Pilihan Investasi Tepat Untuk Dana Pendidikan Anak

Banyak artikel yang beredar di internet menyarankan agar Anda menanam dana dalam saham untuk menyiapkan dana pendidikan anak atau dana pensiun kelak. Padahal, ini merupakan nasehat yang agak menyesatkan. Investasi saham merupakan aktivitas berisiko tinggi, sehingga Anda bisa kehilangan hampir seluruh modal investasi yang ditanamkan. Jadi, jenis investasi ini tidak cocok untuk dana pendidikan anak.

Anda tentu ingin memastikan anak-anak mampu menempuh pendidikan berkualitas dengan lancar, bebas dari kendala biaya. Oleh karenanya, pilihan investasi tepat untuk dana pendidikan anak harus berfokus pada aset-aset investasi yang berisiko rendah. Aset investasi apa sajakah itu? Mari simak bersama satu per satu:

1. Tabungan Rencana atau Tabungan Berjangka

Produk investasi dari perbankan ini mengombinasikan deposito berjangka dan tabungan biasa. Anda dapat mengatur autodebet dana sejumlah berapapun dari rekening setiap bulan untuk dimasukkan dalam produk investasi berjangka yang baru dapat dicairkan setelah mencapai jatuh tempo. Bunga produk ini kurang lebih sama dengan bunga deposito biasa sekitar 3-5%, tetapi memiliki potensi untung lebih tinggi karena menerapkan prinsip “bunga berbunga”. Bunga yang diperoleh pada setiap periode akan ditambahkan secara otomatis dalam pokok tabungan berjangka, sehingga menghasilkan profit berlipat ganda.

Rencana Trading Investasi Saham Kunci Sukses Dalam Saham

2. Obligasi Negara

Pilihan investasi ini menawarkan bunga lebih tinggi, yaitu hingga 6-8 persen tergantung seri obligasi-nya. Anda dapat memesan obligasi negara melalui agen penjualan yang ditunjuk pemerintah, termasuk bank-bank BUMN, aplikasi investasi online, dan perusahaan sekuritas ternama. Kekurangannya, Anda harus menyiapkan dana dalam jumlah cukup besar mulai dari 1-5 juta Rupiah untuk memulai investasi.

3. Reksa Dana

Potensi profit reksa dana bisa lebih tinggi dari obligasi, tetapi juga bisa lebih rendah daripada tabungan berjangka. Hal ini karena ada beragam jenis reksa dana yang dikelola oleh manajer investasi berbeda-beda pula. Anda bebas memilih sendiri produk reksa dana seperti apa yang akan dipilih. Modal awal investasi reksa dana juga dapat disetorkan secara lump sum dalam satu waktu, ataupun sedikit demi sedikit melalui autodebet rekening bank Anda.

Baca Juga:   Apa Itu Reksa Dana Tematik?

Nah, diantara ketiga pilihan investasi tersebut, manakah yang akan Anda pilih untuk dijadikan wahana penyimanan dana pendidikan anak? Keputusannya ada di tangan Anda. Yang penting, Anda harus memastikan instansi tempat Anda menanamkan dana itu benar-benar kredibel dan memiliki ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tagged With :

Leave a Comment