Cara Bersiap Hadapi Situasi Darurat Keluarga Tanpa Asuransi

Situasi darurat bisa terjadi kapan saja, baik karena kecelakaan, bencana alam, maupun force majeure lain. Banyak orang mengira persiapan untuk situasi darurat seperti itu hanya dapat dilakukan dengan membeli polis asuransi. Padahal, persiapan untuk menghadapi situasi darurat tidak hanya dapat dilakukan dengan mengikuti asuransi saja.

Menyisihkan Gaji Untuk Investasi Reksadana

Harga polis asuransi tidaklah murah. Apalagi, asuransi biasanya dirancang khusus untuk keperluan tertentu saja. Sebuah keluarga bisa jadi harus membeli beragam asuransi mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kendaraan, asuransi hunian, dan lain sebagainya. Di sisi lain, kehalalan asuransi selalu menjadi kontrovesi di kalangan umat beragama Islam. Akibatnya, banyak orang malah memilih untuk tak punya persiapan sama sekali untuk situasi darurat dengan alasan enggan berasuransi.

Sebenarnya, siapa pun bisa menyiapkan dana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga tanpa asuransi. Bagaimana caranya? Menabung? Bukan dengan menabung biasa. Kalau hanya menabung pada rekening bank biasa, maka seringkali kita akan tergoda untuk menghabiskan uang tabungan guna memfasilitasi berbagai “keinginan” yang tidak urgen. Jadi, bagaimana solusinya?

Untuk menyiapkan dana darurat keluarga tanpa asuransi, coba ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Hitung seluruh pendapatan keluarga, baik dari pendapatan pokok maupun sampingan.
  2. Hitung seluruh tagihan dan biaya yang harus dibayar secara rutin. Bagi pengeluaran menjadi tiga bagian, yakni biaya primer dan biaya diskresioner. Biaya primer mencakup tagihan urgen seperti biaya listrik dan air, uang makan, dan seterusnya. Sedangkan biaya diskresioner mencakup pengeluaran yang tidak urgen seperti baju baru atau nonton bioskop.
  3. Mulai menabung dengan pendapatan yang tersisa setelah dikurangi berbagai pengeluaran tadi. Apabila tak ada sisa dana, maka pangkaslah pengeluaran diskresioner atau berhematlah untuk biaya primer.
  4. Simpanlah dana tabungan tadi dalam produk investasi keuangan yang aman dan dapat dicairkan kapan saja. Contohnya reksa dana pasar uang dan tabungan emas. Keduanya saat ini sudah dapat diakses melalui ponsel. Anda dapat menemukannya pada Google PlayStore dengan query aplikasi reksa dana online atau jual beli emas online.
Baca Juga:   Tips Menyisihkan Gaji Untuk Investasi Reksadana

Nah, sederhana sekali, bukan!? Selanjutnya, Anda cukup memantapkan diri untuk selalu konsisten menabung dan menyetorkan dana ke dalam aplikasi investasi pilihan.  Ketika kelak terjadi situasi darurat yang membutuhkan anggaran ekstra, cairkan investasi tersebut.

Tagged With :

Leave a Comment