<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>edukasi bisnis | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/tag/edukasi-bisnis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Dec 2023 12:09:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>Edukasi Finansial Bagi Pengusaha: Mempersiapkan Diri Menuju Trend Baru – Part 1</title>
		<link>https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/</link>
					<comments>https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2023 13:31:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=22121</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menyambut tahun yang baru, para pengusaha mempersiapkan diri untuk menjalani satu tahun yang dipenuhi peluang dan tantangan. Di dunia bisnis yang terus berkembang, stabilitas finansial adalah hal yang paling utama <a href="https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">Edukasi Finansial Bagi Pengusaha: Mempersiapkan Diri Menuju Trend Baru – Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menyambut tahun yang baru, para pengusaha mempersiapkan diri untuk menjalani satu tahun yang dipenuhi peluang dan tantangan. Di dunia bisnis yang terus berkembang, stabilitas finansial adalah hal yang paling utama untuk keberhasilan setiap bisnis. Oleh sebab itu. Edukasi finansial bagi pengusaha bukan hanya suatu keniscayaan, namun merupakan kebutuhan. <a href="https://investasi.online" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Investasi</a> dalam bentuk edukasi finansial, baik untuk anda sebagai pengusaha maupun untuk anggota tim, adalah pilihan yang bijak.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah <a href="https://investasi.online/membangun-tim-kerja-dari-jauh-membangun-pelayanan-prima/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tim kerja</a> yang memiliki pengetahuan cukup akan lebih siap memberikan keputusan finansial yang baik, bisa mengelola sumber daya secara efisien, dan berkontribusi terhadap kesuksesan perusahaan anda secara keseluruhan. Anda bisa mengadakan seminar, pelatihan, mengundang <em>guest speaker</em>, para pengusaha ternama untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada anggota tim anda. Doronglah terciptanya suatu lingkungan pembelajar, melalui kursus, webinar, atau konferensi dengan tema-tema khusus, sehingga perusahaan anda tetap kompetitif dan inovatif.</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-22122" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/12/edukasi-finansial-bagi-pengusaha.jpg" alt="edukasi finansial bagi pengusaha" width="500" height="333" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/12/edukasi-finansial-bagi-pengusaha.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/12/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Edukasi Finansial Bagi Pengusaha: Beberapa Solusi dan Strategi Yang Perlu Dipelajari</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa solusi dan strategi finansial yang perlu dipelajari dan diperdalam oleh pengusaha agar di tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya usaha anda tumbuh dan berkembang:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Diversifikasi Sumber Pendanaan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Para pengusaha, khususnya para pemula, kerap mengalami kekurangan sumber pendanaan untuk membiayai bisnisnya. Di tahun depan, cobalah berupaya melakukan diversifikasi sumber pendanaan, karena hal ini akan semakin penting dibanding sebelum-sebelumnya. Jika hanya mengandalkan satu sumber pendanaan (seperti pinjaman konvensional atau satu investor saja), maka akan beresiko, karena pendanaan anda terbatas. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukan diversifikasi sumber pendanaan:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Perusahaan Modal Ventura (<em>Venture Capital</em>) adalah sumber pendanaan yang sangat pas untuk <a href="https://investasi.online/cara-memulai-bisnis-startup/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">startup</a> dan perusahaan yang tumbuh cepat. Perusahaan ini berinvestasi melalui ekuitas dan memberikan dukungan dan bimbingan yang tentunya sangat berarti untuk pengusaha baru. Untuk menarik perhatian VC, cobalah buat <em>pitch</em> atau presentasi singkat namun menarik tentang usaha anda.</li>
<li>Angel Investor adalah orang atau sekelompok orang yang menyediaan dana awal yang cukup besar kepada perusahaan baru (<em>startup</em>); itulah sebabnya mereka disebut sebagai investor malaikat. Sebagai imbalannya, mereka mendapatkan bagian kepemilikan ekuitas di perusahaan. Mereka juga sering berbagi keahlian yang pastinya sangat berguna dan bisa memperkenalkan anda dengan koneksinya. Cobalah menjalin komunikasi dengan <em>Angel Investor </em>yang memiliki visi sejalan dengan anda dan bisa memberikan panduan strategis untuk bisnis anda.</li>
<li>Platform Crowdfunding, seperti Indiegogo, Kickstarter, dan GoFundMe. Platform semacam ini semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, dan crowdfunding diperkirakan akan mencapai $3,62 milyar pada tahun 2030. Platform crowdfunding menawarkan peluang unik untuk mendapatkan tambahan investasi, melalui interaksi dengan audiens yaang merupakan calon-calon penopang potensial untuk usaha anda. Platform semacam ini tidak hanya menjadi sumber modal, namun juga berfungsi sebagai tool marketing dan validasi bagi produk anda.</li>
<li>Bantuan dan Program Pemerintah di bidang kewirausahaan, umumnya tersedia di beberapa bidang seperti teknologi, riset dan pengembangan, dan keberlanjutan lingkungan hidup. Cobalah eksplorasi peluang ini untuk mengurangi beban finansial dan mendorong inovasi.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pada intinya, diversifikasi sumber-sumber pendanaan bisa membantu mengurangi resiko karena bergantung pada satu sumber pendanaan saja. Diversifikasi juga membantu meningkatkan stabilitas finansial yang dibutuhkan dalam berbagai kondisi ekonomi yang berbeda-beda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pendanaan Yang Berkelanjutan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Pendanaan yang berkelanjutan bukan lagi sekedar trend, namun di atas segalanya, sudah menjadi kebutuhan. Di Tahun depan, dunia bisnis diperkirakan akan menghadapi tekanan lebih untuk mengadopsi program tanggung jawab sosial dan lingkungan. Konsumen sudah semakin cerdas dalam membuat keputusan. Demikian juga para investor, lebih memilih perusahaan yang memprioritaskan keberlanjutan lingkungan hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa cara untuk mengintegrasikan pendanaan yang berkelanjutan ke dalam strategi usaha anda:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Opsi <em>Green Financing</em>, seperti obligasi berwawasan lingkungan (<em>green bonds</em>), yang khusus dirancang untuk mendanai proyek-proyek yang ramah lingkungan. <a href="https://investasi.online/tips-sukses-investasi-obligasi-dan-apa-yang-dipersiapkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Obligasi</a> sejenis ini bisa menjadi cara yang cerdas untuk mendapatkan tambahan modal untuk mendukung program-program berwawasan lingkungan, proyek energi terbarukan untuk pertanian berkelanjutan.</li>
<li><em>Impact Investment</em> adalah investasi yang berorientasi pendapatan finansial dan dampak yang baik bagi sosial dan lingkungan. Dengan menyelaraskan usaha anda dengan tujuan bisnis para investor yang berorientasi dampak ini, anda bisa mengakses sumber modal yang unik dan menunjukkan komitmen perusahaan untuk menciptakan dunia yang lebih baik.</li>
<li>Menerapkan program berwawasan lingkungan di perusahaan anda, misalnya, mengurangi limbah dan menghemat energi. Hal ini tidak hanya akan menarik perhatian konsumen yang berwawasan lingkungan, namun juga dapat menghasilkan penghematan biaya seiring dengan waktu.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Pada post selanjutnya, akan dibahas beberapa aspek lainnya yang mungkin anda perlukan sebagai bagian dari <a href="https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-2/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">edukasi finansial bagi pengusaha</a>. Di antaranya adalah seputar manajemen finansial berbasis data, perencanaan kontingensi, optimisasi pajak, dan membangun kemitraan strategis. Jangan sampai ketinggalan ya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">Edukasi Finansial Bagi Pengusaha: Mempersiapkan Diri Menuju Trend Baru – Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/edukasi-finansial-bagi-pengusaha-mempersiapkan-diri-menuju-trend-baru-part-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenali Beberapa Hal Yang Terlupakan Saat Mendirikan Usaha</title>
		<link>https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/</link>
					<comments>https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2022 15:10:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Mengatur Keuangan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=17840</guid>

