Cara Membangun Brand Lebih dari Sekedar Media Sosial

Menciptakan brand personal yang kuat bukan lagi semata-mata tentang tweet yang viral, reel 60 detik yang lucu, story Instagram yang menarik, atau video TikTok yang lucu. Saat ini, semua orang bisa menjadi marketer dalam berbagai hal untuk sesuatu atau seseorang. Untuk membuat orang lain percaya kepada perusahaan anda, maka diperlukan cara membangun brand dengan reputasi yang handal, mencerminkan semua aspek dari band atau ekosistem bisnis anda, bahkan melampaui batas media sosial.

Upaya membangun brand melampaui batas lingkungan media sosial yang kompetitif dan terus berubah-ubah akan membantu membangun benteng kredibilitas yang kuat bagi perusahaan anda. Alhasil, anda bisa membuat calon konsumen, konsumen yang ada, dan mitra usaha percaya kepada perusahaan. Ini akan membuka pintu menuju peluang-peluang baru, sehingga terjalin koneksi bisnis yang penuh makna, dan membawa hasil yang nyata.

cara membangun brand

Cara Membangun Brand: Bukan Sekedar Media Sosial

Konsumen berpeluang lebih tinggi menjalin hubungan bisnis dengan sebuah perusahaan yang mampu menggunakan personal branding secara efektif. Personal branding akan menjadi bagian penting dari strategi pemasaran bisnis di masa mendatang. Berikut adalah beberapa cara membangun brand yang melampaui garis batas media sosial:

Content Marketing Organik

Brand awareness (bagaimana publik mengenali perusahaan atau brand anda) tidak berhenti ketika brand anda dikenal oleh audiens, namun anda juga mesti memastikan bahwa audiens menyukai brand anda. Anda bisa mengetahuinya untuk pertama kali melalui interaksi yang mereka lakukan terkait konten anda. Setiap orang bisa saja membayar kreasi konten dan distribusi. Ini adalah salah satu alasan pentingnya content marketing yang organik. Kesan yang diciptakan sebuah perusahaan dalam pikiran calon konsumen sangat mempengaruhi persepsi mereka tentang brand anda. Konten yang berkualitas dan informatif, dan mampu menghanyutkan pembaca dalam alur cerita, serta  menawarkan solusi-solusi praktis tentunya akan membawa hasil yang positif.

Networking dan Keterlibatan Masyarakat

Cara membangun brand yang kedua selain media sosial adalah melalui jejaring virtual atau jejaring langsung, serta keterlibatan di masyarakat lokal. Menurut sebuah laporan dari Sprout Social di Tahun 2018, lebih 55% konsumen ingin agar perusahaan di mana mereka berbelanja menggunakan media sosial untuk terkoneksi dengan mereka. Selain itu, sekitar 36% responden berusaha mencari komunitas untuk bergabung.

Bukan berarti bahwa popularitas kreator kursus dan komunitas online sedang meningkat. Faktanya, justru banyak yang sedang mengalami penurunan. Apa yang dicari banyak orang adalah koneksi satu per satu dengan manusia. Bagi mereka yang ingin menjalin jejaring yang kuat, salah satu kunci suksesnya adalah memperlihatkan diri secara otentik. Bergabung dengan organisasi profesional bukan hanya untuk kesenangan, namun juga untuk membangun hubungan real dengan manusia.

Kampanye Email Marketing

Sekalipun masyarakat lebih banyak fokus pada media sosial dan viralitas, email marketing belumlah menghilang sama sekali. Email marketing masih ada. Jika anda belum mulai membangun dan menjaga sebuah email list untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang-orang yang pernah berinteraksi dengan perusahaan atau konten anda, maka inilah saatnya untuk memulai. Media sosial adalah tempat yang bagus untuk membangun brand awareness, namun konversinya terjadi di luar platform media sosial.

Di Tahun 2014, McKinsey melaporkan bahwaa email 40 kali lipat lebih efektif untuk mendatangkan konsumen, dibanding Facebook dan Twitter digabungkan keduanya. Sebuah studi terbaru terhadap klien Salecycle menemukan bahwa 50% pembelian oleh konsumen terjadi dari email marketing. Jika boleh jujur, itulah sebabnya kenapa kebanyakan inbox di email kita nyaris selalu penuh. Email adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Di media sosial, anda bisa saja kehilangan calon konsumen dengan mudah, dan sebaliknya. Namun di email, akan lebih mudah bagi anda menelusuri di mana seorang pengguna dan apa yang mereka harapkan pada saat mereka membuka internet dan berkunjung ke website anda.

Membangun Sumber Media Milik Sendiri

Yang satu ini cukup besar. Ketika kita mencoba menggunakan social media marketing untuk mendapatkan klien, marketing organik melalui media yang dimiliki justru bisa mengubah sebuah perusahaan dari pangeran menjadi raja. Untuk saluran-saluran yang tidak dimiliki oleh perusahaan atau brand anda, fokuslah untuk mengalihkan perhatian calon konsumen dan menggiring mereka ke tempat di mana anda bisa berkomunikasi secara konsisten menggunakan platform yang anda miliki sendiri.

Media yang dimiliki sendiri, termasuk content marketing di dalamnya, sesungguhnya lebih murah dibanding media berbayar. Selain itu, perusahaan yang membuat postingan blog secara reguler mendapatkan 68% lead lebih banyak dari content marketing dibanding perusahaan yang tidak melakukannya. Anda tidak memiliki saluran atau platform lain, namun cukup satu saluran yang anda bangun sendiri.

Hal ini sederhana. Jika anda ingin brand dan perusahaan anda maju, maka berhentikan terlalu fokus pada uang yang tidak anda, dan fokuskan perhatian pada waktu yang anda punya. Inilah waktunya berkreasi, membangun koneksi dengan audiens, dan berkolaborasi dengaan rekan bisnis anda. Inilah cara membangun brand yang paling efektif.

Tagged With :

Leave a Comment