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Cara Menghemat Pengeluaran Selama Pandemi </strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Nah, jika anda ingin kondisi keuangan pribadi dan keluarga tetap aman selama perjangkitan covid-19, berikut adalah beberapa cara menghemat pengeluaran selama pandemi virus corona ini:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kurangi Pengeluaran Yang Tidak Penting</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah rekomendasi pertama untuk anda. Hampir 99% waktu anda mungkin dihabiskan di rumah. Artinya, banyak pengeluaran harian yang sebenarnya bisa dihemat. Meski demikian, anda tetap harus sedikit ‘berkorban’. Jika selama ini anda terbiasa makan siang atau makan malam di luar, maka pengeluaran tersebut otomatis bisa dihemat. Namun, sebenarnya, ada beberapa pengeluaran lain yang bisa anda hemat, misalnya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Ganti makanan pesanan dengan makanan rumahan; mungkin selama ini anda sering memesan makanan melalui jasa <em>delivery</em>, cobalah pertimbangkan ulang. Memesan makanan melalui delivery justru dapat meningkatkan resiko anda terpapar virus. Sebelum sampai di tangan anda, makanan tersebut berpindah tangan beberapa kali. Selain itu, karena banyak <a href="https://investasi.online/tips-mengelola-bisnis-restoran-di-tengah-perlambatan-ekonomi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">restoran</a> dan <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-cafe-kopi-bagi-pemula/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">cafe</a> yang tutup, maka restoran yang masih buka juga cenderung menaikkan harga makanan, belum lagi jasa delivery yang harus anda bayar. Jadi, sebaiknya rancanglah makanan sehat dan aman di rumah. Jika anda dan keluarga berada di rumah, ini bahkan menjadi momen bersama keluarga untuk menikmati makanan rumahan.</li>
<li>Layanan kebersihan; membersihkan dan memelihara taman atau membersihkan rumah dapat menjadi opsi ‘gotong royong’ bersama putra-putri anda. Jadi, biaya pemeliharaan taman dan biaya kebersihan selama ini bisa anda hemat, bukan?</li>
<li>Kurangi belanja yang tidak penting, seperti belanja online atau membeli pakaian baru. Selain meningkat resiko terpapar virus, <a href="https://investasi.online/berbelanja-online-selama-liburan-akhir-tahun-ini-trend-nya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">berbelanja online</a> untuk pakaian atau aksesori sebenarnya tidak begitu dibutuhkan. Bukankah anda menghabiskan lebih banyak waktu di rumah?</li>
</ul>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Hentikan Keanggotan di Klub Fitness atau Senam</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika selama ini anda rutin ke gym atau fitness center, mungkin anda tidak akan bisa melakukannya dalam beberapa bulan ke depan. Biaya keanggotaan bulanan bisa anda hemat dengan menonaktifkan keanggotaan anda sementara. Bagaimana jika club atau fitness center tidak mau membebaskan anda dari biaya keanggotaan selama masa off? Tidak ada salahnya memutuskan untuk berhenti. Bukankah anda bisa mencari fitness center lain ketika keadaan sudah kembali normal nantinya?</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kurangi Pengeluaran Ekstrakurikuler Anak</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Saat ini, sekolah diliburkan dan anak-anak belajar dari rumah. Ada pengeluaran yang bisa dihemat jika selama ini putra-putri anda mengikuti kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler berbayar, di antara:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Biaya keanggotaan di klub olah raga, seperti klub sepakbola anak, klub bulu tangkis, klub beladiri, dan sebagainya;</li>
<li>Biaya kursus, seperti kursus Bahasa Inggris, kursus Matematika, kursus mengaji, kursus IPA dan sebagainya.</li>
</ul>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Mengurangi Cicilan Bulanan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Saat pendapatan anda berkurang, namun cicilan bulanan, seperti cicilan rumah atau kendaraan tetap harus dibayar, maka anda harus cerdas mencari cara menghemat pengeluaran selama pandemi Covid-19. Buatlah daftar cicilan bulanan anda dan bandingkan dengan pendapatan anda saat ini. Jika daftar cicilan justru lebih besar daripada pendapatan, maka stabilitas keuangan anda akan terganggu.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu opsi yang bisa anda pilih adalah <em>refinance</em> atau memperbaharui hutang anda. Akibat penyebaran covid-19, Bank Sentral di hampir semua negara menurunkan suku bunga dasar. Tentunya, suku bunga pinjaman juga akan berkurang. Jika anda memperbaharui pinjaman, mungkin anda bisa menghemat pengeluaran karena bunga pinjaman anda berkurang. Namun, pastikan anda telah membuat perhitungan sematang-matangnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Opsi lainnya adalah meminta penundaan pembayaran cicilan selama masa tanggap darurat Covid-19. Misalnya, Anda bisa memohon agar cicilan rumah bulan Mei-Juni. Penundaan ini tidak mengurangi masa krisis. Jika tenor cicilan anda selama 60 bulan, maka anda tetap membayar cicilan selama 60 bulan. Namun, jangka waktunya diperpanjang 2 bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pastinya, kondisi keuangan setiap keluarga bervariasi. Strategi yang cocok untuk anda mungkin juga berbeda. Jadi, sebaiknya lakukan analisis terhadap kemampuan keuangan anda. Kita tidak tahu berapa lama pandemi ini akan berlangsung, jadi sebaiknya terapkanlah cara menghemat pengeluaran selama pandemi di atas. Dengan demikian, anda dan keluarga tetap bisa bertahan di tengah kelesuan perekonomian.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a href="https://investasi.online/4-cara-menghemat-pengeluaran-selama-pandemi-covid-19/" data-wpel-link="internal">4 Cara Menghemat Pengeluaran Selama Pandemi Covid-19</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/4-cara-menghemat-pengeluaran-selama-pandemi-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Review Laporan Keuangan Tahunan Efektif dan Berdaya Guna</title>
		<link>https://investasi.online/review-laporan-keuangan-tahunan-efektif-dan-berdaya-guna/</link>