					<description><![CDATA[<p>Peluncuran sebuah usaha baru adalah hal menyenangkan, dan pastinya dipenuhi dengan optimisme, terutama ketika anda  berfikir anda memiliki sesuatu yang berharga dan inovatif untuk dibagikan dengan dunia. Namun faktanya, anda <a href="https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/" data-wpel-link="internal">Kenali Beberapa Hal Yang Terlupakan Saat Mendirikan Usaha</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Peluncuran sebuah <a href="https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha baru</a> adalah hal menyenangkan, dan pastinya dipenuhi dengan optimisme, terutama ketika anda  berfikir anda memiliki sesuatu yang berharga dan inovatif untuk dibagikan dengan dunia. Namun faktanya, anda mungkin memiliki produk atau konsep bisnis paling orisinil dan kreatif, dan masih cukup aman sekalipun anda belum begitu yakin dengan apa yang harus dilakukan untuk mencapai kesuksesan. Adakalanya, banyak hal yang terlupakan saat mendirikan usaha, sehingga bisnis yang diharapkan akan mengalami kesuksesan akhirnya mengalami banyak kendala, bahkan di tahun pertama.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, perlu diketahui bahwa diperlukan upaya sadar untuk menyelesaikan sejumlah tahapan yang sangat penting sebelum melangkah ke tahap berikutnya dalam perjalanan sebuah usaha. Ada beberapa hal yang terlupakan saat mendirikan usaha, terutama bagi <a href="https://investasi.online/tips-sukses-bagi-pengusaha-baru-tools-yang-wajib-anda-miliki/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pengusaha baru</a>. Jika anda sudah bersiap untuk mendirikan sebuah perusahaan, anda mesti memberikan perhatian yang ketat terhadap pentingnya masing-masing tahap ini dan mempertimbangkan cara paling efektif untuk mengatasinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-17841" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha.jpg" alt="hal yang terlupakan saat mendirikan usaha" width="500" height="329" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha-300x197.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>4 Hal Yang Terlupakan Saat Mendirikan Usaha</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat mendirikan sebuah usaha. Ada beberapa hal yang terlupakan saat mendirikan usaha dan mesti menjadi bahan perhatian anda sebelum meluncurkan sebuah usaha:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Lakukan Riset</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Penelitian selalu menjadi tahap pertama sebelum memulai setiap usaha. Sebelum mempertimbangkan tahap penting berikutnya, sebaiknya alokasikan waktu khusus untuk melakukan investigasi atau riset terhadap target pasar, kebutuhan konsumen, persaingan, kebutuhan produk dan/atau jasa, serta kewajiban hukum. Kemudian, satu atau dua tahun berikutnya, anda mungkin akan menyadari bahwa hambatan-hambatan tertentu dapat menghambat anda untuk maju dalam upaya pengembangan produk atau ekspansi bisnis.</p>
<p style="text-align: justify;">Kerap kali, pengusaha baru tidak berhasil mengidentifikasi permintaan pasar yang sesungguhnya. Akhirnya, banyak perusahaan yang harus benar-benar tutup karena sesungguhnya pasar tidak membutuhkan produk atau jasa yang mereka tawarkan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Dapatkan Modal Yang Cukup</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Mungkin sulit untuk mengukur dengan jelas seberapa pentingnya pendanaan yang mencukup untuk mendirikan dan mempertahankan sebuah usaha, hingga mencapai titik impas (<em>break even point</em>). Menurut sebuah riset yang dilakukan CB Insights, sekitar 38% usaha gagal karena kehabisan uang dan/atau tidak mendapatkan modal yang cukup. Kecukupan modal kerap menjadi hal yang terlupakan saat mendirikan usaha. Jika anda tidak jeli mengidentifikasi aliran uang, maka anda baru sadar permasalahan sesungguhnya ketika usaha anda tidak lagi hidup karena ‘denyut nadi’nya terhenti, yakni aliran uang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kecuali jika anda secara langsung mampu menyuntikkan uang yang dibutuhkan agar usaha tersebut bertahan, maka anda harus mampu menarik investor di setiap ronde pendanaan agar target di setiap tahapan bisa tercapai. Para pengusaha juga terkadang tidak menyadari berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan modal. Dengan skenario paling sederhana sekalipun, dibutuhkan waktu setidaknya 6 bulan untuk mendapatkan pendanaan. Artinya, anda membutuhkan uang yang cukup di bank untuk menutupi pengeluaran perusahaan, hingga perusahaan mendapatkan suntikan modal dari investor atau bank.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Dapatkan Tim Yang Sesuai</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Singkatnya, sebaiknya jangan mengerjakan semuanya sendiri. Kecuali jika anda seorang <em>solopreneur</em> yang memilih memberikan jasa profesional sendiri dan tidak berencana mengembangkan usaha tersebut, anda akan membutuhkan orang-orang yang tepat di sekitar anda untuk membantu mengembangkan perusahaan. Layaknya semua orang, anda tentu memiliki keterbatasan dan kelemahan. Dengan membantu tim yang tepat untuk mengisi ‘area kosong’ tersebut, perusahaan anda berpeluang lebih besar untuk meraih sukses.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa saja merekrut karyawan magang atau personil yang belum berpengalaman untuk menghemat biaya. Sepanjang orang tersebut bisa diandalkan dan bisa mengikuti instruksi anda, tidak ada salahnya dicoba, terutama jika perusahaan anda sudah memiliki SOP yang jelas dan program pelatihan yang memadai.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, untuk posisi yang lebih tinggi, seperti fungsi manajemen dan eksekutif, atau untuk pekerjaan yang membutuhkan skill tertentu, maka sebaiknya berlakukan ketentuan tentang pengalaman dan etika kerja. Selain itu, jika anda berencana mencari pendanaan dari investor, anda akan membutuhkan tim manajemen yang mampu menunjukkan pengalaman dan profesionalisme yang relevan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tingkatkan Keahlian Manajerial dan Kepemimpinan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika anda adalah salah satu pemilik di perusahaan, terlepas dari tingkat keterlibatan anda dalam operasi sehari-hari, anda membutuhkan keahlian manajemen dan <a href="https://investasi.online/gaya-kepemimpinan-proaktif-internal-vs-eksternal/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kepemimpinan proaktif</a> yang sesuai untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan menggerakkan ‘kemudi’ ke arah yang tepat. Anda adalah seorang pembuat kebijakan, dan keputusan yang tepat tidak bisa diambil jika ada hal-hal yang terlewatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Area yang perlu anda kuasai antara lain keuangan, data, dan fungsi eksekusi. Aspek ini adalah beberapa hal yang terlupakan saat mendirikan usaha, padahal ketiganya sangat krusial. Anda juga perlu mengasah keahlian kepemimpinan sehingga anda bisa mendelegasikan tugas dengan tepat dan mampu membangun budaya perusahaan yang positif bagi tim eksekutif dan semua orang di perusahaan.  Jika anda seorang pendiri atau investor di perusahaan, sebaiknya kembangkan keahlian kepemimpinan anda secara terus-menerus, agar anda tidak melewatkan hal-hal penting yang berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/" data-wpel-link="internal">Kenali Beberapa Hal Yang Terlupakan Saat Mendirikan Usaha</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelajaran Bisnis dari Ratu Elizabeth II Agar Perusahaan Bertahan dan Berkembang</title>
		<link>https://investasi.online/pelajaran-bisnis-dari-ratu-elizabeth-ii-agar-perusahaan-bertahan-dan-berkembang/</link>
					<comments>https://investasi.online/pelajaran-bisnis-dari-ratu-elizabeth-ii-agar-perusahaan-bertahan-dan-berkembang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2022 16:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=17819</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wafatnya Ratu Elizabeth II menjadi pemberitaan di seluruh dunia. Ratu Elizabeth memimpin Inggris, tidak terkecuali salah satu brand paling sukses di dunia, yakni British Royal Family, selama lebih dari 70 <a href="https://investasi.online/pelajaran-bisnis-dari-ratu-elizabeth-ii-agar-perusahaan-bertahan-dan-berkembang/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pelajaran-bisnis-dari-ratu-elizabeth-ii-agar-perusahaan-bertahan-dan-berkembang/" data-wpel-link="internal">Pelajaran Bisnis dari Ratu Elizabeth II Agar Perusahaan Bertahan dan Berkembang</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Wafatnya Ratu Elizabeth II menjadi pemberitaan di seluruh dunia. Ratu Elizabeth memimpin Inggris, tidak terkecuali salah satu <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-sebuah-brand-pastikan-merancang-panduan-yang-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">brand</a> paling sukses di dunia, yakni British Royal Family, selama lebih dari 70 tahun.  Selama masa pemerintahannya, Ratu Elizabeth memegang erat tradisi yang sudah berlangsung lama, dan pada saat yang sama melakukan modernisasi selama beberapa dekade. Tahukah anda, bahwa ada sejumlah pelajaran bisnis dari Ratu Elizabeth II yang bisa menjadi pedoman bagi anda dalam menjalankan bisnis.</p>
<p style="text-align: justify;">Sang Ratu selalu menjaga emosinya dan di hadapan publik selalu berbicara hal-hal positif tentang pemimpin lain yang pernah ia tanya – terlepas dari apakah ia menyukai mereka atau tidak dan apakah ia sependapat dengan kebijakan mereka atau tidak. Bagi Keluarga Kerajaan dan penduduk Inggris, Ratu Elizabeth adalah “<em>face of the franchise</em>.”</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-17820" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/Pelajaran-Bisnis-dari-Ratu-Elizabeth-II.jpeg" alt="Pelajaran Bisnis dari Ratu Elizabeth II" width="500" height="363" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/Pelajaran-Bisnis-dari-Ratu-Elizabeth-II.jpeg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/Pelajaran-Bisnis-dari-Ratu-Elizabeth-II-300x218.jpeg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Ini Dia Beberapa Pelajaran Bisnis dari Ratu Elizabeth II…</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Royal Family sebagai sebuah usaha keluarga bernilai jutaan dollar dan berpengaruh besar terhadap perdagangan, industri travel, dan aspek lain dalam perekonomian Inggris, tidak diragukan bahwa Ratu Elizabeth laksana seorang CEO yang tak tertandingi. Ada sejumlah pelajaran bisnis dari Ratu Elizabeth II yang mungkin bisa anda ambil, di antaranya:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Ketahui Pentingnya Perspektif Global</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Pada sekitar tahun 1952, Ratu Elizabeth menyadari pentingnya perspektif global. Ia menghabiskan tujuh dekade berkeliling ke seluruh dunia demi Persemakmuran Inggris dan mengunjungi negara-negara di Eropa, Afrika, Asia, Amerika, dan Pasifik. Sang Ratu menyukai budaya yang berbeda-beda dan perjalannya kerap membawa misi diplomatik yang bertujuan untuk menjembatani perbedaan dan meredakan ketegangan antar-negara. Sebagian besar kunjungannya dinilai sukses. Menurut estimasi The Telegraph, Ratu Elizabeth berkunjung sejauh 1.032.513 mil sepanjang pemerintahannya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tetap Positif di Masa-Masa Sulit</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Salah satu <em>quote</em> paling dikenal dari Ratu Elizabeth disampaikan belum lama ini. Pada bulan April 2020, di masa puncak pandemi Covid-19, Ratu Inggris ini berbicara untuk kelima kalinya pada siaran TV khusus selama 7 dekade pemerintahannya. Ia menyadari bahwa pada saat itu dunia sedang mengalami masa sulit, masa-masa yang menimbulkan disrupsi di hampir semua aspek perekonomian, sehingga menimbulkan kesulitan finansial bagi banyak orang serta memicu perubahan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada saat itu, Ratu Elizabeth berusaha menenangkan rakyatnya dan meyakinkan bahwa hari-hari yang lebih baik akan datang, di mana semua orang akan kembali bisa berkumpul dengan keluarga dan teman-teman. Ratu berusia 93 tahun tersebut menyadari masa-masa sulit yang dihadapi rakyatnya. Ia juga berterima kasih kepada para tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan, mengungkapkan kebanggaan kepada rakyatnya yang disiplin mematuhi protokol kesehatan, serta meyakinkan mereka bahwa hari-hari yang lebih indah akan segera datang.