Bagaimana Cara Menikmati Hari dengan Bahagia di Tengah Kesibukan?

“Lama”, “memusingkan”, dan “melelahkan” adalah beberapa kata  yang sangat akrab di kalangan pengusaha di seluruh dunia, bukan hanya pengusaha kecil, namun juga pengusaha besar yang terlihat sukses di mata masyarakat. Hampir sepertiga usaha gagal dan berhenti dalam waktu 2 tahun pertama. Setengah lagi gagal dalam 5 tahun pertama, dan dua pertiga gagal sebelum usahanya berjalan 10 tahun. Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya semangat dan motivasi kerja pemilik, karena tidak ada lagi waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Maka muncul sebuah pertanyaan bagaimana cara menikmati hari di manapun anda, sebagai seorang pengusaha berada. Dengan demikian, rasa bosan, lelah, dan pusing tidak mempengaruhi semangat anda dalam mengembangkan usaha.

Bagaimana Cara Menikmati Hari Di Tengah Kesibukan?

Menjadi pengusaha tidaklah semudah yang dibayangkan. Namun, mengapa kewirausahaan terdengar begitu sulit? Mengapa semuanya terasa sulit, sehingga kebahagiaan diri dan keluarga anda sering menjadi korban? Mungkin, anda pernah berkata, “Ya, saya sedang menantang dunia,” dan meskipun hal itu benar bagi sebagian orang, namun sikap individualisme yang berlebihan tidak jarang berakhir dengan tantangan yang lebih besar.

bagaimana cara menikmati hari

Lalu,  apa yang membuat banyak pengusaha gagal? Mengapa para pengusaha bangun di pagi hari, hari demi hari, berusaha dan berjuang, serta bekerja keras untuk menumbuhkan usahanya? Lalu, kapan anda mencari kebahagiaan? Jika anda benar-benar melihat diri anda sendiri di awal-awal proses pendirian usaha – di mana anda melalui masa-masa sakit kepala, percobaan, dan rasa sakit – anda mungkin akan melihat kebanggaan dan kebahagiaan pada hal-hal yang sedang anda bangun.

Namun, tidak jarang pengusaha kehilangan rasa itu selama proses pendirian usahanya. Itulah mengapa usaha yang dibangun kerap gagal. Jika anda tidak bisa menemukan kebahagiaan pada apa yang sedang anda kerjakan, maka efek domino akan terjadi. Hal yang anda bangun dengan susah payah bisa hancur berantakan. Bagaimana tidak? Ketika anda berada pada situasi ‘down’, maka semangat untuk bekerja bisa jadi hilang. Anda dan tim bisa saja menghabiskan waktu-waktu penting dengan cara yang tidak produktif. Akibatnya, perusahaan anda bisa saja mengalami kemunduran akibat semangat anda yang mundur.

Mengapa sebagian orang kehilangan semangat itu? Bisa jadi, salah satu penyebabnya justru jauh lebih sederhana dari yang anda bayangkan. Apakah anda mengingat pepatah: “Kebahagiaan adalah sebuah perjalanan, bukan sebuah tujuan. Kebahagiaan mesti ditemukan di sepanjang perjalanan, bukan di ujung jalan. Jika anda mencari kebahagiaan di ujung jalan, maka sudah sangat terlambat. Waktu untuk kebahagiaan adalah hari ini, bukan esok hari.”

Bagaimana Cara Menikmati Hari Bahagia Sambil Berposes?

Kutipan di atas mengandung makna yang sangat dalam. Jika ditelaah lebih dalam, konsepnya sangat kuat. Korelasi antara kebahagiaan dan kewirausahaan sangatlah luar biasa. Jika pepatah di atas bisa diubah, mungkin bunyinya akan seperti ini: “Berwirausaha adalah sebuah perjalanan, bukan sebuah tujuan. Berwirausaha mesti dinikmati sepanjang perjalanan, bukan di ujung jalan.  Jika anda menikmatinya di ujung jalan, maka sudah sangat terlambat. Waktu untuk menikmati wirausaha adalah hari ini, bukan esok hari.”

Dari sudut pandang saya, sejumlah pemilik usaha begitu terjebak karena kesibukan untuk memantau usahanya, sehingga mereka tidak menikmati perjalanan tersebut. Saya percaya bahwa perusahaan yang mampu bertahan dalam waktu yang lama memiliki pendiri dan pemimpin yang tahu bagaimana cara menikmati hari dan menerima hasilnya. Dengan mempertimbangkan hal-hal semacam ini, ada beberapa rekomendasi bagi pengusaha sehingga anda bisa menikmati perjalanan dalam membangun usaha tersebut:

  • Membayangkan hal-hal positif. Jika ada terus terjebak pada pikiran-pikiran negatif, maka hal itu dapat membayangi pandangan anda mengenai jalan yang ada di hadapan anda saat mengembangkan usaha untuk membuatnya lebih besar. Berusaha untuk tetap berfikiran positif dalam situasi apapun. Bangun budaya yang sama di antara seluruh anggota tim. Dengan demikian, seluruh tim anda akan memiliki semangat yang sama.
  • Rayakan setiap kemenangan. Berikan penghargaan pada setiap kemenangan yang anda capai, sekecil apapun itu. Kemenangan-kemenangan kecil ini pada akhirnya akan menjadi kemenangan besar. Meskipun besar kecilnya kemenangan berbeda pada pemikiran setiap orang, namun cobalah mengapresiasi setiap pencapaian yang anda buat bersama tim. Tim yang merasa diapresasi atas pencapaiannya akan lebih bersemangat untuk mencapai hal-hal yang lebih besar di masa mendatang.
  • Ingatkan kepada tim anda bahwa kemenangan, sekecil apapun itu, sangatlah berharga. Lakukan hal semacam ini setiap minggu. Jangan menghukum tim karena kerugian; belajarlah dari kesalahan. Nikmati setiap kemenangan, namun jangan biarkan hal itu mengalihkan perhatian anda dari tujuan yang sesungguhnya.

Jika anda tahu bagaimana cara menikmati hari, maka anda akan menemukan momen-momen kesenangan, sekalipun di masa-masa kelam. Melalui hal-hal semacam inilah anda bisa belajar menemukan kesenangan sendiri, sehingga kerja keras dalam upaya membangun usaha tidak terasa begitu lama, begitu melelahkan, dan begitu memusingkan.

Tagged With :

Leave a Comment