Tips Menjadi Kreatif Selama Isolasi dan Work From Home

Bagi sebagian orang, isolasi di masa pandemi bisa membantu mereka mengerjakan proyek-proyek kreatif. Namun bagi sebagian lagi, kurangnya stimulus membuat inspirasi mereka seolah-olah habis. Siapa sangka jika orang-orang hebat dan kreatif seperti penulis dapat menemukan inspirasinya saat berjalan menapaki bebatuan di sepanjang jalan. Mereka juga menemukan kreativitas saat berkunjung ke galeri-galeri seni, membaca buku, atau menonton. Tidak heran jika salah satu tips menjadi kreatif dari para ahli adalah membawa pekerjaan anda ke luar ruangan, bisa saja kafe kopi, taman, dan sebagainya.

Ketika pandemi menyerang dunia, sebagian besar aktivitas luar ruangan dibatasi. Dalam kondisi ini, banyak yang menghabiskan waktu di rumah tanpa berbuat apa-apa. Ketika semua pekerjaan dialihkan ke online, ternyata banyak yang tidak siap secara mental, sehingga mereka kehilangan daya kreativitas dan inovasi dalam bekerja.

tips menjadi kreatif

Tips Menjadi Kreatif Saat Isolasi dan Bekerja dari Rumah

Ternyata, tidak sedikit orang justru menemukan sisi kreatif dirinya ketika bekerja di luar kantor. Mereka mengaku bekerja lebih baik, masih memiliki waktu untuk keluarga dan rekan-rekan, dan bisa mendapatkan ide-ide baru dari berbagai sumber.  Bagi sebagian lagi, isolasi dan kurangnya stimulus justru membunuh kreativitas. Namun bagi sebagian lagi, kesendirian justru mendorong pemikiran kreatif. Dengan kata lain, saat banyak orang yang kehilangan kreativitas, banyak juga yang justru menghasilkan lebih banyak karya dibanding sebelumnya.

Saat ini, saat pembatasan masih terus berlangsung, maka anda perlu memahami di mana dan bagaimana cara menjadi kreatif dan mendapatkan sumber inspirasi. Jika ini bisa dilakukan, maka orang-orang yang berjuang saat isolasi bisa terus menumbuhkan kreativitasnya. Berikut adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan:

Stimulus dan Rasa Bosan

Tentunya, semua orang senang dengan kreativitas. Ini adalah bidang yang sudah sangat banyak dipelajari. Namun, para ilmuwan masih meneliti proses berfikir yang mengalir hingga menjadi inspirasi. Menurut Scott Barry Kauf,an, seorang psikolog di Los Angeles menjelaskan kreativitas sebagai kombinasi antara sifat dan kebiasaan yang bisa jadi tampak bertentangan. Misalnya, dua karakteristik paling penting adalah keterbukaan terhadap pengalaman-pengalaman baru dan kemampuan untuk berdamai dengan pemikiran sendiri.

Sandi Mann, seorang dosen psikologi senior di University of Central Lancashire menyoroti dua faktor yang saling bertentangan, namun dibutuhkan untuk menumbuhkan kreativitas, yakni stimulus dan rasa bosan. Menurut para ahli, respon seseorang terhadap rasa bosan dapat menunjukkan apakah orang tersebut bisa menumbuhkan kreativitas di saat sendiri. Orang-orang yang cenderung mendapatkan kreativitas dari hal-hal baru kemungkinan akan beralih ke perangkat elektronik saat isolasi. Menggunakan perangkat elektronik adalah salah satu bentuk stimulus.

Orang-orang seperti ini tidak membiarkan kebosanan mempengaruhi mereka. Jadi, mereka harus tetap kreatif. Ini adalah salah satu tips menjadi kreatif yang berasal dari semangat diri anda sendiri. Jika anda membiarkan kebosanan bercokol, maka fikiran anda akan kemana-mana. Mungkin anda akan mendapatkan sedikit kreativitas.

Menurut para ahli, rasa bosan itu sendiri memiliki beban optimum. Terlalu banyak rasa bosan akan mengurangi energi. Isolasi bisa jadi mengantarkan anda mendekati limit tersebut. Sebelum pandemi, anda mungkin bisa mendapatkan inspirasi dengan cara menghadiri event-event, bertemu banyak orang, dan bertukar pendapat dengan teman baru selama penerbangan, dan sebagainya. Namun setelah lockdown, masyarakat terkurung dalam isolasi yang cukup lama.

Temukan Proses Baru

Bagi orang yang sedang berjuang untuk mendapatkan kreativitas di masa-masa sulit, mungkin perlu melihat proses kreatif dengan cara yang berbeda. Menurut sejumlah pakar, kurangnya interaksi face-to-face bisa jadi merupakan salah satu alasan mengapa sebagian orang kehilangan kreativitas. Mereka terpaku dengan cara-cara lama dalam mengembangkan kreativitasnya.

Jadi, masyarakat saat ini ditantang untuk memperluas makna dari ‘pengalaman baru’. Keterbukaan terhadap pengalaman baru tidak seharusnya mati hanya karena anda terkurung di rumah. Anda bisa mencari pengalaman baru, seperti menulis, meditasi, dan menceritakan emosi anda dengan cara yang berbeda. Hal-hal semacam ini diperkirakan dapat membantu meningkatkan kreativitas anda.

Bagi mereka yang proses kreatifnya melibatkan kolaborasi dianjurkan untuk bergabung dalam kelompok-kelompok virtual, dan berbicara dengan orang yang memiliki ide dan kepentingan yang berbeda-beda. Ketika anda terlibat dalam pembicaraan semacam ini secara teratur, maka kreativitas pada akhirnya akan muncul. Para peneliti percaya bahwa ada peluang untuk mengembangkan kreativitas jika seseorang bisa berfikir ‘out-of-the-bix.’ Kuncinya adalah menerima kenyataan kalau cara-cara lama tidak berlaku lagi.

Ada banyak hal yang bisa anda lakukan untuk mendorong kreativitas ini, sekalipun anda belum diperkenankan masuk kerja kembali. Misalnya, anda bisa membuat janji untuk minum kopi bersama dengan  satu atau dua teman, dan berbagi pengalaman dan cerita tentang banyak hal. Anda juga bisa mengagendakan diskusi santi di ruang Zoom Meeting atau media videoconference lainnya. Ini adalah beberapa tips untuk menjadi kreatif selama isolasi. Bagaimana menurut anda?

Tagged With :

Leave a Comment