<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Properti | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/topik/properti/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://investasi.online/topik/properti/</link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Sep 2021 16:48:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>7 Tips Memilih Apartemen untuk Investasi di Jakarta</title>
		<link>https://investasi.online/tips-memilih-apartemen-untuk-investasi/</link>
					<comments>https://investasi.online/tips-memilih-apartemen-untuk-investasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2021 16:48:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Properti]]></category>
		<category><![CDATA[apartemen]]></category>
		<category><![CDATA[investasi apartemen]]></category>
		<category><![CDATA[investasi properti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=13762</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kini melakukan investasi tidak hanya dengan deposito, reksadana, atau pun saham. Kamu juga bisa mulai berinvestasi properti contohnya apartemen. Namun, sebagai pemula kamu tetap butuh tips memilih apartemen untuk investasi, <a href="https://investasi.online/tips-memilih-apartemen-untuk-investasi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-memilih-apartemen-untuk-investasi/" data-wpel-link="internal">7 Tips Memilih Apartemen untuk Investasi di Jakarta</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Kini melakukan investasi tidak hanya dengan deposito, reksadana, atau pun saham. Kamu juga bisa mulai </span><a href="https://investasi.online/tips-membeli-tanah-untuk-investasi/" data-wpel-link="internal"><span style="font-weight: 400">berinvestasi properti</span></a><span style="font-weight: 400"> contohnya apartemen. Namun, sebagai pemula kamu tetap butuh tips memilih apartemen untuk investasi, nih, biar untung dan tidak rugi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ada banyak apartemen strategis di Jakarta yang bisa kamu lirik. Apalagi, kini semakin banyak pekerja kantoran di Jakarta yang memilih menyewa apartemen dibandingkan menyewa kos-kosan. Tentu hal ini menjadi peluang yang besar untuk mendulang keuntungan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Selain tempatnya yang nyaman, kamu juga perlu memperhatikan akses lokasi, hingga letaknya yang strategis atau tidak. Jangan sampai kamu terlalu tergesa-gesa membeli apartemen karena tergiur dengan penawaran marketing dan membuat kamu mengabaikan beberapa faktor penting.  </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebelum memilih unit apartemen di Jakarta yang akan kamu jadikan </span><a href="https://investasi.online/investasi-jangka-panjang/" data-wpel-link="internal"><span style="font-weight: 400">investasi jangka panjang</span></a><span style="font-weight: 400">, ada beberapa hal yang wajib kamu pertimbangkan, ya. Berikut ini beberapa tips membeli apartemen untuk pemula yang bisa kamu ikuti. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">1. Lokasi harus strategis</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Tips memilih apartemen untuk investasi yang pertama adalah lokasinya. Apakah lokasi apartemen cukup strategis dan bisa menjangkau beberapa fasilitas yang penting penting, seperti stasiun, halte busway, rumah sakit, hingga supermarket. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tak masalah apabila apartemen yang kamu beli di pinggiran Jakarta, asalkan bisa menjangkau kebutuhan dasar calon penyewanya nanti. Meskipun mewah, namun lokasi jauh dari fasilitas penting tentu tidak akan membuat orang melirik apartemenmu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Pastikan juga lokasi apartemen kamu dekat dengan perkantoran. Hal ini biasanya akan menjadi serbuan para pekerja yang memang ingin menyewa apartemen dibandingkan kos-kosan biasa. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kamu juga harus pintar-pintar membaca peluang, kira-kira lokasi mana yang 5-10 tahun ke depan akan berkembang dengan proyeksi kenaikan harga apartemen tinggi. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">2. Akses transportasi mudah</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Kota Jakarta dikenal sebagai kota yang cukup padat dan juga macet. Oleh sebab itu, pastikan apartemen yang kamu pilih memiliki akses transportasi yang mudah, ya. Misalnya dekat dengan fasilitas transportasi, seperti MRT, stasiun kereta api, atau halte busway.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Biasanya, penyewa yang tidak memiliki kendaraan pribadi akan memilih apartemen yang dekat dengan fasilitas transportasi vital di Jakarta, seperti MRT, LRT, stasiun kereta api, dan juga halte busway. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Meskipun apartemen kamu terletak di pinggiran jalan, karena akses transportasi mudah dan terjangkau akan menambah nilai plus untuk investasi jangka panjangmu.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">3. Periksa fasilitas apartemen</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Beberapa apartemen di Jakarta biasanya sudah dilengkapi dengan fasilitas, seperti untuk olahraga, supermarket, laundry, hingga kolam renang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Pastikan unit apartemen yang kamu beli memiliki fasilitas yang bisa menunjang kebutuhan dasar para penyewanya nanti.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dengan fasilitas yang lengkap, orang juga akan tertarik untuk menyewa apartemen kamu, karena dalam satu tempat mereka sudah bisa berbelanja, olahraga, hingga bersantai.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Jangan lupa juga untuk mengecek tingkat keamanannya. Hal ini penting agar penyewa juga merasa tenang. Pastikan jika apartemen yang kamu beli dijaga oleh </span><i><span style="font-weight: 400">security</span></i><span style="font-weight: 400"> selama 24 jam, penjagaan ketat khususnya untuk tamu yang masuk, dan disertai dengan kamera CCTV.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">4. Pilih pengembang yang terpercaya</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Pastikan kamu juga memilih pengembang yang terpercaya dan sudah cukup terkenal. Kamu bisa mengecek </span><i><span style="font-weight: 400">track record</span></i><span style="font-weight: 400"> pengembang tersebut dengan mencari tahu di sosial media atau berita terkait proyek-proyek yang pernah dikerjakan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Apabila, proyek yang mereka kerjakan selalu berhasil dan tidak ada masalah, kamu bisa mempertimbangkannya. Kamu juga bisa menghubungi marketing apartemen untuk menanyakan lebih lanjut proyeksi dari apartemen yang akan kamu beli. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Memilih pengembang yang kompeten juga menjadi salah satu investasi terbaik karena turut menentukan apakah kamu akan mendapatkan keuntungan atau malah rugi. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">5. Beli apartemen saat harga murah</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Sama seperti </span><a href="https://investasi.online/tips-bisnis-properti/" data-wpel-link="internal"><span style="font-weight: 400">properti</span></a><span style="font-weight: 400"> lainnya, harga apartemen juga terus naik dari hari ke hari. Oleh sebab itu, apabila kamu sudah meninjau lokasi, mengecek pengembang, dan semuanya aman tidak ada masalah, sebaiknya segera membeli apartemen yang kamu inginkan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebab, apabila terus ditunda, bukan tidak mungkin jika harga apartemen yang kamu ingin beli harganya terus naik. Bahkan jika terlambat, apartemen impian kamu bisa terjual duluan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Namun, pastikan kamu sudah memantapkan diri dan sudah mencari informasi detail mengenai apartemen yang akan kamu beli, ya.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">6. Pilih unit dengan pemandangan terbaik</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Beberapa penyewa biasanya lebih suka mencari apartemen di lantai atas dengan pemandangan Jakarta.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Oleh sebab itu, penting sekali memilih unit apartemen yang memiliki pemandangan terbaik, misalnya balkon menghadap timur, sehingga saat pagi hari bisa mendapatkan sinar matahari yang hangat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebaiknya pilih apartemen yang berada di lantai 8 ke atas untuk mendapatkan pemandangan terbaik Kota Jakarta.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Namun, beberapa penyewa mungkin saja lebih menyukai unit apartemen di lantai bawah agar mobilitasnya tidak terlalu lama. Kamu bisa mempertimbangkan hal ini berdasarkan sasaran penyewa yang ingin kamu targetkan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Apabila kamu menargetkan penyewa dengan konsep estetik, kamu bisa membeli unit apartemen di lantai atas dan dekor apartemen se-estetik mungkin agar banyak orang tertarik. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">7. Pikirkan peluang investasi</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Membeli apartemen bukan saja bertujuan sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebelum membeli, pastikan kamu sudah melakukan riset terkait peluang apartemen untuk investasi jangka panjang ke depan. Pastikan kamu sudah mengetahui keunggulan dan kekurangan investasi apartemen untuk menghitung keuntungan yang mungkin didapat nantinya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Apabila nanti ada rencana menjual apartemen, pastikan apartemen yang kamu beli mudah dijual karena lokasinya strategis. Kamu juga bisa menanyakan pada teman yang memiliki pengalaman investasi apartemen agar tidak salah memilih.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Itu dia beberapa tips memilih apartemen untuk investasi di Jakarta yang bisa kamu coba. Jangan terburu-buru dan tetap lakukan riset untuk memperkirakan keuntungan yang bisa didapat nantinya. Selamat berinvestasi!</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-memilih-apartemen-untuk-investasi/" data-wpel-link="internal">7 Tips Memilih Apartemen untuk Investasi di Jakarta</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/tips-memilih-apartemen-untuk-investasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mempersingkat Proses Closing: Tips Bagi Pembeli Rumah</title>
		<link>https://investasi.online/cara-mempersingkat-proses-closing-tips-bagi-pembeli-rumah/</link>
					<comments>https://investasi.online/cara-mempersingkat-proses-closing-tips-bagi-pembeli-rumah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 May 2021 14:01:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Properti]]></category>
		<category><![CDATA[agen property]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis properti]]></category>
		<category><![CDATA[membeli properti]]></category>
		<category><![CDATA[properti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=12065</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam bisnis real-estate, proses closing bisa jadi berlangsung lama. Ketika anda sedang dalam proses menuju closing untuk sebuah rumah dan anda mulai yakin bahwa akan terjadi transaksi, maka komplikasi akan <a href="https://investasi.online/cara-mempersingkat-proses-closing-tips-bagi-pembeli-rumah/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/cara-mempersingkat-proses-closing-tips-bagi-pembeli-rumah/" data-wpel-link="internal">Cara Mempersingkat Proses Closing: Tips Bagi Pembeli Rumah</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam <a href="https://investasi.online/strategi-bisnis-real-estate-sebelum-saat-dan-setelah-sewa-menyewa/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis real-estate</a>, proses closing bisa jadi berlangsung lama. Ketika anda sedang dalam proses menuju closing untuk sebuah rumah dan anda mulai yakin bahwa akan terjadi transaksi, maka komplikasi akan mulai muncul. Kendala yang dihadapi bisa jadi saling memperburuk satu sama lain, sehingga kesepakatan menjadi tertunda.  Berita baiknya, ada beberapa cara mempersingkat proses closing yang bisa anda coba.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Cara Mempersingkat Proses Closing</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Proses closing mungkin tidak terlalu memusingkan jika anda menerapkan beberapa tips dan cara mempersingkat proses closing berikut:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12066" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/05/cara-mempersingkat-proses-closing.jpg" alt="cara mempersingkat proses closing" width="500" height="364" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/05/cara-mempersingkat-proses-closing.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/05/cara-mempersingkat-proses-closing-300x218.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></h5>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Baca Segala Sesuatunya, Lagi dan Lagi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Bacalah segala sesuatunya. Baca lagi, dan lagi. Mintalah pernyataan closing, sehingga anda tahu persis berapa harga yang harus dibayar. Dapatkan semua hal yang diperlukan, seperti asuransi kepemilikan. Jadwalkan kunjungan terakhir beberapa hari sebelum closing, bukan pada hari closing atau sehari sebelumnya. Bawa catatan dan pena untuk memastikan semua <em>item</em> yang telah anda identifikasi di-ceklist.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tinjau Ulang Ketentuan Closing</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan orang membeli rumah tiga hingga lima kali dalam hidupnya. Tantangan No.1 yang mereka hadapi adalah memahami aturan closing. Dokumen kredit adalah item terakhir pada daftar checklist closing. Pembeli bersiap melakukan closing namun menemukan adanya kesalahan atau fee yang tidak benar. Jika sudah sampai di tahap ini, tidak banyak yang bisa dilakukan, selain menelan ludah dan membayarnya. Jadi, pelajarannya adalah: review ketentuan closing terlebih dahulu.</p>
<p style="text-align: justify;"><u>Dapatkan Asuransi Kepemilikan</u></p>
<p style="text-align: justify;">Nama yang jelas bagi calon pemilik rumah, bukan hanya penting, namun sangat penting! Jika <a href="https://investasi.online/cara-bersiap-hadapi-situasi-darurat-keluarga-tanpa-asuransi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">asuransi</a> jenis lain berfungsi melindungi anda dari kejadian yang bisa terjadi di masa mendatang, asuransi kepemilikan <em>(title insurance</em>) melindungi anda dari hal-hal di masa lalu yang bukan berada di bawah kendali anda. Hal ini melindungi anda dari hal-hal buruk, terutama terkait gadai dan hipotek di masa lalu. Jadi, pastikan segalanya jelas sebelum closing.</p>
<p style="text-align: justify;"><u>Siapkan Dokumen Yang Diperlukan</u></p>
<p style="text-align: justify;">Bacalah dokumen-dokumen tersebut. Keterlambatan di saat-saat terakhir menjelang closing kerap disebabkan oleh dokumen yang tidak lengkap. Perusahaan <strong><em>title</em> </strong>dan pihak bank bisa saja tidak berkomunikasi dengan baik, atau mungkin terjadi banyak penyesuaian. Pastikan anda mengetahui dengan jelas terkait pajak dan biaya/kredit asuransi. Jangan menganggap enteng hal ini, karena akibatnya bisa fatal.</p>
<p style="text-align: justify;"><u>Lakukan Kunjungan Sedini Mungkin</u></p>
<p style="text-align: justify;">Cara mempersingkat proses closing berikutnya adalah mengagendakan kunjungan, setidaknya 5 hari sebelum closing. Waktu 5 hari cukup untuk menyelesaikan semua permasalahan, seperti perbaikan, kepada penjual. Demikian juga dengan perusahaan pembiayaan. Pastikan bahwa dokumen dan pendanaan bisa diselesaikan secara on-time. Siapkan semua permintaan dokumen dengan cepat.</p>
<p style="text-align: justify;"><u>Gunakan Akun Terverifikasi</u></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu masalah terbesar yang kerap terjadi di aspek pembiayaan adalah pembeli memindahkan uangnya dari satu rekening ke rekening lain tepat di saat-saat menjelang closing. Atau, ada juga yang datang membawa uang tunai atau mengirimkan rekening yang tidak terverifikasi. Hal ini dapat memperlambat proses closing. Jadi, cara mempercepat proses closing adalah melakukan penyetoran dari rekening yang terverifikasi, masalah prosesnya akan berjalan lancar!</p>
<p style="text-align: justify;"><u>Lakukan Pra-Inspeksi Terhadap Properti</u></p>
<p style="text-align: justify;">Jika rangkaian inspeksi dianggap tidak lengkap, maka lakukan pra-inspeksi terhadap <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-properti-tanpa-modal/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">properti</a> tersebut dengan bantuan seorang inspektur yang anda percayai. Lakukan hal ini sebelum membuat pernyataan inspeksi. Temukan jika anda masalah yang potensial terjadi, dan negosiasikan dengan penjual.</p>
<p style="text-align: justify;"><u>Jaga Komunikasi dengan Penjual</u></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk closing properti komersil, seperti <a href="https://investasi.online/lebih-menguntungkan-mana-investasi-condotel-atau-apartemen/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">apartemen</a>, perlu diingat bahwa setiap properti berbeda. Jadi, tidak segala sesuatunya bisa diantisipasi. Untuk closing yang sesungguhnya, bekerja samalah dengan seorang pengacara khusus bidang real estate komersil.  Di luar proses closing, tetaplah jaga komunikasi dan dialog terbuka dengan penjual, sehingga anda bisa bertanya langsung jika ada masalah yang terjadi setelah proses closing selesai.</p>
<p style="text-align: justify;"><u>Siapkan Rencana Tindak</u></p>
<p style="text-align: justify;">Tetap antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Cara terbaik menyiapkannya adalah mengantisipasi masalah yang mungkin terjadi. Buat rencana tindak untuk setiap skenario negatif. Ketahui di mana masalahnya. Jika anda mengantisipasi hal terburuk, anda tidak akan kebingungan jika masalah-masalah tersebut pada akhirnya terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;"><u>Perhitungkan Rasio Hutang-Dengan-Pendapatan</u></p>
<p style="text-align: justify;">Jangan lakukan apapun yang mungkin mempengaruhi rasio hutang-dengan-pendapatan anda. Misalnya adalah membeli mobil, kredit furniture, menggunakan <a href="https://investasi.online/tips-memilih-kartu-kredit/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kartu kredit</a> dalam nominal besar, dan sebagainya. Contoh lainnya adalah menutup atau meningkatkan limit rekening hutang yang ada saat ini. Semua ini bisa mempengaruhi laporan kredit anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><u>Jaga Komunikasi dengan Pemberi Kredit</u></p>
<p style="text-align: justify;">Cek setiap hari di hari-hari terakhir menjelang closing dan ajukan pertanyaan untuk memastikan bahwa perusahaan pembiayaan bisa mencarikan kredit anda tepat waktu. Pastikan ketentuannya lengkap dan tidak ada syarat yang luar biasa. Tindaklanjuti kondisi yang terjadi setiap hari dan mintalah jawaban yang spesifik dari pemberi pinjaman. Komunikasi intens ini diperlukan setidaknya 3 hari sebelum closing.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya, masih ada beberapa cara untuk mempersingkat proses closing saat anda membeli rumah. Intinya adalah mempersiapkan diri, menyiapkan dokumen, dan menyiapkan pendanaan tepat waktu.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/cara-mempersingkat-proses-closing-tips-bagi-pembeli-rumah/" data-wpel-link="internal">Cara Mempersingkat Proses Closing: Tips Bagi Pembeli Rumah</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/cara-mempersingkat-proses-closing-tips-bagi-pembeli-rumah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mau Beli Rumah? Simak Dulu 11 Tips Membeli Properti Ini</title>
		<link>https://investasi.online/tips-membeli-properti/</link>
					<comments>https://investasi.online/tips-membeli-properti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2021 04:52:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Properti]]></category>
		<category><![CDATA[membeli properti]]></category>
		<category><![CDATA[properti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10698</guid>

					<description><![CDATA[<p>Memiliki properti sendiri, baik rumah atau apartemen, menjadi impian banyak orang. Namun membeli properti memang bukan perkara mudah. Perlu banyak pertimbangan dan persiapan yang matang untuk sampai ke tahap yakin <a href="https://investasi.online/tips-membeli-properti/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-membeli-properti/" data-wpel-link="internal">Mau Beli Rumah? Simak Dulu 11 Tips Membeli Properti Ini</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Memiliki properti sendiri, baik rumah atau apartemen, menjadi impian banyak orang. Namun membeli properti memang bukan perkara mudah. Perlu banyak pertimbangan dan persiapan yang matang untuk sampai ke tahap yakin untuk membeli properti. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Pertimbangan membeli properti akan semakin pelik kalau kita masi bingung menentukan prioritas, apakah harus menabung uang muka dulu, cari rumahnya, atau lebih baik memperbaiki kondisi keuangan? </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Nah, problema yang dihadapi setiap orang dalam mempersiapkan pembelian properti memang berbeda-beda. Bagi yang pemasukan perbulannya cukup besar barangkali membeli properti tidaklah semenantang kelompok yang <a href="https://investasi.online/tips-mengatur-keuangan-dengan-gaji-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">gaji bulanannya pas-pasan</a>. Perlu perhitungan yang matang bagi kaum bergaji pas-pasan untuk memutuskan membeli properti. Tapi bukan berarti tidak mungkin lho ya! </span></p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10699" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-membeli-properti.jpg" alt="tips membeli properti" width="740" height="463" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-membeli-properti.jpg 740w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-membeli-properti-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></p>
<p><span style="font-weight: 400">Lantas apa saja tips yang bisa kamu ikuti sebelum membeli properti?</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">1. Pastikan Ada Dana</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Sama halnya dengan perencanaan transaksi lainnya, membeli properti tentu butuh dana. Bedanya, persiapan dana untuk membeli properti lebih kompleks dari sekadar membeli kendaraan atau <a href="https://investasi.online/investasi-emas-pegadaian/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi emas</a> misalnya. Dalam transaksi properti, ada biaya ekstra yang perlu dibayarkan bahkan angkanya bisa melambung tinggi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kamu perlu tahu bahwa ada beberapa komponen biaya yang perlu disiapkan calon pembeli. Misalnya, uang tanda jadi yang biasanya ditentukan oleh pengembang perumahan. Atau bila transaksi dilakukan tanpa melalui pengembang, maka uang tanda jadi ini ditentukan oleh si penjual properti. Sederhananya, uang tanda jadi adalah bukti kepastian kamu untuk membeli sebuah properti, atau semacam tarif booking / pemesanan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Selain uang tanda jadi, ada pula uang muka alias DP. Komponen biaya ini perlu dibayarkan bila penjual dan pembeli sudah sepakat ada transaksi. Pembeli lantas harus melunasi uang muka kepada pengembang. Jika tanpa melalui pengembang, maka biasanya uang muka berkisar antara 20-50 persen dari harga pokok rumah. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Komponen biaya selanjutnya adalah angsuran alias cicilan. Perhitungan cicilan ini sangat penting karena akan berpengaruh pada cashflow bulanan kamu. Idealnya, besaran cicilan tidak lebih dari 30 persen gaji bulanan. Tujuannya, agar keuangan kamu tidak oleng hanya gara-gara perlu bayar cicilan. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">2. Tentukan Lokasi yang Pas</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Bila dirasa sudah memiliki kemampuan keuangan yang cukup, maka tidak ada salahnya kamu mulai melirik kanan-kiri untuk menentukan lokasi properti. Lokasi menjadi ketentuan nomor wahid bagi kami yang akan membeli properti atau rumah. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Penentuan lokasi sangat bergantung pada perencanaan jangka panjang yang kamu miliki atau bersama pasangan. Karena bagaimanapun, properti yang akan kamu beli akan menjadi kediaman hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. Ya kecuali pembelian properti tidak diniatkan untuk ditinggali, itu lain cerita. Tapi prinsipnya, mau ditinggali atau tidak, pembelian properti wajib mengusung prinsip penentuan lokasi yang tepat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Penentuan lokasi ini juga akan berpengaruh pada harga jual rumah di masa yang akan datang. Pas tidaknya lokasi ini akan ditentukan dengan seberapa strategis wilayah perumahan, kemudahan akses transportasi, adanya pusat perekonomian di dekatnya, fasilitas pendidikan dan kesehatan, dan faktor lainnya. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">3. Pilih Pengembang yang Terpercaya</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Sebagai pembeli yang cermat, maka kamu harus memastikan pengembang properti yang kamu pilih kredibel dan bonafit. Jadi jangan langsung percaya, mentang-mentang si pengembang sudah punya nama besar di pasaran. Kamu tetap harus menyelidiki dengan memeriksa rekam jejak si pengembang. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Beberapa poin yang perlu diperhatikan antara lain, tepat waktu saat serah terima, kualitas perumahan di tempat lain oleh si pengembang yang sama, kulik informasi di situsnya, dan bertanya kepada penghuni properti yang sudah memanfaatkan jasa pengembang yang sama sebelumnya. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">4. Cek Harga Pasar</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Agar tidak mudah ditipu, maka kamu perlu sedikit banyak memahami harga pasar dari properti yang diinginkan. Sebenarnya prinsip ini berlaku untuk semua jenis transaksi bukan? Kita perlu memahami produk yang kita beli agar tidak mudah ditipu oleh penjual nakal. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sama halnya dengan properti. Kamu bisa kok mencari informasi harga pasar properti di wilayah yang kamu incar melalui informasi di internet, atau membandingkan dengan pengembang lain di wilayah yang sama. Atau, bisa juga survei pasar melalui kerabat yang lebih dulu membeli properti. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">5. Pilih yang Fasilitasnya Lengkap</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Selain urusan lokasi, ketersediaan fasilitas juga menjadi pertimbangan utama dalam memilih properti. Kamu perlu menanyakan kepada pengembang fasilitas apa saja yang akan didapat nanti. Misalnya, ketersediaan tempat ibadah, fasilitas olahraga, tempat bermain anak, taman, atau fasilitas lainnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Selain fasilitas internal di lingkungan perumahan, kamu juga bisa mempertimbangkan fasilitas eksternal di luar perumahan. Misalnya, akses transportasi yang memadai, ada tidaknya sekolah terdekat, hingga seberapa jauh properti yang akan dibeli dengan rumah sakit. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">6. Persetujuan KPR</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400"><a href="https://investasi.online/lebih-menguntungkan-mana-beli-properti-rumah-apartemen-secara-kpr-atau-cash/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Persetujuan KPR oleh perbankan</a> ini bisa digunakan sebagai alat pemulus dalam membeli properti. Dengan adanya persetujuan KPR, maka agen real estate akan melihat keseriusan si calon pembeli. Dengan begitu, maka negosiasi transaksi akan berjalan lebih mudah. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">7. Pilih Tenor yang Sesuai</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Pemilihan tenor disesuaikan dengan kemampuan keuangan kamu. Bank sendiri akan menawarkan pelunasan cicilan dengan tenor yang beragam, bisa 5 atau 10 tahun. Prinsipnya, pilihlah tenor sesuai dengan kemampuan keuangan kamu. Ingat, selain cicilan properti, kamu masih harus mencukupi kebutuhan lain untuk keluarga.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">8. Pastikan Dokumen Properti Lengkap</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Saat melakukan transaksi, pastikan sertifikat tanah pengembang lengkap. Konsultasikan hal ini dengan notaris yang mengurus akta tanah untuk menghindari adanya penipuan di kemudian hari. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">9. Siapkan Dana Tambahan</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Selain biaya pokok properti, pembeli juga perlu menyiapkan sejumlah dana tambahan. Besarannya memang bervariasi, namun sediakan sejumlah kecil biaya di luar harga properti. Beberapa biaya tambahan antara lain, biaya persetujuan KPR dari bank. Biaya ini diperlukan untuk keperluat survei aset properti alias appraisal sebelum membeli rumah/properti. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kisaran dana yang perlu kamu siapkan untuk tahap ini sekitar Rp 300 ribu sampai Rp 750 ribu. Ada juga provisi bank sekitar 0,5 persen sampai 1 persen dari total pinjaman. Biaya administrasi bank juga perlu disiapkan, kisarannya Rp 250 ribu sampai Rp 500 ribu. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Biaya tambahan lain yang perlu disiapkan adalah asuransi, antara lain asuransi jiwa sekitar 1-2 persen dari total pinjaman dan asuransi kebakaran sekitar 1 persen dari total pinjaman. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kemudian ada biaya untuk membayar jasa notaris. Notaris inilah yang membantu kamu mengurus beragam dokumen, akta, serta sertifikat jual beli properti. Keberadaan notaris juga menghindarkan kita dari praktik jahat oleh penjual properti. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">10. Siapkan Dana Darurat</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Di luar semua persiapan di atas, sebenarnya ada satu poin yang tidak kalah penting, yakni kepemilikan dana darurat. Dana darurat adalah pos simpanan yang tidak akan diganggung gugat kecuali ada hal yang super-mendesak. Idealnya, besaran dana darurat adalah 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan kamu. Tujuannya sederhana, kalau tiba-tiba kendala keuangan yang terjadi, misalnya kamu terkena PHK, kamu masih bisa bertahan setidaknya untuk beberapa bulan. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">11. Tidak Menunda Membeli Properti Jika Memang Sudah Siap</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Jangan terlalu lama menunda membeli properti, apalagi jika aspek keuangan sudah siap. Alasannya, kenaikan properti sulit dikejar kenaikan gaji. Kenaikan harga properti bisa cukup tinggi setiap tahunnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Itu tadi beberapa tips untuk membeli properti. Prinsipnya, matangkan niat, siapkan dana, dan ikuti seluruh tahapannya bila memang ingin membeli properti. Pemilihan jenis properti, apakah rumah tapak, apartemen, atau bentuk properti lain bisa menyesuaikan kebutuhan kamu.</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-membeli-properti/" data-wpel-link="internal">Mau Beli Rumah? Simak Dulu 11 Tips Membeli Properti Ini</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/tips-membeli-properti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Kredit Rumah: Syarat dan Hal yang Harus Diperhatikan</title>
		<link>https://investasi.online/tips-kredit-rumah/</link>
					<comments>https://investasi.online/tips-kredit-rumah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2021 05:38:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Properti]]></category>
		<category><![CDATA[kpr]]></category>
		<category><![CDATA[kredit rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10704</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasti banyak di antara kita yang bercita-cita memiliki hunian sendiri. Atau jangan-jangan kamu yang sedang membaca artikel ini juga berniat membeli rumah? Yuk, simak dulu tips kredit rumah ini. Punya <a href="https://investasi.online/tips-kredit-rumah/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-kredit-rumah/" data-wpel-link="internal">Tips Kredit Rumah: Syarat dan Hal yang Harus Diperhatikan</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Pasti banyak di antara kita yang bercita-cita memiliki hunian sendiri. Atau jangan-jangan kamu yang sedang membaca artikel ini juga berniat membeli rumah? Yuk, simak dulu tips kredit rumah ini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Punya rumah sendiri memang memberikan banyak keuntungan. Selain menjadi aset sendiri yang digunakan bersama keluarga, <a href="https://investasi.online/tips-cerdas-investasi-properti-bagi-pemula/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">rumah juga bisa menjadi instrumen investasi di masa depan</a>. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sayangnya, generasi milenial dan anak muda &#8216;zaman now&#8217; mulai menghadapi tantangan dalam memiliki huniannya sendiri. Harga tanah dan rumah semakin melambung bahkan bisa menyentuh 100 kali atau 1.000 kali dari gaji bulanan seorang pekerja. Tentu, harganya semakin mahal jika lokasinya di tengah kota atau titik-titik strategis. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Mari coba ambil kasus di DKI Jakarta. Sangat sulit bagi kaum pekerja untuk bisa membeli rumah petak di tengah-tengah ibu kota. Kecuali memang punya kemampuan finansial yang mumpuni untuk rumah seharga miliaran rupiah ya. Opsi lokasi paling jamak yang ditawarkan developer saat ini adalah daerah di pinggiran ibu kota atau wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, Bogor, atau Tangerang. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Namun di tengah semakin melambungnya harga properti, para pekerja dengan gaji pas-pasan masih punya peluang kok untuk memiliki rumah sendiri. Caranya, dengan mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR). Sesuai namanya, pembayaran rumah dilakukan dengan cara dicicil. Skema cicilan ini yang perlu diperhatikan dengan cermat, sesuai dengan penawaran developer. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">Apa Itu KPR?</span></h2>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10705" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-kredit-rumah.jpg" alt="tips kredit rumah" width="740" height="463" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-kredit-rumah.jpg 740w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-kredit-rumah-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebelum membahas KPR lebih panjang, lebih asyik kalau kita memahami terlebih dulu pengertian dari KPR. KPR adalah fasilitas pinjaman untuk membeli rumah, apartemen, atau jenis properti lain, serta menjadikan properti tersebut sebagai jaminan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Saat mengambil KPR, maka kamu perlu membayar uang muka alias DP, sehingga pembiayaan dari bank tidak sepenuhnya 100 persen dari harga pembelian. DP minimum yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) sendiri paling kecil 10 persen dari harga beli properti. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Nah, kamu sebagai pihak yang mengajukan KPR harus mencicil pinjaman dengan angsuran setiap bulan selama tenor masa utang yang telah disepakati. Suku bunga ditetapkan dengan skema khusus, bisa tetap atau floating (mengambang ikut suku bunga yang ditetapkan BI). </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Lantas apa saja tips yang perlu kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli rumah dengan KPR? </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">Tips Kredit Rumah Sebelum Memutuskan Ambil KPR</span></h2>
<h3><span style="font-weight: 400">1. Coba Renungkan, Sudah Pantas Belum Sih Nyicil Rumah?</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Sama dengan bentuk transaksi yang lainnya, kita perlu merenungkan apakah diri kita sudah cocok membeli satu barang tertentu. Tujuannya sederhana, agar keuangan kita tidak carut-marut ke depan karena beban belanja akan semakin bertambah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Nah, karena kali ini kita sedang membahas mengenai rumah, maka tentu yang direnungkan adalah &#8216;Sudah pantas belum sih kita nyicil rumah?&#8217;</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kalau bertanya kepada bank yang akan memberikan akses KPR, biasanya mereka akan memberi kita skor yang bagus-bagus agar kita jadi bertransaksi. Tapi coba kita menilai diri sendiri. Bisa jadi, skornya akan berbeda. Lantas apa parameter penilaian pantas-tidaknya kita mulai mencicil rumah?</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Caranya dengan menghitung rasio atau perbandingan antara nilai utang dengan nilai aset yang kita miliki saat ini. Skor yang dihasilkan akan memberi gambaran seberapa besar aset miliki kita yang dibiayai utang. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Nilai idealnya dari rasio utang dengan aset ini adalah di bawah 50 persen. Jika nilainya di bawah 50 persen, maka aset kita masih lebih banyak ketimbang utang. Sebaliknya, jika skornya di atas 50 persen maka utang kita terlampau besar ketimbang aset. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dengan kondisi utang yang membengkak, tentu tidak bijak kita kita untuk menambah pos belanja melalui pengajuan KPR. Jika kamu masuk dalam kelompok rasio utang/aset di atas 50 persen, maka lebih baik memperbaiki kinerja keuangan terlebih dulu sebelum mengajukan KPR. </span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">2. Amankan Dulu Dana Darurat sebelum Mengajukan KPR</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam berbagai tulisan mengenai pengaturan keuangan, banyak sekali disinggung mengenai <a href="https://investasi.online/strategi-simpan-dana-darurat-pada-deposito-bank-terbaik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pentingnya dana darurat</a>. Pos dana darurat berfungsi untuk mendanai berbagai macam biaya tak terduga yang tidak bisa dicover dengan uang tabungan reguler. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kaitannya dengan pembelian rumah, sebisa mungkin amankan terlebih dulu dana darurat kamu sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR. Jangan sampai, cicilan rumah diambil dari uang tabungan dan kamu lupa menyisihkan dana darurat.