Mengenal Gaya Kepemimpinan: Apakah Anda Selalu Hadir untuk Tim Anda?

Manusia adalah landasan utama setiap bisnis, apapun jenis usaha yang sedang anda jalankan. Lalu, apa yang akan terjadi jika karyawan atau orang-orang yang ada di sebuah perusahaan keluar-masuk dan tidak bertahan lama? Setiap saat, anda harus menghadapi orang baru, mengulang informasi tentang visi dan misi perusahaan, mensosialisasikan kembali kebijakan perusahaan, dan sebagainya. Banyak energi akan terbuang akibat pekerjaan yang berulang-ulang. Namun, tahukah anda bahwa gaya kepemimpinan ikut mempengaruhi tingkat turnover alias keluar-masuknya karyawan di sebuah perusahaan.

Sekali lagi, manusia adalah tonggak sebuah bisnis, namun bagaimana anda membangun dan memelihara budaya organisasi jika setiap hari anda berurusan dengan orang-orang baru? Sebagai pimpinan tertinggi, anda bisa jadi satu-satunya unsur yang menyatukan sekelompok karyawan baru, sehingga peran anda dalam membangun dan memelihara identitas organisasi semakin penting. Ketika tingkat pergantian karyawan dan lini manajemen tinggi, pekerjaan ini tentunya semakin rumit.

gaya kepemimpinan

Gaya Kepemimpinan Yang Selalu Ada untuk Karyawan

Pemimpin tidak boleh absen atau tidak ada bagi timnya. Anda tidak bisa berharap karyawan merasa diperhatikan jika boss mereka tidak pernah terlihat dan tidak bisa dihubungi. Jadi, cobalah berusaha agar selalu ada untuk karyawan anda. Percayalah bahwa semangat karyawan untuk bekerja dan berkinerja akan lebih baik jika mereka merasa pemimpinnya ada dan mendukung mereka dalam berbagai keadaan. Upayakan untuk ada di tempat kerja jika tidak sedang melakukan tugas penting di luar, dan cobalah menunjukkan perhatian penuh kepada tim anda.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan pemimpin jika ingin menunjukkan gaya kepemimpinan yang selalu hadir untuk karyawannya. Berikut adalah beberapa contoh yang bisa anda lakukan untuk menunjukkan bahwa anda selalu ada untuk tim anda:

Cari Peluang Untuk Bercakap-Cakap Secara Kasual

Jika perusahaan anda beroperasi di satu tempat, upaya untuk menunjukkan bahwa anda selalu ada untuk karyawan anda tidaklah begitu sulit. Namun, tantangannya akan lebih berat jika perusahaan anda ada di beberapa cabang, di lokasi yang berbeda-beda. Pertemuan atau rapat yang terjadi sesekali akan terasa formal jika dirancang sebagai rapat yang dipenuhi presentasi dan diskusi yang kaku. Kondisi semacam ini akan menciptakan semacam jarak antara anda sebagai pemimpin dengan tim kerja yang jarang anda temui secara langsung.

Namun, cobalah menjadikannya lebih kasual alias candid. Cari kesempatan untuk bertemu secara informal dan berbicara dari hati. Bagian yang paling besar dampaknya adalah sesi Tanya Jawab (Q-A). Jadikan sesi ini sebagai momen untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan tips. Siapkan diri anda untuk menerima pertanyaan keras, dan bahkan kritikan, dari karyawan anda. Faktanya, hadir tidak mesti bertemu secara fisik di satu lokasi. Yang terpenting adalah anda menyediakan waktu untuk percakapan secara terbuka dan transparan. Hal semacam ini akan membaantu membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan tim.

Tunjukkan Bahwa Anda Serius

Ketika anda mengatakan bahwa anda ada untuk mereka, pastikan anda melakukannya dengan ekspresi serius dan perhatian penuh. Ketika anda mengatakan bahwa anda waktu anda hanyaa tersedia lima menit untuk tanya-jawab singkat, maka berikan perhatian penuh kepada mereka selama 5 menit tersebut. Jauhkan ponsel dari anda, tutup laptop, dan cobalah untuk memperhatikan sepenuhnya setiap percakapan yang terjadi, sesingkat apapun itu.

Jangan Hanya Mengandalkan Komunikasi Digital

Mengirim email atau pesan singkat disertai pertanyaan singkat sepertinya efisien, namun gaya komunikasi semacam ini sangat mudah mengalihkan perhatian seseorang dengan pekerjaan. Akibatnya, anda juga akan cenderung multi-tasking saat melakukan percakapan. Mungkin, anda pernah berada pada posisi di mana anda sedang mengetik pesan atau surat di email dan kemudian menyadari bahwa panggilan telpon lebih mudah dan sederhana. Atau, anda mungkin menyadari bahwa sebenarnya anda cukup berjalan beberapa meter untuk bertemu orang yang sedang dihubungi tadi.

Bangun  Budaya Selalu Hadir

Pengaruh pemimpin senior cukup kuat di setiap perusahaan. Jika anda ingin membangun suatu gaya kepemimpinan yang diwarnai dengan budaya kerja bersatu, maka anda mesti mampu mendorong manajer atau unsur pimpinan lain di perusahaan untuk membuat komitmen yang sama: yakni, selalu hadir untuk tim. Salah satu cara yang bagus untuk memulainya adalah mengadakan program mentorship, di mana karyawan bertemu secara langsung secara teratur.

Terakhir, bagaimana kalau anda memasang tanda “Hadirlah Di sini Sekarang” di kantor atau ruang kerja anda? Terlihat sederhana, namun ini bisa menjadi pengingat bagi anda untuk selalu ada bagi karyawan anda. Demikian juga saat anda berada di rumah. Orang tidak membangun keluarga agar mereka mendapat pekerjaan. Sebaliknya, mereka bekerja agar bisa menyokong keluarga.

Jadi, cobalah memberdayakan karyawan anda untuk memprioritaskan komitmen personal, baik datang terlambat atau pulang cepat agar bisa bertemu keluarga dan teman lebih cepat. Membangun gaya kepemimpinan dan budaya kerja di mana pemimpin selalu hadir untuk timnya dimulai dengan mendorong agar tim anda juga hadir di rumah dan hadir di tempat kerja.

Tagged With :

Leave a Comment