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang pemimpin yang baik selalu berusaha menaikkan kembali semangat timnya. Ratu Elizabeth melakukan hal itu, bahkan sejak menjadi pemimpin wanita yang masih berusia muda selama Perang Dunia II. Di usia senja, ia melakukan hal yang sama ketika rakyatnya dihadapkan dengan pandemi Covid-19.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Menyusun Rencana Suksesi</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi Pelajaran Bisnis dari Ratu Elizabeth II untuk para <a href="https://investasi.online/calon-pengusaha-muda-lebih-kreatif-di-masa-pendemi-3-contoh-kasus/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pengusaha muda</a> adalah adanya rencana suksesi. Rencana ini penting untuk sebuah bisnis, terutama bisnis keluarga. Sayangnya, hal ini kerap terabaikan di perusahaan-perusahaan milik keluarga. Faktanya, salah satu tantangan terberat dalam menyusun rencana suksesi di usaha kecil adalah tidak adanya generasi penerus yang bisa diandalkan oleh pendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini diungkapkan oleh Mary Kier, salah satu mitra sekaligus co-leader di ZRG. Ia mengatakan bahwa pendiri sebuah perusahaan mungkin sangat baik di satu aspek bisnis (misalnya kreativitas dalam membuat produk), namun tidak menjadi pemimpin terbaik untuk usaha tersebut secara keseluruhan. Menurutnya, kerap muncul kekhawatiran dalam bisnis keluarga bahwa tidak ada orang yang akan menjalankan usaha tersebut sama seperti pendirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka juga sering khawatir kalau penerus yang bukan anggota keluarga akan menolak meneruskan usaha tersebut menggantikan pendirinya. Pada kondisi lain, perusahaan memiliki menunggu hingga pendirinya meninggal atau menunjuk seseorang sebagai penggantinya. Pada kasus seperti ini, pemimpin tersebut mungkin tidak lagi mampu mengimbangi perkembangan. Akibatnya, usaha tersebut mulai menurun.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bergerak Maju</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Saat ini, Royal Family harus melangkah tanpa Ratu Elizabeth, yang telah menjadi CEO untuk sejumlah usaha keluarga selama lebih dari 70 tahun. Sang Ratu tidak pernah meragukan para pemimpin terbaik dunia. Ia memimpin dengan keikhlasan dan jiwa kemanusiaan yang kuat, dan tidak pernah berusaha menarik perhatian. Ia juga memberikan petunjuk kepada Perdana Menteri dan Presiden di daerah kekuasaan kerajaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi pelajaran bisnis dari Ratu Elizabeth II adalah bahwa penerus di setiap perusahaan yang sedang berkembang mesti memiliki rencana untuk hal-hal yang tak terelakkan. Misalnya, orang-orang tertentu pada akhirnya harus diganti agar perusahaan bisa bertahan dan berkembang. Secara alamiah, sebagian besar <a href="https://investasi.online/manajemen-usaha-kecil-tahun-2021-menarik-talent-terbaik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha kecil</a> tidak memiliki sumber daya finansial sebesar British Royal Family dan harus berusaha mencari modal, namun, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari keluarga Kerajaan Inggris ini.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pelajaran-bisnis-dari-ratu-elizabeth-ii-agar-perusahaan-bertahan-dan-berkembang/" data-wpel-link="internal">Pelajaran Bisnis dari Ratu Elizabeth II Agar Perusahaan Bertahan dan Berkembang</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/pelajaran-bisnis-dari-ratu-elizabeth-ii-agar-perusahaan-bertahan-dan-berkembang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strategi Mencapai Tujuan Pemasaran untuk Menumbuhkan Usaha: Part 1</title>
		<link>https://investasi.online/strategi-mencapai-tujuan-pemasaran-untuk-menumbuhkan-usaha-part-1/</link>
					<comments>https://investasi.online/strategi-mencapai-tujuan-pemasaran-untuk-menumbuhkan-usaha-part-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2022 15:25:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Deposito]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Pemasaran Produk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=17724</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apakah anda sudah mengimplementasikan strategi mencapai tujuan pemasaran dan penumbuhan usaha? Apapun strategi yang anda terapkan, tujuan akhirnya adalah kesuksesan, bukan? Tidak ada orang yang ingin gagal dalam tujuannya. Dalam <a href="https://investasi.online/strategi-mencapai-tujuan-pemasaran-untuk-menumbuhkan-usaha-part-1/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/strategi-mencapai-tujuan-pemasaran-untuk-menumbuhkan-usaha-part-1/" data-wpel-link="internal">Strategi Mencapai Tujuan Pemasaran untuk Menumbuhkan Usaha: Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Apakah anda sudah mengimplementasikan <a href="https://investasi.online/strategi-mencapai-tujuan-pemasaran-untuk-menumbuhkan-usaha-part-2/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">strategi mencapai tujuan pemasaran dan penumbuhan usaha</a>? Apapun strategi yang anda terapkan, tujuan akhirnya adalah kesuksesan, bukan? Tidak ada orang yang ingin gagal dalam tujuannya. Dalam bisnis, pertaruhannya sangat tinggi. Jika anda tidak mencapai target, resikonya besar, seperti kekecewaan pemegang <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham</a>, kerugian finansial, hingga keharusan untuk mengundurkan diri di masa mendatang.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, agar anda sukses menerapkan strategi pemasaran, maka andaa juga harus belajar dari kegagalan. Beda halnya dengan pemasaran tradisional, banyak proses percobaan yang dibutuhkan. Para ahli pemasaran mendekati strategi dan taktiknya layaknya ilmuwan. Hipotesis didasarkan pada data dan observasi. Kemudian, hipotesis diuji untuk menentukan strategi apa yang berfungsi dan gagal.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-17725" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/strategi-mencapai-tujuan-pemasaran.jpg" alt="strategi mencapai tujuan pemasaran" width="500" height="348" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/strategi-mencapai-tujuan-pemasaran.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/strategi-mencapai-tujuan-pemasaran-300x209.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Strategi Mencapai Tujuan Pemasaran Dalam Bisnis</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Memang, strategi mencapai tujuan pemasaran memang melibatkan taktik uji coba untuk melihat strategi apa yang bisa membuat sebuah bisnis berkembang. Berikut adalah empat cara untuk memenuhi strategi penjualan demi pertumbuhan bisnis anda:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Gunakan Lebih dari Satu Saluran</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Dunia pemasaran jauh lebih dinamis dibanding sebelumnya. TV, radio dan media cetak masih digunakan, namun perusahaan juga bisa menjangkau konsumen melalui media sosial dan taktik pemasaran gerilya. Pendekatan-pendekatan terbaru seperti <em>native advertising</em> mulai bermunculan dan menyasar calon konsumen dengan cara-cara yang tidak terperkirakan sebelumnya. Untuk melampaui target, marketer harus menambah jumlah saluran atau jenis media yang digunakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Upaya untuk menjangkau konsumen melalui berbagai jenis media dikenal dengan <em>cross-channel marketing</em>. Di satu sisi, kebanyakan perusahaan menerapkan strategi ini, Namun di sisi lain, strategi pemasaran kebanyakan terlalu difokuskan pada upaya menemukan kombinasi yang sesuai. Para marketer ingin menemukan saluran mana yang paling cocok untuk mereka. Bisa jadi, blog post, podcast, atau event-event online justru lebih efektif untuk memperkenalkan perusahaan. Namun, email personal, email langsung, dan <a href="https://investasi.online/jenis-iklan-usaha-online/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">iklan online</a> bisa jadi menghasilkan lebih banyak konversi menjadi penjualan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan menerapkan strategi pemasaran <em>cross-channel, </em>perusahaan anda bisa menyampaikan pesan-pesan secara lebih efektif dan tepat sasaran kepada calon konsumen. Dengan menggunakan banyak jenis media, anda juga bisa uji coba untuk menemukan <em>tool</em> yang paling tepat untuk calon konsumen anda di saat yang tepat.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Belajar dari Hasil Ujicoba A/B</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Masih ingat tentang pengujian hipotesis dalam penelitian? <em>Split testing</em> atau A/B adalah caranya. Anda memulai dengan membuat tebakan berbasis pengetahuan tentang target dan melakukan pengujian untuk mengetahui benar atau salah. Misalnya, anda mungkin menyimpulkan bahwa klien anda akan lebih merespon promosi yang menonjolkan aspek penghematan waktu. Anda membuat kesimpulan ini berdasarkan data survey terhadap konsumen.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, anda menguji hipotesis ini dengan mengirimkan dua versi email. Keduanya menyoroti penjualan produk terbaru, namun hanya satu email yang memuat bahasa untuk mendorong pembaca bertindak cepat. Hasil pengujian menunjukkan lebih banyak konversi dari email yang menekankan urgensi waktu. Dalam kasus ini, hasil pengujian mengkonfirmasi hipotesis awal. Sekarang, anda tahu bahwa menggunakan bahasa semacam ini ternyata dapat menghasilkan lebih banyak penjualan.</p>
