3 Pertimbangan Memilih Reksa Dana Menurut Konsultan Keuangan

XM broker promo bonus

Reksa dana merupakan portofolio investasi yang berisi sekitar 10 jenis instrumen investasi sesuai dengan kategorinya. Reksa dana saham akan berisi sekitar 10 saham, reksa dana pendapatan tetap akan berisi sekitar 10 obligasi, dan seterusnya. Ketika nilai instrumen investasi tersebut meningkat, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana akan meningkat pula hingga menghasilkan keuntungan bagi investor.

Setiap Manajer Investasi biasanya merilis beberapa produk reksa dana unggulan. Setiap produk reksa dana akan mengandung pilihan instrumen investasi berbeda, sehingga keuntungannya pun berbeda-beda. Hal ini sering mengakibatkan kebingungan bagi calon investor ataupun pemula. Bagaimana pertimbangan memilih reksa dana yang bagus?

Pertimbangan Memilih Reksa Dana Menurut Konsultan Keuangan

Prita Hapsari Ghozie, CEO dan Principal Consultant di Zapfinance, memiliki tiga tips memilih reksa dana yang dipaparkannya dalam buku “Make It Happen, Now!: Buku Pintar Rencana Keuangan Untuk Wujudkan Mimpi”. Berikut ini ketiga tips tersebut:

  1. Biaya: Biaya reksa dana terlampir dalam prospektusnya. Semakin rendah biaya-biayanya, maka makin besar pula keuntungan yang akan masuk ke kantong kita.
  2. Profesionalisme manajemen: Pilihlah Manajer Investasi yang memiliki dana kelolaan di atas Rp10 miliar untuk setiap reksa dana. Lebih baik lagi jika dapat memeriksa siapa saja yang berada dalam komite investasi, serta bagaimana reputasi dan rekam jejak mereka.
  3. Data historis dan gaya pengelolaan: Sebelum menanamkan dana dalam reksa dana apa pun, bacalah prospektusnya untuk mengetahui bagaimana gaya pengelolaan MI. Cermati pula kinerja masa lalu reksa dana: apakah kinerja lebih unggul daripada tolok ukurnya atau justru lebih rendah?

Demikianlah tiga hal penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih reksa dana. Tapi, langkah-langkah berinvestasi reksa dana bukan hanya memilih produk lalu langsung membelinya.

Baca Juga:   Berapa Ekspektasi Profit Reksa Dana yang Realistis?

Sebelum pusing memilih reksa dana, sebaiknya tentukan dulu tujuan berinvestasi dan hitung kebutuhan investasi reksa dana untuk memenuhi tujuan tersebut. Setelah itu, barulah kita mulai memilih reksa dana yang bagus.

Jika sudah menentukan pilihan, kita bisa langsung membeli reksa dana terkait dari Manajer Investasi secara langsung atau melalui agen penjual reksa dana (APERD) sebagai perantara. Setelah mengoleksi reksa dana, ada baiknya juga agar senantiasa memantau perkembangan investasi kita secara berkala untuk memastikan kinerjanya benar-benar lancar sesuai ekspektasi.

Tagged With :

Leave a Comment