Strategi Memanfaatkan Email Marketing untuk Menaikkan Penjualan: Part 1

Anda bisa mengirimkan email ke database konsumen secara gratis, bukan? Faktanya, ini adalah salah satu cara paling sederhana namun paling efektif untuk meningkatkan hubungan dengan konsumen anda. Tanpa biaya iklan tambahan atau biaya akuisisi, sedikit peningkatan pada angka konversi dari email marketing bahkan bisa membawa perubahan besar pada usaha anda. Oleh sebab itu, memanfaatkan email marketing untuk memaksimalkan pendapatan adalah sebuah keniscayaan agar usaha anda tetap bertahan dan kompetitif.

Para pemilik usaha online bisa meningkatkan penghasilan melalui riset konsumen secara sistematik, melalui copywriting yang baik, dan storytelling yang otentik. Para pemilik bisnis online bisa mengharapkan kenaikan penjualan sekitar 20 hingga 30 persen jika bisa memanfaatkan email marketing secara efektif.

memanfaatkan email marketing

Cara Memanfaatkan Email Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Karena email adalah saluran penjualan utama untuk kebanyakan bisnis online, sedikit peningkatan saja bisa membawa dampak yang masif bagi penjualan anda. Berikut adalah beberapa rekomendasi strategi memanfaatkan email marketing dengan segera:

Jika tidak bisa mengirim email yang bagus, jangan mengirim apa-apa

Jika anda mengirimkan email yang isinya buruk dan tidak terkait dengan pembaca, anda justru sedang menghancurkan usaha anda. Kenapa? Karena anda menghabiskan waktu dan energi konsumen secara percuma, sehingga mereka akan enggan mencari barang/jasa pada anda di masa mendatang.

Bayangkan kondisi seperti ini: “Anda bertemu orang tua tokoh penting untuk pertama kali. Anda begitu grogi, sehingga anda berbicara terlalu banyak, mulai bercerita dan berbagi pandangan politik secara berlebihan, berbicara tentang keyakinan agama, dan topik-topik hangat lainnya. Begitu suasana di ruangan terasa hening dan kaku, anda mulai menyadari bahwa sebenarnya anda lebih baik diam dan tidak bercerita apa-apa.”

Baca Juga:   10 Web Hosting Terbaik di Indonesia dengan Harga Murah

Lalu, seperti apa email yang buruk tersebut? Email anda dikatakan baik jika langsung ditutup atau dihapus penerimanya. Lebih baik tidak mengirimkan apa-apa daripada anda mengirimkan email yang akan langsung masuk ‘tong sampah’ di email penerima. Jadi pertanyaannya adalah, bagaimana cara membuat email yang bagus? Jawabannya ada pada poin berikutnya.

Kerjakan “PR” Anda

Mengerjakan “PR” anda berarti melakukan riset konsumen secara sistematis untuk memastikan bahwa anda memahami perjalanan dan pengalaman berbelanja mereka. Anda tentunya ingin mengetahui pengalaman buruk yang menyebabkan mereka mencari solusi kepada anda, bukan? Anda juga mesti mengetahui tujuan mereka saat berbelanja, dan bagaimana perasaan mereka sebelum dan setelah berbelanja. Anda juga harus mencoba mempelajari bagaimana dampak produk/jasa yang dibeli pada anda bagi kehidupan mereka. Cobalah memahami bahasa spesifik yang mereka gunakan saat menceritakan semuanya.

Anda mungkin berfikir bahwa pekerjaan ini tidak mudah, bukan? Memang demikian adanya. Namun, ini adalah jenis investasi yang akan berguna bagi anda hingga beberapa tahun ke depan. Untuk melakukannya, lakukan hal-hal berikut:

  • Cobalah berkomunikasi dengan konsumen terbaik yang anda miliki dan tanyakan apakah mereka bersedia berkomunikasi via chat dengan anda selama beberapa menit ke depan.
  • Lakukan komunikasi dengan beberapa konsumen, hingga anda terhubung dengan setidaknya 7 konsumen dalam satu waktu. Mengapa? Menurut para praktisi, anda membutuhkan sekurang-kurangnya 5 wawancara untuk menghasilkan data yang lebih representatif. Satu atau dua konsumen saja belum mewakili semuanya.
  • Ajukan beberapa pertanyaan pokok untuk mendapatkan data pembelian yang anda butuhkan. Misalnya adalah, “Apa alasan utama anda berbelanja pada toko kami?” dan “Bagaimana perubahan/peningkatan hidup anda sejak membeli produk kami?”
  • Kumpulkan jawaban-jawaban tersebut dan buat dalam bentuk sketsa konsumen (avatar) yang ideal.
  • Temukan pola-pola yang sama pada jawaban yang anda kumpulkan.
Baca Juga:   Pentingnya Investasi Brand: Ini Kata Sejumlah Penulis – Part 1
Email anda adalah aset yang bisa digunakan kembali

Jangan memandang anda sebagai pesan yang harus dibuang. Karena anda telah menghabiskan waktu untuk melakukan riset terhadap konsumen, maka akan lebih mudah bagi anda memanfaatkan email marketing untuk mendorong penjualan. Anda bisa mengetahui angle yang tepat, titik masalah konsumen, serta solusi yang mereka butuhkan. Dengan modal ini, email yang anda kirim akan lebih berkualitas, karena menjawab masalah utama yang dihadapi calon konsumen anda.

Karena email tersebut didasarkan pada data-data yang kuat, maka email menjadi asset penjualan yang berharga bagi anda, bukan hanya email yang begitu dikirim langsung habis. Jika anda berhasil mengirimkan email yang menarik, maka anda akan merasakan manfaatnya hingga beberapa tahun ke depan. Namun, begitu berhasil dengan satu jenis email, bukan berarti PR anda sudah selesai. Jika anda mengirimkan email yang sama setiap bulannya, konsumen pada akhirnya akan bosan, kecuali jika anda meluncurkan beberapa produk saja setiap tahunnya.

Cobalah merancang beberapa email yang berbeda dan atur jadwal pengirimannya dengan baik. Jika anda berhasil dengan strategi ini, maka rangkaian email berikutnya akan lebih mudah bagi anda. Sekali lagi, email adalah alat pemasaran paling mudah dan murah untuk meningkatkan penjualan anda. Dapatkan strategi memanfaatkan email marketing secara lebih mendalam pada post berikutnya.

Tagged With :

Leave a Comment