<p style="text-align: justify;">Marketer-marketer sukses juga menggunakan pengujian A/B untuk menemukan siapa konsumen mereka yang sesungguhnya. Mereka mungkin belum memiliki data yang memadai atau ingin melihat apakah <a href="https://investasi.online/ide-aplikasi-baru-cara-efektfi-menentukan-segmen-konsumen/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">segmen konsumen</a> yang berbeda-beda akan merespon dengan cara yang berbeda. Misalnya, <em>landing page</em> dengan versi yang berbeda mungkin menunjukkan kelompok umur tertentu yang lebih tertarik dengan fitur desain tertentu. Marketer kemudian bisa menggunakan hasil pengujian tersebut untuk menyempurnakan <em>landing page</em>, sehingga cocok dengan target konsumen.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Konsentrasi pada Pengalaman Pembeli</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sistem periklanan tradisional biasanya fokus pada tahap awal perjalanan pembeli. Tujuan sebuah TV spot adalah memperkenalkan produk, jasa, atau <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-sebuah-brand-pastikan-merancang-panduan-yang-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">brand</a> kepada konsumen. Seringkali, pengiklan berharap konsumen akan mengingat nama produk atau nama perusahaan saat mereka mencari sesuatu. Sayangnya, pemasaran konvensional kerap kali hanya fokus pada tahap awal, dan mengabaikan tahapan berikutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah saluran pemasaran yang sempurna terdiri dari enam tahap yang berbeda. Pengenalan berada di puncak. Tahapan-tahapan berikutnya adalah akuisisi, aktivasi, retensi, pendapatan, dan referal. Banyak orang mungkin tahu bahwa produk anda ada. Namun, jumlah yang mengunjungi website atau toko anda untuk mendapatkan informasi lebih jauh lebih sedikit. Dari yang berkunjung, sebagian mungkin mengisi formulir, subscribe ke <em>email list</em> anda, atau melakukan penjualan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika target sudah menjadi konsumen, anda tentu ingin mempertahankan mereka, bukan? Idealnya, anda ingin mereka melakukan pembelian lagi atau menggunakan kembali jasa anda, bukan? Harapannya, klien yang ada saat ini memang puas dan antusias dengan brand anda, sehingga mereka merekomendasikannya kepada orang lain. Marketer yang mampu melampaui target mereka menyadari bahwa pengenalan produk atau perusahaan hanyalah langkah awal.</p>
<p style="text-align: justify;">Peluang untuk mendapatkan uang ada di setiap tahapan dari 6 tahapan tersebut. <a href="https://investasi.online/membangun-hubungan-dengan-konsumen-penentu-hidup-matinya-usaha/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Membangun hubungan dengan konsumen</a> harus terus dilakukan dengan sedemikian rupa untuk mendorong penjualan. Dapatkan informasi tentang strategi mencapai tujuan pemasaran pada post berikutnya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/strategi-mencapai-tujuan-pemasaran-untuk-menumbuhkan-usaha-part-1/" data-wpel-link="internal">Strategi Mencapai Tujuan Pemasaran untuk Menumbuhkan Usaha: Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/strategi-mencapai-tujuan-pemasaran-untuk-menumbuhkan-usaha-part-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hal Yang Mesti Diketahui Saat Mengajukan Pinjaman Usaha Baru: Part 1</title>
		<link>https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/</link>
					<comments>https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2022 15:48:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=17713</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tahun pertama bisnis dibuka, anda sebagai pemilik atau pemimpin harus berupaya untuk mendapatkan suntikan dana, sehingga anda bisa memperkuat fondasi perusahaan yang baru didirikan tersebut. Apapun yang datang kemudian <a href="https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">Hal Yang Mesti Diketahui Saat Mengajukan Pinjaman Usaha Baru: Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di tahun pertama bisnis dibuka, anda sebagai pemilik atau pemimpin harus berupaya untuk mendapatkan suntikan dana, sehingga anda bisa memperkuat fondasi perusahaan yang baru didirikan tersebut. Apapun yang datang kemudian ditentukan oleh pilihan-pilihan yang anda ambil di tahap pertama. Kebanyakan <a href="https://investasi.online/tips-sukses-bagi-pengusaha-baru-tools-yang-wajib-anda-miliki/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pengusaha baru</a> mengajukan pinjaman usaha untuk mempertahankan denyut nadi perusahaannya. Tidak mudah membaangun sebuah usaha tanpa fondasi yang tidak rata. Dan, semakin sulit menjalankan sebuah perusahaan jika fondasi keuangannya goyah.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Hal Yang Harus Diketahui Saat Mengajukan Pinjaman Usaha</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Mengajukan pinjaman usaha tidak selamanya menjadi pilihan, jika anda masih memiliki alternatif sumber pendanaan lain. Namun, jika anda merasa bahwa pinjaman menjadi satu-satunya solusi, maka pastikan anda mengetahui beberapa hal berikut sebelum mengajukan permohonan kredit usaha:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-17714" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/mengajukan-pinjaman-usaha-1.jpg" alt="mengajukan pinjaman usaha 1" width="500" height="381" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/mengajukan-pinjaman-usaha-1.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/mengajukan-pinjaman-usaha-1-300x229.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Usaha Baru Mungkin Akan Kesulitan Mendapatkan Kredit Murah</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Faktanya adalah bahwa tidak semua pemberi kredit menyediakan layanan bagi <a href="https://investasi.online/strategi-marketing-bagi-perusahaan-baru-word-of-mouth/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">perusahaan baru</a>. Akibatnya, pengusaha baru kerap mengalami kesulitan untuk mendapatkan kredit usaha. Sayangnya, para pemilik usaha baru ini terkadang harus mengajukan permohonan pinjaman bahkan sebelum impiannya diwujudkan. Jika demikian, maka mendapatkan suntikan dana tambahan akan lebih sulit lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa alasan mengapa parusahaan pemula ditolak oleh perusahaan pembiayaan, antara lain: rencana bisnis yang biasa-biasa saja (tidak ada yang istimewa),  riwayat kredit perorangan yang buruk, dokumen tidak lagi, dan tidak tersedianya beberapa informasi yang dipersyaratkan saat pengajuan surat permohonan. Berikut adalah beberapa tips bagi anda yang ingin mengajukan pinjaman usaha untuk pertama kalinya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Cek riwayat kredit anda: jika anda baru pertama kali mengajukan pinjaman usaha, maka keputusan pemberi kredit umumnya didasarkan pada riwayat finansial personal anda sebagai pemilik. Ada beberapa cara untuk memperbaiki skor kredit anda. Anda bisa bekerja sama dengan penasehat keuangan untuk ini. Dengan memperbaiki skor kredit, peluang mendapatkan kredit lebih besar, dan anda bahkan berkesempatan mendapatkan pinjaman dengan suku bunga yang lebih rendah.</li>
<li>Susun rencana. Permohonan kredit usaha untuk pertama kali harus memiliki tujuan yang jelas. Buatlah rencana bisnis yang jelas dan layak.</li>
<li>Ketahui berapa banyak uang yang anda butuhkan: Pinjamlah sebanyak yang anda butuhkan saja. Anda harus bisa merinci berapa banyak uang yang akan digunakan. Namun, tidak ada salahnya sedikit melebihkan jumlah yang anda pinjam, karena anda harus mengantisipasi keterlambatan. Usahakan anda tidak akan mengajukan pinjaman lagi dalam satu tahun ke depan, karena itu akan mencerminkan perencanaan yang buruk.</li>
<li>Pelajari jenis pinjaman apa yang paling cocok: Ada banyak cara mencari tahu jenis kredit usaha apa yang sesuai dengan situasi anda. Lakukan riset sebisanya.</li>
<li>Gunakan checklist di tahap persiapan: dengan membuat checklist pra-aplikasi, anda bisa memastikan bahwa proses pengajuan permohonan kredit berjalan lancar.</li>
<li>Ingat bahwa pinjaman-pinjaman berikutnya akan dipengaruhi oleh pinjaman pertama.</li>
</ul>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pahami tentang Garansi Personal</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Garansi personal adalah kontrak legal antara pemilik usaha dengan perusahaan pemberi pinjaman yang pada dasarnya menyatakan bahwa jika perusahaan gagal membayar kembali pinjaman tersebut, maka asset senilai pinjaman, termasuk properti, kendaraan, dan persediaan akan disita oleh pemberi pinjaman dan dijadikan agunan untuk menutupi biaya pinjaman. Artinya, asset pribadi anda bisa jadi menjadi jaminannya, jika perusahaan gagal membayar kembali pinjaman tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Sering kali, pemberi pinjaman meminta agunan, dan garansi pribadi biasanya menjadi bagian dari proses tersebut. Tujuannya adalah untuk memastikan anda benar-benar memiliki itikad yang baik untuk mengembangkan usaha anda, dan anda juga tidak akan membiarkan kredit macet tanpa pertanggung jawaban sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Pentingnya garansi personal untuk pembiayaan <a href="https://investasi.online/umkm-dan-pemulihan-sosial-ekonomi-akibat-pandemi-covid-19/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">UMKM</a> bervariasi, sesuai jenis pinjaman yang anda incar. Pemberi pinjaman biasanya menyaampaikan apakah garansi personak diperlukan atau tidak.  Setiap perusahaan memiliki panduan sendiri untuk kredit usaha, namun masing-masing bank dan lembaga keuangan juga memiliki aturan sendiri. Anda harus mempertimbangkan kriteria keduanya, dan kemudian, anda mungkin saja masih membutuhkan agunan untuk memastikan dana tersebut aman.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kumpulan Dokumentasi Pendukung Terlebih Dahulu</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Lakukan proses ini sebelum anda mengajukan surat permohonan kredit usaha. Ada beberapa keringanan kredit usaha, namun proses pengajuannya tidak selalu mudah. Perusahaan mungkin mensyaratkan banyak informasi dan dokumen. Tidak jarang pengusaha dan pemilik usaha tertahan selama proses pengajuan pinjaman, karena mereka tidak memiliki dokumen yang benar. Informasi dan dokumen penting adalah alasan paling lazim mengapa kredit usaha bagi perusahaan baru ditolak pemberi pinjaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda sudah memutuskan untuk mengajukan permohonan kredit usaha, maka anda harus berupaya menyelesaikan seluruh tahapan dan proses persetujuan secepat mungkin. Persiapan adalah kuncinya, ketika waktu dan uang menjadi taruhannya. Setiap pemberi pinjaman dan jenis pinjaman mensyaratkan dokumen yang berbeda. Ini adalah beberapa dokumen standar yang bisa anda persiapkan dari awal, seperti laporan kredit, laporan bank, laporan pajak, dokument agunan, laporan keuangan, rencana bisnis, izin usaha, dan sebagainya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">Hal Yang Mesti Diketahui Saat Mengajukan Pinjaman Usaha Baru: Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Cara Menikmati Hari dengan Bahagia di Tengah Kesibukan?</title>
		<link>https://investasi.online/bagaimana-cara-menikmati-hari-dengan-bahagia-di-tengah-kesibukan/</link>
					<comments>https://investasi.online/bagaimana-cara-menikmati-hari-dengan-bahagia-di-tengah-kesibukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2022 09:05:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=17702</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Lama”, “memusingkan”, dan “melelahkan” adalah beberapa kata  yang sangat akrab di kalangan pengusaha di seluruh dunia, bukan hanya pengusaha kecil, namun juga pengusaha besar yang terlihat sukses di mata masyarakat. <a href="https://investasi.online/bagaimana-cara-menikmati-hari-dengan-bahagia-di-tengah-kesibukan/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bagaimana-cara-menikmati-hari-dengan-bahagia-di-tengah-kesibukan/" data-wpel-link="internal">Bagaimana Cara Menikmati Hari dengan Bahagia di Tengah Kesibukan?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">“Lama”, “memusingkan”, dan “melelahkan” adalah beberapa kata  yang sangat akrab di kalangan pengusaha di seluruh dunia, bukan hanya pengusaha kecil, namun juga pengusaha besar yang terlihat sukses di mata masyarakat. Hampir sepertiga usaha gagal dan berhenti dalam waktu 2 tahun pertama. Setengah lagi gagal dalam 5 tahun pertama, dan dua pertiga gagal sebelum usahanya berjalan 10 tahun. Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya semangat dan motivasi kerja pemilik, karena tidak ada lagi waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Maka muncul sebuah pertanyaan bagaimana cara menikmati hari di manapun anda, sebagai seorang pengusaha berada. Dengan demikian, rasa bosan, lelah, dan pusing tidak mempengaruhi semangat anda dalam mengembangkan usaha.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Bagaimana Cara Menikmati Hari Di Tengah Kesibukan?</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Menjadi pengusaha tidaklah semudah yang dibayangkan. Namun, mengapa kewirausahaan terdengar begitu sulit? Mengapa semuanya terasa sulit, sehingga kebahagiaan diri dan keluarga anda sering menjadi korban? Mungkin, anda pernah berkata, “Ya, saya sedang menantang dunia,” dan meskipun hal itu benar bagi sebagian orang, namun sikap individualisme yang berlebihan tidak jarang berakhir dengan tantangan yang lebih besar.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-17703" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/bagaimana-cara-menikmati-hari.jpg" alt="bagaimana cara menikmati hari" width="500" height="333" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/bagaimana-cara-menikmati-hari.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/bagaimana-cara-menikmati-hari-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Lalu,  apa yang membuat banyak pengusaha gagal? Mengapa para pengusaha bangun di pagi hari, hari demi hari, berusaha dan berjuang, serta bekerja keras untuk menumbuhkan usahanya? Lalu, kapan anda mencari kebahagiaan? Jika anda benar-benar melihat diri anda sendiri di awal-awal proses pendirian usaha – di mana anda melalui masa-masa sakit kepala, percobaan, dan rasa sakit – anda mungkin akan melihat kebanggaan dan kebahagiaan pada hal-hal yang sedang anda bangun.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, tidak jarang pengusaha kehilangan rasa itu selama proses pendirian usahanya. Itulah mengapa usaha yang dibangun kerap gagal. Jika anda tidak bisa menemukan kebahagiaan pada apa yang sedang anda kerjakan, maka efek domino akan terjadi. Hal yang anda bangun dengan susah payah bisa hancur berantakan. Bagaimana tidak? Ketika anda berada pada situasi ‘down’, maka semangat untuk bekerja bisa jadi hilang. Anda dan tim bisa saja menghabiskan waktu-waktu penting dengan cara yang tidak produktif. Akibatnya, perusahaan anda bisa saja mengalami kemunduran akibat semangat anda yang mundur.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengapa sebagian orang kehilangan semangat itu? Bisa jadi, salah satu penyebabnya justru jauh lebih sederhana dari yang anda bayangkan. Apakah anda mengingat pepatah: “Kebahagiaan adalah sebuah perjalanan, bukan sebuah tujuan. Kebahagiaan mesti ditemukan di sepanjang perjalanan, bukan di ujung jalan. Jika anda mencari kebahagiaan di ujung jalan, maka sudah sangat terlambat. Waktu untuk kebahagiaan adalah hari ini, bukan esok hari.”</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Bagaimana Cara Menikmati Hari Bahagia Sambil Berposes?</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Kutipan di atas mengandung makna yang sangat dalam. Jika ditelaah lebih dalam, konsepnya sangat kuat. Korelasi antara kebahagiaan dan kewirausahaan sangatlah luar biasa. Jika pepatah di atas bisa diubah, mungkin bunyinya akan seperti ini: “Berwirausaha adalah sebuah perjalanan, bukan sebuah tujuan. Berwirausaha mesti dinikmati sepanjang perjalanan, bukan di ujung jalan.  Jika anda menikmatinya di ujung jalan, maka sudah sangat terlambat. Waktu untuk menikmati wirausaha adalah hari ini, bukan esok hari.”</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sudut pandang saya, sejumlah pemilik usaha begitu terjebak karena kesibukan untuk memantau usahanya, sehingga mereka tidak menikmati perjalanan tersebut. Saya percaya bahwa perusahaan yang mampu bertahan dalam waktu yang lama memiliki pendiri dan pemimpin yang tahu bagaimana cara menikmati hari dan menerima hasilnya. Dengan mempertimbangkan hal-hal semacam ini, ada beberapa rekomendasi bagi pengusaha sehingga anda bisa menikmati perjalanan dalam membangun usaha tersebut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Membayangkan hal-hal positif. Jika ada terus terjebak pada pikiran-pikiran negatif, maka hal itu dapat membayangi pandangan anda mengenai jalan yang ada di hadapan anda saat mengembangkan usaha untuk membuatnya lebih besar. Berusaha untuk tetap berfikiran positif dalam situasi apapun. Bangun budaya yang sama di antara seluruh anggota tim. Dengan demikian, seluruh tim anda akan memiliki semangat yang sama.</li>
<li>Rayakan setiap kemenangan. Berikan penghargaan pada setiap kemenangan yang anda capai, sekecil apapun itu. Kemenangan-kemenangan kecil ini pada akhirnya akan menjadi kemenangan besar. Meskipun besar kecilnya kemenangan berbeda pada pemikiran setiap orang, namun cobalah mengapresiasi setiap pencapaian yang anda buat bersama tim. Tim yang merasa diapresasi atas pencapaiannya akan lebih bersemangat untuk mencapai hal-hal yang lebih besar di masa mendatang.</li>
<li>Ingatkan kepada tim anda bahwa kemenangan, sekecil apapun itu, sangatlah berharga. Lakukan hal semacam ini setiap minggu. Jangan menghukum tim karena kerugian; belajarlah dari kesalahan. Nikmati setiap kemenangan, namun jangan biarkan hal itu mengalihkan perhatian anda dari tujuan yang sesungguhnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Jika anda tahu bagaimana cara menikmati hari, maka anda akan menemukan momen-momen kesenangan, sekalipun di masa-masa kelam. Melalui hal-hal semacam inilah anda bisa belajar menemukan kesenangan sendiri, sehingga kerja keras dalam upaya membangun usaha tidak terasa begitu lama, begitu melelahkan, dan begitu memusingkan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bagaimana-cara-menikmati-hari-dengan-bahagia-di-tengah-kesibukan/" data-wpel-link="internal">Bagaimana Cara Menikmati Hari dengan Bahagia di Tengah Kesibukan?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/bagaimana-cara-menikmati-hari-dengan-bahagia-di-tengah-kesibukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjaga Hubungan Baik di Tempat Kerja Selama atau Setelah Pandemi</title>
		<link>https://investasi.online/menjaga-hubungan-baik-di-tempat-kerja-selama-atau-setelah-pandemi/</link>
					<comments>https://investasi.online/menjaga-hubungan-baik-di-tempat-kerja-selama-atau-setelah-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2021 12:17:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=13110</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekerja dari rumah mungkin terkadang sepi, bukan?  Semua orang mungkin merasa rindu bertemu teman-teman sekantor setiap hari di kantor. Namun, kita harus melakukan apa yang semestinya untuk memastikan semua orang <a href="https://investasi.online/menjaga-hubungan-baik-di-tempat-kerja-selama-atau-setelah-pandemi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/menjaga-hubungan-baik-di-tempat-kerja-selama-atau-setelah-pandemi/" data-wpel-link="internal">Menjaga Hubungan Baik di Tempat Kerja Selama atau Setelah Pandemi</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bekerja dari rumah mungkin terkadang sepi, bukan?  Semua orang mungkin merasa rindu bertemu teman-teman sekantor setiap hari di kantor. Namun, kita harus melakukan apa yang semestinya untuk memastikan semua orang aman dan sehat. Meski demikian, langkah yang diambil terkadang membutuhkan pengorbanan: yakni, hubungan di tempat kerja. Oleh sebab itu, perlu disusun suatu rencana untuk menjaga hubungan baik di tempat kerja, terlepas dari apakah tim anda <a href="https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-di-saat-pandemi-ini-dia-pilihannya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bekerja dari rumah</a>, bertemu langsung, atau kombinasi keduanya.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Tips Menjaga Hubungan Baik di Tempat Kerja di Era Pandemi</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Kita sudah bekerja dari rumah selama beberapa bulan. Namun, sekalipun di masa-masa isolasi, kita tetap ingin menjaga hubungan yang kuat satu sama lain. Berikut adalah beberapa cara agar anda bisa menjaga hubungan baik di tempat kerja selama atau setelah Covid-19.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-13111" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/menjaga-hubungan-baik-di-tempat-kerja.png" alt="menjaga hubungan baik di tempat kerja" width="500" height="382" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/menjaga-hubungan-baik-di-tempat-kerja.png 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/menjaga-hubungan-baik-di-tempat-kerja-300x229.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Komunikasi Secara Rutin dan Sering</u></h5>
<p style="text-align: justify;"><em>Social distancing </em>dilakukan untuk kebaikan bersama. Namun, bukan berarti anda harus menjauh dari semua orang. Faktanya, jarak yang tercipta bisa membuat pekerja merasa seolah-olah ditinggalkan di kegelapan – tidak ada yang menginginkan hal itu, bukan? Cara termudah untuk memastikan setiap orang tetap bisa bekerja dan terhubung adalah banyak berkomunikasi. Dalam hal ini, komunikasi bukan sekedar menyapa ‘Hai, apa kabar?” Komunikasi laksana jalan dua arah. Jadi, harus anda <em>feedback</em> dari dua belah pihak.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain memastikan komunikasi tersebut ‘real’, sering-seringlah melakukan kontak dengan teman-teman anda. Cari waktu untuk berbicara dan memberi peluang bagi anggota tim untuk berkomunikasi secara terbuka. Dengan demikian, anda bisa mengidentifikasi potensi masalah sedini mungkin sebelum berkembang. Misalnya, anda bisa mengagendakan komunikasi setiap minggu. Semakin sering anda berkomunikasi, semakin besar peluang bagi anda untuk melihat perbaikan dalam komunikasi di tempat kerja, dan menjaga hubungan baik di tempat kerja menjadi lebih mudah.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda juga bisa mengirimkan media komunikasi ke seluruh anggota tim secara rutin (bisa jadi bulanan), misalnya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Mengirimkan newsletter bulanan;</li>
<li>Mengadakan <em>video calls</em> dan semua orang di perusahaan dilibatkan;</li>
<li>Merekam pesan dari anda atau manajer lain untuk dikirimkan kepada tim</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Tujuannya adalah memastikan semua orang ikut berbicara dan melakukannya sesering mungkin. Jika anda sudah kembali bekerja secara penuh atau masih menerapkan jadwal kerja <em>hybrid</em>, maka anda masih bisa mengirim pesan-pesan komunikasi setiap minggu, setiap bulan, dan seterusnya, sehingga komunikasi antar semua anggota tim tetap terjalin.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Menjadi Pendengar Aktif</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Mendengar tetap anda manfaatnya. Jika ingin menjaga hubungan baik di tempat kerja, maka belajarlah untuk menjadi pendengar aktif. Tidak semua apa yang disampaikan oleh rekan kerja itu menyenangkan, namun mendengar apa yang mereka sampaikan tetap berguna bagi anda. Anda bisa melatih diri menjadi pendengar aktif dengan cara:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Memberikan kode verbal atau non-verbal bahwa anda sedang mendengarkan (mis., mengangguk dan memberikan kontak mata yang tepat);</li>
<li>Mengajukan pertanyaan klarifikasi</li>
<li>Menunggu hingga orang yang berbicara selesai baru mengajukan pertanyaan atau menanggapi.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Perlu dipahami bahwa apa yang sedang anda dengar mungkin tidak selalu menyenangkan. Namun, hindari reaksi yang spontan, dan fokus pada isinya. Mungkin, terasa tidak menyenangkan jika anda menyadari bahwa apa yang menurut anda baik ternyata tidak baik bagi orang lain, bukan? Tentu saja. Namun, jika anda mendengarkan apa yang disampaikan team secara aktif, maka peluang untuk <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-bisnis-dan-karakteristiknya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis</a> anda berkembang dan melakukan perubahan positif juga lebih besar.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bangun Team Kerja Yang Kuat</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Hubungan antar karyawan adalah tulang punggang dari sebuah tim yang kuat. Team yang kuat bisa meningkatkan loyalitas kepada perusahaan, meningkatkan produktivitas, dan kepuasan karyawan. Untuk membangun <a href="https://investasi.online/membangun-tim-kerja-dari-jauh-membangun-pelayanan-prima/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tim kerja</a> yang kuat, anda harus menekankan kepada mereka tentang pentingnya hubungan. Untuk memperkuat tim anda, dorong mereka untuk membangun saluran di aplikasi <em>messenger</em> (seperti Slack) di mana mereka bisa berkomunikasi sepanjang hari.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Ciptakan Peluang untuk Koneksi Sosial</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tentunya, menyenangkan berbicara hal-hal kecil seperti model baju terbaru dengan rekan kerja anda, bukan? Namun, anda harus memprioritaskan apa yang akan dibicarakan. Pembicaraan yang sesungguhnya harus jujur dan terbuka. Biarkan anggota tim tahu bagian mana dari pekerjaan mereka yang perlu diperbaiki. Beritahu di mana kelebihan mereka. Tidak perlu menyembunyikan apapun. Jika masih ada ruang untuk perbaikan, segera beritahu mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Gunakan metode komunikasi atau aktivitas yang bisa membuat semua orang ikut berpartisipasi, misalnya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Coffee break</em> secara digital atau tatap muka</li>
<li>Kelas <em>video call</em> (misalnya, kursus singkat cara mendekorasi kue, dansa salsa, dan sebagainya);</li>
<li>Kompetisi antar-departemen untuk mendorong kesehatan fisik karyawan;</li>
<li><em>Family gathering</em> atau event bersama dengan menerapkan protokol kesehatan dan <em>social distancing</em>;</li>
<li>Aktivitas membangun kapasitas tim.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Menjaga hubungan baik di tempat kerja sangat penting di lingkungan perusahaan saat ini, terlepas dari apakah perusahaan anda menerapkan sistem kerja di kantor, <a href="https://investasi.online/tips-menjadi-kreatif-selama-isolasi-dan-work-from-home/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>work from home</em></a>, atau gabungan keduanya. Beberapa cara di atas bisa membantu anda.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/menjaga-hubungan-baik-di-tempat-kerja-selama-atau-setelah-pandemi/" data-wpel-link="internal">Menjaga Hubungan Baik di Tempat Kerja Selama atau Setelah Pandemi</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/menjaga-hubungan-baik-di-tempat-kerja-selama-atau-setelah-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membuka Usaha Baru: Solusi di Tengah Krisis Akibat Pandemi?</title>
		<link>https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/</link>
					<comments>https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2020 16:03:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Memulai Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10031</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mungkin terdengar kontraintuitif, namun sesungguhnya inilah salah satu waktu terbaik untuk berinvestasi dan membuat perubahan dalam hidup anda dengan menjadi seorang pemilik usaha. Jika anda termasuk salah satu karyawan yang <a href="https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/" data-wpel-link="internal">Membuka Usaha Baru: Solusi di Tengah Krisis Akibat Pandemi?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mungkin terdengar kontraintuitif, namun sesungguhnya inilah salah satu waktu terbaik untuk berinvestasi dan membuat perubahan dalam hidup anda dengan menjadi seorang pemilik usaha. Jika anda termasuk salah satu <a href="https://investasi.online/jenis-usaha-sampingan-karyawan-dengan-modal-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a> yang terpaksa pensiun dini atau diberhentikan, sebelum menjadi pekerjaan baru, mengapa tidak mencoba melihat peluang untuk <strong>membuka usaha baru</strong> dan ‘menulis bab baru’ dalam kehidupan anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Pandemi covid-19 memaksa pada pekerja untuk mengevaluasi kembali kemana arah karir mereka. Mungkin, karir anda sekarang tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya. Mungkin anda juga merasa bakat dan keahlian anda terbuang sia-sisa, sedangkan anda semakin frustrasi dari hari ke hari. Mungkin, inilah waktu yang tepat untuk membuat keputusan untuk mengendalikan nasib sendiri. Ya, mungkin inilah saatnya menjadi boss untuk diri sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-10032" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/12/membuka-usaha-baru.jpg" alt="membuka usaha baru" width="500" height="400" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/12/membuka-usaha-baru.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/12/membuka-usaha-baru-300x240.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Membuka Usaha Baru di Tengah Pandemi? Mengapa?</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak kemungkinan yang anda alami di tengah pandemi covid-19 yang dipenuhi ketidakpastian. Berikut adalah sejumlah alasan mengapa anda mesti mempertimbangkan untuk membuka usaha baru saat ini:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Anda Telah Mengevaluasi Kembali Kehidupan Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika anda sedang memikirkan kembali arah kehidupan anda, benar, ini adalah suatu tanda bahwa sudah saatnya anda membuka usaha baru. Bisa jadi, pandemi covid-19 semakin membuat anda yakin bahwa kehidupan pribadi dan pekerjaan anda di masa lalu tidak seimbang, atau, bahwa karir anda belum begitu memuaskan, atau, bahwa anda ingin menciptakan sesuatu yang berbeda dalam kehidupan pribadi maupun masyarakat. Jika anda sedang berjuang untuk mencari arti hidup yang sesungguhnya, beralih karir mungkin menjadi salah satu jawabannya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Anda Sudah Lama Ingin Mengganti Jalur Karir</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Salah satu sinyal bahwa anda perlu menyusuri jalan yang berbeda menuju sukses adalah jika anda memang pernah berfikir untuk beralih karir. Pandemi covid-19 bisa jadi memberikan dorongan bagi anda untuk berusaha mengendalikan nasib sendiri, karena berbagai alasan. Mungkin anda merasa berganti karir sebagai suatu keharusan atau karena anda merasa tidak bahagia. Manfaatkan situasi ini dan salurkan bakat anda dengan menekuni karir yang baru.