					<comments>https://investasi.online/review-laporan-keuangan-tahunan-efektif-dan-berdaya-guna/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2020 14:04:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatur keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=7425</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertemuan tahunan dengan penasihat keuangan sangat penting untuk memastikan bahwa manajemen keuangan anda tetap berada di jalur yang benar. Anda bisa mencapai tujuan dengan lebih mudah. Namun, untuk memastikan bahwa <a href="https://investasi.online/review-laporan-keuangan-tahunan-efektif-dan-berdaya-guna/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/review-laporan-keuangan-tahunan-efektif-dan-berdaya-guna/" data-wpel-link="internal">Review Laporan Keuangan Tahunan Efektif dan Berdaya Guna</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pertemuan tahunan dengan penasihat keuangan sangat penting untuk memastikan bahwa manajemen keuangan anda tetap berada di jalur yang benar. Anda bisa mencapai tujuan dengan lebih mudah. Namun, untuk memastikan bahwa review laporan keuangan tahunan berjalan seproduktif dan efektif mungkin, diperlukan partisipasi dari semua pihak, terutama anda dan penasehat keuangan anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertemuan untuk review laporan keuangan tahunan dengan penasehat keuangan adalah suatu sesi kerja yang interaktif, bukan hanya sesi pelaporan kinerja portofolio atau update dari penasehat anda. Pertemuan tersebut harus mampu menjawab beberapa pertanyaan yang tidak terjawab dalam laporan keuangan tahunan anda, seperti:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Apakah manajemen keuangan anda masih berada di jalurnya?</em></li>
<li><em>Apa yang terjadi jika&#8230;.?</em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7426" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/02/laporan-keuangan-tahunan.jpg" alt="laporan keuangan tahunan" width="500" height="357" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/02/laporan-keuangan-tahunan.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/02/laporan-keuangan-tahunan-300x214.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Semakin banyak yang anda diskusikan dengan penasehat keuangan, semakin mudah baginya untuk menyaring tujuan dan rencana manajemen keuangan anda. Pada akhirnya, rasa khawatir yang ada selama ini bisa berganti menjadi rasa percaya diri.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Tips Agar Review Laporan Keuangan Tahunan Efektif</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa tahap yang bisa anda lakukan agar review laporan keuangan tahunan anda efektif dan berdaya guna:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Review Notulen dari Pertemuan Sebelumnya</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika anda telah bekerja sama dengan penasehat atau firma yang sama selama 6 bulan atau lebih, maka mulailah dengan meninjau kembali catatan atau notulen dari pertemuan sebelumnya, serta langkah-langkah apa yang telah diambil sejak review terakhir.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Apakah penasehat keuangan anda melakukan hal-hal yang sudah disepakati secara tepat waktu?</em></li>
<li><em>Lalu, apakah anda juga sudah melaksanakan sesuai komitmen? Misalnya, meningkatkan kontribusi untuk <a href="https://investasi.online/berapa-besar-tabungan-bulanan-ideal-agar-pensiun-nyaman/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tabungan pensiun</a>, menyediakan informasi atau dokumen yang diperlukan penasehat keuangan untuk melakukan proyeksi atau analisis khusus?</em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Hubungan yang kuat antara klien dengan penasehat keuangan sangat memerlukan adanya komunikasi yang terbuka dan jujur. Jika salah satunya tidak melaksanakan kesepakatan, maka buat catatan <em>kenapa</em> dan <em>bagaimana</em> caranya untuk bisa bergerak bersama ke depan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kumpulkan Dokumen atau Laporan Keuangan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tahap ini semestinya dilakukan sebelum review laporan keuangan tahunan. Jika penasehat keuangan anda belum mendapatkan laporan, rekening, atau investasi yang sedang dikelola, seperti tabungan pensiun, check bank, rekening tabungan, rekening <a href="https://investasi.online/tips-memilih-kartu-kredit/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kartu kredit</a>, hipotek, atau pinjaman pribadi, maka kumpulkan dokumen-dokumen terkait termasuk salinan laporan pajak terakhir.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaiknya, kumpulkan dan berikan informasi ini kepada penasehat keuangan sebelum review. Dengan demikian, anda berdua bisa membahasnya bersama-sama dan bekerja menggunakan informasi paling up-to-date.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Buat Daftar Perubahan Besar </u></h5>
<p style="text-align: justify;">Banyak hal mungkin berubah dalam kehidupan pribadi maupun profesional anda dalam satu tahun terakhir. Misalnya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Apakah keluarga anda mendapat anggota baru ? (Anak atau cucu)</em></li>
<li><em>Apakah terjadi perubahan pada status pekerjaan, penghasilan, atau status pernikahan anda?</em></li>
<li><em>Jika anda pensiun, apakah tabungan pensiun anda akan berubah?</em></li>
<li><em>Menurut anda, apakah pendapatan anda menjadi lebih tinggi atau lebih rendah tahun ini?</em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Buat daftar semua perubahan yang terjadi, karena perubahan-perubahan tersebut mungkin mempengaruhi strategi keuangan anda di masa mendatang.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Review Anggaran</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Untuk melakukan tahap review laporan keuangan tahunan terkait anggaran, cobalah menjawab beberapa pertanyaan berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Apakah manajemen finansial anda tetap berada di jalurnya selama setahun terakhir?</em></li>
<li><em>Apakah anda membayar biaya-biaya tak terduga, seperti perawatan kesehatan, perbaikan mobil mewah, atau memperbaiki atap rumah?</em></li>
<li><em>Atau, apakah anda bisa mengurangi <a href="https://investasi.online/cara-melunasi-hutang-dengan-cepat-dan-mudah/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">hutang</a> dan biaya-biaya lain, sehingga anda bisa menabung lebih atau berinvestasi lebih?</em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Gunakan informasi tersebut sebagai peluang untuk meminta bantuan penasehat keuangan dalam menyusun anggaran yang memungkinkan anda untuk melakukan penghematan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tinjaun Perasaan Anda Tentang Situasi Saat ini</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jawaban terhadap beberapa pertanyaan berikut mungkin membantu anda menemukan seperti apa perasaan anda sebenarnya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Apakah anda khawatir dengan kondisi pasar atau perekonomian?</em></li>
