4 Cara Menghemat Pengeluaran Selama Pandemi Covid-19

Pandemi virus corona telah membawa dampak yang luas terhadap kehidupan masyarakat dunia. Bukan hanya anggaran belanja negara atau anggaran belanja daerah yang terkuras untuk penanganan Covid-2019, stabilitas keuangan keluarga juga ikut terancam. Tentunya, diperlukan cara menghemat pengeluaran selama pandemi, sehingga dampaknya tidak semakin buruk, terutama bagi stabilitas keuangan keluarga anda.

Akibat pandemi, banyak orang yang kehilangan pekerjaan (paling tidak sementara), sebagian mengalami pemotongan jam kerja (yang berakibat terhadap pemotongan gaji), dan banyak pemilik usaha perorangan yang terpaksa harus menghentikan operasinya karena tidak ada pembeli atau untuk menghambat penularan virus. Masalahnya, sekalipun masyarakat tetap tinggal di rumah, pengeluaran untuk konsumsi tidaklah berkurang. Bahkan, kebutuhan terhadap barang dan layanan sekunder, seperti paket seluler, hiburan di rumah, dan sebagainya justru meningkat.

Cara menghemat pengeluaran selama Pandemi

Cara Menghemat Pengeluaran Selama Pandemi

Nah, jika anda ingin kondisi keuangan pribadi dan keluarga tetap aman selama perjangkitan covid-19, berikut adalah beebrapa cara menghemat pengeluaran selama pandemi virus corona ini:

Kurangi Pengeluaran Yang Tidak Penting

Ini adalah rekomendasi pertama untuk anda. Hampir 99% waktu anda mungkin dihabiskan di rumah. Artinya, banyak pengeluaran harian yang sebenarnya bisa dihemat. Meski demikian, anda tetap harus sedikit ‘berkorban’. Jika selama ini anda terbiasa makan siang atau makan malam di luar, maka pengeluaran tersebut otomatis bisa dihemat. Namun, sebenarnya, ada beberapa pengeluaran lain yang bisa anda hemat, misalnya:

  • Ganti makanan pesanan dengan makanan rumahan; mungkin selama ini anda sering memesan makanan melalui jasa delivery, cobalah pertimbangkan ulang. Memesan makanan melalui delivery justru dapat meningkatkan resiko anda terpapar virus. Sebelum sampai di tangan anda, makanan tersebut berpindah tangan beberapa kali. Selain itu, karena banyak restoran dan cafe yang tutup, maka restoran yang masih buka juga cenderung menaikkan harga makanan, belum lagi jasa delivery yang harus anda bayar. Jadi, sebaiknya rancanglah makanan sehat dan aman di rumah. Jika anda dan keluarga berada di rumah, ini bahkan menjadi momen bersama keluarga untuk menikmati makanan rumahan.
  • Layanan kebersihan; membersihkan dan memelihara taman atau membersihkan rumah dapat menjadi opsi ‘gotong royong’ bersama putra-putri anda. Jadi, biaya pemeliharaan taman dan biaya kebersihan selama ini bisa anda hemat, bukan?
  • Kurangi belanja yang tidak penting, seperti belanja online atau membeli pakaian baru. Selain meningkat resiko terpapar virus, belanja online untuk pakaian atau aksesori sebenarnya tidak begitu dibutuhkan. Bukankah anda menghabiskan lebih banyak waktu di rumah?
Baca Juga:   Perbedaan Rekening Giro dan Rekening Tabungan Biasa
Hentikan Keanggotan di Klub Fitness atau Senam

Jika selama ini anda rutin ke gym atau fitness center, mungkin anda tidak akan bisa melakukannya dalam beberapa bulan ke depan. Biaya keanggotaan bulanan bisa anda hemat dengan menonaktifkan keanggotaan anda sementara. Bagaimana jika club atau fitness center tidak mau membebaskan anda dari biaya keanggotaan selama masa off? Tidak ada salahnya memutuskan untuk berhenti. Bukankah anda bisa mencari fitness center lain ketika keadaan sudah kembali normal nantinya?

Kurangi Pengeluaran Ekstrakurikuler Anak

Saat ini, sekolah diliburkan dan anak-anak belajar dari rumah. Ada pengeluaran yang bisa dihemat jika selama ini putra-putri anda mengikuti kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler berbayar, di antara:

  • Biaya keanggotaan di klub olah raga, seperti klub sepakbola anak, klub bulu tangkis, klub beladiri, dan sebagainya;
  • Biaya kursus, seperti kursus Bahasa Inggris, kursus Matematika, kursus mengaji, kursus IPA dan sebagainya.
Mengurangi Cicilan Bulanan

Saat pendapatan anda berkurang, namun cicilan bulanan, seperti cicilan rumah atau kendaraan tetap harus dibayar, maka anda harus cerdas mencari cara menghemat pengeluaran selama pandemi Covid-19. Buatlah daftar cicilan bulanan anda dan bandingkan dengan pendapatan anda saat ini. Jika daftar cicilan justru lebih besar daripada pendapatan, maka stabilitas keuangan anda akan terganggu.

Salah satu opsi yang bisa anda pilih adalah refinance atau memperbaharui hutang anda. Akibat penyebaran covid-19, Bank Sentral di hampir semua negara menurunkan suku bunga dasar. Tentunya, suku bunga pinjaman juga akan berkurang. Jika anda memperbaharui pinjaman, mungkin anda bisa menghemat pengeluaran karena bunga pinjaman anda berkurang. Namun, pastikan anda telah membuat perhitungan sematang-matangnya.

Opsi lainnya adalah meminta penundaan pembayaran cicilan selama masa tanggap darurat Covid-19. Misalnya, Anda bisa memohon agar cicilan rumah bulan Mei-Juni. Penundaan ini tidak mengurangi masa krisis. Jika tenor cicilan anda selama 60 bulan, maka anda tetap membayar cicilan selama 60 bulan. Namun, jangka waktunya diperpanjang 2 bulan.

Baca Juga:   Berapa Besar Tabungan Bulanan Ideal agar Pensiun Nyaman?

Pastinya, kondisi keuangan setiap keluarga bervariasi. Strategi yang cocok untuk anda mungkin juga berbeda. Jadi, sebaiknya lakukan analisis terhadap kemampuan keuangan anda. Kita tidak tahu berapa lama pandemi ini akan berlangsung, jadi sebaiknya terapkanlah cara menghemat pengeluaran selama pandemi di atas. Dengan demikian, anda dan keluarga tetap bisa bertahan di tengah kelesuan perekonomian.

 

Tagged With :

Leave a Comment