<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>manajemen keuangan | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/tag/manajemen-keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Dec 2023 17:23:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.8</generator>
	<item>
		<title>Praktik Baik Usaha Kecil Menengah Menjelang Akhir Tahun dan Menyambut Tahun Baru</title>
		<link>https://investasi.online/praktik-baik-usaha-kecil-menengah-menjelang-akhir-tahun-dan-menyambut-tahun-baru/</link>
					<comments>https://investasi.online/praktik-baik-usaha-kecil-menengah-menjelang-akhir-tahun-dan-menyambut-tahun-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 13:03:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=22188</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak pemilik usaha kecil merasa ketakutan pada tahun ini. Menjelang akhir tahun, maka musim membayar pajak akan dimulai. Sebagai pemilik usaha kecil, ketakutan ini tentunya bisa dipahami penyebabnya. Usaha kecil <a href="https://investasi.online/praktik-baik-usaha-kecil-menengah-menjelang-akhir-tahun-dan-menyambut-tahun-baru/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/praktik-baik-usaha-kecil-menengah-menjelang-akhir-tahun-dan-menyambut-tahun-baru/" data-wpel-link="internal">Praktik Baik Usaha Kecil Menengah Menjelang Akhir Tahun dan Menyambut Tahun Baru</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Banyak pemilik usaha kecil merasa ketakutan pada tahun ini. Menjelang akhir tahun, maka musim membayar pajak akan dimulai. Sebagai pemilik <a href="https://investasi.online/taktik-tumbuh-dan-bertahan-bagi-usaha-kecil-di-masa-krisis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha kecil</a>, ketakutan ini tentunya bisa dipahami penyebabnya. Usaha kecil umumnya memiliki modal yang sangat terbatas, apalagi jika mereka harus membayar pajak. Namun, sebenarnya hal ini tidak perlu ditakutkan. Ada beberapa praktik baik usaha kecil menengah yang bisa menjadi inspirasi bagi anda dalam menghadapi akhir tahun ini dan awal tahun depan.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Praktik Baik Usaha Kecil Menengah Menyambut Akhir Tahun</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa praktik baik usaha kecil menengah yang bisa menjadi pelajaran bagi anda dalam mengelola perusahaan menjelang berakhirnya tahun dan masuknya tahun baru:</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-22189" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/12/praktik-baik-usaha-kecil-menengah.jpg" alt="praktik baik usaha kecil menengah" width="500" height="456" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/12/praktik-baik-usaha-kecil-menengah.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2023/12/praktik-baik-usaha-kecil-menengah-300x274.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Periksa Estimasi Pajak</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Bukankah ini menjadi salah satu sumber ketakutan anda? Daripada takut tanpa alasan, lebih baik anda periksa berapa estimasi pajak yang harus anda bayar tahun ini. Biasanya, pemilik bisnis tidak mau memperhatikan estimasi pajak sepanjang tahun. Awalnya, hal ini seolah-olah menghemat pengeluaran, namun pada akhirnya, ada pajak terutang yang harus anda bayar plus dendanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda tidak tahu berapa yang harus dibayar, maka cobalah menggunakan kalkulator online yang tersedia secara gratis. Opsi lainnya adalah menyisihkan sebagian pendapatan perusahaan setiap bulannya untuk estimasi pajak. Anda bisa membayarnya secara online, dan jika anda memiliki akun online, anda bisa mengecek berapa banyak yang sudah dibayar, sehingga di akhir tahun anda tidak terbebani.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pertimbangkan Tunjangan Pensiun</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika perusahaan anda belum memberikan tunjangan <a href="https://investasi.online/3-rencana-dana-pensiun-terbaik-bagi-karyawan-dan-pekerja-lepas/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pensiun</a> kepada karyawan, maka cobalah pertimbangkan skema ini, karena bisa meringankan anda dari segi pajak. Perusahaan bisa mendapatkan deduksi atas jumlah tunjangan pensiun yang dibayarkan kepada karyawan oleh pihak perusahaan. Artinya, tunjangan pensiun bisa menghemat dari segi pajak dan berkontribusi positif untuk nama baik dan masa depan perusahaan anda. Jika anda tidak tahu bagaimana caranya, cobalah berkonsultasi dengan pakarnya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Review Deduksi Pajak</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tidak ada salahnya mereview hal-hal yang anda perlukan di tahun ini hingga tahun depan. Apakah ada hal-hal yang mesti anda sediakan saat ini? Apakah ada sesuatu yang anda sewa atau sesuatu yang mesti anda beli? Salah satu cara yang sangat baik untuk mengidentifikasi biaya-biaya ini adalah dengan melihat rekening dan <a href="https://investasi.online/tips-memilih-kartu-kredit/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kartu kredit</a> peruashaan untuk menemukan biaya-biaya yang berulang setiap bulan atau setiap tahun. Anda bisa membayar sebagian di muka. Pastikan anda tidak mengeluarkan uang secara sembarangan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Susun Rencana untuk Membayar Hutang</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika perusahaan anda memiliki <a href="https://investasi.online/cara-melunasi-hutang-dengan-cepat-dan-mudah/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">hutang</a>, maka ini adalah peluang yang bagus untuk menyusun rencana pembayarannya, sehingga anda bisa menghemat pengeluaran biaya bunga di tahun depan. Mengurangi hutang perusahaan adalah salah satu praktik baik usaha kecil menengah yang perlu anda pertimbangkan. Secara umum, ada dua cara untuk mulai mengurangi hutang perusahaan: melunasi terlebih dahulu hutang-hutang yang nominalnya kecil atau hutang dengan bunga paling tinggi. Benar atau tidaknya, yang jelas pilihlah opsi yang bisa mempermudah anda melunasi hutang perusahaan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Review Pengeluaran Pribadi Secara Seksama</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Tentunya anda tidak ingin membebankan pengeluaran pribadi ke perusahaan, bukan? Namun ternyata, sebagian belanja perusahaan bisa berakhir pada rekening pribadi pemiliknya, entah itu bertambah atau berkurang. Cobalah periksa kartu kredit anda, cek, dan penarikan dari rekening untuk memastikan tidak ada pengeluaran bisnis yang dibebankan kepada rekening pribadi anda. Jika ada pengeluaran perusahaan, maka sebaiknya pindahkan ke catatan perusahaan dan hal itu dapat mengurangi liabilitas pajak anda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Persiapkan Diri untuk Tahun Depan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Biasanya, perusahaan memiliki waktu senggang di akhir tahun. Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri menyambut tahun baru. Ada beberapa pekerjaan yang bisa anda kerjakan secara rutin setiap bulan Desember:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pertama, pikirkan bagaimana caranya memberi dukungan lebih kepada staf atau karyawan anda. Adakah cara yang bisa anda lakukan untuk mengembangkan <a href="https://investasi.online/membangun-budaya-kerja-yang-positif-dalam-organisasi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">budaya kerja</a> melalui kegiatan <em>team-building</em>, mentoring atau interaksi lain? Bisakah perusahaan menyediakan tunjangan baru yang dapat mengurangi kekhawatiran karyawan atau membuat mereka merasa dihargai? Investasi pada SDM dapat menguntungkan perusahaan dalam bentuk peningkatan kinerja dan retensi yang lebih baik.</li>
<li>Kedua, alokasikan waktu untuk sejenak melakukan review atas strategi dan tujuan perusahaan. Adakah area tertentu di perusahaan yang ingin anda kembangkan atau anda perbaiki? Adakah peluang baru yang bisa anda kejar? Pastikan arah pengembangan perusahaan jelas, sehingga anda bisa memulai tahun baru dengan fokus.</li>
<li>Ketiga, buat refleksi konsumen dalam bentuk avatar, yang menjadi representasi umum konsumen ‘idea’ anda. Begitu usaha kecil berkembang, maka demikian juga dengan kebutuhan dan masalah konsumen. Periksa kembali seperti apa konsumen ideal anda. Apakah perilaku mereka telah berubah? Apakah ada konsumen baru yang bisa anda layani atau konsumen lama yang tidak lagi relevan? Begitu anda menjawab beberapa pertanyaan ini, anda bisa menyelaraskan produk dan jasa anda untuk memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih baik.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Tahun ini belum berakhir, masih ada waktu. Awalnya anda mungkin merasa cemas, namun dengan melihat kembali kondisi perusahaan anda saat ini, anda bisa mencari cara-cara terbaik untuk mengelola belanja dan mengembangkan kapasitas tim anda. Inilah praktik baik usaha kecil menengah yang bisa membantu anda.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/praktik-baik-usaha-kecil-menengah-menjelang-akhir-tahun-dan-menyambut-tahun-baru/" data-wpel-link="internal">Praktik Baik Usaha Kecil Menengah Menjelang Akhir Tahun dan Menyambut Tahun Baru</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/praktik-baik-usaha-kecil-menengah-menjelang-akhir-tahun-dan-menyambut-tahun-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jenis-Jenis Budaya Organisasi :  Part 3 –Peran Bagian SDM</title>
		<link>https://investasi.online/jenis-jenis-budaya-organisasi-part-3-peran-bagian-sdm/</link>
