IHSG Ditutup Menguat ke 6.186, Phintraco Sekuritas Proyeksi Uji Level 6.250

Berikut adalah penjelasan komprehensif mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), analisis teknikal dari dua sekuritas, faktor sentimen kebijakan publik, serta daftar saham pilihan yang dapat diperhatikan:

1. Performa Penutupan dan Proyeksi Utama IHSG

  • Kinerja Perdagangan Kamis (30/7): IHSG mencatatkan penguatan signifikan sebesar 1,56 persen, berhasil ditutup pada level 6.186,36.

  • Proyeksi Perdagangan Jumat (31/7): Pergerakan indeks diproyeksikan masih memiliki kecenderungan positif dan berpotensi untuk melanjutkan tren penguatan pada sesi perdagangan hari ini.

2. Pandangan dan Analisis Teknikal Phintraco Sekuritas

  • Indikator Moving Average (MA):

    • Posisi penutupan IHSG tercatat konsisten berada di atas indikator teknikal penting, yaitu MA5, MA20, dan MA50.

    • Indeks juga dinilai cukup solid karena mampu bertahan di atas level psikologis 6.000.

  • Indikator Stochastic RSI:

    • Indikator Stochastic RSI menunjukkan pergerakan yang mulai mendekati area oversold (jenuh jual).

    • Kondisi ini membuka peluang teknikal terbentuknya pola Golden Cross, yang menandakan potensi penguatan lebih lanjut.

  • Target Resistance: Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area resistance di rentang 6.200 hingga 6.250.

3. Sentimen Katalis Pasar: Putusan Mahkamah Konstitusi (MK)

  • Substansi Putusan: Mahkamah Konstitusi mengabulkan sebagian permohonan Uji Materiil terhadap UU No. 17/2025 tentang APBN 2026, khususnya yang mengatur tentang alokasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pos porsi anggaran penyelenggaraan pendidikan sebesar 20 persen dari APBN.

  • Ketegangan Teknis Alokasi Anggaran:

    • MK menegaskan bahwa untuk APBN tahun-tahun berikutnya, anggaran Program MBG—yang bukan merupakan komponen utama operasional pendidikan—harus dipisahkan dan tidak boleh menjadi bagian dari anggaran operasional pendidikan.

    • Pemisahan ini diwajibkan berlaku paling lambat pada APBN Tahun Anggaran 2028 atau maksimal 2 tahun sejak putusan dibacakan.

  • Dampak terhadap Pasar & Fiskal: Keputusan ini menjadi perhatian para pelaku pasar karena pemisahan dana MBG diperkirakan akan memicu penyesuaian ulang serta porsi pembagian pada pos-pos anggaran negara lainnya, terutama jika asumsi anggaran untuk program MBG tetap relatif besar.

4. Proyeksi Dual-Scenario dan Analisis Gelombang MNC Sekuritas

  • Perspektif Elliott Wave: MNC Sekuritas menilai struktur pergerakan IHSG saat ini tengah berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) dari wave [iv].

  • Skenario Potensi Pelemahan (Koreksi): Para investor diminta mencermati rentang 5.970 hingga 6.029 sebagai area koreksi teknikal apabila tekanan jual kembali muncul.

  • Skenario Potensi Penguatan: Area penguatan terdekat yang berpeluang diuji oleh indeks berada pada rentang 6.172 hingga 6.219.

5. Daftar Saham Pilihan dan Rekomendasi Analis

  • Rekomendasi Phintraco Sekuritas:

    • MDKA (PT Merdeka Copper Gold Tbk)

    • INCO (PT Vale Indonesia Tbk)

    • TINS (PT Timah Tbk)

    • BULL (PT Buana Lintas Lautan Tbk)

    • AADI (PT Adaro Andalan Indonesia Tbk)

    • BBNI (PT Bank Negara Indonesia Tbk)

  • Rekomendasi MNC Sekuritas:

    • AADI (PT Adaro Andalan Indonesia Tbk)

    • BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk)

    • DEWA (PT Darma Henwa Tbk)

    • TINS (PT Timah Tbk)

  • Saham Aksentuasi Ganda: Saham AADI dan TINS menjadi dua emiten yang secara bersamaan direkomendasikan oleh kedua perusahaan sekuritas tersebut.

6. Catatan Sanggahan (Disclaimer)

  • Seluruh keputusan transaksi investasi, baik tindakan membeli, menahan, maupun menjual produk investasi tertentu, sepenuhnya merupakan pertimbangan dan keputusan mandiri pembaca. Informasi ini disajikan murni sebagai kajian analisis pasar, bukan bentuk ajakan mutlak.

Leave a Comment