Trend Dunia dan Dunia Keuangan: Apa Yang Berpengaruh?

Trend yang terjadi di dunia pada akhirnya akan mempengaruhi industri keuangan. Jadi, diskusi tentang trend dunia dan dunia keuangan merupakan suatu hal yang menarik. Tarif pajak atau tarif bunga pastinya sangat berpengaruh terhadap dunia keuangan, bukan hanya keuangan korporasi namun juga pribadi. Namun, siapa sangka jika hal-hal yang bersifat umum seperti usia harapan hidup ternyata pada akhirnya ikut mempengaruhi industri keuangan?

Mengingat fluktuasi yang terjadi di pasaran, ditambah dengan ekspose media, banyak investor yang merasa tidak yakin dengan tujuan finansial mereka. Banyak yang ragu untuk menanamkan modalnya, dan banyak pula yang ragu dalam merencanakan masa depan keuangan pribadi, keluarga, maupun perusahaannya.

trend dunia dan dunia keuangan

trend dunia dan dunia keuangan

Trend Dunia dan Dunia Keuangan: 5 Faktor Penentu

Untuk membuat keputusan finansial dengan percaya diri, maka investor harus mengetahui trend-trend makro yang dapat mempengaruhi kehidupan finansialnya, di antaranya adalah usia harapan hidup yang semakin tinggi, volatilitas pasar, aturan perpajakan yang baru, tarif bunga, serta perkembangan teknologi. Berikut pembahasannya:

Usia Harapan Hidup

Setelah bekerja 30 – 40 tahun, penduduk umumnya mengharapkan akan memasuki usia pensiun di usia 58 hingga 60 tahun. Bahkan, ada yang berharap bisa pensiun dini di usia awal 50 tahunan.  Namun, banyak yang tidak sadar bahwa pensiun usia 56 hingga 58 telah diberlakukan sejak dahulu karena usia harapan hidup penduduk Indonesia lebih pendek dari saat ini.

Sebagai contoh, pada Tahun 1996, BPS mencatat bahwa usia harapan hidup penduduk Indonesia 64.40 tahun. Artinya, seseorang yang terlahir di Indonesia pada Tahun 1996 diharapkan bisa hidup rata-rata hingga usia 64 atau 65 tahun. Sementara itu, Tahun 2018, usia harapan hidup penduduk Indonesia tercatat 71.20 tahun.

Baca Juga:   Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Bagi Pasangan Baru Nikah

Dengan kata lain, usia harapan hidup penduduk Indonesia meningkat hampir 7 tahun rata-rata dalam waktu 22 tahun terakhir. Lalu pertanyaannya, “Tidakkah usia harapan hidup ini dapat mempengaruhi batas usia pensiun penduduk?” Di Amerika Serikat, sebagai contoh, rata-rata penduduknya pensiun di usia 65 tahun. Itupun masih dianggap terlalu cepat, mengingat kenaikan usia harapan hidup yang berlangsung setiap tahunnya.

Volatilitas

Perang dagang dan turbulensi politik semakin sering terjadi. Bahkan, satu feed di sosial media bisa memicu konflik berkepanjangan. Begitulah rentannya kondisi saat ini. Pasar global menghadapi volatilitas yang semakin tinggi. Di sisi lain, para investor justru bisa meraup keuntungan dengan menerapkan strategi di waktu-waktu sulit seperti ini. Volatilitas pasar sebenarnya bisa menguntungkan investor dalam jangka panjang.

Investor biasanya memiliki strategi khusus pada masa-masa sulit, misalnya, menghindari pembelian saham atau surat berharga secara bulanan. Transaksi per triwulan mungkin lebih aman jika situasi moneter tidak pasti. Namun, ada kalanya investor menerapkan dua strategi sekaligus, yakni investasi jangka panjang di satu sisi, serta investasi jangka pendek di sisi lain.

Aturan Perpajakan

Peraturan tentang perpajakan tentunya mengambil andil dalam diskusi tentang trend dunia dan dunia keuangan. Lalu pertanyaannya, “Siapa sebenarnya yang diuntungkan dari perubahan-perubahan aturan perpajakan?” Tarif pajak menunjukkan trend kenaikan. Hal yang sama juga terjadi di negara-negara barat seperti Amerika Serikat.

Jika para generasi tua mempertimbangkan aturan perpajakan untuk menentukan di mana mereka akan menghabiskan masa pensiun, maka generasi muda mempertimbangkan aturan pajak saat akan berinvestasi atau membeli rumah. Sementara itu, kaum millenial akan menghindari daerah-daerah dengan tarif pajak tinggi sebagai tempat tinggal. Ya, mereka bisa tinggal di mana saja, sepanjang terdapat jaringan internet.

Baca Juga:   Sistem Pembayaran Non Tunai: Antara Manfaat dan Keadilan
Tarif Bunga Bank

Tidak diragukan lagi bahwa bunga bank akan mempengaruhi keputusan seseorang terkait finansial. Bunga bank berkaitan dengan keputusan investasi, seperti tabungan, giro, deposito, saham, dan bahkan reksadana. Pilihan-pilihan investasi juga akan dipengaruhi oleh estimasi keuntungan investasi yang bisa mereka peroleh. Sebaliknya, tarif bunga juga menjadi pertimbangan saat seseorang berencana mengajukan kredit ke bank.

Selain itu, kaum millenial memiliki kecenderungan yang berbeda terkait dengan suku bunga yang berlaku. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka mulai memberi perhatian pada pasar perumahan. Kaum millenial lebih cenderung mencari rumah yang mungil dan sesuai gaya hidup mereka yang sederhana. Namun, rumah idaman mereka harus memiliki akses terhadap ruang terbuka, seperti halaman yang luas. Di wilayah-wilayah seperti ini, tarif bunga mungkin tidak setinggi di wilayah perkotaan.

Perkembangan Teknologi

Terakhir, perkembangan teknologi turut mempengaruhi jenis investasi yang digemari, terutama di kalangan millenial. Beberapa inovasi yang muncul adalah upaya menghilangan fee atau komisi sehingga investor bisa menciptakan portofolio yang lebih baik.’

Inovasi sektor keuangan tidak lepas dari diskusi tentang trend dunia dan dunia keuangan. Salah satu contohnya adalah kemunculan perusahaan-perusahaan FinTech yang memanfaatkan Artificial Intelligence, seperti chatbot atau virtual assistant.

Beberapa aspek terkait trend dunia dan dunia keuangan di atas tentunya masih relevan hingga beberapa tahun ke depan. Inovasi di sektor keuangan mau tidak mau akan mempengaruhi keputusan investasi.

Tagged With :

Leave a Comment