Broker Forex Spread Rendah Yang Cocok Untuk Scalping

Scalping di pasar forex melibatkan perdagangan mata uang dan didasarkan pada serangkaian analisis real-time. Tujuan dari scalping adalah untuk mendapatkan keuntungan dengan membeli atau menjual mata uang dan mempertahankan posisi sementara serta menutupnya untuk mendapatkan keuntungan. Nah, di Indonesia ada beberapa broker forex dengan spread rendah hingga 0 pips yang telah terbukti oleh banyak trader untuk melakukan scalping.

Mengenal Sistem Scalping Forex

Pilihan Broker Forex Spread Rendah 0 Pips Yang Cocok Untuk Scalping

Banyak aktivitas jual beli di Forex dilakukan sepanjang hari dengan sistem biasa yang didasarkan pada serangkaian sinyal dari alat (tool) diagram analisis teknis. Adapun untuk sistem scalping forex dapat berupa manual, di mana pedagang mencari sinyal dan memutuskan apakah akan membeli atau menjual; atau secara otomatis di mana pedagang men-setting perangkat lunak untuk membaca sinyal sehingga bisa memutuskan sendiri apakah akan menjual atau membeli.

Pasar forex yang besar dan bersifat liquid membuat analisis teknis dianggap sebagai strategi yang layak untuk perdagangan di pasar ini. Dapat juga diasumsikan bahwa scalping mungkin merupakan strategi yang layak untuk pedagang forex ritel. Penting untuk dicatat, bahwa trader biasanya membutuhkan deposit lebih besar untuk dapat mengatasi jumlah leverage yang harus mereka ambil sehingga perdagangan (trade) apapun bisa lebih berharga.

Alasan Trader Forex Memilih Scalping

Scalping tidak seperti perdagangan pada umumnya di mana trader akan membuka posisi dan kemudian menutupnya lagi berdasarkan sesi perdagangan saat ini, tidak membawa posisi ke periode perdagangan lain atau mempertahankan posisi semalaman. Selain itu, pada perdagangan umum (harian), pedagang dapat mengambil posisi sekali atau dua kali, atau bahkan beberapa kali dalam sehari. Pedagang harian juga dapat melakukan trade off pada grafik lima menit dan 30 menit.

Baca Juga:   Kurs Dollar Hari Ini - Selasa, 22 Desember 2020

Sedangkan bagi seorang scalper, dia lebih sering melakukan trade off dari grafik tick (tick chart) dan grafik satu menit (one minute chart). Secara khusus, beberapa scalper suka membaca informasi berkecepatan tinggi yang terjadi saat ini dari data ekonomi dan berita forex harian sebelum trading. seperti pengumuman statistik ketenagakerjaan atau angka PDB – apa pun yang bernilai tinggi dalam agenda ekonomi.

Scalper suka mencoba melakukan scalping antara 5 dan 10 pips dari setiap perdagangan yang mereka buat. Mereka juga dapat mengulangi proses ini sepanjang hari. Dengan menggunakan leverage yang tinggi dan membuat perdagangan hanya dengan beberapa pips, maka keuntungan dapat meningkat. Sehingga ketika perdagangan sedang menguntungkan, scalper dapat melakukannya berkali-kali sepanjang hari.

Ingat, dengan satu lot standar, nilai rata-rata pip adalah sekitar $ 10. Jadi, untuk setiap lima pips dari keuntungan yang dibuat, pedagang dapat menghasilkan $ 50 pada suatu waktu. Jika sepuluh kali sehari, maka kuntungan bisa mencapai $ 500. Hanya saja, ada juga broker forex yang menawarkan pips sangat rendah, bahkan di antara 0-0,1 untuk para trader khususnya di tanah air. Sehingga scalper di tanah air bisa melakukan scalping dengan pips lebih rendah lagi.

Namun, scalping bukan untuk semua orang, dan satu hal yang pasti : buatlah perencanaan dalam trading forex karna scalper harus memiliki kesabaran serta fokus. Scalper harus suka duduk di depan komputer di seluruh sesi dan mereka juga perlu menikmati konsentrasi secara intens. Konsentrasi dan fokus adalah modal penting bagi seorang scalper. Perhatian terhadap grafik perdagangan merupakan salah satu kunci penting dalam permainan scalping.

Tidak hanya itu, mampu berkonsentrasi dan fokus dengan duduk di depan komputer sepanjang hari, bahkan hingga malam hari (bagi penderita insomnia), mereka masih harus mampu melakukan reaksi cepat tanpa perlu menganalisa secara detail setiap gerakan. Tidak ada waktu untuk berpikir. Mampu “menarik pelatuk” adalah kualitas kunci yang diperlukan untuk seorang scalper.

Baca Juga:   3 Tips Agar Eksekusi Trading Forex Lebih Akurat

Broker Forex dengan Spread Bagus Untuk Scalping

  • 1
    • Minimal Deposit 100 USD
    • Regulated BAPPEBTI
    • Spread Mulai 1 Pip
    • Leverage sampai 1:500
    • Bebas Swap (Syariah)
    • Deposit/Withdraw lewat Bank Lokal
    Buka Akun
  • 2
    • Minimal Deposit Rp 5 Juta
    • Regulated Bappebti
    • Spread Mulai 0 Pip
    • Leverage sampai 1:100
    • Deposit/Withdraw lewat Bank Lokal
    Buka Akun

Di Indonesia, terdapat beberapa broker dengan pips rendah hingga 0 yang diklaim cocok untuk scalping, yakni;

  • OCTA Investama Berjangka

OCTA termasuk ke dalam salah satu daftar broker forex terbaik dan populer di Indonesia serta ternama secara global. Salah satu yang menarik dari OCTA bagi trader tanah air adalah adanya spread kecil mulai 0 koma pip bagi pemilik Akun.

  • Monex Investindo Futures

Sama dengan OCTA, Monex juga masuk ke dalam daftar broker ternama tanah air bahkan diakui secara global. Layanan zero spread kecil juga diperuntukkan bagi trader Indonesia. Monex memberikan berbagai layanan terkait Akun spread kecil seperti ukuran trading minimal 0.1 lot, beragam strategi trading juga diizinkan termasuk EA.

Nah, demikian beberapa daftar nama broker tanah air yang menawarkan zero spread 0 pip, Selain spread 0 pip juga sebagai broker forex teregulasi bagi para trader tanah air dan diakui cocok untuk scalping. Tentunya, mereka juga memiliki reputasi positif dari para trader. Hanya saja, hasil akhir scalping tentu saja tergantug dari masing-masing trader. Artinya, kesuksesan kembali lagi pada pribadi masing-masing.

Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.00 out of 5)
Loading...

Tagged With :

Leave a Comment