Cara Efektif Mengatur Keuangan Rumah Tangga untuk yang Bergaji Kecil

Sedikit banyak masalah keuangan juga akan berdampak pada kehidupan rumah tangga, apalagi bila kepala keluarga, atau pasangan suami istri tergolong berpenghasilan minim.  Inilah alasannya manajer rumah tangga atau istri harus pandai mengatur keuangan rumah tangga agar tetap dapat membiayai kebutuhan sehari-hari sepanjang bulan hingga waktu gajian tiba. Kurang cermat dalam mengatur keuangan bisa menjadi pemicu masalah dalam rumah tangga dan berdampak pada keharmonisan rumah tangga.

Pada berbagai kasus yang pernah terjadi, salah satu atau kedua pasangan yang bergaya hidup tidak sesuai dengan penghasilan akan lebih sering berkonflik daripada mereka yang dapat menerapkan gaya hidup hemat. Gaya  hidup high class tanpa ditunjang penghasilan yang memang mencukupi akan membawa efek buruk dalam kehidupan Anda, misalnya sulit mempunyai tabungan, sulit bisa investasi untuk masa depan, tidak memiliki asuransi, tak mempunyai dana pensiun, dan berpeluang mengalami masa tua yang sulit.

Cara Efektif Mengatur Keuangan Rumah Tangga untuk yang Bergaji Kecil

Inilah sebabnya Anda dianjurkan untuk membenahi keuangan Anda sedari muda walaupun tak berpenghasilan besar. Tips berikut ini akan dapat membantu Anda untuk mengatur keuangan di dalam rumah tangga.

  • Mencari akar masalah keuangan

Cobalah introspeksi diri sendiri sebaik-baiknya mengapa selama ini gaji Anda cenderung tak cukup untuk memenuhi operasional rumah tangga? Alih-alih ada dana yang dapat disimpan untuk tabungan, Anda kerap sudah kehabisan uang di pertengahan bulan yang memaksa Anda untuk berhutang demi memenuhi kebutuhan rumah tangga. Inilah sebabnya penting untuk mengetahui akar permasalahan keuangan, mungkin saja gaya hidup yang terlalu konsumtif, manajemen keuangan yang kurang bagus, atau ketidak kompakan pasangan dalam pengaturan keuangan rumah tangga.

  • Kumpulkan seluruh penghasilan dalam sebulan

Dalam mengelola keuangan rumah tangga, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mengumpulkan seluruh penghasilan keluarga. Kedua belah pihak harus jujur satu sama lain tentang berapa penghasilan bulanan yang didapatkan. Bila perlu bukalah  satu rekening lagi yang isinya adalah gabungan gaji dari keduanya. Hal ini termasuk sumber pendapatan lain seperti penghasilan dari kerja sambilan, bisnis online, uang lembur, uang hadiah atas kesuksesan proyek, dan sebagainya. Manfaat menggabungkan penghasilan akan memudahkan Anda untuk mengatur keuangan rumah tangga karena Anda bisa mengetahui secara pasti berapa jumlah pemasukan total selama 1 bulan.

  • Tagihan bulanan

Saat mendapatkan transfer gaji segera bayar tagihan bulanan Anda mulai dari kredit rumah, kredit kendaraan, tagihan listrik, air, internet, dan seterusnya. Alasannya untuk menghindari denda bila Anda lupa sehingga pembayaran dilakukan saat jatuh tempo. Walaupun terlihat kecil tapi bila terjadi terus-menerus tentu dapat menambah dana operasional rumah tangga Anda. Jumlahkan pengeluaran untuk tagihan bulanan ini sehingga setiap bulannya Anda mengetahui kisaran dana yang harus disiapkan.

  • Tabungan

Bukan berarti dengan gaji kecil menjadi alasan untuk tak dapat menyisihkan uang untuk menabung. Menyisihkan uang untuk tabungan tidak berarti harus dengan jumlah besar. Diskusikan bersama pasangan berapa jumlah uang yang sebaiknya disisihkan untuk tabungan. Lebih baik hal ini dilakukan saat di awal gajian. Mempunyai tabungan akan membuat kondisi financial Anda lebih seimbang karena masih ada dana cadangan.

Cara paling simple untuk menabung adalah secara konsisten setiap hari, tak masalah walaupun jumlahnya tidak seberapa. Contohnya, disiplinkan diri untuk menyimpan uang sebesar 5 ribu setiap hari dan masukkan ke dalam celengan.  Dengan begitu dalam sebulan Anda akan memiliki uang sebesar 150 ribu dan dalam setahun Anda akan mempunyai simpanan sebesar 1.8 juta. Ini dengan catatan tak ada sehari pun yang terlewatkan untuk menyimpan uang.