<li><em>Saat berfikir tentang keuangan anda dari hari ke hari, apakah anda merasa khawatir atau justru merasa percaya diri?</em></li>
<li><em>Apakah anda khawatir kalau laporan pajak anda terekspos, andaikan salah satu anak anda berhasil masuk ke perguruan tinggi swasta ternama?</em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Bahaslah bagaimana perasaan anda tentang kondisi-kondisi di atas bersama penasehat finansial anda. Dengan demikian, anda bisa bekerja sama untuk melakukan perubahan atau penyesuaian strategi.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Buat Daftar Pertanyaan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tentunya, banyak pertanyaan seputar laporan keuangan tahunan yang ingin anda diskusikan dengan penasehat keuangan anda, bukan? Misalnya, anda mungkin ingin tahu apakah <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-diversifikasi-investasi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">diversifikasi investasi</a> yang anda lakukan sudah benar atau tidak. Mungkin, anda juga ragu apakah pengeluaran yang banyak saat ini dapat mempengaruhi pendapatan anda saat pensiun.</p>
<p style="text-align: justify;">Buat daftar pertanyaan yang ingin anda diskusikan dengan penasehat keuangan saat review laporan keuangan tahunan. Dengan demikian, anda tidak melewatkan hal-hal penting. Ketika anda dan pasangan mempersiapkan diri untuk melakukan review laporan keuangan tahunan, ingatlah bahwa penasehat keuangan ada untuk membantu anda, bukan untuk menentukan benar atau salahnya tindakan anda. Dengan demikian, proses review berjalan dengan baik sesuai harapan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/review-laporan-keuangan-tahunan-efektif-dan-berdaya-guna/" data-wpel-link="internal">Review Laporan Keuangan Tahunan Efektif dan Berdaya Guna</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/review-laporan-keuangan-tahunan-efektif-dan-berdaya-guna/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>8 Strategi Memperbaiki Keuangan yang Berantakan</title>
		<link>https://investasi.online/strategi-memperbaiki-keuangan-yang-berantakan/</link>
					<comments>https://investasi.online/strategi-memperbaiki-keuangan-yang-berantakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2020 14:00:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatur keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=7234</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengatur keuangan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi percayalah, memperbaiki keuangan yang berantakan itu lebih memusingkan. Ibarat ungkapan dalam dunia kedokteran, mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitu pula soal <a href="https://investasi.online/strategi-memperbaiki-keuangan-yang-berantakan/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/strategi-memperbaiki-keuangan-yang-berantakan/" data-wpel-link="internal">8 Strategi Memperbaiki Keuangan yang Berantakan</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Mengatur keuangan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi percayalah, memperbaiki keuangan yang berantakan itu lebih memusingkan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ibarat ungkapan dalam dunia kedokteran, mencegah lebih baik daripada mengobati. Begitu pula soal keuangan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebab, jika keuangan sudah telanjur berantakan, fondasi yang berdiri di atasnya bakal goyah. Yang punya keluarga, misalnya, risiko perpecahan di depan mata.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Yang masih jomblo pun tak aman dari ancaman kebangkrutan. Rencana menikah bisa porak-poranda lantaran terjadi kebocoran keuangan di mana-mana.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sejatinya rumus <a href="https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-buat-yang-baru-menikah/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-wpel-link="internal">mengatur keuangan</a> itu sederhana. Catat pemasukan dan pengeluaran, jangan sampai lebih tinggi pasak daripada tiang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tak perlu tabel Excel dengan formula bermacam-macam. Kalkulator Casio tercanggih juga tak dibutuhkan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Buat yang saat ini merasa keuangannya morat-matir karena tak tahu cara mengatur keuangan, segeralah berubah. Coba strategi memperbaiki keuangan yang berantakan di bawah ini.</span></p>
<h2><b>1. Telusuri semua aset</b></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7235" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/dokumen-putih.jpg" alt="dokumen putih" width="685" height="428" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/dokumen-putih.jpg 685w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/dokumen-putih-300x187.jpg 300w" sizes="(max-width: 685px) 100vw, 685px" /></p>
<p><span style="font-weight: 400">Aset adalah segala sesuatu yang bernilai milik diri sendiri. Di antaranya tabungan, perhiasan, hingga alat transportasi dan investasi, kalau ada. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dari penelusuran itu, kita bisa mengetahui apa saja aset yang dimiliki dan bagaimana perkembangannya. Kita juga dapat mendeteksi jika ada penyusutan yang terjadi. Misalnya tahun lalu tabungan Rp 50 juta, sementara tahun ini cuma Rp 48 juta.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Berarti ada yang salah dengan keuangan kita. Bila aset tidak berkembang alias segitu-gitu saja, artinya harus ada perbaikan pula agar keuangan lebih sehat.</span></p>
<h2><b>2. Mulai berinvestasi</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Banyak orang jiper ketika mendengar kata <a href="https://investasi.online/pilihan-investasi-untuk-pemula-dengan-modal-kecil/" target="_blank" rel="noopener noreferrer" data-wpel-link="internal">investasi</a>. Yang di pikiran adalah praktik keuangan yang berisiko rugi. Betul, investasi memang bisa rugi. Tapi bisa pula untung. Untung besar bahkan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kuncinya adalah menemukan jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan. Tak semua investasi butuh modal besar kok. Banyak investasi yang ramah pemula. Kita bisa mencari-cari info tentang investasi ke kenalan yang sudah berstatus investor atau membaca-baca literatur yang banyak di media ataupun buku.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Imbal hasil investasi lebih besar daripada bunga tabungan. Buah investasi itu pun dapat digunakan buat menambal kebocoran yang terjadi akibat kelalaian mengatur keuangan sebelumnya.</span></p>