</span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">3. Mulai Sisihkan Dana untuk DP Rumah</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Jika sudah melalui tahap &#8216;merenungkan pantas-tidaknya&#8217; membeli rumah dengan KPR serta sudah membuat perencanaan cicilan, maka kamu perlu mulai menyisihkan dana untuk uang muka (DP) rumah. Menyisihkan di sini, bisa dalam bentuk tabungan atau investasi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Investasi menjadi opsi yang lebih baik karena memberikan return yang lebih baik ketimbang tabungan reguler. Namun yang perlu dipahami, investasi tentu memiliki risiko mulai dari yang ringan sampai yang berat. Semakin tinggi risiko, return yang didapat memang semakin tinggi, namun juga sebaliknya. Pada prinsipnya sesuaikan jenis investasi kamu dengan profil risiko yang kamu miliki. Jenis investasi mungkin bisa disesuaikan dengan target waktu pengajuan KPR. </span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">4. Hitung Porsi Cicilan dari Penghasilan</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Kamu perlu tahu bahwa bank bisa saja menyetujui pengajuan KPR dengan besaran cicilan mencapai 50 persen dari <a href="https://investasi.online/cara-efektif-mengatur-keuangan-rumah-tangga-untuk-yang-bergaji-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pendapatan bulanan</a>. Namun sebebenarnya porsi cicilan yang ideal tidak melebihi 35 persen dari penghasilan bulanan. Misalnya, gaji Iwan setiap bulan adalah Rp 7 juta. Maka angka ideal cicilan rumahnya tidak boleh lebih dari 35 persen gaji alias Rp 2,45 juta setiap bulannya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kenapa sih muncul angka 35 persen? Sebenarnya perhitungan ini dibuat agar kamu masih punya ruang untuk rencana keuangan lainnya seperti asuransi atau investasi. Jadi anggaplah 50 persen gaji habis untuk kebutuhan pokok. Maka masih ada 35 persen untuk cicilan rumah, serta 15 persen untuk biaya perencanaan keuangan lainnya.</span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">5. Pahami Syarat Pengajuan KPR</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Ada banyak dokumen yang perlu disiapkan saat mengajukan KPR. Dan hal ini tak bisa dihindari. Mau tak mau kamu harus menyiapkan semua dokumen ini agar KPR kamu disetujui oleh bank.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Apa saja syaratnya? Berikut syarat mengajukan KPR:</span></p>
<ul>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">WNI</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Berpenghasilan tetap dengan masa kerja minimal 2 tahun</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Usia minimal 21 tahun dan pada usia 55 tahun kredit harus lunas</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Maksimal pembiayaan adalah 80 persen sampai dengan 90 persen dari nilai objek yang akan dibiayai</span></li>
</ul>
<p><span style="font-weight: 400">Dokumen:</span></p>
<ul>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Fotokopi KTP (suami istri)</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Fotokopi KK</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Fotokopi Surat Nikah</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Asli ssurat keterangan kerja dan slip gaji</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Asli SK pengangkatan pegawai terakhir atau asli kartu taspen, atau</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Asli Ijazah terakhir</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Fotokopi rekening koran selama 3 bulan</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Fotokopi NPWP pribadi atau SPT PPH 21</span></li>
</ul>
<h3><span style="font-weight: 400">6. Harus Lolos BI Checking</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Tips yang satu ini harus dipenuhi agar lolos pengajuan KPR. Bank yang kamu ajukan KPR akan mengecek profil di BI checking. Tujuannya, memastikan kamu memiliki catatan kredit yang baik dan tanpa masalah. BI Checking sendiri merupakan rekap data yang mencatat semua jenis pinjaman yang pernah kamu ambil di perbankan dan lembaga keuangan. Di dalamnya  ada catatan penting soal ketaaatan kamu dalam membayar cicilan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Itu tadi beberapa tips kredit rumah bagi kamu yang akan mengajukan KPR. Perlu dipahami bahwa memiliki rumah memang penting bagi sebagian orang. Namun jangan tergesa-gesa dalam memutuskan pengajuan KPR.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kamu perlu memahami plus-minusnya termasuk memenuhi seluruh persyaratannya. Untuk memberi pemahaman yang lebih baik, kamu juga bisa berdiskusi dengan rekan yang pernah mengajukan KPR.</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-kredit-rumah/" data-wpel-link="internal">Tips Kredit Rumah: Syarat dan Hal yang Harus Diperhatikan</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/tips-kredit-rumah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Cuan di 2021? Simak Tips Bisnis Properti Ini</title>
		<link>https://investasi.online/tips-bisnis-properti/</link>
					<comments>https://investasi.online/tips-bisnis-properti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 10:36:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Properti]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis properti]]></category>
		<category><![CDATA[properti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10576</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berbisnis layaknya berinvestasi. High risk, high return. Kalau kita mau bertaruh dengan risiko yang tinggi, maka untungnya pun besar. Dari banyak bentuk bisnis, ada satu jenis yang cukup menjanjikan keuntungan <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-properti/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-properti/" data-wpel-link="internal">Ingin Cuan di 2021? Simak Tips Bisnis Properti Ini</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Berbisnis layaknya <a href="https://investasi.online/investasi-jangka-panjang/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">berinvestasi</a>. High risk, high return. Kalau kita mau bertaruh dengan risiko yang tinggi, maka untungnya pun besar. Dari banyak bentuk bisnis, ada satu jenis yang cukup menjanjikan keuntungan skala raksasa. Apalagi kalau bukan bisnis properti. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Aset berupa properti seperti rumah atau bangunan lain semakin diincar generasi milenial sebagai aset investasi. Fenomena ini terjadi bukan tanpa alasan. Harga properti seperti rumah tapak misalnya, bisa meroket hingga 20 persen setiap tahunnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tingginya minat atau demand terhadap properti membuat bisnis yang bergerak di lingkup usaha ini juga semakin menjanjikan. Karenanya, tak sedikit pula pengusaha yang mulai merambah lini bisnisnya ke sektor properti. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Eits, tapi nggak cuma pengusaha bermodal besar saja lho yang bisa memulai bisnis properti. Kita yang punya aset pas-pasan pun bisa menajajal peruntunungan di bisnis properti. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tapi ingat, seperti yang disebutkan di atas bahwa risiko bisnis properti tidak sedikit. Salah langkah atau strategi sedikit saja, bisa berujung merugi. Apalagi kalau modal yang dimiliki terbatas.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10577" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-bisnis-properti.jpg" alt="tips bisnis properti" width="740" height="463" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-bisnis-properti.jpg 740w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-bisnis-properti-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></p>
<p><span style="font-weight: 400">Lantas bagaimana tips bisnis properti? Yuk simak!</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">1. Mulai dengan Properti Milik Sendiri</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Namanya bisnis yang baru dimulai, tentu tidak bisa instan langsung berskala besar. Apalagi sektor properti yang modalnya tentu tak sekadar jutaan atau puluhan juta rupiah. Dalam membangun satu proyek perumahan saja, modalnya bisa puluhan milar rupiah. Nggak sedikit, sist! </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Karenanya tak perlu muluk-muluk untuk memulai. Bagi pemula, bisnis properti bisa dimulai dari aset milik sendiri. Misalnya nih, kamu punya rumah sendiri yang sebagian kamarnya bisa disewakan sebagai kost. Atau jika ada modal lebih, kamu bisa rencanakan membangun beberapa petak kamar di halaman belakang rumah yang masih kosong. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Atau malah kamu punya <a href="https://investasi.online/tips-membeli-tanah-untuk-investasi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">aset berupa tanah di pinggir kota</a>? Opsi untuk membangun rumah lantas disewakan bisa kamu pilih. Selain kost atau rumah kontrakan, apartemen juga bisa loh kamu sewakan. Sekarang semakin banyak masyarakat yang lebih memilih menyewa apartemen ketimbang menginap di hotel yang tentu harganya lebih mahal. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Prinsipnya, memulai dengan aset milik sendiri tidak membutuhkan modal yang berlebih. Untung yang didapat dari usaha awal ini bisa dikumpulkan untuk mengembangkan bisnis propertimu. Misalnya, uang sewa kost yang dikumpulkan bisa digunakan untuk membangun unit kost di tempat lain. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dengan begitu, perlahan bisnis propertimu akan semakin berkembang!</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">2. Jadi Makelar, Bantu Jual atau Sewakan Properti Pihak Lain</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Jika modalmu tak seberapa besar, ditambah kamu tidak punya aset yang bisa dijadikan objek bisnis, maka &#8216;jalan ninja&#8217; yang tersedia buatmu adalah menjadi makelar. Makelar properti di sini bertugas membantu pihak lain untuk menjual atau menyawakan properti mereka. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Jangan anggap remeh profesi ini karena untungnya besar loh. Margin bisa ditetapkan bersama dengan pemilik properti. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kunci agar kamu bisa menjadi makelar sukses adalah perbanyak jaringan, kenalan, dan kolega. Kamu juga perlu meningkatkan kemampuan komunikasi agar bisa menggaet lebih banyak pembeli.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">3. Buat Situs Makelar Properti dan Jasa Indekos</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Tips ketiga ini tidak membutuhkan banyak modal, tapi butuh kemampuan teknologi informasi yang mumpuni khususnya programming. Kemajuan teknologi saat ini semakin memudahkan calon pembeli properti untuk menemukan properti impian, tanpa perlu repot-repot datang ke lokasi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kalau kamu punya kemampuan dalam membangun start-up, buatlah situs makelar properti yang memudahkan calon konsumen menemukan properti idamannya. Prinsipnya, situs ini akan mempertemukan pembeli dan penjual properti tanpa harus tatap muka secara langsung. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tak hanya jual-beli properti, lengkapi juga layanan situs untuk membantu masyarakat yang mencari indekos. Situs seperti ini akan sangat membantu pebisnis properti lain dalam menemukan pembeli, sekaligus membantu calon pembeli dalam menemukan properti impian. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">4. Jangan Lupa Riset</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Riset sebelum melakukan usaha sebenarnya tidak hanya berlaku untuk bisnis properti. Namun tips ini tetap perlu dimasukkan agar kamu tidak lupa melakukan riset.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Riset menjadi modal utama, selain modal materi, bagi pebisnis properti. Apa saja yang perlu diriset? Tren jenis properti, perkembangan harga, lokasi properti, dan pemahaman mengenai hukum. Beberapa hal tersebut perlu dipahami secara mendalam sebelum kamu benar-benar memulai bisnis properti.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Pebisnis properti perlu paham <a href="https://investasi.online/bullish-euro-adalah-cikal-bakal-perubahan-trend-besar-di-pasar/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tren pasar</a>. Misalnya, tipe tempat tinggal seperti apa yang sedang banyak diminati? Apakah apartemen dengan desain minimalis atau rumah tapak model industrialis? Tren seperti ini bisa berubah setiap tahun dan kamu perlu tahu tren apa yang sedang berkembang. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kamu juga perlu update mengenai harga properti. Bandingkan properti yang kamu bisniskan dengan properti di tempat lain. Pahami nilai dari lokasi dan akses yang tersedia di propertimu. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Riset lain yang perlu dilakukan adalah hukum dan perundang-undangan mengenai perumahan. Sebagai pebisnis, kamu perlu tahu seluk-beluk hukum properti. Tidak hanya untuk melindungimu dari kecurangan dalam transaksi, namun juga melindungi konsumen yang kamu handle dari bentuk penipuan pihak lain.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">5. Jajal Peluang Properti Syariah</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Bisnis syariah sedang naik daun. Layaknya sebuah brand, adanya frasa &#8216;syariah&#8217; bisa menarik pangsa pasar lebih banyak, khususnya masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim. Melihat potensi yang ada, tidak ada salahnya jika kamu melirik model bisnis properti syariah. Inti dari bisnis syariah ini, menjalankan transaksi sesuai ajaran agama Islam dan terhindar dari riba.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Poin-poin penting dalam berbisnis properti syariah antara lain:</span></p>