Tabungan darurat tersebut juga tak boleh diutak-atik dan bila menurut Anda memang tidak terlalu mendesak sebaiknya tidak perlu diambil sehingga setiap hari uang Anda semakin bertambah banyak. Cara lainnya adalah menggunakan uang tabungan selama setahun tersebut untuk membeli emas dan menyimpannya. Ini adalah bentuk investasi yang paling sederhana karena setiap tahun nilai emas akan meningkat.

  • Merancang rencana keuangan

Dana yang tersisa setelah dipotong untuk tagihan bulanan serta simpanan harus dikelola dengan sebaik-baiknya. Caranya adalah dengan membuat rancangan rencana keuangan yang paling realistis. Siapkan dana untuk pos-pos paling mendasar seperti belanja bulanan, kebutuhan dapur, dana transportasi, uang sekolah dan uang saku buah hati, dan lain-lain.

Bagi pasangan yang sudah memiliki buah hati alangkah baiknya memasukkan dana untuk menjamin masa depan anak misalnya dengan membeli produk asuransi pendidikan. Anda bisa memilih produk dengan pembayaran premi bulanan yang masih dalam kemampuan Anda. Bila memungkinkan sediakan pula dana untuk hiburan keluarga, misalnya untuk rekreasi ke obyek wisata di dalam kota atau pergi berenang.

  • Dana cadangan

Idealnya bila berkaitan dengan rencana keuangan dalam rumah tangga penting pula untuk menyiapkan dana cadangan sebesar 5% hingga 10% sebagai dana darurat, misalnya, service kendaraan, hadiah pernikahan, undangan, membayar acara sekolah anak, serta dana berobat bila tiba-tiba ada anggota keluarga yang sakit. Bila sampai akhir bulan dana cadangan ini tak terpakai Anda bisa langsung memasukkannya ke dalam uang tabungan atau menambahkannya pada dana cadangan bulan depan.

  • Cermat mencatat

Jangan masuk ke supermarket saat perut lapar karena Anda akan cenderung membeli lebih banyak barang yang tidak diperlukan, terutama snack-snack dan makanan yang kurang sehat. Sangat penting  untuk membawa catatan belanja untuk kebutuhan bulanan dan pastikan untuk tertib hanya membeli barang sesuai catatan tersebut. Walaupun sepele tapi cara ini cukup manjur untuk menghilangkan kecenderungan pemborosan.

  • Tentang hutang

Umumnya orang berhutang untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan yang sesungguhnya tak mampu diraih dengan penghasilannya saat ini. Alasannya adalah yang bersangkutan kurang dapat mengendalikan diri. Misalnya karena ngebet ingin memiliki smartphone tipe terbaru yang harganya mahal, si A menggunakan kartu kredit untuk berhutang. Hal ini sebenarnya tidak masalah asalkan si A ini mempunyai sumber penghasilan lain untuk membayar tagihan. Tapi bila hanya mengandalkan gaji saja, tentu pendapatan akan berkurang untuk membayar cicilan, apalagi bila disertai bunga. Akibatnya keuangan rumah tangga jadi kacau dan bisa memicu konflik dengan pasangan.

  • Kurangi makan di luar

Tahan keinginan untuk makan di luar sering-sering karena bisa berimbas pada devisitnya gaji bulanan. Hal ini termasuk kebiasaan ngafe, nongkrong, dan sebagainya, yang faktanya memang membutuhkan dana yang bila dijumlahkan bisa besar sekali. Agar biaya kebutuhan bulanan lebih hemat, batasi acara makan di  luar, misalnya paling banyak 2 kali sebulan untuk acara family time atau bila ada anggota keluarga yang ulang tahun. Selebihnya Anda bisa memasak di rumah, termasuk membawa bekal makan siang untuk dibawa ke kantor atau sekolah. Selain lebih irit makanan rumahan juga lebih sehat, higienis, dan bergizi.

Untuk menambah penghasilan serta meningkatkan kesejahteraa pikirkanlah untuk memulai investasi sesuai dengan bujet yang Anda miliki. Alternatif lainnya adalah mencari peluang usaha sampingan dari rumah yang mudah dikelola, seperti laundry kiloan, membuka toko pulsa, sembako, atau merintis bisnis online dengan system dropship. Semoga bermanfaat!

Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 5,00 out of 5)

Loading...

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar