7 Dasar Teknik Scalping Dalam Forex

XM broker promo Hadiah

Scalping merupakan teknik trading forex yang menuntut trader untuk membuka dan menutup posisi dengan singkat, bahkan dalam tempo beberapa menit, karena menargetkan keuntungan secepat-cepatnya, meskipun jumlahnya kecil. Teknik scalping ini termasuk strategi trading favorit trader Indonesia. Namun, sebenarnya teknik ini menuntut kondisi trading yang sangat spesifik agar dapat dijalankan secara lancar dan sukses.

7 Dasar Teknik Scalping Dalam Forex

Kondisi trading seperti apa yang dibutuhkan agar bisa menjalankan teknik scalping? Tepatnya, ada tujuh dasar yang perlu Anda ketahui sebelum mulai melakukan scalping, yaitu:

  1. Pasangan mata uang yang dapat di-scalping hanyalah pasangan mata uang yang paling liquid dan spread-nya tergolong ketat, seperti EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, EUR/GBP, dan EUR/JPY.
  2. Teknik scalping hanya dapat meraup untung besar ketika dijalankan pada jam-jam perdagangan paling sibuk (likuiditas pasar paling tinggi), khususnya saat overlap dua sesi (antara sesi Asia dan sesi Eropa, atau antara sesi Eropa dan sesi New York). Anda tetap bisa scalping pada sesi trading lainnya, tetapi potensi keuntungan akan menurun.
  3. Fokus untuk trading pada satu pasangan mata uang saja. Meskipun pada poin pertama sudah disebutkan beberapa pasangan mata uang yang potensial untuk teknik scalping, tetapi tidak berarti Anda perlu memantau semuanya. Pilih saja beberapa pasangan mata uang tertentu, atau hanya salah satu, agar fokus tidak terpecah dan Anda dapat sungguh-sungguh memahami pergerakan harganya.
  4. Tentukan ukuran lot yang tetap pada setiap trade yang akan diorder, agar Anda tak perlu berulang kali menghitungnya sebelum open posisi. Ingat, dalam teknik scalping, setiap detik dan menitnya sangat berharga; jadi, alangkah sayangnya jika habis digunakan untuk menghitung lot saja.
  5. Bergabunglah dengan broker yang menawarkan fitur One-Click Trading pada platform-nya. Sekali lagi, ini dimaksudkan agar Anda bisa menghemat waktu saat akan menjalankan teknik scalping.
  6. Lakukan penyesuaian ekspektasi Target Profit dan Stop Loss berdasarkan spread pasangan mata uang yang akan di-scalping. Umpama Anda ingin trading EUR/GBP dengan spread rata-rata 2-4 pips, berarti Anda perlu menentukan target sekitar 3-10 pips per trade agar impas.
  7. Hindari trading dekat waktu rilis data ekonomi atau peristiwa penting berdampak besar. Sejak sebelum suatu data penting dirilis, pasar biasanya sudah mulai bergerak abnormal karena para pemain besar cenderung “wait and see“, kemudian bergerak memicu perubahan harga dalam jumlah besar setelah data dirilis menyimpang dari perkiraan. Dalam situasi seperti ini, para scalper yang hanya pasang target jangka pendek, rawan terlindas.
Baca Juga:   5 Fakta tentang Analisis Teknikal yang Harus Diketahui Trader

Demikianlah tujuh dasar teknik scalping dalam forex yang perlu Anda ketahui. Berdasarkan ketujuh dasar ini, selanjutnya Anda dapat mengembangkannya kembali menjadi strategi yang lebih spesifik, misalnya berusaha menangkap peluang scalping menggunakan Bollinger Bands dan Stochastics, atau lainnya. Namun, indikator teknikal apapun yang Anda gunakan untuk scalping, tetap harus berlandaskan pada ketujuh poin tadi.

Tagged With :

Leave a Comment