<ul>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Harus terhindari dari hal-hal yang dilarang agama, seperti pinjaman berbunga atau transaksi dengan riba. KPR pun harus bermitra dengan bank syariah. </span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Tidak ada unsur monopoli dan harus terhindari dari ketidakpastian dalam objek jual-beli.</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Transaksi dilakukan dengan akad syariah.</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Tidak ada praktik suap.</span></li>
</ul>
<p><span style="font-weight: 400">Itu tadi lima tips bagi kamu yang ingin memulai bisnis properti. Seperti model bisnis lain, berbisnis properti butuh kesabaran, ketekunan, dan ketelitian. Apalagi objek transaksinya bernilai tinggi seperti rumah, apartemen, atau indekos.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Selain tips di atas, kamu juga perlu berdiskusi dengan pebisnis properti yang sudah terjun ke lapangan lebih dulu. Gali pengalamannya dalam menjalankan bisnis properti. Syukur-syukur bisa kamu jadikan mitra bisnis kan?</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-properti/" data-wpel-link="internal">Ingin Cuan di 2021? Simak Tips Bisnis Properti Ini</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/tips-bisnis-properti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Membeli Tanah untuk Investasi Dan Risikonya</title>
		<link>https://investasi.online/tips-membeli-tanah-untuk-investasi/</link>
					<comments>https://investasi.online/tips-membeli-tanah-untuk-investasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2021 08:22:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Properti]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis properti]]></category>
		<category><![CDATA[investasi properti]]></category>
		<category><![CDATA[properti]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10344</guid>

					<description><![CDATA[<p>Investasi kini semakin digemari. Tujuannya tentu untuk mencari cuan, agar harta yang dimiliki tak sekadar mengendap tanpa berkembang. Namun, tentu apabila kita tahu tips membeli tanah untuk investasi. Dari sekian <a href="https://investasi.online/tips-membeli-tanah-untuk-investasi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-membeli-tanah-untuk-investasi/" data-wpel-link="internal">Tips Membeli Tanah untuk Investasi Dan Risikonya</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Investasi kini semakin digemari. Tujuannya tentu untuk mencari cuan, agar harta yang dimiliki tak sekadar mengendap tanpa berkembang. Namun, tentu apabila kita tahu tips membeli tanah untuk investasi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dari sekian instrumen yang tersedia, <a href="https://investasi.online/tips-cerdas-investasi-properti-bagi-pemula/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi properti dan tanah</a> menjadi salah satu yang diidolakan masyarakat. Betapa tidak, keuntungan yang didapat terbilang paling tinggi dibanding jenis investasi lain, bahkan saham sekalipun. Bahkan riset oleh perbankan menyebutkan bahwa rata-rata kenaikan harga properti dan tanah bisa mencapai 20 persen setiap tahunnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Membeli tanah untuk investasi juga dianggap lebih fleksibel dibanding investasi dalam bentuk bangunan atau properti yang sudah jadi. Dengan tanah, maka kita bisa bebas menentukan peruntukannya di masa depan. Toh nilainya juga sama-sama menanjak. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Mengapa harga tanah terus menanjak? Sederhananya, tanah adalah kebutuhan banyak orang yang akan selalu dikejar. Sementara persediaannya semakin terbatas terutama di kota-kota besar. Itulah yang membuat harga tanah atau properti di daerah padat penduduk selalu naik setiap tahunnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Namun calon investor tidak boleh gegabah saat berniat berinvestasi melalui tanah. Perlu ada perhitungan yang cermat agar investasi yang dilakukan bisa optimal tanpa merugikan. Apa saja poin-poin yang perlu diperhatikan sebagai tips membeli tanah untuk investasi? Simak tips membeli tanah untuk investasi berikut ini:</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10345" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-membeli-tanah-untuk-investasi.jpg" alt="tips membeli tanah untuk investasi" width="740" height="463" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-membeli-tanah-untuk-investasi.jpg 740w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-membeli-tanah-untuk-investasi-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></p>
<h2><span style="font-weight: 400">1. Perhatian Lokasi Tanah atau Lahan yang akan Dibeli</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Lokasi menjadi hal paling menentukan prospek investasi tanah ke depan. Pada prinsipnya, calon investor harus mampi membaca proyeksi lokasi-lokasi mana saja yang berpotensi mengalami kenaikan harga yang tinggi. Biasanya, prospek kenaikan harga tanah bisa ditemukan di daerah pusat bisnis dan industri atau daerah yang mulai terisi pemukiman padat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Lokasi lain yang punya prospek bagus adalah daerah yang sedang dikembangkan oleh pemerintah untuk pusat pendidikan, industri, atau pemerintahan. Pembangunan semacam itu biasanya akan diikuti dengan kenaikan harga sejalan dengan rampungnya proyek tersebut dan datangnya pendatang. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dalam menentukan lokasi, calon investor juga perlu mempertimbangkan aspek lain terutama potensi bencananya. Apakah di lokasi tersebut sering banjir, berpotensi longsor, atau bencana alam lain? Untuk memastikan ini, ada baiknya calon investor berkonsultasi dengan warga yang sudah lebih dulu mendiami lokasi tersebut atau notaris yang memahami aspek hukum wilayah yang sedang diteliti.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">2. Perhatikan Kondisi Tanah</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Selain lokasi, kondisi dari tanah atau lahan yang akan dibeli ternyata juga berpengaruh terhadap prospek kenaikan harga. Kondisi tanah ini meliputi bentuk tanah, keratannya, ukuran, kepadatan, dan kontur tanah. Secara umum, kondisi tanah akan menentukan tingkat kesulitan dalam membangun bangunan di atasnya serta kualitas bangunan nantinya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kondisi tanah dengan yang kurang padat misalnya, akan membuat pemilik harus menambah ongkos pembangunan. Bentuk dan ukuran juga menjadi pertimbangan. Untuk kawasan elit, biasanya muka tanah yang lebar lebih diminati karena kecenderungan untuk membangun rumah yang lebar di muka.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">3. Cari Harga yang Cocok</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Poin ini sangat berhubungan dengan kemampuan keuangan calon investor. Pembahasan ini kita gunakan sudut pandang sebagai investor yang memiliki lahan dan berniat menjual ke orang lain. Sebagai pemilik lahan yang mencari untung, tentu saja kita harus menjual tanah dengan harga yang lebih tinggi ketimbang harga beli dulu. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Lantas faktor apa saja yang bisa membuat harga lahan yang kita jual lebih tinggi? Tentu dengan menekankan berbagai keunggulan dari tanah yang kita jual. Dari sisi lokasi, aspek kebencanaan yang minim, dan proyeksi kenaikan harga ke depan. Hal-hal positif ini perlu kita sampaikan kepada calon pembeli. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Lantas bagaimana kalau kita berada di posisi calon pembeli? Tips membeli tanah untuk investasi berikutnya adalah carilah harga yang lebih miring dan terjangkau kemampuan finansial kita. Jurus yang biasanya dipakai dalam negosiasi dengan pemilik, carilah alasan yang bisa &#8216;menjatuhkan&#8217; harga tanah, misalnya sulitnya akses transportasi umum. Tapi ingat ya, jangan menipu atau mengungkap kabar bohon yang tak berdasar.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">4. Pastikan Seluruh Dokumen Lengkap</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Poin ini penting karena menyangkut nasib legalitas tanah yang dibeli. Dalam membeli tanah, maka calon investor akan berhubungan dengan aspek hukum. Kalau bisa gandenglah notaris atau orang yang paham hukum untuk memastikan seluruh surat dan dokumen kepemilikan tanah lengkap. Dengan demikian, apabila di masa depan kita menjual kembali tanah tersebut, maka aspek legalnya bisa dipertanggungjawabkan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Empat poin tips membeli tanah untuk investasi di atas adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi tanah. Namun di luar itu, calon investor juga perlu memahami sejumlah risiko yang membayangi saat berinvestasi tanah apa saja?</span><b></b></p>
<ul>
<li><b>Risiko penyerobotan lahan </b></li>
</ul>
<p><span style="font-weight: 400">Hal ini bisa terjadi apabila aspek legal tanah kita masih abu-abu saat transaksi awal. Itulah pentingnya menggandeng pakar hukum seperti notaris untuk memastikan kelengkapan dokumen tanah. Penyerobotan lahan juga rawan terjadi apabila tanah dan lahan yang dimiliki tidak diawasi dengan kontinu. Misalnya, tanah kita dijadikan lahan parkir oleh oknum atau dimanfaatkan untuk peruntukan lain. </span><b></b></p>
<ul>
<li><b>Investasi tanah tidak luquid, tidak cocok untuk dana darurat</b></li>
</ul>
<p><span style="font-weight: 400">Dana darurat adalah dana yang sebisa mungkin liquid sehingga bisa dicairkan dan dimanfaatkan sewaktu-waktu. Karenanya, tanah tidak ideal untuk dijadikan dana darurat mengingat tidak bisa sewaktu-waktu dijual untuk mendapatkan sejumlah dana. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Investasi tanah lebih cocok dijadikan investasi jangka panjang dengan niatan mencari untung atau memang akan dimanfaatkan sendiri. </span><b></b></p>
<ul>
<li><b>Butuh waktu cukup lama untuk menjual tanah</b></li>
</ul>
<p><span style="font-weight: 400">Seperti yang disinggung di poin kedua, butuh waktu yang tidak singkat untuk menjual tanah. Wajar saja, karena tanah dijual dengan harga yang tidak murah dan tidak sembarang orang bisa membelinya. Hal ini perlu diingat pemilik tanah agar tidak menjadikan tanah sebagai dana darurat atau simpanan yang sewaktu-waktu bisa dicairkan. </span><b></b></p>
<ul>
<li><b>Kredit pembelian tanah belum banyak</b></li>
</ul>
<p><span style="font-weight: 400">Saat ini belum banyak perbankan yang memberi fasilitas kredit pembelian tanah. Hal ini berbeda dengan <a href="https://investasi.online/cara-cepat-lunasi-cicilan-kpr-tanpa-beban/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">fasilitas kredit kepemilikan rumah</a> yang rata-rata sudah ditawarkan oleh perbankan. Hal ini mungkin perlu jadi pertimbangan bagi calon investor yang akan membeli tanah.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Demikian tips membeli tanah untuk investasi yang bisa kita pelajari. Yang namanya investasi dalam bentuk apapun pasti ada risiko, tetapi jika tahu cara yang benar maka bisa cuan!</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-membeli-tanah-untuk-investasi/" data-wpel-link="internal">Tips Membeli Tanah untuk Investasi Dan Risikonya</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/tips-membeli-tanah-untuk-investasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Bisnis Properti Tanpa Modal untuk Cuan Maksimal</title>
		<link>https://investasi.online/tips-bisnis-properti-tanpa-modal/</link>