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Situasi pekerjaan anda saat ini nyaris terlihat seperti pensiun</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Mungkin terdengar miris, bukan? Kenyataannya, memang ada yang merasa begitu.  Mungkin anda sudah <a href="https://investasi.online/trik-agar-menabung-di-bank-jadi-lebih-menguntungkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">menabung</a> untuk pensiun nanti, namun anda tidak optimis kalau bisa melakukannya dalam waktu dekat. Akibat pandemi, banyak perusahaan yang menawarkan pensiun dini bagi karyawannya. Jika anda ingin pensiun dini, waktunya memanfaatkan <a href="https://investasi.online/berapa-besar-tabungan-bulanan-ideal-agar-pensiun-nyaman/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tabungan pensiun</a> atau dana tunjangan pensiun dini untuk membuka usaha baru. Rencana ini mungkin jauh lebih baik dibanding anda bertahan dengan karir yang tidak jelas masa depannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Menjalankan bisnis bukan pekerjaan mudah. Itu pasti. Namun, keuntungannya banyak. Anda bisa menciptakan lebih banyak potensi untuk diri dan keluarga berdasarkan keahlian dan bakat sendiri. Anda bisa keluar dari zona nyaman dan masuk ke zoba kesuksesan sebagai pengusaha.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Komunitas Bisnis Kaya Akan Ide-Ide Baru dan Kewirausahaan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Meskipun pandemi masih berlangsung dan banyak perusahaan yang menderita karena masalah finansial, banyak yang mencoba membuka usaha baru. Mereka menyewa gedung perkantoran yang kosong, mempekerjakan karyawan setempat, dan membangun komunitas secara bersama-sama. Masa-masa sulit dapat mendorong munculnya ide-ide dan solusi inovatif yang menjadi inspirasi bagi orang lain. Pada akhirnya, anda bisa membuka usaha baru yang sudah lama anda impikan.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Apa Yang Mesti Dipertimbangkan untuk Membuka Usaha Baru?</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Ada begitu banyak alasan untuk membuka usaha baru saat ini, namun anda harus bertanya kepada diri sendiri hal-hal seperti berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><em>Apakah anda siap menghadapi tantangan baru? </em></li>
<li><em>Apakah anda siap untuk bekerja lebih keras daripada sebelumnya?</em></li>
<li><em>Apakah anda akan menjalankan usaha paruh-waktu, bekerja penuh 24 jam, atau merekrut seseorang untuk menjalankan usaha tersebut?</em></li>
<li><em>Apakah anda ingin menjalankan usaha perorangan yang anda kelola sendiri?</em></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Jujurlah pada diri sendiri dan putuskan apakah anda benar-benar siap untuk menekuni usaha baru. Jenis usaha yang anda pilih akan mempengaruhi tingkat keterlibatan anda dalam menjalankannya. Demikian juga tingkat <a href="https://investasi.online/pilihan-investasi-untuk-pemula-dengan-modal-kecil/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi</a> yang diperlukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang yang memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat mungkin memilih membeli <a href="https://investasi.online/tips-memulai-bisnis-waralaba/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha waralaba</a>, di mana mereka masih bisa menjadi boss-nya. Namun, mereka bisa mendapatkan keuntungan berupa stabilitas, nama atau <em>brand</em>, pengakuan, reputasi, dan dukungan <em>franchisor</em> di awal pendirian. Keberhasilan dalam usaha apapun tergantung kepada keyakinan atas kemampuan, keahlian komunikasi yang kuat, kemauan untuk menyusun rencana dan menjalankannya, dukungan dari keluarga, sifat fleksiel dan terbuka untuk membuat perubahan, serta kemampuan beradaptasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, bagaimana anda menemukan jenis usaha yang paling cocok? Cobalah minta pertimbangan dari penasehat ahli, mantan CEO, atau mantan manajer yang anda kenal. Jika anda merasa bahwa waralaba (<em>franchise</em>) cocok untuk anda, cobalah menghubungi beberapa pemilik franchise atau situs khusus yang menyediakan informasi tentang <a href="https://investasi.online/6-peluang-usaha-franchise-dari-rumah-di-tengah-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">peluang usaha franchise</a>. Mungkin, inilah waktunya bagi anda membuka usaha baru, menekuni karir baru, dan menyosong masa depan yang baru.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/" data-wpel-link="internal">Membuka Usaha Baru: Solusi di Tengah Krisis Akibat Pandemi?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemulihan Perekonomian Pasca-Pandemi: Di  Mana Peran Wanita?</title>
		<link>https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/</link>
					<comments>https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 15:38:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=8817</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meski kurang mendapat perhatian maupun dukungan, pada kenyataannya para pengusaha wanita memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian selama pandemi covid-19. Sayangnya, harga yang harus dibayar oleh para pengusaha wanita <a href="https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/" data-wpel-link="internal">Pemulihan Perekonomian Pasca-Pandemi: Di  Mana Peran Wanita?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Meski kurang mendapat perhatian maupun dukungan, pada kenyataannya para pengusaha wanita memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian selama pandemi covid-19. Sayangnya, harga yang harus dibayar oleh para <a href="https://investasi.online/4-alternatif-sumber-pembiayaan-bagi-pengusaha-wanita/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pengusaha wanita</a> ini akibat krisis ini justru lebih besar daripada harga yang dibayar para pengusaha pria. Akibatnya, pemulihan perekonomian pasca-pandemi diperkirakan akan semakin sulit.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya, pangsa bisnis yang dimiliki wanita telah menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan dalam pilihan tahun. Di Amerika Serikat, pangsa bisnis milik wanita naik dari 4.6% pada Tahun 1972 menjadi 42% pada Tahun 2019. Untungnya, kontribusinya bagi dunia kewirausaha sudah semakin dipahami dan dihargai. Sebuah riset di Amerika Serikat menunjukkan bahwa para pengusaha berperan menggerakkan upaya pemulihan perekonomian pasca-pandemi dan membantu masyarakat bangkit kembali setelah krisis.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-8818" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi.jpg" alt="pemulihan perekonomian pasca-pandemi" width="500" height="500" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-300x300.jpg 300w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-150x150.jpg 150w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Pemulihan Perekonomian Pasca-Pandemi dan Kesetaraan Gender</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Secara alamiah, kejadian-kejadian bencana seperti badai, gempa bumi, banjir, resesi, atau kerusakan akibat pandemi telah mendorong para pengusaha kreatif untuk berkarya. Para pengusaha ini membantu komunitas untuk bertahan dan bangkit setelah kejadian-kejadian buruk itu. Namun, pandemi covid-19 yang terjadi  justru menunjukkan adanya ketidakadilan bagi para pengusaha wanita.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai upaya untuk mendorong kesetaraan gender sebenarnya sudah mulai membuahkan hasil. Menurut laporan Total Entrepreneurial Activity (TEA) melaporkan bahwa kesenjangan gender di Amerika Serikat sudah berkurang antara tahun 2018 dan 2019. Pada tahun 2018, kesenjangan gender adalah 7.5 banding 10, sedangkan pada Tahun 2019, kesenjangan gender di Amerika Serikat sudah berkurang menjadi 9 banding 10. Dalam penelitiannya, TEA melibatkan orang-orang yang sedang berencana untuk membuka bisnis, sedang dalam proses mendirikan bisnis, dan sudah memulai bisnis dalam 3 tahun terakhir.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya, krisis yang disebabkan oleh pandemi covid-19 menyingkap fakta yang cukup mengkhawatirkan. Sekitar 60% dari lapangan kerja yang hilang adalah milik kaum wanita. Tentunya, hal ini mestinya menjadi perhatian banyak pihak. Kewirausahaan di kalangan wanita terbukti sangat berperan selama resesi tahun 2007-2008. Menurut banyak pengamat, kondisinya akan sama pada resesi akibat pandemi ini.  Kaum wanita semakin kesulitan mendapatkan pekerjaan yang berkualitas dan bahkan banyak di antara mereka menjadi pengangguran. Jadi, pilihan terbaik bagi mereka adalah memulai bisnis sendiri.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Peran Wanita dalam Pemulihan Perekonomian Pasca-Pandemi </strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Dari beberapa fakta di atas, muncul sebuah pertanyaan tentang bagaimana wanita bisa berkontribusi dalam pemulihan perekonomian pasca-pandemi covid-19. Menurut sejumlah studi yang ada, wanita berpeluang lebih besar meninggalkan pekerjaan mereka karena pertimbangan keluarga. Sebuah survey oleh Syndo, sebuah perusahaan software, ditemukan bahwa 14% wanita mempertimbangkan untuk berhenti bekerja selama pandemi untuk menjaga anak-anaknya. Sebagian lagi memilih menjalankan usaha yang fleksibel dari rumah agar bisa menjaga keluarganya.</p>