<h2><b>3. Pindah tabungan</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Tabungan mutlak dimiliki siapa pun yang ingin keuangannya segar bugar. Tapi setiap bank punya produk tabungan dengan fitur masing-masing, terutama bunga dan biaya administrasi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Coba lihat tabungan kita sekarang, berapa bunga dan biaya administrasinya. Sebaiknya cari tabungan yang memberikan keuntungan lebih besar.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Atau bikin dua rekening. Yang satu buat tabungan pengeluaran dan pemasukan, satu lagi khusus untuk rencana pada masa depan. Bank punya layanan tabungan berjangka dengan bunga lebih besar daripada tabungan biasa. </span></p>
<h2><b>4. Cek kartu kredit</b></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7236" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/wanita-pakai-kartu-kredit.jpg" alt="wanita pakai kartu kredit" width="685" height="428" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/wanita-pakai-kartu-kredit.jpg 685w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/wanita-pakai-kartu-kredit-300x187.jpg 300w" sizes="(max-width: 685px) 100vw, 685px" /></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kartu kredit adalah alat transaksi multiguna yang sangat membantu dalam kehidupan. Tapi tak jarang orang salah menggunakannya sebagai kartu utang. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dampaknya adalah utang dan bunga tak putus mendera dalam tagihan setiap bulan. Tinjau lagi kebiasaan kita dalam menggunakan kartu kredit.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Selain itu, teliti betul tagihan kartu kredit. Mungkin di dalamnya ada biaya yang sejatinya bisa dihindari. Misalnya iuran untuk asuransi atau iuran tahunan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Iuran tahunan bisa dihapus dengan menelepon customer service kartu kredit lewat fitur rewards. Lumayan bisa mengurangi pengeluaran meski hanya sekian ribu rupiah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Yang lebih parah adalah jika ternyata ada tagihan atas transaksi yang tak kita lakukan. Jadi harus cek satu per satu poin tagihan agar tak membayar lebih banyak.</span></p>
<h2><b>5. Perhatikan SLIK OJK</b></h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7237" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/cek-slik-ojk-1.jpg" alt="cek slik ojk (1)" width="685" height="428" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/cek-slik-ojk-1.jpg 685w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/01/cek-slik-ojk-1-300x187.jpg 300w" sizes="(max-width: 685px) 100vw, 685px" /></p>
<p><span style="font-weight: 400">BI checking atau kini disebut SLIK OJK adalah istilah skor kredit nasabah di data OJK. Jika skor itu buruk, kita tak bisa menikmati fasilitas perbankan dengan leluasa, terutama pinjaman. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Padahal di kemudian hari bisa saja kita butuh pinjaman untuk hal tak terduga. Atau mungkin kelak kita butuh modal usaha tambahan dari bank.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Skor kredit buruk jika kita sering telat bayar tagihan kartu kredit atau cicilan pinjaman. Apalagi jika ada tunggakan. Nilai yang buruk itu menandakan pengaturan keuangan kita belum baik.</span></p>
<h2><b>6. Telusuri pengeluaran terbanyak</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam catatan pengeluaran, cek apa pos terbesar. Bandingkan catatan dalam satu bulan dengan bulan lainnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Mungkin tagihan listrik sangat besar. Kita bisa mencoba menguranginya dengan banyak-banyak menghemat pemakaian listrik di rumah. Intinya adalah coba akali pengeluaran itu agar tak makin membebani.</span></p>
<h2><b>7. Rencanakan semua</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Hal yang spontan memang kadang menyenangkan. Tapi, jika urusannya duit, ini bisa jadi beban. Sebaiknya rencanakan segala kegiatan yang butuh pengeluaran.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Misalnya liburan. Atur bujet dan patuhi agar dompet tidak jebol. Bila baru bisa sampai Bali, contohnya, ya tak perlu memaksakan terbang hingga Raja Ampat.</span></p>
<h2><b>8. Manfaatkan promo</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Keuangan bisa lebih dijaga jika rajin menggunakan promo diskon atau apa pun saat belanja. Terutama belanja online.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tak apa sedikit repot mencari promo terbaru. Kalau mau menyehatkan keuangan, upaya ekstra memang kadang dibutuhkan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Orang yang keuangannya berantakan kemungkinan besar belum mempraktikkan sederet poin di atas. Atau bisa jadi baru beberapa yang sudah diterapkan. Ayo tinjau lagi kebiasaan kita yang berkaitan dengan keuangan.</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/strategi-memperbaiki-keuangan-yang-berantakan/" data-wpel-link="internal">8 Strategi Memperbaiki Keuangan yang Berantakan</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/strategi-memperbaiki-keuangan-yang-berantakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2 Topik Diskusi Tentang Keuangan dengan Putra-Putri Anda</title>
		<link>https://investasi.online/2-topik-diskusi-tentang-keuangan-dengan-putra-putri-anda/</link>
					<comments>https://investasi.online/2-topik-diskusi-tentang-keuangan-dengan-putra-putri-anda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Dec 2019 16:40:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=6697</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak orang tua yang tidak melibatkan putra-putri mereka yang masih remaja dalam diskusi tentang keuangan. Sesungguhnya, ketika seorang anak memasuki usia remaja, ia sedang berlatih untuk menjadi orang dewasa. Begitu <a href="https://investasi.online/2-topik-diskusi-tentang-keuangan-dengan-putra-putri-anda/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/2-topik-diskusi-tentang-keuangan-dengan-putra-putri-anda/" data-wpel-link="internal">2 Topik Diskusi Tentang Keuangan dengan Putra-Putri Anda</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Banyak orang tua yang tidak melibatkan putra-putri mereka yang masih remaja dalam diskusi tentang keuangan. Sesungguhnya, ketika seorang anak memasuki usia remaja, ia sedang berlatih untuk menjadi orang dewasa. Begitu anak mencapai usia 18 tahun, mereka sudah bukan anak-anak lagi. Mereka sudah harus belajar bertanggung jawab. Anak usia 18 tahun sudah bisa membuka rekening bank atas nama sendiri. Pada intinya, mereka sudah harus bisa bertindak dengan penuh tanggung jawab.