					<comments>https://investasi.online/tips-bisnis-properti-tanpa-modal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2021 07:09:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Properti]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis properti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10338</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat mendengar &#8216;bisnis properti&#8217;, pikiran kita akan membayangkan profesi yang menghasilkan banyak uang. Betapa tidak, barang dagangan yang ditawarkan punya nilai ratusan sampai miliara rupiah. Wajar dong bila kita berpikir <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-properti-tanpa-modal/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-properti-tanpa-modal/" data-wpel-link="internal">Tips Bisnis Properti Tanpa Modal untuk Cuan Maksimal</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Saat mendengar &#8216;bisnis properti&#8217;, pikiran kita akan membayangkan profesi yang menghasilkan banyak uang. Betapa tidak, barang dagangan yang ditawarkan punya nilai ratusan sampai miliara rupiah. Wajar dong bila kita berpikir bahwa berbisnis properti menjanjikan cuan maksimal.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebenarnya anggapan tersebut tidak salah. Bisnis properti memang menawarkan keuntungan yang tidak sedikit. Namun seperti bentuk usaha lainnya, bisnis properti tetap memerlukan kejelian kita sebagai pebisnis. Salah perhitungan sedikit, bisa-bisa malah rugi bandar. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Selain untung yang besar, ada bayangan lain yang mampir ke pikiran kita soal bisnis properti. Modalnya pasti besar! Ya dong, untung besar pasti butuh modal yang besar juga. Pemikiran ini tak jarang membuat orang mundur perlahan sebelum menjajal bisnis properti. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Padahal untuk memulai bisnis properti tidak melulu butuh modal besar loh. Kita yang tidak punya aset properti pun tetap bisa masuk ke industri ini dan meraup cuan darinya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Yuk, simak soal tips bisnis properti tanpa modal dan apa yang perlu kita ketahui terlebih dahulu.</span></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10341" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-bisnis-properti-tanpa-modal.jpg" alt="tips bisnis properti tanpa modal" width="740" height="463" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-bisnis-properti-tanpa-modal.jpg 740w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/01/tips-bisnis-properti-tanpa-modal-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></p>
<h2><span style="font-weight: 400">Beragam Profesi dalam Bisnis Properti</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Sebelum kita mulai membahas tips memulai bisnis properti dengan modal minim, alangkah baiknya kita memahami terlebih dulu bahwa dalam industri properti ada beragam profesi yang terlibat. Sejumlah opsi profesi ini bisa kamu pilih dan sesuaikan dengan kapasitas skill serta keuangan kamu untuk memulai. </span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">1. Agen Properti alias Broker</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Profesi ini bekerja sekaligus sebagai marketing. Agen properti menghubungkan penjual dan pembeli. Agen properti ini bisa bekerja untuk perusahaan atau bisa juga bekerja secara independen. Untuk menjadi seorang broker, tentu modal minimalis saja. Bahkan tanpa modal. Yang terpenting adalah kemampuan marketing dan jejaring yang luas.</span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">2. Pengembang Properti alias Developer</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Developer biasanya kita kaitkan dengan perusahaan besar yang punya bisnis properti skala besar. Padahal enggak juga lho. Kamu yang punya sebidang tanah pun bisa disebut developer. Lho kok bisa? Iya bisa saja, kalau tanah yang kamu miliki kemudian kamu bangun beberapa rumah sekaligus atau berbentuk cluster dan kemudian kamu jual. </span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">3. Perantara Penjualan</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Profesi ini mirip-mirip dengan broker. Namun yang jelas, perantara penjualan bekerja periorangan untuk menghubungkan penjual dan pembeli. Biasanya sih, perantara hanya bekerja secara dadakan dengan menghubungkan antara pembeli dengan teman atau kolega yang kebetulan sedang mencari properti. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Nah, perantara ini akan dapat komsisi dari transaksi yang terjadi. Misalnya, 2,5 persen dari harga properti. Lumayan kan?</span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">4. Investor Properti</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Sesuai dengan namanya, investor pastilah pihak yang menanamkan sejumlah modal untuk membangun atau membeli properti. Investasi di sektor properti memang menjanjikan karena nilainya bisa tumbuh sampai 20 persen setiap tahunnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Investor bisa saja menjual propertinya bila dirasa nilainya sudah menguntungkan, lantas membeli properti di tempat lain untuk kemudian dijual kembali. Tapi sesuai dengan namanya, ya investor butuh modal besar. Kamu yang modalnya pas-pasan, sabar dulu yah. Investasi skala kecil dulu, baru deh kalau sudah memungkinkan belilah properti. </span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">Tips Bisnis Properti Tanpa Modal</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Setelah memahami sejumlah ragam profesi di industri properti, kamu bisa menilai sendiri kan pekerjaan mana yang bisa dilakukan tanpa modal. Kamu bisa jadi broker atau perantara penjualan. Tanpa modal tapi cuan gedhe! </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Bagi kamu yang sudah mantap menekuni bisnis properti dengan cara ini, kamu tetap harus penuh perhitungan. Karena kalau salah langkah saja, bukannya untung yang didapat tapi malah buntung. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Simak tips bisnis properti tanpa modal berikut ini:</span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">1. Rajin Cek Iklan Properti</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Buat kamu yang berniat jadi perantara penjualan, kamu harus rajin-rajin mengecek iklas penjualan properti. Ngeceknya di mana? Saat ini sudah banyak sekali penawaran properti dipajang di media sosial, di situs berita, platform jual-beli online, sampai dari mulut ke mulut. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Yang perlu kamu lakukan adalah memperluas jejaring dan meningkatkan kemampuan marketing. Jika ada properti yang dijual, kamu bisa menawarkannya kepada kerabat atau orang yang sedang membutuhkan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Agar dapat untung, patoklah harga di atas harga jual properti yang ditawarkan oleh iklan. Kalau terjual, kamu dapat untung. </span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">2. Mulai dari Lingkungan Sekitarmu</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Banyak loh orang-orang di sekitar kita yang butuh properti, entah untuk ditinggali sendiri atau untuk investasi. Tidak ada salahnya apabila kamu membantu kerabat, saudara, teman, atau keluargamu yang sedang mencari properti. Kamu bisa menghubungkan mereka dengan developer atau penjual yang cocok. Bila transaksi terjadi, maka kamu bisa mengutip keuntungan. </span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">3. Rajin-Rajin Datangi Perumahan</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Tips yang ketiga ini adalah bagian dari usaha untuk memperluas relasi dan jejaring. Jika kamu sudah menemukan calon pembeli properti, maka langkah selanjutnya adalah kamu perlu menemukan penjual propertinya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Karenanya, kamu harus rajin-rajin datang ke developer atau perumahan yang masih punya unit untuk ditawarkan. Galilah informasi selengkap mungkin untuk kemudian kamu tawarkan kepada calo pembeli.</span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">4. Promosi di Media Sosial</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Promosi di medsos bisa kamu lakukan dengan modal nol. Kamu bisa mengiklankan properti di Fecebook atau Twitter misalnya. Jika ada pembeli yang berminat, barulah kamu hubungkan dia dengan penjual atau developer.</span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">5. Buat Situs Makelar Properti dan Jasa Indekos</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Tips ketiga ini tidak membutuhkan banyak modal, tapi butuh kemampuan teknologi informasi yang mumpuni khususnya programming. Kemajuan teknologi saat ini semakin memudahkan calon pembeli properti untuk menemukan properti impian, tanpa perlu repot-repot datang ke lokasi. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kalau kamu punya kemampuan dalam membangun start-up, buatlah situs makelar properti yang memudahkan calon konsumen menemukan properti idamannya. Prinsipnya, situs ini akan mempertemukan pembeli dan penjual properti tanpa harus tatap muka secara langsung. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Tak hanya jual-beli properti, lengkapi juga layanan situs untuk membantu masyarakat yang mencari indekos. Situs seperti ini akan sangat membantu pebisnis properti lain dalam menemukan pembeli, sekaligus membantu calon pembeli dalam menemukan properti impian.</span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">6. Jangan Lupa Riset</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Riset sebelum melakukan usaha sebenarnya tidak hanya berlaku untuk bisnis properti. Namun tips ini tetap perlu dimasukkan agar kamu tidak lupa melakukan riset. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Riset menjadi modal utama, selain modal materi, bagi pebisnis properti. Apa saja yang perlu diriset? Tren jenis properti, perkembangan harga, lokasi properti, dan pemahaman mengenai hukum. Beberapa hal tersebut perlu dipahami secara mendalam sebelum kamu benar-benar memulai bisnis properti.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Pebisnis properti perlu paham tren pasar. Misalnya, tipe tempat tinggal seperti apa yang sedang banyak diminati? Apakah apartemen dengan desain minimalis atau rumah tapak model industrialis? Tren seperti ini bisa berubah setiap tahun dan kamu perlu tahu tren apa yang sedang berkembang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Kamu juga perlu update mengenai harga properti. Bandingkan properti yang kamu bisniskan dengan properti di tempat lain. Pahami nilai dari lokasi dan akses yang tersedia di propertimu. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Riset lain yang perlu dilakukan adalah hukum dan perundang-undangan mengenai perumahan. Sebagai pebisnis, kamu perlu tahu seluk-beluk hukum properti. Tidak hanya untuk melindungimu dari kecurangan dalam transaksi, namun juga melindungi konsumen yang kamu handle dari bentuk penipuan pihak lain.</span></p>
<h3><span style="font-weight: 400">7. Jajal Peluang Properti Syariah</span></h3>
<p><span style="font-weight: 400">Bisnis syariah sedang naik daun. Layaknya sebuah brand, adanya frasa &#8216;syariah&#8217; bisa menarik pangsa pasar lebih banyak, khususnya masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim. Melihat potensi yang ada, tidak ada salahnya jika kamu melirik model bisnis properti syariah. Inti dari bisnis syariah ini, menjalankan transaksi sesuai ajaran agama Islam dan terhindar dari riba.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Poin-poin penting dalam berbisnis properti syariah antara lain:</span></p>
<ul>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Harus terhindari dari hal-hal yang dilarang agama, seperti pinjaman berbunga atau transaksi dengan riba. KPR pun harus bermitra dengan bank syariah. </span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Tidak ada unsur monopoli dan harus terhindari dari ketidakpastian dalam objek jual-beli.</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Transaksi dilakukan dengan akad syariah.</span></li>
<li style="font-weight: 400"><span style="font-weight: 400">Tidak ada praktik suap. </span></li>
</ul>
<p><span style="font-weight: 400">Itu tadi tujuh tips bisnis properti tanpa modal bagi kamu yang ingin memulai bisnis propert tanpa modali. Seperti model bisnis lain, berbisnis properti butuh kesabaran, ketekunan, dan ketelitian. Apalagi objek transaksinya bernilai tinggi seperti rumah, apartemen, atau indekos. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Selain tips di atas, kamu juga perlu berdiskusi dengan pebisnis properti yang sudah terjun ke lapangan lebih dulu. Gali pengalamannya dalam menjalankan bisnis properti. Syukur-syukur bisa kamu jadikan mitra bisnis kan?</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-properti-tanpa-modal/" data-wpel-link="internal">Tips Bisnis Properti Tanpa Modal untuk Cuan Maksimal</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/tips-bisnis-properti-tanpa-modal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seperti Apa Masa Depan Industri Real Estate Setelah Pandemi?</title>
		<link>https://investasi.online/seperti-apa-masa-depan-industri-real-estate-setelah-pandemi/</link>
					<comments>https://investasi.online/seperti-apa-masa-depan-industri-real-estate-setelah-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2020 14:25:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Properti]]></category>
