Resolusi Bisnis di Tahun Baru Bagi Usaha Kecil Menengah – Part 1

Tahun baru sudah berlangsung selama beberapa hari, dan pembicaraan tentang resolusi bisnis di tahun baru tentunya masih relevan, terutama bagi para pemilik usaha kecil dan menengah.  Tahun baru selalu membawa harapan baru dan kemungkinan-kemungkinan baru. Ini adalah waktu yang sempurna untuk mengevaluasi kembali usaha anda dan menentukan target di Tahun 2023 ini. Masih ada hal-hal yang bisa anda perbaiki untuk meningkatkan kinerja perusahaan anda pastinya.

Resolusi Bisnis di Tahun Baru bagi UMKM

Bagi anda para pelaku UMKM, berikut adalah beberapa resolusi bisnis di tahun baru ini sebagai rujukan bagi anda:

resolusi bisnis di tahun baru 1

Jangan Biarkan Resesi Menghancurkan Rencana Anda

Ada kekhawatiran terhadap terjadinya resesi di tahun ini. Sepertinya hal ini menyebabkan keraguan dan ketakutan di kalangan para pelaku bisnis. Jika sata ini usaha anda sudah berada di lintasan menuju pertumbuhan, jangan biarkan resesi menghentikan anda. Secara alamiah, para pengusaha adalah orang-orang yang berani mengambil resiko. Bisa jadi, anda memang harus menanggung rasa sakit sementara. Namun, jika anda percaya pada diri sendiri dan perusahaan anda, rasa sakit jangka pendek itu bisa membawa anda menuju pertumbuhan jangka panjang.

Jangan Mengurangi Anggaran Pemasaran

Berbagai riset berulang kali menunjukkan bahwa perusahaan yang tetap mempertahankan anggaran marketing selama resesi selalu muncul sebagai yang terkuat ketika masa-masa sulit berakhir. Jadi, anda disarankan tetap mempertahankan upaya marketing yang ada sekalipun terjadi perlambatan perekonomian global.

Di masa-masa sulit, pemilik usaha baisanya merespon dengan mengurangi anggaran pemasarannya. Ternyata, perusahaan yang mempertahankan anggaran pemasarannya berpeluang lebih kecil mengalami pengurangan penjualan. Bahkan, riset menunjukkan perusahaan-perusahaan seperti ini lebih cepat pulih setelah resesi berakhir.

Temukan dan Pertahankan Orang-Orang Baik

Meskipun angka pengangguran tercatat rendah di beberapa negara, keadaannya bisa saja berubah jika resesi terjadi. Apapun kondisi yang sedang dialami perusahaan anda saat ini, resolusi bisnis di tahun baru ini adalah mencari dan mempertahankan orang-orang baik. Para pemilik perusahaan baru yang sedang berkembang kerap mencoba melakukan sesuatu sendiri untuk menghemat biaya, namun pada akhirnya mereka menyadari bahwa cara ini tidaklah cocok dalam jangka panjang. Jadi, usaha kecil juga harus mempertimbangkan untuk merekrut karyawan-karyawan berbakat di tahun ini.

Baca Juga:   6 Peluang Usaha Franchise dari Rumah di Tengah Pandemi

Sebagai pemilik usaha, anda harus cakap dalam merekrut karyawan. Anda mesti memahami maksud dan tujuan dari anggota tim yang ada saat ini, mulai dari pekerja harian hingga para eksekutif. Kuncinya adalah mempertahankan orang-orang berbakat di perusahaan anda. Pastikan mereka selalu bahagia dan kebutuhannya terpenuhi. Alhasil, kalaupun suatu saat ada perusahaan yang tertarik mempekerjakan mereka, mereka bisa menjelaskan dengan halus bahwa mereka tidak tertarik untuk pindah.

Jika anda berencana menambah karyawan, maka pastikan anda paham bahwa para kandidat hebat memiliki lebih banyak pilihan dan tawaran pekerjaan. Pasar untuk orang-orang seperti ini sangatlah terbuka. Ketika berbicara dengan para kandidat berbakat dan karyawan potensial, anda bisa menyampaikan apa-apa saja yang dapat membuat mereka mempertimbangkan untuk bergabung dengan tim anda.

Ciptakan Lingkungan Kerja Yang Positif

Setelah hampir dua tahun lepas dari hantaman pandemi Covid-19, lingkungan kerja di hampir seluruh negara masih mencoba mengeksplorasi seperti apa ‘new normal’ yang sesungguhnya. Banyak perusahaan masih mengalami masalah mengembalikan situasi kerja pasca-pandemi. Banyak pemilik usaha yang menginginkan agar semua karyawannya kembali bekerja full time di kantor.

Namun, banyak karyawan yang berfikiran lain. Mereka masih menginginkan sistem kerja dari jarak jauh, atau sistem kerja campuran. Pada beberapa kasus, jadwal kerja yang fleksibel dapat mengatasi masalah. Namun pada kasus lain, sistem ini mungkin tidak bekerja. Ada juga yang berfikiran bahwa mereka sama produktifnya jika bekerja dari rumah. Fleksibilitas dan pengurangan waktu commuting, serta penghematan biaya adalah beberapa alasan yang dikemukakan untuk mempertahankan sistem kerja jarak jauh.

Para pemilik usaha kecil harus terbuka menerima sistem kerja fleksibel ini, jika ingin mendapatkan dan mempertahankan karyawan-karyawan berbakat di tahun ini. Dengan menciptakan lingkungan kerja yang positif, anda bisa menjaga agar karyawan selalu bahagia dan produktif. Dengan demikian, kemungkinan mereka berpindah kerja bisa diminimalisir.

Baca Juga:   Cara Meningkatkan Traffik ke Website Perusahaan Anda : Bagian 2
Update Rencana Bisnis Anda

Sebuah rencana bisnis bukanlah semata-mata dokumen tertulis yang disusun di awal pendirian usaha untuk mendapatkan uang atau investasi. Namun, sebuah rencana bisnis menjadi peta jalan (road map) bagi perusahaan anda untuk tetap berjalan di jalur yang sudah ditentukan, dalam upaya mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang.

Oleh sebab itu, pastikan anda memperbaharui dan terus menyempurnakan rencana bisnis anda, secara berkala. Anggaplah rencana bisnis sebagai sebuah dokumen hidup yang harus selalu diupdate. Awal tahun adalah waktu yang baik untuk meninjau kembali dokumen ini dan menentukan apakah masih diperlukan perubahan.

Dapatkan pembahasan lebih lanjut tentang beberapa resolusi bisnis di tahun baru ini, yang mungkin dapat membantu usaha anda bertahan, sekalipun diterpa ketidakpastian akibat resesi global pada post berikutnya.

Tagged With :

Leave a Comment