					<comments>https://investasi.online/jenis-jenis-budaya-organisasi-part-3-peran-bagian-sdm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2022 13:38:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[budaya organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen SDM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=18076</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada dua post sebelumnya dibahas empat jenis-jenis budaya organisasi yang paling lazim ditemukan. Budaya adhokrasi terkenal dengan dinamik dan fleksibilitasnyaa, sehingga tidak cocok untuk organisasi yang sifatnya kaku. Selanjutnya, budaya <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-budaya-organisasi-part-3-peran-bagian-sdm/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-budaya-organisasi-part-3-peran-bagian-sdm/" data-wpel-link="internal">Jenis-Jenis Budaya Organisasi :  Part 3 –Peran Bagian SDM</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada dua post sebelumnya dibahas empat <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-budaya-organisasi-part-2-budaya-suku-hirarki-dan-pasar/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">jenis-jenis budaya organisasi</a> yang paling lazim ditemukan. Budaya adhokrasi terkenal dengan dinamik dan fleksibilitasnyaa, sehingga tidak cocok untuk organisasi yang sifatnya kaku. Selanjutnya, budaya suku mengutamakan kekeluargaan dan komunikasi, dan hubungan interpersonal.  Sementara itu, budaya hirarki mengutamakan pembagian tugas dan tanggung jawab, serta hirarki tanggung jawab secara jelas. Terakhir, budaya pasar mengutamakan pencapaian tujuan organisasi.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Jenis-Jenis Budaya Organisasi Lainnya</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya, masih ada jenis-jenis budaya organisasi yang namanya tidak begitu populer, namun sebenarnya dalam aplikasinya sangat banyak ditemukan. Pada intinya, setiap organisasi dibentuk oleh visi, misi, dan kepemimpinannya masing-masing. Oleh sebab itu, tidak ada budaya organisasi yang benar-benar seragam di seluruh perusahaan. Berikut adalah beberapa budaya organisasi lainnya:</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-18077" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/10/jenis-jenis-budaya-organisasi-3.png" alt="jenis-jenis budaya organisasi 3" width="467" height="379" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/10/jenis-jenis-budaya-organisasi-3.png 467w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/10/jenis-jenis-budaya-organisasi-3-300x243.png 300w" sizes="(max-width: 467px) 100vw, 467px" /></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Budaya berorientasi tujuan: para pemimpin dan seluruh karyawan di perusahaan sama-sama menganut pemahaman yang sama tentaang dunia yang berubah-ubah, serta memastikan bahwa sumber daya global yang ada dibagi dengan semua orang yang ada di dalamnya.</li>
<li>Budaya organisasi pembelajar. Budaya ini fokus pada riset, inovasi, kreativitas, pembelajaran, dan pengembangan.</li>
<li>Budaya organisasi berorientasi kebahagiaan. Budaya ini fokus pada kesenangan dan rasa humor;</li>
<li>Budaya organisasi berorientasi hasil, ditandai dengan pencapaian target dan tujuan. Budaya ini berorientasi kinerja;</li>
<li>Budaya organisasi berorientasi wewenang, ditandai dengan kepemimpinan yang kuat dan karyawan yang penuh percaya diri.</li>
<li>Budaya organisasi berorientasi keselamatan. Di organisasi semacam ini, para pemimpin berusaha mengembangkan perusahaan dengan menjamin keamanan melalui perencanaan dan manajemen resiko yang hati-hati, dan melaksanakan kebijakan yang sudah berhasil di masa lalu.</li>
<li>Budaya organisasi yang berorientasi keteraturan, biasanya ditandai dengan adanya aturan dan prosedur, di mana karyawan juga memiliki peran yang sangat jelas.</li>
<li>Budaya organisasi yang berorientasi perhatian, ditandai dengan lingkungan yang sangat memperhatikan karyawannya. Di organisasi semacam ini, interaksi dan loyalitas antar karyawan dan karyawan dengan pimpinan biasanya sangat kuat.</li>
</ul>
<h4 style="text-align: justify;"> <strong>Jenis-Jenis Budaya Organisasi: Bagaimana Memilihnya?</strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Di antara begitu banyak jenis-jenis budaya organisasi yang sudah dibahas di atas dan 2 post sebelumnya, lalu bagaimana memilih budaya organisasi yang cocok untuk perusahaan anda? Coba lihat kembali tujuan perusahaan anda, gaya kerja sama tim, dan perubahan yang anda inginkan untuk menentukan budaya yang paling sesuai dengan perusahaan anda. Apapun budaya organisasi yang anda pilih, sangat penting bagi perusahaan untuk memberikan pengalaman positif bagi perusahaan agar sukses di pasar tenaga kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa melakukan penilaian untuk mengetahui budaya kerja yang ada saat ini dan <a href="https://investasi.online/membangun-budaya-kerja-yang-positif-dalam-organisasi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">budaya kerja yang positif</a> sesuai dengan semestinya. Dengan demikian, anda bisa mulai menempa jalan dan strategi mewujudkan budaya kerja yang diinginkan. Transformasi budaya adalah suatu proses untuk mengubah budaya organisasi agar sesuai dengan visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan dalam rangka mencapai tujuan strategisnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertanyaan berikutnya adalah apa peran bagian sumber daya manusia dalam membentuk budaya ini? Seperti dibahas sebelumnya, kepemimpinan memainkan peran penting dalam membentuk budaya organisasi. Bagian sumber daya manusia juga berperan penting dalam mempengaruhi kepemimpinan. Mereka bertanggung jawab untuk menyelaraskan para manajer dengan karyawan sesuai dengan budaya yang diinginkan, membangun rasa memiliki terhadap budaya tersebut, dan mempertahankan akuntabilitas di seluruh tingkatan di perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh sebab itu, bagian sumber daya manusia harus mampu mendidik dan memperlengkapi para pemimpin dan manajernya untuk menjadi contoh teladan dalam menerapkan nilai-nilai budaya yang diharapkan. Budaya sebuah organisasi tercermin di seluruh siklus hidup yang melibatkan karyawan di perusahaan, seperti:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Proses rekrutmen</li>
<li>Manajemen kinerja</li>
<li>Pengembangan keahlian</li>
<li>Gaya disiplin karyawan</li>
<li>Dan keputusan-keputusan yang diambil dari hasil suvei terhadap karyawan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Untuk semua aspek ini, bagian sumber daya manusia berperan penting. Bagian SDM harus selalu aktif mendengarkan karyawan dan memberikan <em>feedback</em> terhadap pemimpin. Di antara metode yang bisa digunakan bagian SDM untuk mengetahui kebutuhan dan pendapat karyawan adalah dengan survey interaksi, diskusi kelompok terarah, dan wawancara langsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagian SDM juga bisa menggunakan analisa prediktif untuk memproyeksi hasil yang dapat diperoleh di masa yang akan datang berdasarkan data saat ini dan data masa lalu. Misalnya, siapa yang berpeluang keluar dari perusahaan bisa diketahui dari jawaban-jawaban karyawan saat survei. Kemudian, perusahaan bisa mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyesuaikan metode interaksinya dengan <a href="https://investasi.online/cara-merekrut-karyawan-3-hal-yang-harus-anda-hindari/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">karyawan</a> tertentu.</p>
<p style="text-align: justify;">Apapun jenis-jenis budaya organisasi yang anda pilih, perlu diingat bahwa lingkungan bisnis terus berubah, dan hal ini mempengaruhi kebanyakan, atau bahkan semua, perusahaan. Di satu sisi, perubahan bisa terasa tidak nyaman, dan terkadang ada penolakan dari karyawan. Namun di sisi lain, perusahaan terutama bagian SDM berperan untuk menjadikan perusahaan berada di garis terdepan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan. Perusahaan diharapkan mampu menilai proses yang sedang berlangsung untuk menentukan apa saja yang bisa disederhanakan, apa yang perlu diperbaiki, dan apa yang bisa dipertahankan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-budaya-organisasi-part-3-peran-bagian-sdm/" data-wpel-link="internal">Jenis-Jenis Budaya Organisasi :  Part 3 –Peran Bagian SDM</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/jenis-jenis-budaya-organisasi-part-3-peran-bagian-sdm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenali Beberapa Hal Yang Terlupakan Saat Mendirikan Usaha</title>
		<link>https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/</link>
					<comments>https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2022 15:10:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Mengatur Keuangan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=17840</guid>

					<description><![CDATA[<p>Peluncuran sebuah usaha baru adalah hal menyenangkan, dan pastinya dipenuhi dengan optimisme, terutama ketika anda  berfikir anda memiliki sesuatu yang berharga dan inovatif untuk dibagikan dengan dunia. Namun faktanya, anda <a href="https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/" data-wpel-link="internal">Kenali Beberapa Hal Yang Terlupakan Saat Mendirikan Usaha</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Peluncuran sebuah <a href="https://investasi.online/membuka-usaha-baru-solusi-di-tengah-krisis-akibat-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha baru</a> adalah hal menyenangkan, dan pastinya dipenuhi dengan optimisme, terutama ketika anda  berfikir anda memiliki sesuatu yang berharga dan inovatif untuk dibagikan dengan dunia. Namun faktanya, anda mungkin memiliki produk atau konsep bisnis paling orisinil dan kreatif, dan masih cukup aman sekalipun anda belum begitu yakin dengan apa yang harus dilakukan untuk mencapai kesuksesan. Adakalanya, banyak hal yang terlupakan saat mendirikan usaha, sehingga bisnis yang diharapkan akan mengalami kesuksesan akhirnya mengalami banyak kendala, bahkan di tahun pertama.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, perlu diketahui bahwa diperlukan upaya sadar untuk menyelesaikan sejumlah tahapan yang sangat penting sebelum melangkah ke tahap berikutnya dalam perjalanan sebuah usaha. Ada beberapa hal yang terlupakan saat mendirikan usaha, terutama bagi <a href="https://investasi.online/tips-sukses-bagi-pengusaha-baru-tools-yang-wajib-anda-miliki/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pengusaha baru</a>. Jika anda sudah bersiap untuk mendirikan sebuah perusahaan, anda mesti memberikan perhatian yang ketat terhadap pentingnya masing-masing tahap ini dan mempertimbangkan cara paling efektif untuk mengatasinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-17841" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha.jpg" alt="hal yang terlupakan saat mendirikan usaha" width="500" height="329" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha-300x197.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>4 Hal Yang Terlupakan Saat Mendirikan Usaha</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat mendirikan sebuah usaha. Ada beberapa hal yang terlupakan saat mendirikan usaha dan mesti menjadi bahan perhatian anda sebelum meluncurkan sebuah usaha:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Lakukan Riset</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Penelitian selalu menjadi tahap pertama sebelum memulai setiap usaha. Sebelum mempertimbangkan tahap penting berikutnya, sebaiknya alokasikan waktu khusus untuk melakukan investigasi atau riset terhadap target pasar, kebutuhan konsumen, persaingan, kebutuhan produk dan/atau jasa, serta kewajiban hukum. Kemudian, satu atau dua tahun berikutnya, anda mungkin akan menyadari bahwa hambatan-hambatan tertentu dapat menghambat anda untuk maju dalam upaya pengembangan produk atau ekspansi bisnis.</p>
<p style="text-align: justify;">Kerap kali, pengusaha baru tidak berhasil mengidentifikasi permintaan pasar yang sesungguhnya. Akhirnya, banyak perusahaan yang harus benar-benar tutup karena sesungguhnya pasar tidak membutuhkan produk atau jasa yang mereka tawarkan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Dapatkan Modal Yang Cukup</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Mungkin sulit untuk mengukur dengan jelas seberapa pentingnya pendanaan yang mencukup untuk mendirikan dan mempertahankan sebuah usaha, hingga mencapai titik impas (<em>break even point</em>). Menurut sebuah riset yang dilakukan CB Insights, sekitar 38% usaha gagal karena kehabisan uang dan/atau tidak mendapatkan modal yang cukup. Kecukupan modal kerap menjadi hal yang terlupakan saat mendirikan usaha. Jika anda tidak jeli mengidentifikasi aliran uang, maka anda baru sadar permasalahan sesungguhnya ketika usaha anda tidak lagi hidup karena ‘denyut nadi’nya terhenti, yakni aliran uang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kecuali jika anda secara langsung mampu menyuntikkan uang yang dibutuhkan agar usaha tersebut bertahan, maka anda harus mampu menarik investor di setiap ronde pendanaan agar target di setiap tahapan bisa tercapai. Para pengusaha juga terkadang tidak menyadari berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan modal. Dengan skenario paling sederhana sekalipun, dibutuhkan waktu setidaknya 6 bulan untuk mendapatkan pendanaan. Artinya, anda membutuhkan uang yang cukup di bank untuk menutupi pengeluaran perusahaan, hingga perusahaan mendapatkan suntikan modal dari investor atau bank.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Dapatkan Tim Yang Sesuai</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Singkatnya, sebaiknya jangan mengerjakan semuanya sendiri. Kecuali jika anda seorang <em>solopreneur</em> yang memilih memberikan jasa profesional sendiri dan tidak berencana mengembangkan usaha tersebut, anda akan membutuhkan orang-orang yang tepat di sekitar anda untuk membantu mengembangkan perusahaan. Layaknya semua orang, anda tentu memiliki keterbatasan dan kelemahan. Dengan membantu tim yang tepat untuk mengisi ‘area kosong’ tersebut, perusahaan anda berpeluang lebih besar untuk meraih sukses.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa saja merekrut karyawan magang atau personil yang belum berpengalaman untuk menghemat biaya. Sepanjang orang tersebut bisa diandalkan dan bisa mengikuti instruksi anda, tidak ada salahnya dicoba, terutama jika perusahaan anda sudah memiliki SOP yang jelas dan program pelatihan yang memadai.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, untuk posisi yang lebih tinggi, seperti fungsi manajemen dan eksekutif, atau untuk pekerjaan yang membutuhkan skill tertentu, maka sebaiknya berlakukan ketentuan tentang pengalaman dan etika kerja. Selain itu, jika anda berencana mencari pendanaan dari investor, anda akan membutuhkan tim manajemen yang mampu menunjukkan pengalaman dan profesionalisme yang relevan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tingkatkan Keahlian Manajerial dan Kepemimpinan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika anda adalah salah satu pemilik di perusahaan, terlepas dari tingkat keterlibatan anda dalam operasi sehari-hari, anda membutuhkan keahlian manajemen dan <a href="https://investasi.online/gaya-kepemimpinan-proaktif-internal-vs-eksternal/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kepemimpinan proaktif</a> yang sesuai untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan menggerakkan ‘kemudi’ ke arah yang tepat. Anda adalah seorang pembuat kebijakan, dan keputusan yang tepat tidak bisa diambil jika ada hal-hal yang terlewatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Area yang perlu anda kuasai antara lain keuangan, data, dan fungsi eksekusi. Aspek ini adalah beberapa hal yang terlupakan saat mendirikan usaha, padahal ketiganya sangat krusial. Anda juga perlu mengasah keahlian kepemimpinan sehingga anda bisa mendelegasikan tugas dengan tepat dan mampu membangun budaya perusahaan yang positif bagi tim eksekutif dan semua orang di perusahaan.  Jika anda seorang pendiri atau investor di perusahaan, sebaiknya kembangkan keahlian kepemimpinan anda secara terus-menerus, agar anda tidak melewatkan hal-hal penting yang berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/" data-wpel-link="internal">Kenali Beberapa Hal Yang Terlupakan Saat Mendirikan Usaha</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/kenali-beberapa-hal-yang-terlupakan-saat-mendirikan-usaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hal Yang Mesti Diketahui Saat Mengajukan Pinjaman Usaha Baru: Part 1</title>
		<link>https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/</link>
					<comments>https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2022 15:48:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=17713</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tahun pertama bisnis dibuka, anda sebagai pemilik atau pemimpin harus berupaya untuk mendapatkan suntikan dana, sehingga anda bisa memperkuat fondasi perusahaan yang baru didirikan tersebut. Apapun yang datang kemudian <a href="https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">Hal Yang Mesti Diketahui Saat Mengajukan Pinjaman Usaha Baru: Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di tahun pertama bisnis dibuka, anda sebagai pemilik atau pemimpin harus berupaya untuk mendapatkan suntikan dana, sehingga anda bisa memperkuat fondasi perusahaan yang baru didirikan tersebut. Apapun yang datang kemudian ditentukan oleh pilihan-pilihan yang anda ambil di tahap pertama. Kebanyakan <a href="https://investasi.online/tips-sukses-bagi-pengusaha-baru-tools-yang-wajib-anda-miliki/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pengusaha baru</a> mengajukan pinjaman usaha untuk mempertahankan denyut nadi perusahaannya. Tidak mudah membaangun sebuah usaha tanpa fondasi yang tidak rata. Dan, semakin sulit menjalankan sebuah perusahaan jika fondasi keuangannya goyah.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Hal Yang Harus Diketahui Saat Mengajukan Pinjaman Usaha</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Mengajukan pinjaman usaha tidak selamanya menjadi pilihan, jika anda masih memiliki alternatif sumber pendanaan lain. Namun, jika anda merasa bahwa pinjaman menjadi satu-satunya solusi, maka pastikan anda mengetahui beberapa hal berikut sebelum mengajukan permohonan kredit usaha:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-17714" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/mengajukan-pinjaman-usaha-1.jpg" alt="mengajukan pinjaman usaha 1" width="500" height="381" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/mengajukan-pinjaman-usaha-1.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/09/mengajukan-pinjaman-usaha-1-300x229.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Usaha Baru Mungkin Akan Kesulitan Mendapatkan Kredit Murah</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Faktanya adalah bahwa tidak semua pemberi kredit menyediakan layanan bagi <a href="https://investasi.online/strategi-marketing-bagi-perusahaan-baru-word-of-mouth/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">perusahaan baru</a>. Akibatnya, pengusaha baru kerap mengalami kesulitan untuk mendapatkan kredit usaha. Sayangnya, para pemilik usaha baru ini terkadang harus mengajukan permohonan pinjaman bahkan sebelum impiannya diwujudkan. Jika demikian, maka mendapatkan suntikan dana tambahan akan lebih sulit lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa alasan mengapa parusahaan pemula ditolak oleh perusahaan pembiayaan, antara lain: rencana bisnis yang biasa-biasa saja (tidak ada yang istimewa),  riwayat kredit perorangan yang buruk, dokumen tidak lagi, dan tidak tersedianya beberapa informasi yang dipersyaratkan saat pengajuan surat permohonan. Berikut adalah beberapa tips bagi anda yang ingin mengajukan pinjaman usaha untuk pertama kalinya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Cek riwayat kredit anda: jika anda baru pertama kali mengajukan pinjaman usaha, maka keputusan pemberi kredit umumnya didasarkan pada riwayat finansial personal anda sebagai pemilik. Ada beberapa cara untuk memperbaiki skor kredit anda. Anda bisa bekerja sama dengan penasehat keuangan untuk ini. Dengan memperbaiki skor kredit, peluang mendapatkan kredit lebih besar, dan anda bahkan berkesempatan mendapatkan pinjaman dengan suku bunga yang lebih rendah.</li>
<li>Susun rencana. Permohonan kredit usaha untuk pertama kali harus memiliki tujuan yang jelas. Buatlah rencana bisnis yang jelas dan layak.</li>
<li>Ketahui berapa banyak uang yang anda butuhkan: Pinjamlah sebanyak yang anda butuhkan saja. Anda harus bisa merinci berapa banyak uang yang akan digunakan. Namun, tidak ada salahnya sedikit melebihkan jumlah yang anda pinjam, karena anda harus mengantisipasi keterlambatan. Usahakan anda tidak akan mengajukan pinjaman lagi dalam satu tahun ke depan, karena itu akan mencerminkan perencanaan yang buruk.</li>
<li>Pelajari jenis pinjaman apa yang paling cocok: Ada banyak cara mencari tahu jenis kredit usaha apa yang sesuai dengan situasi anda. Lakukan riset sebisanya.</li>
<li>Gunakan checklist di tahap persiapan: dengan membuat checklist pra-aplikasi, anda bisa memastikan bahwa proses pengajuan permohonan kredit berjalan lancar.</li>
<li>Ingat bahwa pinjaman-pinjaman berikutnya akan dipengaruhi oleh pinjaman pertama.</li>
</ul>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pahami tentang Garansi Personal</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Garansi personal adalah kontrak legal antara pemilik usaha dengan perusahaan pemberi pinjaman yang pada dasarnya menyatakan bahwa jika perusahaan gagal membayar kembali pinjaman tersebut, maka asset senilai pinjaman, termasuk properti, kendaraan, dan persediaan akan disita oleh pemberi pinjaman dan dijadikan agunan untuk menutupi biaya pinjaman. Artinya, asset pribadi anda bisa jadi menjadi jaminannya, jika perusahaan gagal membayar kembali pinjaman tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Sering kali, pemberi pinjaman meminta agunan, dan garansi pribadi biasanya menjadi bagian dari proses tersebut. Tujuannya adalah untuk memastikan anda benar-benar memiliki itikad yang baik untuk mengembangkan usaha anda, dan anda juga tidak akan membiarkan kredit macet tanpa pertanggung jawaban sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Pentingnya garansi personal untuk pembiayaan <a href="https://investasi.online/umkm-dan-pemulihan-sosial-ekonomi-akibat-pandemi-covid-19/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">UMKM</a> bervariasi, sesuai jenis pinjaman yang anda incar. Pemberi pinjaman biasanya menyaampaikan apakah garansi personak diperlukan atau tidak.  Setiap perusahaan memiliki panduan sendiri untuk kredit usaha, namun masing-masing bank dan lembaga keuangan juga memiliki aturan sendiri. Anda harus mempertimbangkan kriteria keduanya, dan kemudian, anda mungkin saja masih membutuhkan agunan untuk memastikan dana tersebut aman.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Kumpulan Dokumentasi Pendukung Terlebih Dahulu</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Lakukan proses ini sebelum anda mengajukan surat permohonan kredit usaha. Ada beberapa keringanan kredit usaha, namun proses pengajuannya tidak selalu mudah. Perusahaan mungkin mensyaratkan banyak informasi dan dokumen. Tidak jarang pengusaha dan pemilik usaha tertahan selama proses pengajuan pinjaman, karena mereka tidak memiliki dokumen yang benar. Informasi dan dokumen penting adalah alasan paling lazim mengapa kredit usaha bagi perusahaan baru ditolak pemberi pinjaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda sudah memutuskan untuk mengajukan permohonan kredit usaha, maka anda harus berupaya menyelesaikan seluruh tahapan dan proses persetujuan secepat mungkin. Persiapan adalah kuncinya, ketika waktu dan uang menjadi taruhannya. Setiap pemberi pinjaman dan jenis pinjaman mensyaratkan dokumen yang berbeda. Ini adalah beberapa dokumen standar yang bisa anda persiapkan dari awal, seperti laporan kredit, laporan bank, laporan pajak, dokument agunan, laporan keuangan, rencana bisnis, izin usaha, dan sebagainya.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/" data-wpel-link="internal">Hal Yang Mesti Diketahui Saat Mengajukan Pinjaman Usaha Baru: Part 1</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/hal-yang-mesti-diketahui-saat-mengajukan-pinjaman-usaha-baru-part-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Mendapatkan Pendanaan Untuk Pengembangan Usaha? Ini Syaratnya…</title>
		<link>https://investasi.online/ingin-mendapatkan-pendanaan-untuk-pengembangan-usaha-ini-syaratnya/</link>
					<comments>https://investasi.online/ingin-mendapatkan-pendanaan-untuk-pengembangan-usaha-ini-syaratnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jun 2022 14:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=17022</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seperti apapun perjalanan bisnis anda saat ini, pendanaan tetaplah menjadi kebutuhan pokok. Bisnis anda saat ini mungkin berada di posisi yang siap untuk dikembangkan, sehingga anda sedang membutuhan opsi pendanaan <a href="https://investasi.online/ingin-mendapatkan-pendanaan-untuk-pengembangan-usaha-ini-syaratnya/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/ingin-mendapatkan-pendanaan-untuk-pengembangan-usaha-ini-syaratnya/" data-wpel-link="internal">Ingin Mendapatkan Pendanaan Untuk Pengembangan Usaha? Ini Syaratnya…</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Seperti apapun perjalanan bisnis anda saat ini, pendanaan tetaplah menjadi kebutuhan pokok. Bisnis anda saat ini mungkin berada di posisi yang siap untuk dikembangkan, sehingga anda sedang membutuhan opsi pendanaan tambahan. Bahkan sebelum mencoba mendapatkan pendanaan untuk pengembangan usaha, penting bagi anda mengidentifikasi alasan sesungguhnya anda mencari sumber pendanaan dan bagaimana anda akan menggunakan dana tersebut nantinya. Tanpa perencanaan yang matang, bisa saja anda menghabiskan uang pinjaman tanpa benar-benar memberikan dampak untuk pengembangan usaha.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Mendapatkan Pendanaan Untuk Pengembangan Usaha: <em>Lakukan Asesmen Berikut</em></strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Uang yang anda dapatkan bisa jadi digunakan untuk membeli peralatan, membayar <a href="https://investasi.online/cara-melunasi-hutang-dengan-cepat-dan-mudah/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">hutang</a>, menambah karyawan, atau persiapan untuk kondisi darurat. Apapun alasannya, pastikan anda sudah melakukan asesmen atau penilaian dengan tepat sebelum benar-benar menggunakan uang tersebut. Jika anda sudah yakin benar untuk mengajukan pinjaman, maka inilah saatnya untuk melakukan penilaian terhadap kondisi keuangan perusahaan saat ini. Pastikan anda melakukan pengecekan dan asesmen terhadap beberapa hal berikut:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-17023" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/06/mendapatkan-pendanaan-untuk-pengembangan-usaha.jpg" alt="mendapatkan pendanaan untuk pengembangan usaha" width="500" height="333" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/06/mendapatkan-pendanaan-untuk-pengembangan-usaha.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/06/mendapatkan-pendanaan-untuk-pengembangan-usaha-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pinjaman Pribadi dan Pinjaman Usaha</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sebelum meminta pendanaan tambahan, lakukan penilaian terhadap <a href="https://investasi.online/pinjaman-pribadi-di-masa-pandemi-ini-yang-harus-dipertimbangkan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">pinjaman pribadi</a> dan pinjaman usaha yang sudah ada. Buat urutan berdasarkan besaran dan sumber kreditnya. Lihat kondisinya saat ini. Apakah masih lancar? Atau justru pernah mengalami kredit macet? Kemudian, buat daftar tiga besar atau lima besar perusahaan simpan-pinjam terbaik di daerah anda. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa anda tidak meminjam uang dari sumber yang tidak terpercaya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Asset Lancar</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Buat catatan semua asset yang masih dimiliki perusahaan saat ini dan masih bisa digunakan untuk mendukung investasi anda. Bisa jadi, ada aset perusahaan yang sebenarnya tidak begitu digunakan dan bisa anda jual untuk mendapatkan uang tunai tambahan. Ada baiknya anda berkonsultasi dengan seorang akuntan atau perencana keuangan untuk mendapatkan asesmen yang lebih akurat tentang situasi keuangan perusahaan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Agunan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Lihat apakah ada asset yang bisa anda gunakan sebagai agunan untuk kredit. Misalnya adalah mobil, dan properti. Biasanya, perusahaan kredit akan meminta agunan untuk memastikan anda benar-benar serius dengan kredit tersebut dan anda mampu membayarnya kembali. Sekali lagi, sebelum mendapatkan pendanaan untuk pengembangan usaha, lakukan konsultasi dengan akuntan atau penasehat keuangan untuk mendapatkan gambaran paling akurat tentang situasi keuangan perusahaan sekaligus anjuran-anjuran yang berguna bagi anda nantinya.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Valuasi Bisnis</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Anda mungkin membutuhkan valuasi bisnis pada situasi tertentu. Sejumlah investor mungkin ingin melihat valuasi bisnis anda saat mempertimbangkan apakah akan menyetujui permohonan kredit anda atau tidak. Dalam bahasa sederhana, valuasi bisnis adalah suatu proses untuk menentukan nilai ekonomis dari usaha anda. Bagaimanapun ukuran bisnis anda (mikro, kecil, menengah, atau besar), proses ini biasanya melibatkan penilaian secara penuh dan objektif terhadap setiap aspek usaha anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Penilaian dalam valuasi bisnis mencakup peralatan, inventaris, persediaan, <a href="https://investasi.online/tips-bisnis-properti-tanpa-modal/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">properti</a>, aset lancar, dan segala sesuatu yang memiliki nilai ekonomis di perusahaan anda. Struktur manajemen, jumlah karyawan, pendapatan, dan proyeksi pendapatan bisa jadi masuk dalam evaluasi. Jadi, pastikan anda berkonsultasi dengan tim finansial anda sebelum memulai valuasi bisnis.</p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Mendapatkan Pendanaan Untuk Pengembangan Usaha: <em>Apa Yang Berpengaruh?</em></strong></h4>
<p style="text-align: justify;">Setelah melakukan asesmen di atas, tahap berikutnya adalah mencari sumber pendanaan. Evaluasi terhadap kondisi keuangan perusahaan sangat penting sebagai pijakan awal bagi anda. Namun, perlu diketahui juga bahwa ada beberapa aspek lain yang mempengaruhi peluang anda untuk mendapatkan kredit usaha. Di antaranya:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><u>Riwayat Kredit</u>. Pemberi pinjaman pastinya ingin memastikan bahwa perusahaan dan pemiliknya jujur dan bisa dipercaya untuk membayar kembali uang yang dipinjamnya. Perusahaan biasanya menilai berdasarkan riwayat kredit atau laporan kredit usaha. Ada kalanya, mereka juga akan melakukan pengecekan terhadap penyedia kredit sebelumnya untuk memastikan riwayat kredit anda di masa lalu. Jadi, sebelum mengajukan permohonan untuk mendapatkan pendanaan untuk pengembangan usaha, pastikan anda mengevaluasi riwayat kredit anda di masa lalu.</li>
<li><u>Kapasitas Kredit</u>. Evaluasi ini berguna untuk menilai kemampuan perusahaan membayar kembali pinjaman. Evaluasi kapasitas kredit mencakup <em>cash flow</em>, riwayat bank, riwayat pembayaran, sumber dana tambahan, atau dana cadangan yang dimiliki perusahaan. Cara terbaik untuk menunjukkan kapasitas kredit anda adalah menyajikan <em>cash flow</em> yang positif, <em>rating</em> bank yang baik, dan riwayat pembayaran kredit yang positif di masa lalu.</li>
<li><u>Modal yang diinvestasikan</u>. Salah satu faktor yang digunakan bank atau pemberi pinjaman dalam mengevaluasi pinjaman kredit usaha adalah jumlah dana yang diinvestasikan pemiliknya. Jika dana awal yang diinvestasikan cukup besar, biasanya pemberi kredit akan condong untuk menyetujui permohonan kredit.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Intinya, pemberi pinjaman baik itu bank atau perusahaan simpan-pinjam akan menilai rasio antara hutang dengan ekuitas anda untuk memastikan berapa banyak uang yang diminta dan kelayakannya dengan kapasitas usaha anda saat ini. Perlu diingat, pemberi pinjaman akan menyetujui permohonan anda jika mereka yakin anda akan mampu dan mau membayarnya kembali. Pastikan anda melakukan evaluasi secara komperensif sebelum berusaha mendapatkan pendanaan untuk pengembangan usaha anda.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/ingin-mendapatkan-pendanaan-untuk-pengembangan-usaha-ini-syaratnya/" data-wpel-link="internal">Ingin Mendapatkan Pendanaan Untuk Pengembangan Usaha? Ini Syaratnya…</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/ingin-mendapatkan-pendanaan-untuk-pengembangan-usaha-ini-syaratnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mengembangkan Bisnis ke Pasar Internasional</title>
		<link>https://investasi.online/bagaimana-mengembangkan-bisnis-ke-pasar-internasional-2/</link>
					<comments>https://investasi.online/bagaimana-mengembangkan-bisnis-ke-pasar-internasional-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 May 2022 15:38:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=16743</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernah dengar? Suara tragis para pebisnis di seluruh dunia yang menghambur-hamburkan uangnya? Setiap pebisnis (terutama yang masih baru) pasti pernah merasa bersalah seperti ini, setidaknya pada satu titik waktu tertentu. <a href="https://investasi.online/bagaimana-mengembangkan-bisnis-ke-pasar-internasional-2/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/bagaimana-mengembangkan-bisnis-ke-pasar-internasional-2/" data-wpel-link="internal">Bagaimana Mengembangkan Bisnis ke Pasar Internasional</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pernah dengar? Suara tragis para pebisnis di seluruh dunia yang menghambur-hamburkan uangnya? Setiap pebisnis (terutama yang masih baru) pasti pernah merasa bersalah seperti ini, setidaknya pada satu titik waktu tertentu. Namun, ada banyak <a href="https://investasi.online/tips-menghemat-uang-bulanan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">cara menghemat uang</a> dan mencegah pemborosan, sehingga anda bisa menyisihkan uang untuk hal-hal yang lebih penting, misalnya mengembangkan bisnis anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah anda ingin tahu cara menghemat uang dalam mengelola finansial perusahaan anda? Jika ia, anda berada di tempat yang benar. Berikut adalah beberapa cara yang mungkin bermanfaat bagi anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-16744" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/05/cara-menghemat-uang.jpg" alt="cara menghemat uang" width="500" height="334" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/05/cara-menghemat-uang.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/05/cara-menghemat-uang-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Cara Menghemat Uang Bagi Pengusaha Pemula</strong></h3>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Anggaran, Anggaran, Anggaran</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Anggaran bisnis menjadi semacam pemandu bagi anda untuk memastikan manajemen finansial anda tetap berada di jalurnya di sepanjang bulan, triwulan, tahun, dan seterusnya. Namun, jika anda tidak taahu cara Menyusun anggaran biaya dengan benar dan/atau jika anda memasukkan hal-hal yang tidak perlu dalam anggaran, maka akhirnya, uang anda akan terbuang percuma.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memastikan bahwa anggaran anda sudah dirancang dengan sebaik mungkin, berikut adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Review anggaran anda secara teratur (mis., tahunan)</li>
<li>Jajaki segala sesuatunya serinci mungkin</li>
<li>Cari di mana anda bisa memotong belanja dari tahun ke tahun</li>
<li>Lakukan perbandingan harga produk dan jasa dari sejumlah penyedia.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Ketika waktu berjalan dan anda sudah semakin mantap sebagai seorang pengusaha, anda akan bisa melihat sela-sela di mana anda bisa mengefisiensi belanja untuk menyempurnakannya. Namun sementara itu, anda harus mengambil Langkah-langkah strategis untuk memperbaiki penganggaran dan melakukan penyesuaian di manapun dibutuhkan. Dengan demikian, anda tidak lagi menghamburkan uang untuk belanja-belanja yang sebenarnya bisa dihindari.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Meminjam Secara Bijak</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jika anda sama dengan pebisnis lainnya, anda mungkin berusaha meminta bantuan dari investor, kreditor, teman, atau keluarga untuk mengembangkan bisnis. Namun, jika anda tidak bijak dalam meminjam uang, maka anda bisa saja merusak kondisi finansial keluarga dalam jangka panjang nantinya. Apa itu? Menghamburkan uang yang sangat berharga tersebut!</p>
<p style="text-align: justify;">Entah anda meminjamnya dari bank, teman, dan seterusnya, pastikan anda melakukannya secara cerdas. Untuk memastikan anda bisa meminjam dengan bijak, ketahui apa saja hal ‘menjebak’ di belakang setiap jenis pinjaman. Misalnya, jika anda meminjam uang dari bank, maka ketahuilah kelebihan dan kekurangannya, termasuk opsi-opsi yang tersedia bagi anda, jenis bunga, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Semakin bijak anda dalam mengelola pinjaman, semakin baik. Jangan takut untuk menggali informasi, sehingga anda bisa menghasilkan rencana yang matang. Dapatkan sebanyak mungkin informasi sebelum anda mengajukan permohonan kepada siapapun (termasuk teman dan keluarga).</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Gunakan Data dan Laporan Keuangan Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Data usaha anda bisa menghasilkan banyak informasi – jika anda menggunakannya dengan benar. Data bisa menunjukkan di bagian mana terjadinya pemborosan, sistem penetapan harga yang tidak efisien, dan sebagainya. Jadi, jika anda ingin menghemat uang, maka mulailah dengan mempelajari data finansial perusahaan. Untuk mengetahui trend dan isu-isu keuangan tersebut, carilah informasi di beberapa sumber berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Laporan keuangan</li>
<li>Laporan bank</li>
<li>Neraca bisnis</li>
<li>Belanja pemasaran dan <a href="https://investasi.online/jenis-iklan-usaha-online/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">iklan</a></li>
<li>Total belanja perusahaan</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Lakukan review terhadap data dan laporan secara teratur untuk memastikan bahwa anda tidak melewatkan apapun. Jika anda bekerja dengan seorang akuntan, maka mintalah akuntan meninjau data finansial dan memberikan saran tentang apa yang bisa dilakukan sebagai cara menghemat uang perusahaan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Lakukan Riset</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Jangan pernah menghabiskan uang sebelum melakukan riset secara memadai. Dalam dunia bisnis, anda mesti membuat kebijakan tanpa akhir. Mulai dari membeli peralatan hingga mencari vendor, semuanya berakhir pada satu hal: gunakan waktu dengan baik dan lakukan banyak riset selama prosesnya. Jika anda gagal melakukan riset terhadap sesuatu, bisa jadi anda justru memboroskan uang nantinya!</p>
<p style="text-align: justify;">Nasehatnya adalah: pastikan anda, pastikan anda mengalokasikan waktu untuk meneliti sesuatu sebelum anda membuat komitmen, terutama terkait pembelian dan belanja. Di antaranya adalah perlengkapan, mesin, kendaraan dan sebagainya. Lakukan riset dan perbandingan harga sebelum menggunakan uang. Percayalah, anda akan merasakan manfaatnya kelak.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tetap Pantau Laporan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Terkadang, anda bisaa saja menyetujui belanja-belanja kecil, yang sebenarnya tidak diperlukan. Misalnya, biaya berlangganan, denda keterlambatan, belanja berulang yang tidak penting. Belanja-belanja kecil bisa menjadi menggunung dalam waktu cepat jika tidak diperhatikan. Jika anda ingin tahu cara menghemat uang perusahaan dari hal-hal sekecil apapun, maka pantaulah semua jenis laporan keuangan secara rutin.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda bisa menghemat banyak uang perusahaan hanya dengan melakukan satu hal: pantau belanja-belanja kecil maupun besar. Jika tidak, anda akan kecolongan dan akan menyesalinya jika telah banyak anggaran yang dihabiskan tanpa ada imbal-baliknya bagi perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengurangi belanja tidak mesti menghilangkan sejumlah belanja sama sekali. Anda tetap bisa memanfaatkan keahlian negosiasi untuk mendapatkan harga yang lebih murah dari vendor tetap, misalnya, atau potongan harga untuk pembelian dalam partai besar.  Cara menghemat uang perusahaan bisa juga dengan melakukan negosiasi untuk biaya berlangganan, biaya pembaharuan, dan biaya berulang lainnya. Selamat mencoba.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p>The post <a href="https://investasi.online/bagaimana-mengembangkan-bisnis-ke-pasar-internasional-2/" data-wpel-link="internal">Bagaimana Mengembangkan Bisnis ke Pasar Internasional</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/bagaimana-mengembangkan-bisnis-ke-pasar-internasional-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesalahan Yang Mesti Dihindari Saat Mengelola Sistem Gaji Karyawan: Part 2</title>
		<link>https://investasi.online/kesalahan-yang-mesti-dihindari-saat-mengelola-sistem-gaji-karyawan-part-2/</link>
					<comments>https://investasi.online/kesalahan-yang-mesti-dihindari-saat-mengelola-sistem-gaji-karyawan-part-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 May 2022 16:23:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=16537</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada post sebelumnya, dibahas tiga kesalahan yang kerap terjadi dalam mengelola sistem gaji karyawan, yakni kesalahan dalam mengelompokkan karyawan, kesalahan dalam mengenakan tarif pajak, dan kekeliruan dalam membedakan karyawan yang <a href="https://investasi.online/kesalahan-yang-mesti-dihindari-saat-mengelola-sistem-gaji-karyawan-part-2/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/kesalahan-yang-mesti-dihindari-saat-mengelola-sistem-gaji-karyawan-part-2/" data-wpel-link="internal">Kesalahan Yang Mesti Dihindari Saat Mengelola Sistem Gaji Karyawan: Part 2</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada post sebelumnya, dibahas tiga <a href="https://investasi.online/kesalahan-yang-mesti-dihindari-saat-mengelola-sistem-gaji-karyawan-part-1/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kesalahan yang kerap terjadi dalam mengelola sistem gaji karyawan</a>, yakni kesalahan dalam mengelompokkan karyawan, kesalahan dalam mengenakan tarif pajak, dan kekeliruan dalam membedakan karyawan yang dikecualikan dan tidak dikecualikan dari pajak. Satu lagi kekeliruan yang kerap terjadi adalah lalai memenuhi deadline atau batas waktu pembayaran gaji dan pajak, sehingga bisa mengakibatkan denda.</p>
<p style="text-align: justify;">Semakin banyak upaya yang anda lakukan untuk memenuhi deadline, maka semakin baik dampaknya bagi anda. Jika anda lupa mengelola sistem gaji karyawan dan melakukan pembayaran secara on time, maka belajarlah dari kesalahan anda, bayar gaji karyawan anda sesegera mungkin, dan ambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghindari kesalahan yang sama di masa mendatang. Jika anda lupa mengajukan SPT dan pembayaran pajak atas penghasilan karyawan, jangan panik. Hubungi kantor perpajakan untuk mengetahui apa yang harus anda lakukan untuk memenuhinya segera.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-16538" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/05/mengelola-sistem-gaji-karyawan-2.png" alt="mengelola sistem gaji karyawan 2" width="500" height="339" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/05/mengelola-sistem-gaji-karyawan-2.png 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2022/05/mengelola-sistem-gaji-karyawan-2-300x203.png 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Kesalahan Lazim dalam mengelola sistem gaji karyawan</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Selain empat hal yang dibahas di atas, masih ada sejumlah kesalahan yang lazim dilakukan perusahaan dalam mengelola sistem gaji karyawan. Di antaranya adalah sebagai berikut:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Salah Menghitung Gaji Karyawan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Coba bayangkan hal ini: Anda sedang menghitung gaji karyawan. Kemudian, anda membuat chek, dan brakkk! Karyawan anda datang memprotes dan mengatakan kalau daftar gaji mereka tidak benar. Terdengar seperti mimpi buruk, bukan? Tentunya, salah menghitung gaji karyawan adalah kekeliruan besar yang bisa berdampak buruk bagi keuangan perusahaan. Namun, hal ini terjadi di banyak perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencegah kesalahan besar seperti ini dan memastikan bahwa perhitungannya sudah benar, anda bisa melakukan hal-hal berikut:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Cek kembali tarif pajak yang dikenakan;</li>
<li>Pastikan anda sudah menghitung upah lembur dengan benar;</li>
<li>Gunakan software payroll untuk menghasilkan kalkulasi yang akurat;</li>
<li>Ketahui cara kerja penghasilan tidak kena pajak;</li>
<li>Cek kembali hasil perhitungan anda, terutama jika anda membuat daftar gaji tersebut secara manual.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kesalahan perhitungan mudah terjadi jika anda menghitung semuanya secara manual. Jika anda benar-benar ingin menghindari kesalahan perhitungan dalam mengelola sistem gaji karyawan, maka cobalah bekerja sama dengan perusahaan jasa khusus bidang Payroll. Dengan demikian, anda bisa mengurangi beban kerja manual, karena software akan melakukan kalkulasi secara otomatis untuk anda. Alhasil, anda bisa memiliki waktu kosong, bukan?</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Lupa Mengirim Formulir Pajak</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Satu lagi kesalahan yang kerap dilakukan perusahaan ketika mengelola sistem gaji karyawan adalah lupa mengirimkan formulir pajak kepada karyawan anda. Hal ini kerap terjadi di akhir tahun, ketika semuanya  sibuk untuk menyelesaikan tunggakan pekerjaan. Salinan formulir pajak mesti dikirim ke karyawan dan pihak lain di awal tahun berikutnya. Jika anda melewatkan batas waktunya, maka bersiaplah untuk membayar denda keterlambatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Agar tidak lupa mengirimkan formulir pajak, anda bisa mengatur pengingat, menandai kalender atau menggunakan jasa pengelola gaji karyawan. Jika anda benar-benar tidak ingin lupa, mulailah proses persiapan akhir tahun tersebut secara lebih cepat. Dengan demikian, anda tidak kelabakan karena harus menyelesaikan semuanya di akhir tahun.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tidak Menyimpan Catatan Gaji dengan Baik</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Bagian dari tanggung jawab perusahaan adalah menyimpan catatan atau dokumen-dokumen penting, termasuk gaji karyawan. Tidak menyimpan data gaji dengan baik adalah kesalahan besar yang justru kerap dilakukan perusahaan di seluruh dunia, termasuk perusahaan besar. Sayangnya, kesalahan seperti ini bahkan bisa menyebabkan masalah finansial, terutama selama masa pelaporan pajak dan selama masa audit. Catatan gaji termasuk dokumen pajak penghasilan karyawan, jam kerja, tunjangan, deduksi, informasi libur dan cuti, gaji kotor, dan informasi tarif gaji.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencegah masalah di kemudian hari, pastikan anda memiliki strategi yang baik untuk mengatur catatan tersebut (mis., <em>filing cabinet</em>). Selain itu, buat catatan berapa lama dokumen tersebut akan disimpan (waktunya bisa bervariasi, tergantung sifat dari dokumen). Namun, biasanya masa penyimpanan dokumen gaji minimal 3 tahun.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Tidak Menerapkan Proses Pengelolaan Gaji Dengan Baik</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sepertinya sepele dan sifatnya administratif, namun kesalahan ini bisa membawa dampak finansial. Coba evaluasi kembali, bagaimana anda mengelola sistem gaji karyawan saat ini? Apakah semuanya ditangani mendekati deadline? Apakah anda menghitung gaji karyawan satu-satu secara manual? Jika demikian, besar kemungkinan anda melakukan kesalahan. Cobalah evaluasi kembali proses tersebut dan lakukan perbaikan yang semestinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menyederhanakan proses pengelolaan gaji dan menghindari kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi seperti dijelaskan di atas, pertimbangkan beberapa opsi yang tersedia. Anda bisa menggunakan software Payroll, atau bekerja sama dengan sebuah perusahaan jasa yang bekerja khusus di bidang ini. Atau, anda bisa juga bekerja sama dengan seorang akuntan yang akan membantu anda menangani semuanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Apapun yang anda putuskan, pastikan anda memiliki rencana tindak yang jelas dan kuat untuk mengelola mengelola sistem gaji karyawan. Dengan demikian, anda bisa meminimalisir kesalahan.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/kesalahan-yang-mesti-dihindari-saat-mengelola-sistem-gaji-karyawan-part-2/" data-wpel-link="internal">Kesalahan Yang Mesti Dihindari Saat Mengelola Sistem Gaji Karyawan: Part 2</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/kesalahan-yang-mesti-dihindari-saat-mengelola-sistem-gaji-karyawan-part-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Metode Pembayaran Transaksi Retail Telah Bertransformasi</title>
		<link>https://investasi.online/metode-pembayaran-transaksi-retail-telah-bertransformasi/</link>
					<comments>https://investasi.online/metode-pembayaran-transaksi-retail-telah-bertransformasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2021 15:19:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=13125</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dampak pandemi covid-19 telah terlihat di setiap sudut industri retail di dunia. Namun, salah satu perubahan paling signifikan pada perilaku konsumen yang mungkin sekilas tidak terlihat adalah metode pembayaran transaksi <a href="https://investasi.online/metode-pembayaran-transaksi-retail-telah-bertransformasi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/metode-pembayaran-transaksi-retail-telah-bertransformasi/" data-wpel-link="internal">Metode Pembayaran Transaksi Retail Telah Bertransformasi</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dampak pandemi covid-19 telah terlihat di setiap sudut industri retail di dunia. Namun, salah satu perubahan paling signifikan pada perilaku konsumen yang mungkin sekilas tidak terlihat adalah metode pembayaran transaksi retail setelah covid-19. Banyak retailer yang benar-benar telah menggunakan <a href="https://investasi.online/sistem-pembayaran-non-tunai-antara-manfaat-dan-keadilan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">sistem pembayaran non-tunai</a>, selama 15 bulan terakhir, berkat begitu banyaknya pilihan pembayaran non-tunai yang tersedia saat ini.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Metode Pembayaran Transaksi Retail Pasca Covid-19</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Ini bukan hanya perubahan yang mesti diterima para pelaku <a href="https://investasi.online/keberhasilan-usaha-retail-dan-peran-teknologi-qr-code/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha retail</a> skala kecil, namun juga suatu perubahan yang bisa dimanfaatkan. Berikut adalah beberapa fakta terkait perubahan metode pembayaran transaksi retail yang dipicu oleh pandemi Covid-19:</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-13126" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/metode-pembayaran-transaksi-retail.jpg" alt="metode pembayaran transaksi retail" width="500" height="364" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/metode-pembayaran-transaksi-retail.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/metode-pembayaran-transaksi-retail-300x218.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Konsumen Mendorong Perubahan dalam Industri Pembayaran</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Menurut pengamatan Jim Magats dari PaPal, konsumen saat ini tidak hanya pindah berbelanja ke <a href="https://investasi.online/cara-membuat-website-toko-online-secara-gratis/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">toko online</a> atau <a href="https://investasi.online/bisnis-e-commerce-dan-masa-depan-perusahaan-retail/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">e-commerce</a>, namun juga mengharapkan pilihan pembayaran digital dan pengalaman berbelanja di toko yang dilengkapi fasilitas seperti QR Codes. Dengan demikian, konsumen tetap bisa melakukan pembayaran tanpa kontak (<em>contactless</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, masa depan metode pembayaran transaksi retail tidak hanya online, namun akan mengadopsi gabungan antara solusi retail online dan fisik. Bukan hanya sedekar beralih ke layanan digital, para konsumen saat ini juga mengharapkan layanan bebas masalah. Mereka ingin membeli secara online dan mengambilnya langsung di toko, atau mencoba baju di toko dan memastikan ukuran dan warnanya sesuai, kemudian checkout di keranjang belanja online.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsumen mengharapkan pengalaman-pengalaman semacam ini, dan para pelaku bisnis harus beradaptasi secara cepat untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Inilah yang mempengaruhi perubahan pada metode pembayaran transaksi retail saat ini. Akibatnya, berbagai jenis pembayaran digital muncul dalam satu tahun terakhir. Ada yang digunakan untuk skala lokal saja, dan tidak sedikit yang sudah menjangkau skala global.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Usaha Kecil Dapat Mempersiapkan Diri untuk Perubahan Tersebut </u></h5>
<p style="text-align: justify;">Di satu sisi, para pelaku bisnis dipaksa untuk menyesuaikan diri secara cepat dengan perilaku dan tuntutan konsumen yang berbeda-beda selama masa pandemi. Mereka juga harus menyesuaikan <a href="https://investasi.online/strategi-penumbuhan-bisnis-agar-bertahan-di-kala-sulit/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">strategi bisnis</a> secara cepat. Inilah waktunya bagi para pelaku <a href="https://investasi.online/umkm-dan-pemulihan-sosial-ekonomi-akibat-pandemi-covid-19/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">UMKM</a> untuk belajar dari apa yang terjadi selama satu tahun terakhir dan menyiapkan diri terhadap perubahan di industri retail, terutama saat dunia mulai ‘dibuka’ kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Roshan Jhunja (pimpinan Square for Retail), meskipun banyak trend yang kita saksikan selama pandemi, seperti meningkatnya penjualan online, munculnya jasa pengiriman lokal, dan trend penggunaan sistem pembayaran non-kontak, namun semua ini dipercepat oleh lingkungan global. Menurutnya, jika pelaku usaha berinvestasi di bidang ini, maka mereka bisa mendapatkan kesuksesan jangka panjang.</p>
<p style="text-align: justify;">Para pelaku retail harus mengeksplorasi peluang-peluang untuk mengembangkan bisnis mereka dengan menganalisis pengalaman seperti ini apa bisa diberikan kepada konsumen. Dengan melakukan hal-hal seperti mendigitalisasi barang persediaa, mereka bisa melakukan penjualan melalui berbagai kanal, menerapkan operasi yang fleksibel, serta memastikan bahwa mereka bisa menjangkau konsumen baru serta mempertahankan konsumen yang sudah ada secara lebih responsif dan efisien.</p>
<p style="text-align: justify;">Selalu update dengan teknologi pembayaran terbaru agar operasi perusahaan lebih efisiensi merupakan salah satu cara terbesar bagi perusahaan retailer untuk mempersiapkan diri memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen yang selalu berubah. Anjuran yang sama juga berlaku untuk setiap pengusaha kecil, yakni memastikan bahwa anda memiliki <em>card reader</em> di konter pembayaran dan pastikan alat tersebut bisa dilihat konsumen. Selain lebih praktis, cara ini juga mendukung upaya penerapan pelayanan tanpa-kontak.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pembayaran Digital Bisa Berarti Banyak bagi Usaha Kecil</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Melakukan upgrade ke metode pembayaran transaksi retail secara digital bukan hanya untuk mengikuti trend yang berkembang di kalangan konsumen. Bersama teknologi baru ini juga datang peluang pertumbuhan yang sangat besar. Banyak <a href="https://investasi.online/manajemen-usaha-kecil-tahun-2021-menarik-talent-terbaik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">usaha kecil</a> menyadari bahwa diversifikasi layanan, platform e-commerce, dan metode pembayaran mobile tidak hanya membantu bisnis memenuhi kebutuhan konsumen di masa depan, namun juga memberikan peluang pengembangan bisnis dari favorit lokal semata menjadi sebuah <a href="https://investasi.online/ingin-membangun-brand-yang-kuat-mulai-dengan-3-tips-ini/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal"><em>brand</em></a> dengan jangkauan yang lebih luas di seluruh kota, seluruh negeri, atau bahkan seluruh dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan sarana dan prasarana teknologi yang kuat bearti anda lebih baik daripada apa yang diiklankan di koran lokal. Konsumen saat ini berharap mereka bisa menggunakan teknologi pembayaran terbaru di masa saja, terlepas dari besar kecilnya sebuah usaha. Dengan menyiapkan sarana dan prasarana untuk mempermudah proses pembayaran kepada konsumen dan mitra usaha, maka pengusaha retail bisa mengalihkan perhatian kepada aspek lain untuk pengembangan bisnisnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Metode metode pembayaran transaksi retail di era pandemi telah berkembang pesat, jauh berbeda dari kondisinya dua tahun lalu. Hal ini terutama dipicu oleh tuntutan konsumen yang berusaha menghindari kontak fisik dengan orang lain, termasuk pada saat melakukan pembayaran. Para pengusaha harus mengikuti trend, agar mereka bisa memenuhi keinginan konsumen.  Selain itu, adopsi teknologi pembayaran terbaru menjadikan proses transaksi lebih singkat dan lebih aman.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/metode-pembayaran-transaksi-retail-telah-bertransformasi/" data-wpel-link="internal">Metode Pembayaran Transaksi Retail Telah Bertransformasi</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/metode-pembayaran-transaksi-retail-telah-bertransformasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Mengelola Portofolio Saham dalam Empat Langkah</title>
		<link>https://investasi.online/cara-mudah-mengelola-portofolio-saham-dalam-empat-langkah/</link>
					<comments>https://investasi.online/cara-mudah-mengelola-portofolio-saham-dalam-empat-langkah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2021 18:01:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[investor saham]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=12987</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah seorang pemula membeli saham pertamanya, sejumlah pertanyaan baru akan muncul. Pertanyaan paling populer antara lain &#8220;Berapa banyak saham yang perlu dikoleksi?&#8221;, &#8220;Saham apa saja yang sebaiknya dipilih?&#8221; dan masih <a href="https://investasi.online/cara-mudah-mengelola-portofolio-saham-dalam-empat-langkah/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/cara-mudah-mengelola-portofolio-saham-dalam-empat-langkah/" data-wpel-link="internal">Cara Mudah Mengelola Portofolio Saham dalam Empat Langkah</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah seorang pemula membeli saham pertamanya, sejumlah pertanyaan baru akan muncul. Pertanyaan paling populer antara lain &#8220;Berapa banyak <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham</a> yang perlu dikoleksi?&#8221;, &#8220;Saham apa saja yang sebaiknya dipilih?&#8221; dan masih banyak lagi. Semua itu berkaitan dengan pengelolaan portofolio saham.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap investor dan trader sebenarnya bebas menentukan cara mengelola portofolio saham masing-masing. Tak ada strategi tertentu yang dapat menjamin kesuksesan portofolio semua orang. Namun, ada beberapa langkah baku yang dapat dicontek sebagai referensi pemula dalam pengelolaan portofolio saham.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12988" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/20210710-cara-mengelola-portofolio-saham.jpg" alt="Cara Mudah Mengelola Portofolio Saham dalam Empat Langkah" width="750" height="421" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/20210710-cara-mengelola-portofolio-saham.jpg 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/20210710-cara-mengelola-portofolio-saham-300x168.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Berikut ini langkah-langkah mudah mengelola portofolio saham yang perlu Anda ketahui:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Tentukan berapa jumlah maksimal saham yang akan dikoleksi dalam portofolio.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Semakin banyak saham dalam portofolio, semakin tinggi pula risikonya. Mengapa demikian? Karena kita jadi lebih sulit memantau dan mengambil keputusan dengan cepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemula sebaiknya mulai dengan mengelola 2-4 saham dalam portofolio. Jika merasa dapat mengendalikannya dengan baik, barulah dapat menambahkan saham baru. Jangan mudah iri menyaksikan orang lain mengelola belasan atau puluhan saham, karena portofolio mereka belum tentu lebih sukses daripada kita.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Tentukan strategi pengelolaan portofolio: diversifikasi atau terkonsentrasi.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Strategi pengelolaan saham pada umumnya dapat dibagi menjadi dua, yakni portofolio terdiversifikasi dan portofolio terkonsentrasi. Keduanya punya perbedaan signifikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Portofolio terdiversifikasi artinya kita mengoleksi beberapa saham dari sektor yang berbeda-beda, misalnya 1 saham sektor energi, 1 saham sektor perbankan, 1 saham sektor kesehatan, dan 1 <a href="https://investasi.online/ini-dia-daftar-saham-sektor-teknologi-indonesia/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham sektor teknologi</a>. Sedangkan portofolio terkonsentrasi akan berpusat pada 1-2 sektor tertentu yang saling berkaitan saja, misalnya 2 <a href="https://investasi.online/saham-properti-paling-populer-laris-manis-jadi-incaran-investor/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham sektor properti</a> dan 2 saham sektor infrastruktur.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Aturlah persentase alokasi dana untuk saham-saham yang telah dipilih.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Untuk melaksanakan langkah ketiga ini, kita pertama-tama harus memahami karakteristik masing-masing sektor saham. Umpamanya sektor energi cenderung siklikal; meningkat pesat ketika harga komoditi naik, lalu jatuh drastis ketika kondisi ekonomi memburuk dan harga komoditi menurun. Ada pula sektor barang konsumsi dan infrastruktur yang cenderung defensif dan tak mudah terpengaruh oleh gejolak pasar.</p>
<p style="text-align: justify;">Investor sebaiknya mengalokasikan dana lebih besar untuk saham-saham berisiko lebih rendah. Semakin tinggi risikonya, semakin rendah pula alokasi modal yang ditanamkan.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong>Lakukan evaluasi portofolio secara berkala.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kondisi pasar tidaklah statis. Perubahan bisa terjadi sewaktu-waktu, dan kita perlu senantiasa mewaspadainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Umpamanya perubahan kebijakan pemerintah tentang cukai rokok dapat mempengaruhi kinerja saham GGRM dan HMSP. Jika perubahan itu merugikan pabrik rokok, maka harga sahamnya kemungkinan menurun. Kita di sini perlu memutuskan apakah saham GGRM dan HMSP masih layak dikoleksi setelah perubahan cukai tersebut?</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh lainnya, pandemi COVID-19 pada kuartal pertama 2020 telah memicu kemerosotan pada saham-saham dari hampir semua sektor. Hanya segelintir saja yang unggul, termasuk saham farmasi dan rumah sakit. Pada saat itu, kita perlu mempertimbangkan apakah perlu <a href="https://investasi.online/arti-hold-dan-cut-loss-dalam-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">cut loss saham</a> lain dan membeli saham farmasi atau saham rumah sakit?</p>
<p style="text-align: justify;">Kesuksesan investor dalam mengelola portofolio saham terutama tergantung pada kesigapannya menanggapi perubahan-perubahan yang terjadi di pasar. Selain itu, investor juga membutuhkan wawasan yang luas dan ketahanan psikis yang tangguh agar mampu mengantisipasi segala situasi dengan tenang.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/cara-mudah-mengelola-portofolio-saham-dalam-empat-langkah/" data-wpel-link="internal">Cara Mudah Mengelola Portofolio Saham dalam Empat Langkah</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/cara-mudah-mengelola-portofolio-saham-dalam-empat-langkah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesehatan Finansial Bisnis: Tips Menjaga dan Meningkatkannya</title>
		<link>https://investasi.online/kesehatan-finansial-bisnis-tips-menjaga-dan-meningkatkannya/</link>
					<comments>https://investasi.online/kesehatan-finansial-bisnis-tips-menjaga-dan-meningkatkannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hendri Wijaya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 16:39:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=12818</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menurut para pengusaha sukses, tips penting untuk meningkatan kesehatan finansial bisnis adalah mengatasi permasalahannya sejak dini. Menurut mereka, jika suatu masalah tidak ditangani sejak kemunculannya pertama kali. Jika dibiarkan, akan <a href="https://investasi.online/kesehatan-finansial-bisnis-tips-menjaga-dan-meningkatkannya/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/kesehatan-finansial-bisnis-tips-menjaga-dan-meningkatkannya/" data-wpel-link="internal">Kesehatan Finansial Bisnis: Tips Menjaga dan Meningkatkannya</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menurut para pengusaha sukses, tips penting untuk meningkatan kesehatan finansial bisnis adalah mengatasi permasalahannya sejak dini. Menurut mereka, jika suatu masalah tidak ditangani sejak kemunculannya pertama kali. Jika dibiarkan, akan berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Tentunya, siapapun ingin menghindari masalah yang lebih serius, bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu, apa yang harus anda lakukan untuk meningkatkan kesehatan finansial bisnis yang sedang anda jalankan? Bisnis yang sehat adalah bisnis yang bisa bertahan pada kejadian yang terencana maupun tidak terencana. Pada intinya, tidak ada orang yang membuka bisnis agar kehilangan uang. Anda ingin mendapatkan uang dan mengembangkan usaha, bukan?</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12819" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/06/kesehatan-finansial-bisnis.jpg" alt="kesehatan finansial bisnis" width="500" height="331" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/06/kesehatan-finansial-bisnis.jpg 500w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/06/kesehatan-finansial-bisnis-300x199.jpg 300w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Kesehatan Finansial Bisnis Dibangun dengan Tips Berikut</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan kesehatan bisnis sehingga anda dapat mewujudkan tujuan anda:</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Ketahui Nomor Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Seorang pengusaha tahu betul bahwa bisnis hidup dan mati berdasarkan angka-angka. Anda tidak perlu menjadi ‘manusia angka’ untuk mengetahui bahwa setiap angka di buku akuntansi bisnis anda sangat berarti. Lalu, apa yang dimaksud dengan angka dalam hal ini? Angka dalam hal ini termasuk:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pendapatan</li>
<li>Biaya</li>
<li>Gaji</li>
<li>Biaya Overhead</li>
<li>Biaya barang yang terjual</li>
<li>Asset</li>
<li>Ekuitas</li>
<li>Hutang, dan seterusnya</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Anda pasti tahu intinya. Setiap lini penting, dan setiap transaksi harus dipertanggungjawabkan dalam buku laporan anda. Ini adalah langkah pertama untuk memastikan bahwa anda mampu meletakkan fondasi untuk kesehatan finansial bisnis yang sedang anda jalankan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Bayar Tagihan Secara Konsisten dan Tepat Waktu</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sangat mudah bagi kita untuk larut dalam pekerjaan dan melupakan sesuatu, bukan? Namun, jangan melakukannya untuk tagihan atau jenis pembayaran berjadwal lainnya. Lupa menghidupkan lampu kantor di pagi hari adalah suatu hal. Namun, tidak mengirimkan <em>invoice</em> ke konsumen adalah hal yang tidak bisa diabaikan. Jika anda ingin ‘lampu-lampu’ usaha anda tetap menyala, maka pastikan setiap tagihan dibayar konsisten dan tepat waktu.</p>
<p style="text-align: justify;">Coba pertimbangkan untuk menciptakan suatu sistem pengiriman <em>invoice</em>. Misalnya, susun rencana kapan anda harus mengirimnya, sehingga tidak terlewatkan. Lagipula, semakin cepat anda mengirimkan nota, semakin cepat konsumen anda melakukan pembayaran. Bagaimana jika anda tidak menyukai sistem nota manual? Maka coba cek beberapa <a href="https://investasi.online/software-akuntansi-bisnis-yang-responsif-apa-pentingnya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">software akuntansi bisnis</a> yang bisa membantu anda membuat dab mengirimkan nota hanya dalam beberapa klik.</p>
<p style="text-align: justify;">Atur nota berulang untuk konsumen tetap anda agar anda bisa menghemat lebih banyak waktu. Anda juga bisa mengatur sebagai pengingat bagi konsumen untuk membayar. Dengan demikian, tidak ada pembayaran yang akan terlewatkan.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Patuhi Setiap Kewajiban Finansial Anda</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Ide untuk menjaga ‘cahaya bisnis’ tetap hidup dua kali lipat lebih penting. Kirimkan invoice ke konsumen agar mereka membayar lebih cepat, dan pastikan anda juga melakukan setiap pembayaran secara tepat waktu. Jika terlambat membayar, anda akan dikenai denda atau sanksi, dan tidak ada seorangpun yang ingin membayar lebih besar daripada hutangnya, bukan? Jadi, pastikan anda menjadika pembayaran untuk hal-hal berikut sebagai prioritas, antara lain:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Pembayaran sewa/gadai;</li>
<li>Air, listrik, dan sejenisnya;</li>
<li>Gaji karyawan</li>
<li>Pembayaran hutang/kredit</li>
<li>Pembayaran <a href="https://investasi.online/tips-memilih-kartu-kredit/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">kartu kredit</a></li>
<li>Pembayaran pajak</li>
<li>Pembayaran vendor, dan segala sesuatu yang tercatat sebagai biaya atau pengeluaran di buku jurnal</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Ingat bahwa biaya-biaya, seperti gaji, juga diatur dengan aturan lebih, bukan hanya kewajiban finansial. Negara bisa saja mengatur seberapa sering anda harus membayar gaji karyawan dan seberapa sering anda harus membayaran pajak. Hindari surat peringatan dari pemerintah daerah atau pemerintah pusat dengan cara membayar gaji karyawan dengan benar dan teratur.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Sisihkan Dana Cadangan untuk keadaan Darurat</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Sebagai seorang pengusaha, anda harus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, namun bukan berarti anda bisa memprediksi isu-isu global. Misalnya, Covid-19 tidak hanya menutup pintu dan mengirim pekerja untuk <a href="https://investasi.online/bekerja-dari-rumah-di-saat-pandemi-ini-dia-pilihannya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bekerja dari rumah</a>, namun juga menghancurkan rantai pasok global bagi usaha-usaha yang masih bertahan. Isu rantai pasok akan diikuti dengan kenaikan biaya operasional usaha. Ketika anda tidak memiliki ide untuk mengatasinya, maka dana cadangan akan sangat membantu kesehatan finansial bisnis anda.</p>
<h5 style="text-align: justify;"><u>Pisahkan Antara Uang Pribadi dan Uang Perusahaan</u></h5>
<p style="text-align: justify;">Para pebisnis baru kerap mendanai usaha mereka dengan <a href="https://investasi.online/berapa-besar-tabungan-bulanan-ideal-agar-pensiun-nyaman/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">tabungan</a>. Namun, pada akhirnya, anda harus memisahkan antara ekuitas bisnis dan ekuitas perusahaan. Saat anda mendirikan usaha, pisahkan dana pribadi dengan dana perusahaan. Mengapa? Tujuan dari tulisan ini adalah membagas bagaimana meningkatkan kesehatan finansial bisnis yang sedang dijalani. Jika uang pribadi dicampuradukkan dengan uang perusahaan, maka akan sulit menelusuri pembukuan anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembukuan yang jelas dapat menunjukkan berapa banyak laba vs kerugian yang anda hasilkan dalam <a href="https://investasi.online/jenis-jenis-bisnis-dan-karakteristiknya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">bisnis</a>. Jangan membuatnya kabur karena mencampuradukkan pendapatan pribadi dengan pendapatan perusahaan. Setelah bisnis anda berjalan, buatlah rekening bank atas nama perusahaan. Lakukan pembayaran tagihan, gaji, dan operasional dari rekening perusahaan. Dengan demikian, anda bisa mencatat dengan jelas darimana saja sumber pendapatan dan kemana saja anda melakukan pembayaran.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/kesehatan-finansial-bisnis-tips-menjaga-dan-meningkatkannya/" data-wpel-link="internal">Kesehatan Finansial Bisnis: Tips Menjaga dan Meningkatkannya</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/kesehatan-finansial-bisnis-tips-menjaga-dan-meningkatkannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