		<category><![CDATA[industri real estate]]></category>
		<category><![CDATA[investasi properti]]></category>
		<category><![CDATA[properti]]></category>
		<category><![CDATA[real estate]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=9418</guid>

					<description><![CDATA[<p>Masa depan industri real estate, terutama sektor residensial (hunian) menjadi tidak pasti akibat pandemi covid-19, baik dari efek langsungnya terhadap cara kita hidup maupun percepatan sejumlah trend yang sudah ada <a href="https://investasi.online/seperti-apa-masa-depan-industri-real-estate-setelah-pandemi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/seperti-apa-masa-depan-industri-real-estate-setelah-pandemi/" data-wpel-link="internal">Seperti Apa Masa Depan Industri Real Estate Setelah Pandemi?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Masa depan industri real estate, terutama sektor residensial (hunian) menjadi tidak pasti akibat pandemi covid-19, baik dari efek langsungnya terhadap cara kita hidup maupun percepatan sejumlah trend yang sudah ada sebelumnya. Untuk memahami masa depan, kita harus fokus pada bagaimana peran real estate bagi masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Bangunan tidak dibangun selain untuk melayani masyarat. Kita membutuhkan tempat berteduh. Kita membutuhkan dan menginginkan barang dan jasa yang diproduksi dan disediakan di dalam bangunan. Kita bekerja di gedung perkantoran. Kita mendapatkan kesenanganan dan kepuasan dari kegiatan tertentu yang dilaksanakan di dalam bangunan, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-9419" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/09/masa-depan-industri-real-estate.jpg" alt="masa depan industri real estate" width="500" height="330" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/09/masa-depan-industri-real-estate.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/09/masa-depan-industri-real-estate-300x198.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Kita juga pastinya mengetahui beberapa monumen atau candi bersejarah yang bagus. Itu adalah contoh bangunan megah di masa lalu. Jadi, melihat masa depan industri real estate sama halnya dengan melihat bagaimana manusia hidup, bekerja, berbelanja, dan menikmati hidup saat ini. Pembahasan kali ini difokuskan pada real estate hunian.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Masa Depan Industri Real Estate dan Pandemi Covid-19</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Ruang hunian selalu menjadi perhatian. Sebagian orang menginginkan lebih banyak ruang, namun sebagian lagi lebih menyukai ruang yang lebih sedikit, sehingga mudah dibersihkan setiap hari. Namun secara umum, semakin banyak ruang semakin baik, namun tentunya lebih mahal. Di masa pandemi, <a href="https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-di-saat-pandemi-ini-dia-pilihannya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bekerja dari rumah</a> atau menghabiskan lebih banyak waktu di rumah karena kita tidak bisa keluar membuat kebutuhan ruang hunian semakin tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya, adanya aktivitas di luar rumah membuat kebutuhan ruang aktivitas di rumah lebih sedikit. Penduduk kota yang menghabiskan banyak waktu di <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-cafe-kopi-bagi-pemula/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kedai kopi</a>, bar atau <a href="https://investasi.online/tips-mengelola-bisnis-restoran-di-tengah-perlambatan-ekonomi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">restoran</a> mungkin tidak masalah dengan dapur, ruang makan, atau ruang keluarga yang kecil. Demikian juga, keluarga yang menghabiskan lebih banyak waktu rekreasi di museum atau tempat wisata tidak membutuhkan ruang khusus untuk aktivitas hiburan di rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun selama pandemi, kehidupan di perkotaan sepertinya melambat. Daya tarik utama kota adalah tinggal di antara jutaan orang lainnya. Namun, saat kita tidak lagi diperbolehkan dekat dekat dengan orang lain, maka bukankah daya tarik kota sudah tidak ada lagi? Namun sekali lagi, kita berharap bahwa pandemi ini tidak berlangsung selamanya. Semoga ada vaksin yang dikembangkan sebelum akhir tahun 2021, dan vaksinasi massal bisa dilakukan di tahun 2021 atau tahun 2022.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, seperti apakah kehidupan setelah <em>social distancing</em> ini berakhir? Apakah demam <em>cabin</em> melebihi dari kebiasaan baru yang sudah kita bentuk? Pengaruh pandemi tentunya akan berkurang dari waktu ke waktu. Bukan suatu kebetulan jika kita akan kembali hidup seperti sebelumnya. Manusia adalah makhluk sosial. Bahkan orang-orang berkepribadian introvert sekalipun akan membutuhkan kontak dengan orang lain. Jadi, lihatlah pada keterkaitan yang abadi di antara manusia!</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Tinjauan Masa Depan Industri Real Estate Setelah Pandemi </strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Sekali lagi, pandemi mengajarkan kita sejumlah pelajaran tentang hidup. Pertama, pandemi mengajarkan kita bahwa tidak semua orang harus pergi ke kantor agar pekerjaannya selesai. Tentunya, sebagian lagi tetap harus keluar agar bisa melakukan pekerjaannya. Misalnya, rumah bukanlah tempat yang cocok untuk menjalankan mesin pabrik atau memompa dada pasien. Namun sesungguhnya, banyak aspek pekerjaan dalam ekonomi modern bisa diselesaikan darimana saja, asalkan ada jaringan telepon dan <a href="https://investasi.online/cara-mendapatkan-uang-dari-internet-tanpa-modal/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">internet</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagian orang akan tetap kembali ke kantor, namun sebagian lagi akan lebih suka bekerja dari rumah. Namun, sebagian lagi tetap memilih bekerja di luar rumah, namun tidak setiap hari. Hasilnya adalah penduduk akan semakin menyebar ke daerah-daerah pedesaan, namun daerah tersebut harus memiliki akses ke daerah perkantoran. Tentunya, tidak semua orang akan pindah. Sebagian lagi akan tetap memilih kehidupan kota.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi, perubahan tidak membutuhkan partisipasi total semua orang, cukup beberapa persen penduduk saja. Para ahli ekonomi berbicara tentang masalah untung dan rugi. Perubahan kecil pada hitungan laba dan rugi bisa membuat orang memutuskan untuk pindah dari satu sisi ke sisi lain. Jadi, sebagian orang akan meninggalkan kota.  Mereka yang pindah ke pedesaan akan mencari hunian yang luas. Mereka yang bekerja di rumah akan membutuhkan ruang kantor di rumah, baik dalam bentuk ruang terpisah atau cukup satu sudut di rumah yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Perubahan fundamental kedua akibat pandemi adalah masyarakat melihat kembali apa yang penting dan tidak penting dalam hidup mereka. Perubahan besar, seperti penyakit, kehilangan pekerjaan, atau kematian orang yang dicintai membuat orang berfikir kembali apa yang sesungguhnya penting bagi mereka. Sebagian memilih keluarga dan rekreasi pada waktu seperti ini. Bentuknya bervariasi, bisa jadi pensiun dini atau mengatur jadwal kerja yang seimbang dengan waktu untuk keluarga.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi mereka yang memilih pensiun dini untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, maka kebutuhan ruang hunian akan meningkat. Mereka juga membutuhkan lahan untuk berkebun, misalnya, yang hanya tersedia saat ini di wilayah pedesaan. Meningkatnya permintaan terhadap perumahan di pedesaan sudah terlihat, bahkan setelah berita vaksinasi menyebar. Inilah gambar umum dari masa depan <a href="https://investasi.online/9-cara-meningkatkan-penjualan-real-estate-di-tengah-krisis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">industri real estate</a> sektor hunian. Namun, benar atau tidaknya baru akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/seperti-apa-masa-depan-industri-real-estate-setelah-pandemi/" data-wpel-link="internal">Seperti Apa Masa Depan Industri Real Estate Setelah Pandemi?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/seperti-apa-masa-depan-industri-real-estate-setelah-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strategi Bisnis Real Estate Sebelum, Saat, dan Setelah Sewa-Menyewa</title>
		<link>https://investasi.online/strategi-bisnis-real-estate-sebelum-saat-dan-setelah-sewa-menyewa/</link>
					<comments>https://investasi.online/strategi-bisnis-real-estate-sebelum-saat-dan-setelah-sewa-menyewa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2020 15:40:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Properti]]></category>
		<category><![CDATA[industri real estate]]></category>
		<category><![CDATA[investasi real estate]]></category>
		<category><![CDATA[real estate]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=9211</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika anda seorang pemilik real estate komersil, maka ada banyak hal yang harus anda pahami, mulai dari hal besar hingga hal-hal kecil, seperti pentingnya ketersediaan listrik dan gas bagi penghuninya. <a href="https://investasi.online/strategi-bisnis-real-estate-sebelum-saat-dan-setelah-sewa-menyewa/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/strategi-bisnis-real-estate-sebelum-saat-dan-setelah-sewa-menyewa/" data-wpel-link="internal">Strategi Bisnis Real Estate Sebelum, Saat, dan Setelah Sewa-Menyewa</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jika anda seorang pemilik real estate komersil, maka ada banyak hal yang harus anda pahami, mulai dari hal besar hingga hal-hal kecil, seperti pentingnya ketersediaan listrik dan gas bagi penghuninya. Anda bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap <a href="https://investasi.online/cara-memulai-bisnis-properti-tanpa-modal/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">properti</a> yang anda memiliki selalu mendapatkan listrik dan air secara aman. Artinya, jika jaringan listrik dan air menjadi bagian dari biaya sewa, maka anda sebagai pemilik real estate bertanggung jawab memastikan bahwa perlengkapan tersebut dalam keadaan, baik aman, dan berfungsi dengan baik. Ini adalah suatu strategi bisnis real estate yang kerap diabaikan para pemilik properti real estate komersil.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Strategi Bisnis Real Estate: Sebelum Penyewa Masuk</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Namun, perlu diingat bahwa begitu penyewa menempati <a href="https://investasi.online/9-cara-meningkatkan-penjualan-real-estate-di-tengah-krisis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">real estate</a>, maka merekalah yang bertanggung jawab atas peralatan yang mereka beli atau mereka pasang. Menurut hukum, properti komersil diharuskan untuk memiliki mekanisme keamanan yang memadai untuk mendeteksi dan memberi peringatan kepada penyewa jika terjadi bahaya, terutama kebakaran. Sesuai dengan tipe propertinya, alarm asap mestinya dipasang di setiap ruangan, dan di setiap lantai properti tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-9212" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/08/strategi-bisnis-real-estate.jpg" alt="strategi bisnis real estate" width="500" height="363" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/08/strategi-bisnis-real-estate.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/08/strategi-bisnis-real-estate-300x218.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Semua instalasi di properti anda harus dicek sebelum ditinggalkan. Properti tersebut juga harus diinspeksi secara rutin oleh petugas dari perusahaan listrik yang resmi, setidaknya sekali lima tahun. Hal yang sama juga berlaku untuk instalasi air, baik air dingin maupun air panas. Pemeriksaan secara rutin akan menunjukkan apakah properti anda cukup efisien atau tidak dalam mengkonsumsi energi. Di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, ceklist efisiensi konsumsi sumber daya biasanya diberi nilai, mulai dari A hingga G, di mana nilai A diberikan untuk properti paling efisien dan nilai G untuk properti paling boros.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika perlu, hasil penilaian tersebut dapat anda pajang di salah satu dinding bangunan, jika properti anda memiliki luas total lantai yang digunakan lebih dari 500 meter kuadrat dan jika bangunan tersebut sering dikunjungi banyak orang. Setidaknya itulah beberapa strategi <a href="https://investasi.online/posisi-bisnis-real-estate-di-tengah-pandemi-terkait-hajat-hidup-orang-banyak/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis real estate</a> yang harus anda ketahui sebelum real estate anda disewa oleh orang lain. Pastikan pasokan dan instalasi energi dalam keadaan cukup dan aman.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Strategi Bisnis Real Estate: Setelah Penyewa Masuk</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Nah, setelah real estate anda dihuni atau disewa orang lain, maka akan ada tanggung jawab kedua belah pihak, yakni anda sebagai pemilik real estate, dan penyewa. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang mungkin akan berkaitan dengan strategi bisnis real estate anda:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Siapa yang bertanggung jawab membayar tagihan bulanan? </em>Kecuali dinyatakan dalam surat perjanjian sewa-menyewa, penyewa biasanya bertanggung jawab membayar tagihan listrik dan air bulanan. Namun, begitu penyewa pindah, maka anda sebagai pemilik real estate akan mengambil-alih tanggung jawab tersebut. Jika mau, anda sebenarnya bisa memasukkan tagihan listrik dan air bulanan ke dalam biaya sewa real estate, dengan nilai sesuai penggunaannya masing-masing. Jika anda memiliki beberapa unit asset dan beberapa penyewa di satu bangunan, maka anda bisa menagih biaya air dan listrik berdasarkan luas lantai yang mereka gunakan.</li>