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh sebab itu, orang tua hendaknya mulai melibatkan mereka dalam diskusi tentang keuangan, terutama untuk keputusan-keputusan yang berdampak secara finansial dalam kehidupan mereka. Sudah saatnya mereka dibekali pengetahuan tentang finansial dan keahlian manajemen keuangan. Aspek keuangan akan berpengaruh besar dalam setiap tahap kehidupan mereka kelak, misalnya, keputusan tentang <a href="https://investasi.online/kesalahan-dalam-karir-dan-apa-yang-harus-anda-lakukan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karir</a>, membeli <a href="https://investasi.online/tips-membeli-properti/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">rumah</a>, menikah, dan memiliki anak.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-6698" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/diskusi-tentang-keuangan.jpg" alt="diskusi tentang keuangan" width="500" height="377" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/diskusi-tentang-keuangan.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/diskusi-tentang-keuangan-300x226.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Tema Diskusi tentang Keuangan Antara Orang Tua dengan Remaja</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Apakah putra-putri anda yang masih remaja sudah siap membuat keputusan penting dalam hidupnya. Diskusi tentang keuangan tidak hanya semata-mata tentang penganggaran dan <a href="https://investasi.online/berapa-besar-tabungan-bulanan-ideal-agar-pensiun-nyaman/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tabungan</a>. Banyak konsep penting yang harus mereka pahami sebelum mereka dewasa. Nah, berikut adalah beberapa tema yang mestinya masuk dalam diskusi anda dengan putra-putri yang masih remaja.</p>
<h6 style="text-align: justify;"><u>Hutang</u></h6>
<p style="text-align: justify;">Pastikan putra-putri anda memahami bahaya <a href="https://investasi.online/cara-melunasi-hutang-dengan-cepat-dan-mudah/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">hutang</a> sebelum mereka dewasa. Pendidikan tentang keuangan sejak dini dapat membantu mereka menghindari dampak buruk hutang kelak dalam kehidupannya. Jika mereka sudah memiliki pekerjaan dan mendapatkan penghasilan saat memasuki usia 21 tahun, mereka akan menjadi ‘target empuk’ bagi perusahaan kartu kredit. Berbagai tawaran menarik akan masuk melalui berbagai jalur, mulai dari email, tawaran di penerbangan, di toko, atau dalam berbagai kesempatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tawaran <a href="https://investasi.online/tips-memilih-kartu-kredit/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kartu kredit</a> selalu terdengar menarik dan menguntungkan. Namun, pastikan putra-putri anda memahami bahwa kartu kredit itu adalah hutang. Sekali mereka menggunakannya, berarti mereka berhutang. Jumlah yang harus dibayar kelak bukan hanya pokoknya, namun juga bunganya. Biasnya, bunga kartu kredit justru lebih besar daripada bunga pinjaman bank.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentunya, anda tidak ingin putra-putri anda terlilit hutang kelak dalam kehidupannya. Begitu seseorang berhutang, akan sangat sulit untuk keluar. Dampaknya sampai bertahun-tahun. Anda bisa menggunakan kalkulator kartu kredit online untuk mensimulasikan berapa sebenarnya yang harus mereka bayar kembali saat mereka meminjam menggunakan kartu kredit.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Perlindungan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Segala sesuatu bisa terjadi kapan saja. Saat memasuki usia remaja, putra-putri anda pastinya pernah mengalami hal-hal yang tidak diperkirakan, baik positif maupun negatif. Jika itu hal positif, tentu tidak ada masalah. Namun, jika itu hal negatif, apakah mereka siap menghadapinya? Misalnya adalah penyakit serius atau sekedar ban bocor.</p>
<p style="text-align: justify;">Putra-putri anda harus mengetahui cara melindungi diri mereka saat dewasa nanti. Tanpa perlindungan yang tepat, hal-hal seperti masalah kesehatan dan kecelakaan lalu lintas dapat menjadi malapetaka. Terkait dengan perlindungan, ada beberapa istilah yang perlu mereka ketahui dan pahami:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><a href="https://investasi.online/strategi-simpan-dana-darurat-pada-deposito-bank-terbaik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>Dana darurat</em></a>. Ini bukanlah asuransi. Dana darurat yang dimaksud adalah dana khusus yang dialokasikan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Biasanya, dana darurat disimpan di rekening terpisah, bukan di rekening yang biasa digunakan untuk berbelanja.</li>
<li><em>Asuransi rumah dan kendaraan</em>. Asuransi tentunya penting untuk melindungi mereka kelak jika terjadi kecelakaan, kerusakan rumah atau kendaraan, jika seseorang terluka akibat kecelakaan dan membutuhkan pengobatan. Asuransi membantu menghindari mereka dari malapetaka karena harus menanggung biaya pengobatan atau biaya perbaikan rumah dan kendaraan.</li>
<li><em>Asuransi kesehatan</em>. Jaminan ini sangat penting bagi semua orang. Bagi orang yang sudah bekerja, asuransi kesehatan biasanya disediakan oleh pemberi kerja. Asuransi kesehatan tidak hanya memberikan perlindungan dan pembiayaan atas penyakit serius. Bahkan, kunjungan rumah sakit karena masalah kesehatan ringan dapat menggoncang keuangan keluarga jika tidak ditanggung oleh asuransi.</li>
<li><a href="https://investasi.online/asuransi-jiwa-5-mitos-yang-masih-berkembang-di-masyarakat/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Asuransi jiwa</a>. Tentunya, ini bukanlah tema yang menyenangkan. Tidak ada yang mengharapkan sesuatu terjadi dengan orang-orang yang disayangi. Namun, asuransi jiwa sangatlah penting. Pastikan anda membicarakan tentang pentingnya asuransi jiwa dalam diskusi tentang keungan. Ketika mereka kelak memiliki anak, asuransi jiwa akan melindungi anak-anak ketika orang tuanya meninggal. Jika anda sudah memilikinya, beritahu mereka.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Selain dua hal tersebut di atas, pastinya masih ada beberapa tema penting yang perlu anda bahas dalam diskusi tentang keuangan dengan putra-putri anda yang masih remaja. Misalnya adalah tentang pembiayaan mereka saat kuliah nanti. <em>Apakah diperlukan pinjaman untuk membiaya pendidikan mereka? Apakah anda sudah memiliki <a href="https://investasi.online/cara-memilih-asuransi-pendidikan-terbaik-untuk-anak/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">asuransi pendidikan</a> untuk mereka?</em> Dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Diskusi tentang keuangan mungkin terdengar tidak menyenangkan. Pasalnya, anda harus membahas tentang bagaimana mengantisipasi hal-hal yang sesungguhnya tidak diinginkan. Namun, hal ini perlu dilakukan. Sebagai orang tua, anda harus menyiapkan putra-putri yang masih remaja sejak dini. Dengan demikian, mereka tidak akan membuat kesalahan yang menyebabkan biaya besar kelak setelah dewasa.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/2-topik-diskusi-tentang-keuangan-dengan-putra-putri-anda/" data-wpel-link="internal">2 Topik Diskusi Tentang Keuangan dengan Putra-Putri Anda</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/2-topik-diskusi-tentang-keuangan-dengan-putra-putri-anda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trend Dunia dan Dunia Keuangan: Apa Yang Berpengaruh?</title>
		<link>https://investasi.online/trend-dunia-dan-dunia-keuangan-apa-yang-berpengaruh/</link>
					<comments>https://investasi.online/trend-dunia-dan-dunia-keuangan-apa-yang-berpengaruh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2019 14:15:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[perencanaan keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=6605</guid>

					<description><![CDATA[<p>Trend yang terjadi di dunia pada akhirnya akan mempengaruhi industri keuangan. Jadi, diskusi tentang trend dunia dan dunia keuangan merupakan suatu hal yang menarik. Tarif pajak atau tarif bunga pastinya <a href="https://investasi.online/trend-dunia-dan-dunia-keuangan-apa-yang-berpengaruh/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/trend-dunia-dan-dunia-keuangan-apa-yang-berpengaruh/" data-wpel-link="internal">Trend Dunia dan Dunia Keuangan: Apa Yang Berpengaruh?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Trend yang terjadi di dunia pada akhirnya akan mempengaruhi industri keuangan. Jadi, diskusi tentang trend dunia dan dunia keuangan merupakan suatu hal yang menarik. Tarif pajak atau tarif bunga pastinya sangat berpengaruh terhadap dunia keuangan, bukan hanya keuangan korporasi namun juga pribadi. Namun, siapa sangka jika hal-hal yang bersifat umum seperti usia harapan hidup ternyata pada akhirnya ikut mempengaruhi industri keuangan?</p>
<p style="text-align: justify;">Mengingat fluktuasi yang terjadi di pasaran, ditambah dengan ekspose media, banyak investor yang merasa tidak yakin dengan tujuan finansial mereka. Banyak yang ragu untuk menanamkan modalnya, dan banyak pula yang ragu dalam merencanakan masa depan keuangan pribadi, keluarga, maupun perusahaannya.</p>
<div id="attachment_6606" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-6606" class="size-full wp-image-6606" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/trend-dunia-dan-dunia-keuangan.jpg" alt="trend dunia dan dunia keuangan" width="500" height="381" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/trend-dunia-dan-dunia-keuangan.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/trend-dunia-dan-dunia-keuangan-300x229.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /><p id="caption-attachment-6606" class="wp-caption-text">trend dunia dan dunia keuangan</p></div>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Trend Dunia dan Dunia Keuangan: 5 Faktor Penentu</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Untuk membuat keputusan finansial dengan percaya diri, maka investor harus mengetahui trend-trend makro yang dapat mempengaruhi kehidupan finansialnya, di antaranya adalah usia harapan hidup yang semakin tinggi, volatilitas pasar, aturan perpajakan yang baru, tarif bunga, serta perkembangan teknologi. Berikut pembahasannya:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Usia Harapan Hidup</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Setelah bekerja 30 – 40 tahun, penduduk umumnya mengharapkan akan memasuki usia pensiun di usia 58 hingga 60 tahun. Bahkan, ada yang berharap bisa pensiun dini di usia awal 50 tahunan.  Namun, banyak yang tidak sadar bahwa pensiun usia 56 hingga 58 telah diberlakukan sejak dahulu karena usia harapan hidup penduduk Indonesia lebih pendek dari saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh, pada Tahun 1996, BPS mencatat bahwa usia harapan hidup penduduk Indonesia 64.40 tahun. Artinya, seseorang yang terlahir di Indonesia pada Tahun 1996 diharapkan bisa hidup rata-rata hingga usia 64 atau 65 tahun. Sementara itu, Tahun 2018, usia harapan hidup penduduk Indonesia tercatat 71.20 tahun.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kata lain, usia harapan hidup penduduk Indonesia meningkat hampir 7 tahun rata-rata dalam waktu 22 tahun terakhir. Lalu pertanyaannya, “Tidakkah usia harapan hidup ini dapat mempengaruhi batas usia pensiun penduduk?” Di Amerika Serikat, sebagai contoh, rata-rata penduduknya pensiun di usia 65 tahun. Itupun masih dianggap terlalu cepat, mengingat kenaikan usia harapan hidup yang berlangsung setiap tahunnya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Volatilitas</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Perang dagang dan turbulensi politik semakin sering terjadi. Bahkan, satu <em>feed </em>di sosial media bisa memicu konflik berkepanjangan. Begitulah rentannya kondisi saat ini. Pasar global menghadapi volatilitas yang semakin tinggi. Di sisi lain, para investor justru bisa meraup keuntungan dengan menerapkan strategi di waktu-waktu sulit seperti ini. Volatilitas pasar sebenarnya bisa menguntungkan investor dalam jangka panjang.</p>
<p style="text-align: justify;">Investor biasanya memiliki strategi khusus pada masa-masa sulit, misalnya, menghindari pembelian <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham</a> atau <a href="https://investasi.online/ingin-investasi-surat-berharga-negara-tahun-2020-ini-jadwalnya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">surat berharga negara</a> secara bulanan. Transaksi per triwulan mungkin lebih aman jika situasi moneter tidak pasti. Namun, ada kalanya investor menerapkan dua strategi sekaligus, yakni <a href="https://investasi.online/6-jenis-investasi-jangka-panjang-yang-paling-menguntungkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi jangka panjang</a> di satu sisi, serta <a href="https://investasi.online/5-jenis-investasi-jangka-pendek-yang-paling-menguntungkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi jangka pendek</a> di sisi lain.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Aturan Perpajakan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Peraturan tentang perpajakan tentunya mengambil andil dalam diskusi tentang trend dunia dan dunia keuangan. Lalu pertanyaannya, “Siapa sebenarnya yang diuntungkan dari perubahan-perubahan aturan perpajakan?” Tarif pajak menunjukkan trend kenaikan. Hal yang sama juga terjadi di negara-negara barat seperti Amerika Serikat.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika para generasi tua mempertimbangkan aturan perpajakan untuk menentukan di mana mereka akan menghabiskan masa pensiun, maka generasi muda mempertimbangkan aturan pajak saat akan berinvestasi atau membeli rumah. Sementara itu, kaum millenial akan menghindari daerah-daerah dengan tarif pajak tinggi sebagai tempat tinggal. Ya, mereka bisa tinggal di mana saja, sepanjang terdapat jaringan internet.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tarif Bunga Bank</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tidak diragukan lagi bahwa bunga bank akan mempengaruhi keputusan seseorang terkait finansial. Bunga bank berkaitan dengan keputusan investasi, seperti <a href="https://investasi.online/berapa-besar-tabungan-bulanan-ideal-agar-pensiun-nyaman/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tabungan</a>, giro, <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-deposito/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">deposito</a>, saham, dan bahkan <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-reksadana/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">reksadana</a>. Pilihan-pilihan investasi juga akan dipengaruhi oleh estimasi keuntungan investasi yang bisa mereka peroleh. Sebaliknya, tarif bunga juga menjadi pertimbangan saat seseorang berencana mengajukan kredit ke bank.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, kaum millenial memiliki kecenderungan yang berbeda terkait dengan suku bunga yang berlaku. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka mulai memberi perhatian pada pasar perumahan. Kaum millenial lebih cenderung mencari rumah yang mungil dan sesuai gaya hidup mereka yang sederhana. Namun, rumah idaman mereka harus memiliki akses terhadap ruang terbuka, seperti halaman yang luas. Di wilayah-wilayah seperti ini, tarif bunga mungkin tidak setinggi di wilayah perkotaan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Perkembangan Teknologi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Terakhir, perkembangan teknologi turut mempengaruhi jenis investasi yang digemari, terutama di kalangan millenial. Beberapa inovasi yang muncul adalah upaya menghilangan fee atau komisi sehingga investor bisa menciptakan portofolio yang lebih baik.’</p>
<p style="text-align: justify;">Inovasi sektor keuangan tidak lepas dari diskusi tentang trend dunia dan dunia keuangan. Salah satu contohnya adalah kemunculan perusahaan-perusahaan <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-financial-technology-fintech-sebagai-inovasi-bisnis-keuangan-zaman-now/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">FinTech</a> yang memanfaatkan Artificial Intelligence, seperti chatbot atau virtual assistant.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa aspek terkait trend dunia dan dunia keuangan di atas tentunya masih relevan hingga beberapa tahun ke depan. Inovasi di sektor keuangan mau tidak mau akan mempengaruhi keputusan investasi.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/trend-dunia-dan-dunia-keuangan-apa-yang-berpengaruh/" data-wpel-link="internal">Trend Dunia dan Dunia Keuangan: Apa Yang Berpengaruh?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/trend-dunia-dan-dunia-keuangan-apa-yang-berpengaruh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengatur Keuangan Saat Liburan Agar Tidak ‘Kalap’ Berbelanja</title>
		<link>https://investasi.online/mengatur-keuangan-saat-liburan-agar-tidak-kalap-berbelanja/</link>
					<comments>https://investasi.online/mengatur-keuangan-saat-liburan-agar-tidak-kalap-berbelanja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2019 22:39:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[cara mengatur keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatur keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=6541</guid>

					<description><![CDATA[<p>Akhir tahun hingga awal tahun berikutnya selalu menjadi momen bagi keluarga maupun pribadi untuk berlibur. Tidak heran, jika pengeluaran kerap tidak terkendali di akhir tahun. Jika tidak ingin menyesal kemudian, <a href="https://investasi.online/mengatur-keuangan-saat-liburan-agar-tidak-kalap-berbelanja/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengatur-keuangan-saat-liburan-agar-tidak-kalap-berbelanja/" data-wpel-link="internal">Mengatur Keuangan Saat Liburan Agar Tidak ‘Kalap’ Berbelanja</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Akhir tahun hingga awal tahun berikutnya selalu menjadi momen bagi keluarga maupun pribadi untuk berlibur. Tidak heran, jika pengeluaran kerap tidak terkendali di akhir tahun. Jika tidak ingin menyesal kemudian, mengatur keuangan saat liburan sangatlah penting. Pengeluaran di musim liburan didominasi biaya wisata hingga belanja.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya, sejumlah <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-brand-yang-kuat-mulai-dengan-3-tips-ini/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">brand</a> ternama rutin mengadakan ‘cuci gudang’ di akhir tahun. Tempat wisata adalah target utama brand-brand tersebut. Tidak sedikit yang menawarkan mekanisme pembayaran dengan kartu kredit. Akibatnya, kaum wanita, khususnya, menjadi ‘kalap’ saat berbelanja. Istilah-istilah seperti ‘mumpung diskon,’ ‘hanya sekali setahun’, dan semacamnya kerap menjadi pemicu bagi kaum wanita untuk berbelanja.</p>
<div id="attachment_6542" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-6542" class="wp-image-6542 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/mengatur-keuangan-saat-liburan.jpg" alt="mengatur keuangan saat liburan" width="500" height="367" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/mengatur-keuangan-saat-liburan.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2019/12/mengatur-keuangan-saat-liburan-300x220.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /><p id="caption-attachment-6542" class="wp-caption-text">mengatur keuangan saat liburan</p></div>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Mengatur Keuangan Saat Liburan dengan Cerdas: 6 Tips Sederhana</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Setiap orang bisa saja tergoda untuk berbelanja secara berlebihan saat liburan. Namun sebenarnya, hal terbaik yang bisa kita berikan bagi keluarga adalah keuangan yang sehat. Ada beberapa <a href="https://investasi.online/tips-mengelola-keuangan-keluarga/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tips mengatur keuangan keluarga</a> saat liburan, antara lain:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Fokus pada Rencana Keuangan Januari</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Otak manusia memiliki kapasitas untuk membayangkan dua hal yang berbeda secara bersamaan. Mungkin salah satu bagian otak anda sedang menikmati momen liburan dan belanja saat ini, sedangkan bagian otak lainnya mulai berfikir tentang kondisi keuangan anda di awal tahun depan (bulan Januari tahun berikutnya).</p>
<p style="text-align: justify;">Perlu diingat bahwa pada bulan Januari tahun depan, semuanya akan kembali normal, selain tagihan kredit bank dan <a href="https://investasi.online/tips-memilih-kartu-kredit/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kartu kredit</a> yang menumpuk. Semuanya menunggu untuk dibayar. Jika anda pernah berada pada kondisi tersebut di tahun-tahun sebelumnya, maka ingatlah bagaimana repotnya anda saat itu. Anda tentu tidak ingin hal tersebut terulang, bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Jika ‘godaan’ untuk berbelanja lebih kembali muncul, maka anda harus membuat komitmen pada diri sendiri bahwa stabilitas keuangan keluarga dalam jangka panjang lebih prioritas dibanding kesenangan sebentar saja. Komitmen seperti ini dapat mengurangi godaan untuk membeli hal-hal yang tidak diperlukan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Atur Waktu, Lebih Cepat Lebih Baik</u></h5>
<p style="text-align: justify;">‘Waktu ada uang.’ Hal ini juga berlaku saat berbelanja. Jika anda menunda hingga menjelang akhir masa liburan, anda tidak akan memiliki cukup waktu untuk menemukan produk dengan harga terbaik. Anda mungkin akan tergesa-gesa, sehingga tidak memiliki waktu untuk menikmati pengalaman tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, lihat lagi kebiasaan belanja anda. Jika anda gemar pilah-pilih dan menawar produk dari satu toko ke toko lain, maka pastikan anda mengalokasikan waktu lebih untuk belanja. Dengan waktu yang cukup, anda bisa mendapatkan produk berkualitas dengan harga paling bersaing.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Liburan Yang Berbeda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Liburan tidak harus selalu mengunjungi tempat-tempat mewah atau destinasi wisata kelas dunia. Pada kenyataannya, pengalaman berharga terkadang membawa kebahagiaan lebih dibanding hal lainnya. Misalnya, daripada berkunjung ke tempat wisata yang penuh sesak oleh pengunjung, bisa jadi anda mendaftarkan pasangan anda mengikuti kelas dansa, kelas memasak, atau mempelajari sesuatu yang ia inginkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal-hal semacam ini mungkin lebih berkesan. Atau, anda dan keluarga bisa mengatur tour dengan tema-tema khusus, seperti bakti sosial, praktek kebun organik atau <a href="https://investasi.online/prospek-dan-cara-pengembangan-bisnis-pertanian-hidroponik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">hidroponik</a>, dan semacamnya. Selain kegembiraan dan kebersamaan bersama keluarga, anda tidak perlu mengeluarkan terlalu banyak <em>budget</em> untuk liburan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Periksa Daftar Pengeluaran Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sebelum berlibur, pastikan anda benar-benar memeriksa kembali daftar tempat yang akan dikunjungi dan daftar barang-barang yang akan dibeli. Sebisa mungkin, periksa beberapa kali untuk menilai apakah anda benar-benar membutuhkannya. Jangan lupa mengalokasikan biaya-biaya tidak terduga yang mungkin muncul saat liburan. Cobalah lihat jumlah totalnya dan bandingkan dengan kemampuan finansial anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Daftar semacam ini juga dapat membantu anda mengendalikan diri saat berbelanja. Artinya, anda mesti memprioritaskan barang-barang yang ada di daftar terlebih dahulu sebelum mencari barang lainnya. Selain itu, buat komitmen pada diri sendiri bahwa anda tidak akan berbelanja melebihi kebutuhan yang ada dalam daftar.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Buat Rekening Terpisah</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Alternatif lainnya untuk mengatur keuangan saat liburan adalah dengan membuat rekening terpisah khusus liburan. Uang yang anda tabung untuk liburan panjang sebaiknya disimpan di rekening terpisah, sehingga tidak bergabung dengan belanja bulanan. Anda bisa memantau sisa uang di rekening tersebut setiap saat sebagai cara untuk mengendalikan diri.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Rencanakan Perbaikan Finansial Tahun Depan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika anda tahu bahwa anda memiliki kebiasaan belanja yang tidak terkendali saat liburan, maka mulailah kebiasaan baru di tahun depan, yakni <a href="https://investasi.online/trik-agar-menabung-di-bank-jadi-lebih-menguntungkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">menabung</a> setiap bulannya. Liburan panjang selalu datang setiap tahun. Jadi, pastikan anda tidak menghancurkan stabilitas finansial keluarga dalam beberapa bulan ke depan hanya karena belanja kalap selama beberapa hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda tentunya sudah bisa memperkirakan kebutuhan dana selama liburan. Hitunglah perkiraan dana yang harus disisihkan setiap bulannya untuk memenuhi kebutuhan liburan anda. Dengan demikian, anda bisa memanjakan diri untuk liburan panjang tahun depan.</p>
<p style="text-align: justify;">Liburan adalah waktu untuk menyenangkan diri baik untuk diri sendiri maupun orang-orang tercinta. Anda tentu ingin memberikan hadiah terbaik untuk orang-orang terkasih bukan?</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengatur-keuangan-saat-liburan-agar-tidak-kalap-berbelanja/" data-wpel-link="internal">Mengatur Keuangan Saat Liburan Agar Tidak ‘Kalap’ Berbelanja</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/mengatur-keuangan-saat-liburan-agar-tidak-kalap-berbelanja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
