Mengatur Keuangan Saat Liburan Agar Tidak ‘Kalap’ Berbelanja

Akhir tahun hingga awal tahun berikutnya selalu menjadi momen bagi keluarga maupun pribadi untuk berlibur. Tidak heran, jika pengeluaran kerap tidak terkendali di akhir tahun. Jika tidak ingin menyesal kemudian, mengatur keuangan saat liburan sangatlah penting. Pengeluaran di musim liburan didominasi biaya wisata hingga belanja.

Ya, sejumlah brand ternama rutin mengadakan ‘cuci gudang’ di akhir tahun. Tempat wisata adalah target utama brand-brand tersebut. Tidak sedikit yang menawarkan mekanisme pembayaran dengan kartu kredit. Akibatnya, kaum wanita, khususnya, menjadi ‘kalap’ saat berbelanja. Istilah-istilah seperti ‘mumpung diskon,’ ‘hanya sekali setahun’, dan semacamnya kerap menjadi pemicu bagi kaum wanita untuk berbelanja.

mengatur keuangan saat liburan

mengatur keuangan saat liburan

Mengatur Keuangan Saat Liburan dengan Cerdas: 6 Tips Sederhana

Setiap orang bisa saja tergoda untuk berbelanja secara berlebihan saat liburan. Namun sebenarnya, hal terbaik yang bisa kita berikan bagi keluarga adalah keuangan yang sehat. Ada beberapa tips mengatur keuangan saat liburan, antara lain:

Fokus pada Rencana Keuangan Januari

Otak manusia memiliki kapasitas untuk membayangkan dua hal yang berbeda secara bersamaan. Mungkin salah satu bagian otak anda sedang menikmati momen liburan dan belanja saat ini, sedangkan bagian otak lainnya mulai berfikir tentang kondisi keuangan anda di awal tahun depan (bulan Januari tahun berikutnya).

Perlu diingat bahwa pada bulan Januari tahun depan, semuanya akan kembali normal, selain tagihan kredit bank dan kartu kredit yang menumpuk. Semuanya menunggu untuk dibayar. Jika anda pernah berada pada kondisi tersebut di tahun-tahun sebelumnya, maka ingatlah bagaimana repotnya anda saat itu. Anda tentu tidak ingin hal tersebut terulang, bukan?

Jika ‘godaan’ untuk berbelanja lebih kembali muncul, maka anda harus membuat komitmen pada diri sendiri bahwa stabilitas keuangan keluarga dalam jangka panjang lebih prioritas dibanding kesenangan sebentar saja. Komitmen seperti ini dapat mengurangi godaan untuk membeli hal-hal yang tidak diperlukan.

Baca Juga:   Tips Mengatur Keuangan buat yang Baru Menikah
Atur Waktu, Lebih Cepat Lebih Baik

‘Waktu ada uang.’ Hal ini juga berlaku saat berbelanja. Jika anda menunda hingga menjelang akhir masa liburan, anda tidak akan memiliki cukup waktu untuk menemukan produk dengan harga terbaik. Anda mungkin akan tergesa-gesa, sehingga tidak memiliki waktu untuk menikmati pengalaman tersebut.

Jadi, lihat lagi kebiasaan belanja anda. Jika anda gemar pilah-pilih dan menawar produk dari satu toko ke toko lain, maka pastikan anda mengalokasikan waktu lebih untuk belanja. Dengan waktu yang cukup, anda bisa mendapatkan produk berkualitas dengan harga paling bersaing.

Liburan Yang Berbeda

Liburan tidak harus selalu mengunjungi tempat-tempat mewah atau destinasi wisata kelas dunia. Pada kenyataannya, pengalaman berharga terkadang membawa kebahagiaan lebih dibanding hal lainnya. Misalnya, daripada berkunjung ke tempat wisata yang penuh sesak oleh pengunjung, bisa jadi anda mendaftarkan pasangan anda mengikuti kelas dansa, kelas memasak, atau mempelajari sesuatu yang ia inginkan.

Hal-hal semacam ini mungkin lebih berkesan. Atau, anda dan keluarga bisa mengatur tour dengan tema-tema khusus, seperti bakti sosial, praktek kebun organik atau hidrofonik, dan semacamnya. Selain kegembiraan dan kebersamaan bersama keluarga, anda tidak perlu mengeluarkan terlalu banyak budget untuk liburan.

Periksa Daftar Pengeluaran Anda

Sebelum berlibur, pastikan anda benar-benar memeriksa kembali daftar tempat yang akan dikunjungi dan daftar barang-barang yang akan dibeli. Sebisa mungkin, periksa beberapa kali untuk menilai apakah anda benar-benar membutuhkannya. Jangan lupa mengalokasikan biaya-biaya tidak terduga yang mungkin muncul saat liburan. Cobalah lihat jumlah totalnya dan bandingkan dengan kemampuan finansial anda.

Daftar semacam ini juga dapat membantu anda mengendalikan diri saat berbelanja. Artinya, anda mesti memprioritaskan barang-barang yang ada di daftar terlebih dahulu sebelum mencari barang lainnya. Selain itu, buat komitmen pada diri sendiri bahwa anda tidak akan berbelanja melebihi kebutuhan yang ada dalam daftar.

Baca Juga:   Tips Mengelola Keuangan Untuk UMKM Biar Terhindar Dari Kebangkrutan
Buat Rekening Terpisah

Alternatif lainnya untuk mengatur keuangan saat liburan adalah dengan membuat rekening terpisah khusus liburan. Uang yang anda tabung untuk liburan panjang sebaiknya disimpan di rekening terpisah, sehingga tidak bergabung dengan belanja bulanan. Anda bisa memantau sisa uang di rekening tersebut setiap saat sebagai cara untuk mengendalikan diri.

Rencanakan Perbaikan Finansial Tahun Depan

Jika anda tahu bahwa anda memiliki kebiasaan belanja yang tidak terkendali saat liburan, maka mulailah kebiasaan baru di tahun depan, yakni menabung setiap bulannya. Liburan panjang selalu datang setiap tahun. Jadi, pastikan anda tidak menghancurkan stabilitas finansial keluarga dalam beberapa bulan ke depan hanya karena belanja kalap selama beberapa hari.

Anda tentunya sudah bisa memperkirakan kebutuhan dana selama liburan. Hitunglah perkiraan dana yang harus disisihkan setiap bulannya untuk memenuhi kebutuhan liburan anda. Dengan demikian, anda bisa memanjakan diri untuk liburan panjang tahun depan.

Liburan adalah waktu untuk menyenangkan diri baik untuk diri sendiri maupun orang-orang tercinta. Anda tentu ingin memberikan hadiah terbaik untuk orang-orang terkasih bukan?

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar