Investasi untuk Berhaji, Lebih Baik Tabungan Haji atau Deposito Syariah?

Dalam rangka menunaikan ibadah haji, banyak orang menabung selama bertahun-tahun dengan beragam cara. Ada yang menabung dalam celengan atau di bawah bantal, ada yang menabung pada rekening tabungan bank biasa, ada yang membuka deposito syariah, ada pula yang memilih tabungan haji.

Diantara semua itu, pilihan terburuk adalah menabung di rumah atau rekening tabungan bank biasa. Kedua alternatif itu justru akan membuat uang simpanan Anda berkurang karena efek inflasi dan biaya administrasi. Tak mengherankan bila kedua opsi itu semakin lama semakin dihindari oleh para peminat haji masa kini. Namun, bagaimana dengan deposito syariah dan tabungan haji? Investasi untuk berhaji mana yang lebih unggul?

Pilih Tabungan Haji atau Deposito Syariah

Dana Anda dalam deposito syariah dan tabungan haji sama-sama tidak akan termakan oleh inflasi maupun biaya administrasi. Anda juga sama-sama bisa mendapatkan keuntungan barupa bagi hasil apabila deposito dan tabungan haji itu dibuka dengan berdasar akad Mudharabah. Jadi, jika pertimbangannya hanya keuntungan finansial, maka deposito syariah maupun tabungan haji sama-sama bisa dijadikan opsi investasi untuk berhaji unggulan bagi Anda.

Akan tetapi, apabila Anda sudah benar-benar mantap akan menggunakan dana simpanan untuk menunaikan Rukun Islam kelima, maka sebenarnya opsi tabungan haji itu lebih baik. Mengapa? Ada empat hal yang membuat tabungan haji lebih unggul dibandingkan deposito syariah:

  1. Anda bisa mengatur agar sejumlah dana dari rekening tabungan biasa ditransfer otomatis setiap bulan ke rekening tabungan haji (autodebet).
  2. Setelah dana simpanan Anda sudah mencapai nominal tertentu yang memungkinkan pendaftaran haji, maka pihak bank akan memberikan notifikasi (pemberitahuan). Dengan demikian, Anda dapat mendaftar haji lebih dini untuk mengantisipasi daftar tunggu haji yang berpuluh tahun, dan tidak harus menunggu dana terkumpul total.
  3. Sistem tabungan haji dari bank manapun sudah terhubung dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) setempat, sehingga jatah keberangkatan bisa lebih mudah diperoleh.
  4. Satu tahun menjelang keberangkatan, apabila dana dalam tabungan haji Anda belum memadai, maka Anda akan diberi notifikasi lagi untuk mempercepat pelunasan.
Baca Juga:   3 Investasi Aman dan Likuid untuk Menyimpan Dana Darurat

Keempat fitur tabungan haji tersebut tidak disediakan oleh deposito syariah. Orang akan cenderung memilih untuk menyimpan dana dalam deposito syariah untuk beragam tujuan, seperti untuk anggaran kuliah anak kelak, membeli rumah, atau lainnya. Deposito syariah juga bisa dipilih jika Anda belum menentukan tujuan akhir penggunaan dana simpanan. Namun, jika tujuan akhir penggunaan dana sudah pasti untuk berangkat haji, maka lebih baik pindahkan dana itu ke tabungan haji saja.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar