Lebih Menguntungkan Mana Beli Properti (Rumah/Apartemen) Secara KPR atau CASH ?

Faktanya kebanyakan orang yang ingin membeli property apalagi pada usia yang tak lagi muda kerap menyesal karena merasa sudah terlambat untuk itu. Alasannya karena harga apartemen atau rumah tentu saja sudah melambung begitu tinggi daripada harga yang harus dibayar oleh mereka yang telah memutuskan untuk membeli property pada waktu lebih awal. Bahkan untuk property yang terletak di kawasan yang sama tapi dibeli dengan jarak beberapa tahun lebih lambat harganya juga tentu lebih  mahal.

Dari para developer property didapatkan informasi bahwa selama ini konsumen mereka selama ini sangat sedikit yang berusia di bawah 25 tahun. Mengapa demikian, alasannya tentu berbeda-beda untuk setiap individu, terutama kesadaran untuk menyisihkan uang demi membeli property sebagai investasi untuk anak muda. Orang-orang yang telah bertahun-tahun berkecimpung dalam bisnis property pasti mengatakan bahwa bisnis tersebut jarang sekali rugi karena sifatnya yang terbatas sementara kebutuhan akan property setiap tahun terus meningkat  seiring bertambahnya jumlah penduduk.

Mengenal System Pembelian Property Secara KPR dan Tunai

Lebih Menguntungkan Mana Beli Properti (Rumah/Apartemen) Secara KPR atau CASH ?

Bila Anda berniat untuk membeli property baik untuk investasi atau ditinggali, yang sering menjadi sumber kebingungan pasti menentukan pilihan antara KPR atau cash, serta mana yang paling menguntungkan. Tapi sebelum membahas lebih jauh tentang hal itu tak ada salahnya untuk memahami terlebih dahulu kedua system tersebut.

KPR – Kepanjangan dari KPR adalah Kredit Pembelian Rumah atau sederhananya saat ingin membeli property dapat dilakukan dengan mencicil atau kredit setiap bulan. Besarannya tergantung dari uang muka yang Anda bayarkan di awal. Sebagai informasi bagi Anda bila memilih KPR paling tidak Anda harus membayar uang muka minimal 30% dari total harga property.

Fasilitas KPR bisa diperoleh dari Bank dengan bentuk jaminan yaitu property yang Anda beli. KPR atau KPR pembelian adalah fasilitas yang disediakan developer dengan bekerja sama dengan lembaga Perbankan untuk memudahkan konsumen yang belum mampu menyediakan dana besar untuk membeli secara tunai. Prosedur untuk pembelian KPR ini juga tergolong mudah dan singkat.

Tunai/cash – Jika memang Anda mempunyai dana besar yang tidak terpakai, membeli secara cash bagaimana pun juga lebih disarankan. Tapi ingat dana yang dimaksud bukanlah termasuk dana asuransi kesehatan, dana pendidikan, dana tabungan, dana portofolio investasi, dana untuk berjaga-jaga atau darurat, dan sejenisnya.

Selain dana untuk membeli rumah siapkan pula dana lain-lain untuk mengurus surat-surat penting terkait property yang hendak Anda beli. Membeli secara cash memungkinkan Anda untuk membayar lebih murah dibandingkan pembelian dengan KPR karena terhindar dari bunga. Semakin panjang tenor kredit yang dipilih harga yang harus dibayar konsumen juga akan semakin mahal.

Plus Minus KPR dan Tunai

Lalu apakah keuntungan dan kerugian membeli rumah atau apartemen dengan KPR atau cash? Berikut ulasannya.

Keuntungan membeli property dengan system KPR

Memang bagi beberapa orang tidak mungkin membeli hunian tanpa mencicil  atau pembiayaan KPR. Beberapa keuntungan memilih system pembelian ini adalah:

  1. Dengan system KPR Anda bisa membeli property atau hunian idaman dengan cicilan yang terjangkau. Kredit perumahan akan memudahkan Anda mengangsur harga rumah dengan tenor yang cukup panjang, mulai 5 tahun bahkan hingga 25 tahun. Anda pun bisa memilih sendiri jumlah angsuran bulanan yang menurut Anda paling terjangkau.
  2. Umumnya lembaga perbankan dibandingkan lembaga pembiayaan lainnya menawarkan suku bunga untuk KPR lebih rendah. Konsumen juga boleh meminta refinancing seandainya mendapatkan bank yang menyediakan promo untuk suku bunga yang rendah ini.
  3. Bila tidak membeli property secara cash artinya Anda tetap mempunyai tabungan untuk simpanan dan asset pribadi lainnya pun tidak akan hilang. Selanjutnya bijaksanalah dalam mengelola keuangan Anda untuk agar tabungan Anda semakin bertambah.
  4. Yang paling menguntungkan dari pembelian system KPR ini adalah adanya asuransi jiwa dan kebakaran yang dapat menyelamatkan Anda dari peristiwa-peristiwa yang tidak terduga.

Kerugian Membeli Property dengan System KPR

Inilah kerugian membeli property dengan cara mencicil atau KPR.

  1. Bagi beberapa orang uang muka yang besarnya 30% itu pun sudah termasuk memberatkan termasuk bagi mereka yang berpenghasilan kurang. Hal ini dapat diatasi dengan memilih rumah subsidi atau rumah sejahtera yang merupakan program pemerintah, jadi rajin-rajinlah mencari informasi terkait hal ini.
  2. Bila sudah ngebet ingin punya rumah orang kerap rela melakukan segala cara, termasuk mengajukan KTA atau kredit tanpa agunan. Parahnya banyak yang kemudian jadi kewalahan dan terbelit hutang yang besar. Jadi hal ini sangat tidak disarankan.
  3. Bank akan mengatur seluruh prosedur pembelian property, termasuk menunjuk notaris, walaupun mungkin kita lebih suka memilih jasa notaris sendiri. Tapi sayangnya hal ini tak diperbolehkan.
  4. Kebutuhan akan hunian yang tinggi, membuat banyak oknum memancing di air keruh untuk mendapat keuntungan. Developer-developer nakal kerap mencari keuntungan misalnya dengan membangun rumah yang spesifikasinya di bawah standar, pembangunan tersendat-sendat, dan lain-lain. Untuk mengantisipasinya tentu sejak awal pastikan Anda memilih developer professional dan terpecaya.

Keuntungan Membeli Property dengan System Tunai

Bila memiliki ketersediaan dana untuk membeli rumah secara cash, Anda bisa mempertimbangkannya dengan keuntungan seperti ini.

  1. Dengan membeli secara tunai tentu saja Anda akan terbebas dari hutang yang dapat mengurangi penghasilan bulanan Anda. Berikutnya dana untuk mencicil KPR dapat dialokasikan untuk hal lain, misalnya investasi saham atau reksadana.
  2. Property yang dibeli secara cash artinya Anda mempunyai asset yang kapanpun dapat dilego bila Anda mempunyai kesulitan keuangan karena sesuatu hal.
  3. Bila property yang Anda beli itu hendak ditempati sendiri, tentu saja Anda dan keluarga akan merasa lebih tenang karena hunian tersebut telah dibayar lunas. Dengan begitu Anda juga tak perlu khawatir rumah itu akan diambil kembali bila suatu saat tak dapat membayar angsuran.

Kekurangan Membeli Property dengan System Tunai

Tentu saja resiko membeli property secara cash lebih minim daripada mengangsur, tapi ada pula kekurangan dari membeli hunian secara tunai. Berikut ulasannya.

  • Dengan pembelian tunai Anda harus menyadari bahwa Anda tak memperoleh nilai tambah dari property tersebut. Bila dengan KPR property Anda akan berpotensi untuk meningkat karena nilai property yang memang mengalami penambahan setiap tahunnya.

Misalnya, Anda membeli rumah seharga 500 juta, dan menyetorkan 20% uang muka atau DP sebesar 100 juta. Rumah tersebut lalu nilainya bertambah sebesar 150 juta dalam kurun waktu kurang dari setahun, artinya Anda mendapatkan keuntungan sebesar 50 juta dari uang muka yang telah dibayar, yaitu 100 juta.

  • Mungkin saja dengan membeli secara tunai Anda telah menghabiskan seluruh asset Anda karena harga property yang tinggi, misalnya karena Anda memilih property yang terletak di perkotaan, berlokasi strategis, dan mudah mengakses fasilitas umum. Sebaliknya, bila membeli secara mengangsur Anda akan tetap mempunyai dana simpanan yang dapat dicurahkan untuk investasi masa depan Anda pada sector lain dengan lebih bebas.

Semoga bermanfaat!

Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 5,00 out of 5)

Loading...

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar