BukaReksa: Investasi Reksadana di Bukalapak – Part 2

Reksadana adalah pilihan instrumen investasi yang cocok bagi pemula atau mereka yang takut dengan resiko investasi yang terlalu besar. Memang, reksadana juga tidak bebas dari resiko. Namun, anda sebagai calon investor bisa mempelajari profil masing-masing produk reksadana sebelum menentukan pilihan. Misalnya, pilihan investasi reksadana di Bukalapak cukup beragam. Namun, ada beberapa produk unggulan yang bisa menjadi bahan pertimbangan bagi calon investor.

Rekomendasi Investasi Reksadana di Bukalapak

Pada post sebelumnya, dibahas 2 pilihan produk reksadana di BukaReksa, yakni Sucorinvest Money Market Fund (SMMF) dan Manulife Obligasi Negara Indonesia II – Kelas A (MONI II). Berikut adalah rekomendasi produk investasi reksadana di Bukalapak untuk pertimbangan lebih lanjut:

investasi reksadana di Bukalapak 2

Schroder Dana Kombinasi

Seperti namanya, ini adalah produk reksadana campuran. Kebijakan investasi terdiri 1%-30% untuk efek ekuitas, 49%-79% untuk efek utang, dan 1%-50% untuk pasar uang dan deposito. Produk reksadana ini aktif sejak tanggal 21 Desember 2004 dan dirilis secara resmi 6 hari kemudian, yakni 27 Desember 2004. Usianya yang sudah mendekati 16 tahun menunjukkan kalau produk reksadana ini cukup bisa diandalkan dalam melalui berbagai kondisi.

Schroder Investment Management Indonesia (PT SIMI) adalah manajer investasi yang mengelola dana investasi anda. Perusahaan ini adalah milik Group Schroders yang berbasis di Inggris dan telah beroperasi sejak Tahun 1804. Ya, 99% saham PT SIMI dimiliki oleh Group Schroders. Bahkan, group ini telah menjalani bisnis manajer investasi sejak Tahun 1926. Reputasi dan kinerja group ini tidak diragukan di bidang investasi reksadana. Bank Kustodian untuk investasi ini adalah PT Bank HSBC.

PT SIMI yang beroperasi di Indonesia juga sudah sangat berpengalaman dalam mengelola dana investasi. Perusahaan ini sudah mengelola dana lebih dari Rp.58 Milyar (kondisi 31 Maret 2020). Dana investasi ditanamkan di korporasi yang bergerak di berbagai sektor dalam bentuk instrumen yang bervariasi. Misalnya adalah obligasi di AKR Corp. I 2020, OCBC NISP, dan FIF 1 2017 maupun Sukuk di XL Axiata Seri B. Perusahaan ini telah menerima sejumlah penghargaan atas kinerjanya. Pada Tahun 2019 saja, ada 3 penghargaan yang diterima atas kinerjanya.

Baca Juga:   Pilihan Investasi Tepat Untuk Dana Pendidikan Anak

Kinerja investasi reksadana di Bukalapak ini cukup menjanjikan. Dana Schroner Kombinasi menawarkan rata-rata keuntungan sebesar 4.49% dalam setahun, dan bahkan mencapai 294,21% sejak peluncuran pertamanya. Ini tentu menjadi potensi yang sangat menarik. Kinerja bulanan terbaik dicapai sebesar 5.59% pada bulan Juli 2009 dan kondisi terburuk sebesar -10.05% pada bulan Oktober 2008. Meski demikian, layaknya investasi reksadana lainnya, tetap ada resiko yang mesti diwaspadai, seperti resiko perubahan kondisi ekonomi dan politik di sebuah negara, resiko likuiditas, resiko pengurangan nilai unit, dan sebagainya.

Sucorinvest Maxi Fund

Produk investasi reksadana di Bukalapak berikutnya adalah Sucorinvest Maxi Fund (SMF) yang dikelola oleh Sucor Asset Management, sebuah manajer investasi (MI) yang telah terdaftar di OJK sejak Tanggal 1 Juni 1999. Produk reksadana ini efektif di Indonesia Tanggal 11 Juli 2014 dan resmi diluncurkan pada tanggal 01 Oktober 2017. Meski usianya masih relatif muda, kinerja reksadana ini cukup baik, dengan rata-rata keuntungan mencapai 34.63% sejak diluncurkan pertama kali.

Sementara itu, kinerja bulanan, semesteran, tahunan, dan 5 tahunan cenderung bervariasi, namun selalu berada di atas rata-rata tolok ukur Indeks Harga Saham Gabungan (ISHG). Atas kinerjanya, MI ini telah menerima sejumlah penghargaan di dalam maupun laur negeri. Bahkan, pada bulan Januari 2020 ini, SAM masih menerima penghargaan sebagai Best Asset Management Company South East Asia berdasarkan penilaian oleh Global Banking & Finance Review.

Terhitung 31 Maret 2020, manajer investasi ini telah mengelola dana reksa lebih dari Rp. 10 triliyun. Kebijakan investasi perusahaan lebih difokuskan pada efek ekuitas (90-100%) dan instrumen pasar uang (0% – 20%). Alokasi efek terbesar diinvestasikan pada sejumlah perusahaan besar, seperti BUMN, antara lain Adhi Karya, BNI, Buyung Poetra Sembada, dan KMI Wire & Cable, dan bahkan PT. Aneka Tambang (Antam) perusahaan terbesar yang memproduksi emas di Indonesia.

Baca Juga:   Aturan Pajak bagi Investasi Reksa Dana yang Menguntungkan

SMF juga menanamkan minimal 30% sahamnya untuk pengembangan ekonomi skala kecil dan menengah. Tentunya, tetap ada resiko yang harus diantisipasi investor, terutama resiko likuiditas pada portofolio saham di perusahaan berkapitalisasi kecil dan menengah. Bank kustodian yang menjadi mitra SMF adalah PT Bank SHBC Indonesia, yang sangat berpengalaman sebagai bank kustodian untuk produk investasi.

Sebenarnya, masih ada sejumlah produk investasi reksadana di Bukalapak, dengan harga yang sangat bervariasi. Semua jenis produk reksadana tersedia di sini, mulai dari reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, hingga saham. Setidaknya, ada 28 pilihan produk investasi di BukaReksa. Anda bisa mempelajari profil masing-masingnya. Dengan demikian, keputusan yang anda ambil benar-benar diambil berdasarkan pertimbangan yang benar-benar matang. Selama berinvestasi.

Tagged With :

Leave a Comment