<li><em>Bisakah penyewa menetapkan pemasok energi yang akan digunakan? </em>Jika penyewa membayar sendiri tagihan bulannya, sebenarnya mereka bebas memilih pemasok (jikalau di daerah anda ada lebih dari satu pemasok listrik dan air). Namun di Indonesia, pemasok listrik biasanya hanyalah PLN, kecuali jika terdapat pemasok listrik swasta. Demikian juga dengan air, yang hanya disediakan oleh perusahaan air minum. Namun, jika anda sebagai pemilik real estate yang membayar tagihan setiap bulannya, maka keputusannya ada di tangan anda. Jika mereka ingin berganti pemasok, maka penyewa harus bicara dulu dengan anda.</li>
<li><em>Bagaimana dengan meteran yang digunakan? </em>Sekali lagi, jika penyewa membayar sendiri tagihan setiap bulan, mereka bisa memilih meteran energi skala <a href="https://investasi.online/struktur-bisnis-kenali-lebih-dekat-sebelum-mendirikan-perusahaan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis</a>. Meteran energi dimaksud adalah ukuran jumlah energi yang digunakan, terutama untuk sebuah badan usaha. Meteran ini membantu untuk memastikan bahwa tagihan sudah akurat dan tidak hanya berdasarkan estimasi. Dengan demikian, penyewa benar-benar membayar sesuai jumlah pemakaian.</li>
</ul>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Strategi Bisnis Real Estate: Setelah Penyewa Pindah</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Setelah seorang penyewa pindah, maka selanjutnya anda bertanggung jawab membayar semua tagihan bulanan, hingga penyewa berikutnya masuk. Dalam strategi bisnis real estate, seorang pemilik real estate harus memastikan bahwa semua meteran dimatikan saat bangunan tidak digunakan untuk mencegah pemborosan energi. Sebaiknya, catatlah angka meteran di awal (ketika penyewa masuk) dan di akhir (saat penyewa pindah).</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin muncul suatu pertanyaan, “Bagaimana jika penyewa tidak membayar tagihan bulanan?” Jika penyewa bertanggung jawab membayar tagihan energi (listrik dan air) setiap bulanannya, anda sebagai pemilik real estate tidak semestinya bertanggung jawab jika penyewa pindah tanpa membayar tagihannya. Jadi, anda harus menghubungi pemasok energi dan menjelaskan apa yang terjadi. Berikan data meteran terbaru. Jika anda memiliki alamat penyewa, berikan kepada pemasok energi.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, jika tagihan energi terdaftar atas nama anda, dan anda menagih ulang ke penyewa setiap bulan, maka mungkin andalah yang harus bertanggung jawab atas tagihan yang belum dibayar. Jadi, pastikan semuanya dituangkan dalam surat perjanjian di awal kontrak. Dengan demikian, anda bisa meminimalisir masalah atau kesalahpahaman begitu kontrak (sewa-menyewa) berakhir nantinya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/strategi-bisnis-real-estate-sebelum-saat-dan-setelah-sewa-menyewa/" data-wpel-link="internal">Strategi Bisnis Real Estate Sebelum, Saat, dan Setelah Sewa-Menyewa</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/strategi-bisnis-real-estate-sebelum-saat-dan-setelah-sewa-menyewa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Pandemi Terhadap Real Estate: Prediksi vs Realisasi</title>
		<link>https://investasi.online/pengaruh-pandemi-terhadap-real-estate-prediksi-vs-realisasi/</link>
					<comments>https://investasi.online/pengaruh-pandemi-terhadap-real-estate-prediksi-vs-realisasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2020 15:48:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Properti]]></category>
		<category><![CDATA[industri real estate]]></category>
		<category><![CDATA[investasi properti]]></category>
		<category><![CDATA[investasi real estate]]></category>
		<category><![CDATA[property]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=8878</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak yang percaya bahwa real estate adalah sektor yang paling dipengaruhi oleh pandemi covid-19. Sejak WHO mengumumkan serangan virus corona sebagai sebuah pandemi, banyak pakar yang telah memprediksi akan terjadinya <a href="https://investasi.online/pengaruh-pandemi-terhadap-real-estate-prediksi-vs-realisasi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pengaruh-pandemi-terhadap-real-estate-prediksi-vs-realisasi/" data-wpel-link="internal">Pengaruh Pandemi Terhadap Real Estate: Prediksi vs Realisasi</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Banyak yang percaya bahwa real estate adalah sektor yang paling dipengaruhi oleh pandemi covid-19. Sejak WHO mengumumkan serangan virus corona sebagai sebuah pandemi, banyak pakar yang telah memprediksi akan terjadinya kemerosotan di bidang perekonomian. Di Amerika Serikat sendiri, para pakar yakin bahwa resesi sudah mulai terjadi sejak bulan Februari. Pengaruh pandemi terhadap real estate akan terus terlihat sepanjang covid-19 belum bisa dikendalikan, baik melalui kebijakan pembatasan fisik dan sosial maupun dengan penemuan vaksin atau obat.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun banyak negara memutuskan untuk mengakhiri lockdown atau apapun istilahnya, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia, kondisi perekonomian masih morat-marit. Resesi yang terjadi akibat pandemi ini sulit untuk diprediksi karena karakteristiknya berbeda dari Great Recession di tahun 2007 hingga 2008 atau Great Depressesion di tahun 1929. Penyebabnya berbeda, sehingga dampaknya juga berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-8879" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/Pengaruh-Pandemi-Terhadap-Real-Estate.jpg" alt="Pengaruh Pandemi Terhadap Real Estate" width="500" height="313" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/Pengaruh-Pandemi-Terhadap-Real-Estate.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/Pengaruh-Pandemi-Terhadap-Real-Estate-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Pengaruh Pandemi Terhadap Real Estate: Prediksi tentang Pemulihan</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berbeda dengan resesi Tahun 2008 yang bermula di pasar uang, resesi kali ini disebabkan oleh pandemi global. Sebelum pandemi ini bermula, para pemilik bisnis sangat optimis dengan perekonomian. Bahkan, Amerika Serikat mencatat angka pengangguran terendah dalam 50 tahun terakhir. Proyeksi resesi global yang terjadi saat ini menunjukkan kemerosotan terburuk sejak Perang Dunia II. Namun, ada juga pakar yang memprediksi bahwa ini akan menjadi resesi tersingkat dalam sejarah. Semuanya tergantung bagaimana covid-19 bisa dikendalikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengaruh pandemi terhadap real estate dalam jangka pendek terlihat dari goncangan pasar uang. Banyak investor yang tidak lagi tertarik menanamkan modalnya di perusahaan-perusahaan real estate dan memilih berinvestasi di sektor yang sedang <em>booming</em> akibat pandemi, seperti teknologi yang memungkinkan orang <a href="https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-di-saat-pandemi-ini-dia-pilihannya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bekerja dari rumah</a> maupun perusahaan-perusahaan yang menyediakan perlengkapan kesehatan, atau perusahaan yang sedang berinvestasi untuk menemukan vaksin atau obat terhadap covid-19.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti yang diprediksi banyak pakar ketika Covid-19 pertama kali muncul, kondisi perekonomian akan cepat pulih, dengan pola pemulihan berbentuk V. Pola ini menggambarkan kemerosotan secara drastis namun pemulihannya juga cepat. Namun, tidak ada yang mampu memprediksi betapa besarnya dampak pandemi ini terhadap perekonomian, karena banyak usaha yang tutup ketika masyarakat dihimbau untuk tetap berada di rumah. Jadi saat ini, para pakar mulai percaya bahwa pemulihan kondisi perekonomian akan membentuk pola U.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya, banyak bisnis yang mampu bertahan saat penutupan jangka pendek justru tidak bertahan jika penutupan berlangsung lebih lama. Meskipun sejumlah negara sudah membuka lockdown, banyak bisnis yang belum mampu beroperasi normal kembali, karena kapasitasnya yang sudah terbatas. Selain itu, banyak pemilik bisnis yang mengkhawatirkan terjadinya gelombang kedua jika aktivitas sosial ekonomi dibuka terlalu cepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi sebenarnya, pengaruh pandemi terhadap real estate dipengaruhi oleh jenis bisnis yang bisa dan tidak bisa beroperasi normal. Sebagai contoh, restoran adalah salah satu industri yang terdampak paling parah. Diperkirakan bahwa 40% hingga 75% restoran yang anda akan tutup secara permanen. Selain itu, banyak usaha dan restoran yang mengalami kerusakan parah di banyak negara akibat tindakan penjarahan dari sekelompok orang. Banyaknya <a href="https://investasi.online/tips-mengelola-bisnis-restoran-di-tengah-perlambatan-ekonomi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis restoran</a> yang tutup menyebabkan permintaan terhadap <a href="https://investasi.online/realita-investasi-bidang-real-estate-komersil-skala-retail/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">real estate komersil</a> juga berkurang. Hal yang sama juga terjadi di sektor lain.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Pengaruh Pandemi Terhadap Real Estate Komersil dan Hunian</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Meskipun sejumlah sektor usaha ditutup dan pemulihannya lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya, para penyewa yang sudah kehilangan pekerjaannya mendapatkan kompensasi dan stimulus dari pemerintah. Pemerintah di berbagai negara menghentikan sejumlah proyek dan menggantinya dengan dana bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak. Faktanya, tunjangan semacam ini tidak akan berlangsung selamanya. Tidak ada yang bisa memastikan berapa kali pemerintah mampu memberikan bantuan langsung kepada masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemerintah juga menyediakan tunjangan khusus bagi <a href="https://investasi.online/nasib-usaha-kecil-dan-menengah-di-tengah-pandemi-covid-19/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha kecil dan menengah</a>. Bagi sejumlah badan usaha, jumlahnya cukup untuk membayar gaji karyawan sebanyak dua hingga tiga bulan. Ada juga yang menggunakannya untuk menyewa tempat, membayar cicilan properti, atau untuk biaya operasional. Program ini membantu sejumlah unit usaha untuk bertahan. Artinya, ada badan usaha yang tetap mampu membayar sewanya. Hasilnya, perusahaan real estate juga bisa bertahan. Jika perusahaan tetap beroperasi, karyawannya tetap mendapatkan gaji. Artinya lagi, <a href="https://investasi.online/kunci-sukses-perusahaan-real-estate-3-pilar-yang-wajib-anda/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">perusahaan real estate</a> perumahan juga akan bertahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Resesi yang disebabkan oleh pandemi covid-19 ini berbeda jauh dari Great Recession, karena penyebabnya berbeda. Dampaknya terhadap perekonomian juga berbeda. Resesi kali ini tidak hanya mempengaruhi pasar uang, namun juga masyarakat hingga level terendah. Akibatnya, pengaruh pandemi terhadap real estate dipengaruhi oleh penutupan aktivitas perekonomian dan dampaknya terhadap perekonomian masyarakat secara umum. Semakin cepat pemerintah menemukan solusi, baik vaksin maupun pengobatan, terhadap covid-19, semakin kecil dampaknya terhadap perekonomian. Jika resesi ini berlangsung lebih lama karena covid-19 yang tidak terkendali, maka dampaknya terhadap perekonomian akan semakin mengerikan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pengaruh-pandemi-terhadap-real-estate-prediksi-vs-realisasi/" data-wpel-link="internal">Pengaruh Pandemi Terhadap Real Estate: Prediksi vs Realisasi</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/pengaruh-pandemi-terhadap-real-estate-prediksi-vs-realisasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
