Strategi Agar Deposito Berjangka Jadi Investasi Menguntungkan

XM broker promo bonus

Kebijakan BI menurunkan suku bunga acuan telah berakibat besar bagi dunia perbankan. Bunga deposito berjangka makin lama makin berkurang. Saat ini, bunga deposito berjangka pada bank BUMN dan swasta nasional hanya berkisar antara 2.0% hingga 4.0% per tahun.

Umpama Anda memiliki dana sebesar Rp20 juta, kemudian semuanya dimasukkan dalam satu produk deposito berjangka dengan bunga 4.0% per tahun. Setelah setahun berlalu, Anda hanya akan mendapatkan bunga sebesar Rp800 ribu saja (belum dipotong pajak 20%). Dengan bunga sekecil itu, bagaimana strategi agar deposito berjangka menjadi investasi yang menguntungkan? Ada tiga alternatif yang dapat dipertimbangkan.

Strategi Agar Deposito Berjangka Jadi Investasi Menguntungkan

Pertama, coba cari alternatif deposito yang lebih sesuai dengan tujuan investasi Anda. Misalnya jika ingin menyimpan deposito untuk anggaran pensiun, maka lebih tepat jika membuka rekening Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Jika ingin menyimpan deposito untuk pendidikan putra-putri atau membangun rumah, maka lebih baik membuka tabungan rencana. Atau kalau deposito ingin dipakai untuk naik haji, maka sebaiknya langsung saja membuka tabungan haji.

Bunga atau bagi hasil yang diberikan oleh produk-produk dengan target investasi khusus tersebut kemungkinan lebih besar daripada bunga deposito berjangka biasa. Kita mungkin juga dapat menikmati manfaat ekstra, seperti kepastian berangkat (jaminan mendapat kursi) dari tabungan haji, atau asuransi jiwa dari tabungan rencana.

Kedua, coba pertimbangkan untuk menyimpan dana dalam deposito BPR atau BPRS. BPR dan BPRS menawarkan tingkat bunga lebih tinggi daripada bank umum, sehingga bisa memberikan keuntungan lebih besar pula.

Risiko menyimpan dana di BPR/BPRS memang lebih besar daripada bank umum BUMN, karena skala bisnisnya lebih kecil. Tapi tingkat bunga penjaminan LPS lebih tinggi, sehingga keamanan dananya tetap terjamin. Tingkat bunga penjaminan LPS saat ini sebesar 4.0% untuk bank umum dan 6.5% untuk bank BPR.

Baca Juga:   Peluang Investasi Saham Baru Di Papan Akselerasi BEI

Ketiga, coba pertimbangkan untuk berinvestasi sebagian dana saja dalam deposito dan sisanya disetorkan untuk investasi lain. Bank umum saat ini juga memfasilitasi investasi seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan reksa dana yang menawarkan potensi keuntungan lebih besar daripada deposito, sedangkan prosedurnya sama-sama mudah.

Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel) paling anyar yang akan ditawarkan pada tanggal 21 Juni mendatang kabarnya akan memberikan bunga lebih dari 5.6% dan pajaknya hanya 15%. Jangka waktunya sekitar 3 tahun dan pengembaliannya dijamin oleh undang-undang. Ini tentu lebih menguntungkan daripada deposito berjangka pada bank umum biasa.

Produk investasi reksa dana saham bahkan menawarkan potensi keuntungan lebih tinggi lagi. Contohnya, produk reksa dana Cipta Saham Unggulan Syariah telah mencatat keuntungan sebesar 45,04% dalam setahun terakhir dan 108,7% dalam 3 tahun terakhir. Kinerja reksa dana saham seperti ini memang sangat mudah naik-turun, tetapi akan tetap aman seandainya kita hanya menyimpan sebagian dana investasi saja di dalamnya.

Tagged With :

Leave a Comment