<p style="text-align: justify;">Faktanya, usaha-usaha semacam ini lebih banyak dijalankan sebagai <a href="https://investasi.online/peluang-usaha-sampingan-modal-kecil-dari-rumah/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha sampingan</a>. Bisnis paruh waktu ini tentunya lebih kecil dibanding bisnis <em>full-time</em>. Ada kemungkinan kalau pendiri (pemiliknya) akan kembali bekerja sebagai karyawan atau pegawai jika kondisi sudah memungkinkan nantinya. Para pengusaha ini mencoba melihat kemungkinan dan peluang pasar yang bisa mereka manfaatkan. Mereka lebih memilih memasuki pasar saat perekonomian sedang baik, bukan ketika perekonomian sedang buruk.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat krisis seperti saat ini, <a href="https://investasi.online/analisis-peluang-usaha-sangat-penting-sebelum-memulai-bisnis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">peluang usaha</a> tetaplah ada. Ketakutan akan kegagalan membuat wanita cenderung menahan diri untuk tidak membuka usaha dibanding kaum pria. Bisa jadi, mereka tidak memiliki Plan A atau Plan B, dan seterusnya, yang bisa dijalankan jika rencana awal bisnis tidak berjalan dengan baik.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Dukungan Pemerintah bagi Pengusaha Wanita</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Kurangnya dukungan dan apresiasi terhadap para pengusaha wanita dalam upaya pemulihan perekonomian pasca-pandemi bukannya tidak disadari pemerintah. Di Amerika Serikat, sebenarnya sudah muncul indikasi kalau pemerintah pusat, negara bagian, maupun pemerintah daerah serta perusahaan-perusahaan besar sedang mencoba membantu <a href="https://investasi.online/nasib-usaha-kecil-dan-menengah-di-tengah-pandemi-covid-19/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha kecil dan menengah</a> untuk bangkit kembali. Salah satu upayanya adalah dengan memberikan bantuan dan pinjaman bunga rendah.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentunya, itu semua belumlah cukup untuk memulihkan perekonomian. Padahal, studi menunjukkan kalau usaha-usaha yang dijalankan kaum wanita akan berkembang baik jika ada dukungan kebijakan dari pemerintah, infrastruktur legal dan komersil yang memadai, serta budaya normatif yang berpihak kepada dunia usaha. Umumnya, pemeirntah sangat lemah dalam hal program kewirausahaan, transfer riset dan teknologi, kebijakan pemerintah yang relevan, serta kemudahan pasar. Padahal, di sektor-sektor inilah pemerintah dapat berperan paling besar dalam mendukung sektor wirausaha yang digawangi kaum wanita.</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu fakta yang tidak bisa dipungkiri adalah 51% dari penduduk dewasa di Amerika Serikat adalah wanita, namun hanya 42% dari usaha yang ada dimiliki kaum wanita. Kondisi yang hampir sama juga ditemukan di hampir semua negara. Padahal, jika sumber daya yang besar ini diberdayakan dengan baik, dampaknya akan sangat besar bagi perekonomian dulu. Ketimpangan struktural dalam hal kekayaan pribadi, pengalaman bisnis, dan jaringan antara pengusaha wanita dan pria masih menjadi pekerjaaan rumah yang harus dijawab oleh semua pihak.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/" data-wpel-link="internal">Pemulihan Perekonomian Pasca-Pandemi: Di  Mana Peran Wanita?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/pemulihan-perekonomian-pasca-pandemi-di-mana-peran-wanita/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangun Motivasi Dalam Bisnis Melalui Pemikiran Positif</title>
		<link>https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/</link>
					<comments>https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 13:54:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi bisnis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=8684</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahukah anda bahwa terkadang hal-hal kecil dapat menghadirkan inspirasi dan motivasi dalam bisnis? Contohnya adalah kata-kata inspirasi atau kalimat-kalimat pendek yang menggugah motivasi. Kenapa? Karena hal-hal yang anda pikirkan dan <a href="https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/" data-wpel-link="internal">Bangun Motivasi Dalam Bisnis Melalui Pemikiran Positif</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tahukah anda bahwa terkadang hal-hal kecil dapat menghadirkan inspirasi dan motivasi dalam bisnis? Contohnya adalah kata-kata <a href="https://investasi.online/cara-mendapatkan-inspirasi-belajar-dari-masalah-yang-dihadapi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">inspirasi</a> atau kalimat-kalimat pendek yang menggugah motivasi. Kenapa? Karena hal-hal yang anda pikirkan dan anda ucapkan terkadang lebih kuat pengaruhnya daripada yang anda perkirakan. Ucapan menggambarkan pemikrian anda, cara anda bertindak, dan persepsi orang lain tentang anda. Sadar atau tidak, terkadang satu ucapan yang tidak menyenangkan dapat mengganggu mood anda seharian.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Membangun motivasi dalam bisnis Melalui Ungkapan</h3>
<p style="text-align: justify;">Ungkapan yang bermakna dapat menambah semangat, sementara ungkapan yang kurang baik dapat menghilangkan semangat anda. Nah, ternyata ada beberapa ungkapan yang tidak akan anda dengar dari para pengusaha sukses. Apa saja?</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-8685" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/motivasi-dalam-bisnis.jpg" alt="motivasi dalam bisnis" width="500" height="348" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/motivasi-dalam-bisnis.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2020/07/motivasi-dalam-bisnis-300x209.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>“Ini hanyalah permulaan”</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tidak baik berfikiran jika segala sesuatunya tidak akan berjalan dengan baik dan seolah-olah seluruh dunia bekerja sama untuk mempersulit anda. Sesungguhnya, jika anda percaya bahwa suatu hal buruk yang sedang terjadi akan terus terjadi hanya akan melatih anda melihat sisi negatifnya saja. Ungkapan ini seolah mewakili ketidakberuntungan yang akan akan datang secara beruntun.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya, cobalah berfikir bahwa sebuah kesulitan hanyalah ujian kecil. Ciptakan jarak antara diri anda dengan ujian itu. Lihatlah secara objektif dan bertindak dengan bijak. Ketidakberuntungan hari ini bukan masalah pribadi, dan tidak menular, namun hanyalah suatu hambatan yang bisa anda hadapi. Cobalah menerima bahwa sebuah ujian hadir untuk memberi anda kesempatan lebih bijak dalam mengatasinya. Orang bijak berkata, “Saya tidak menua, saya hanya menjadi lebih baik!”</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>“Itu bukan salah saya”</u></h5>
<p style="text-align: justify;"><a href="https://investasi.online/tanda-tanda-orang-sukses-yang-terlihat-nyata-sejak-dini/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Orang sukses</a> tahu bahwa apapun yang terjadi dalam bisnis mereka selalu ada kaitannya dengan tindakan yang sudah mereka lakukan atau seharusnya mereka lalukan, meski bersifat tidak langsung. Misalnya adalah cara penggajian yang buruk, riset yang tidak dilakukan, atau masalah yang tidak anda perkirakan sebelumnya. Sebenarnya, jika anda punya masalah, maka anda memiliki solusinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalaikan tanggung jawab dan mencari alasan adalah respon yang pasif dan paling menyedihkan terhadap suatu masalah. Itu bukanlah sikap pemenang. Lupakan 10% hal yang tidak bisa anda kendalikan dengan baik (cuaca, kekuatan pasar global, dsb) dan fokuslah pada hal-hal yang bisa anda kendalikan. Bangun motivasi dalam bisnis  dengan penuh semangat. Semuanya berada di tangan anda. Artinya, kesuksesan dan hal-hal luar biasa lainnya juga berada di tangan anda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>“Saya akan mencoba”</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Orang sukses memutuskan apa yang akan mereka lakukan, dan mereka melakukannya. Mereka mengatakan “Kerjakan, atau tidak. Tidak ada kata coba-coba.” Jika mereka berkomitmen melakukan sesuatu, mereka akan memegang janji tersebut. Jawaban “Saya akan mencoba” bisa saja berarti “Ini tidak penting bagi saya, ini tidak prioritas.” Jika memang demikian, katakanlah “Tidak!” Putuskan, rencanakan, dan laksanakan. Itu jauh lebih baik daripada sekedar mencoba.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>“Mari kita tunggu dan lihat”</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Menunggu dan melihat sebenarnya bukanlah strategi yang benar dan tidak akan menghadirkan motivasi dalam bisnis. Orang sukses tidak membiarkan keberhasilannya di tangan kekuatan pasar atau kejadian eksternal. Mereka melakukannya sendiri. Bayangkan sebuah buku. Jika buku anda sudah ditulis, <a href="https://investasi.online/strategi-pemasaran-bisnis-melalui-content-bagaimana-prospeknya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">konten</a> di <a href="https://investasi.online/kapan-website-bisnis-dikatakan-berfungsi-dengan-baik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">website</a> anda sudah dijadwalkan, pengumuman email anda sudah siap, jaringan pemasaran anda sudah terbangun, penerbit anda siap, tentunya anda bisa “menunggu dan dan melihat.” Bahkan saat menunggupun, anda akan memantau, menilai, dan membuat respon sesegera mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">“Menunggu dan melihat” bukannya “bertindak” tidak akan mendatangkan hasil yang positif. Sifat semacam ini akan menjadi suatu kebiasaan yang sulit dihilangkan. Dari pada menunggu dan melihat, lebih baik anda memprediksi masa depan. Buat peta skenario A, B, dan seterusnya, dan susun rencana untuk masing-masingnya. Kerjakan apa yang anda bisa agar anda sukses, apapun yang terjadi. Apapun yang anda pilih, lakukan dengan baik, dan jadilah bagian aktif dari kesuksesan yang anda kejar.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>“Itu tidak akan berhasil”</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Orang sukses yang yakin dengan kemampuannya tidak akan memadamkan ide-ide orang lain. Mereka sadar bahwa setiap kemajuan yang dilakukan, selalu ada terobosan yang mungkin dirasa mustahil sebelumnya. Mereka tidak menutup hati kalau sebuah kesuksesan bisa saja diulang. Ide orang lain dapat menjadi sumber motivasi dalam bisnis. Dari pada mematahkan ide orang lain, orang sukses justru akan bertanya, menggali lebih dalam tentang keyakinan dan nilai-nilai yang mendasari ide tersebut. Orang sukses memiliki hati yang terbuka. Kalaupun ide tersebut akhirnya tidak berhasil, mereka tidak akan berkata “Kan sudah saya katakan sebelumnya?”</p>
<p style="text-align: justify;">Memiliki antusiasme yang sama adalah sebuah latihan yang berharga bagi semua pihak yang terlihat. Peluang seperti ini tidak boleh diabaikan. Bangunlah <a href="https://investasi.online/motivasi-bisnis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">motivasi dalam bisnis</a> melalui pemikiran-pemikiran positif, cara berfikir yang terbuka, dan komitmen yang kuat. Dengan demikian, motivasi positif akan ada di sekitar anda sepanjang hari. Dengan motivasi yang baik, semua pekerjaan akan lebih mudah, bukan?</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/" data-wpel-link="internal">Bangun Motivasi Dalam Bisnis Melalui Pemikiran Positif</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/bangun-motivasi-dalam-bisnis-melalui-pemikiran-positif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
