Pada post sebelumnya, telah dibahas beberapa resolusi bisnis di tahun baru yang mungkin relevan bagi para pemilik usaha kecil dan menengah. Di antaranya adalah untuk tetap berjalan sesuai rencana bisnis yang disusun, mempertahankan anggaran marketing yang sudah ada saat ini, menemukan dan mempertahankan bakat-bakat potensial yang ada, menciptakan lingkungan kerja yang sehat, positif dan kondusif, serta memperbaharui rencana bisnis untuk menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Selain beberapa opsi di atas, masih ada sejumlah resolusi yang bisa anda pertimbangkan.
Apa Lagi Resolusi Bisnis di Tahun Baru ini?
Fokus pada Networking
Meskipun efeknya tidak langsung, networking adalah suatu tool yang sangat membantu bagi anda saat mengembangkan sebuah usaha. Menjalin koneksi dan mempertahankannnya sepanjang tahun akan membawa banyak manfaat bagi bisnis anda saat ini maupun nanti. Jadi, buatlah rencana dan target untuk menjalin koneksi dan mempertahankannya setidaknya satu relasi baru dalam satu bulan. Hubungan yang baik dengan banyak orang dan menjalin jejaring kerja dapat membawa perusahaan anda naik satu tingkat di tahun ini.

Gunakan Teknologi untuk Menyederhanakan Proses
Gunakan teknologi untuk membuat perusahaan anda lebih efisien. Mungkin ada beberapa aspek bisnis yang bisa diotomatisasi agar segala sesuatunya berjalan lebih lancar dan pengeluaran anda bisa dicatat secara lebih baik. Proses otomatisasi bisa menghemat banyak waktu dan uang. Misalnya, selama masa pandemi, di mana banyak kantor cabang perusahaan ditutup, sejumlah bank melakukan digitalisasi proses pengolahan pinjaman sehingga para nasabah/ calon nasabah yang merupakan usaha kecil menengah bisa mendapatkan aplikasi pinjaman secara online.
Sejumlah institusi tidak siap untuk hal ini, sehingga mereka langsung bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan FinTech untuk mengotomatsiasi proses pengelolaan kredit bagi usaha kecil dan menengah. Saat ini, bank-bank kecil, khususnya, tidak lagi terlalu bergantung kepada sistem cabang, dan konsumen bisa mengisi dan menyampaikan permohonan sesuai kenyamanan masing-masing (misalnya, malam hari atau akhir minggu), dan mereka bisa upload dokumen secara aman.
Selanjutnya, tools seperti Zoom mempermudah perusahaan mengagendakan dan melaksanakan rapat secara efisien, dengan menghemat banyak biaya perjalanan dinas. Meskipun rapat-rapat Zoom tidak dapat meniru sinergi dari pertemuan langsung dan ikatan-ikatan yang terjalin saat pertemuan langsung di antara anggota tim, rapat-rapat virtual tetap berpeluang lebih produktif dibanding rapat konferensi online atau email group.
Tetaplah Bangun Brand Anda
Di antara cara yang efektif untuk membangun brand anda adalah memahami target audiens dan mengenali tujuan perusahaan anda. Meskipun anda merasa tidak cakap dalam teknologi, mungkin perusahaan anda memiliki orang-orang yang cekatan menggunakan teknologi terbaru. Sebagai salah satu resolusi bisnis di tahun baru ini, cobalah menggunakan media sosial, termasuk Facebook, LinkedIn Instagram, dan bahkan TikTok untuk membangun brand anda, terutama jika anda mencoba menjangkau kelompok usia muda.
Jika anda tidak memiliki keahlian untuk melakukan hal ini, jangan khawatir. Bisa jadi ada staf muda di perusahaan anda yang sudah terbiasa menggunakan media sosial dan bahkan memiliki banyak pengikut. Generasi muda biasanya sangat tertarik menggunakan keahliannya, dan anda bisa memberdayakan mereka untuk menumbuhkan bisnis anda. Jika anda tidak memiliki orang semacam ini di perusahaan saat ini, maka cobalah bekerja sama dengan sebuah perusahaan Public Relation yang memiliki orang-orang dengan keahlian yang anda butuhkan.
Fokus pada Orang Lain
Jika anda tertarik mempekerjakan atau mempromosikan perusahaan anda kepada kelompok Gen Z, maka anda mesti ingat bahwa generasi ini sangat menghargai hubungan dan lebih sadar sosial dibandng Gen X (Generasi yang lahir antara Tahun 1965 dan 1980) dan kaum millennial (generasi yang lahir antara awal Tahun 1980an dan akhir 1990an, yang saat ini masih berusia 30an tahun). GenZ adalah generasi pertama yang tidak akan pernah mengenal dunia tanpa internet. Mereka sangat menghargai keanekaragaman, keadilan sosial, dan identitas mereka yang unik.
Gen Z telah terbukti lebih sadar sosial dan aktif secara politik dibanding generasi-generasi sebelumnya. Mereka menggunakan suara dan pengaruh mereka di media sosial untuk memberikan perhatian khusus terhadap isu-isu strategis seperti perubahan iklim, pengendalian penggunaan senjata, dan keadilan sosial. Mereka lebih menyukai perusahaan yang mendukung aksi-aksi sosial.
Fokus pada Diri Sendiri
Selanjutnya, resolusi bisnis di tahun baru adalah fokus pada diri sendiri. Pandemi mengajarkan pada semua orang, terutama para pemilik usaha kecil, bahwa anda perlu memfokuskan perhatian pada hal-hal penting di luar pekerjaan. Masyarakat menyadari bahwa menghabiskan waktu dengan keluarga, fokus pada kesehatan, dan menikmati waktu sendiri sama pentingnya dengan mencapai tujuan penjualan.
Bisa saja, target-terget pribadi seperti menurunkan berat badan, berhenti merokok atau mengkonsumsi obat dan alkohol, serta membentuk tubuh masuk dalam resolusi bisnis di tahun baru. Elemen-elemen ini penting untuk kesehatan fisik maupun mental. Temukan dan kelola faktar-faktor penyebab stress dalam kehidupan anda, di tempat kerja maupun di rumah. Sisihkan waktu untuk menikmati apa yang sudah anda capai dalam dunia bisnis dan cobalah mempertahankan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Tagged With : manajemen bisnis