Trend Bisnis Retail Tahun 2024 : Peluang Atau Tantangan? Part 1

Gaya berbelanja masyarakat sudah berubah. Trend bisnis retail tahun 2024 ini dapat menjadi pertimbangan bagi anda yang sedang merancang strategi marketing agar efektif atau tepat sasaran. Apapun trend yang berkembang tahun ini, sesungguhnya anda tidak perlu khawatir. Namun, gunakanlah informasi tersebut untuk menyusun strategi, sehingga perubahan gaya berbelanja dan kesukaan konsumen justru berubah menjadi peluang bagi anda untuk tumbuh di tahun ini.

Tahun 2023 dikatakan sebagai tahun yang ditandai dengan rendahnya kepercayaan diri konsumen, ditambah dengan naiknya harga bahan bakar yang memaksa konsumen untuk mengencangkan ikat pinggang. Tahun lalu menjadi tantangan besar bagi kebanyakan pengusaha retail di seluruh dunia. Namun, sebuah prediksi terhadap ekonomi UK di tahun ini menunjukkan adanya perbaikan, terutama setelah angka inflasi dunia cenderung berkurang. Kepercayaan diri konsumen meningkat perlahan, sehingga para pelaku usaha retail mulai dapat bersikap optimis di tahun ini.

trend bisnis retail tahun 2024

Trend Bisnis Retail Tahun 2024 Bagi Usaha Kecil

Lalu, apa maknanya hal itu bagi usaha kecil menengah? Meskipun trend ini masih tahap permulaan, namun dampaknya akan dirasakan hingga startup terkecil sekalipun. Artinya, para pemilik usaha harus memantau dengan baik trend yang terjadi hingga dua belas bulan kedepan. Trend dimaksud tidak terbatas pada produk yang sedang trending. Namun, trend bisnis retail tahun 2024 ini menunjukkan adanya perubahan cara konsumen berbelanja dan bagaimana mereka berinteraksi dengan sebuah perusahaan.

Anda perlu memahami bagaimana perilaku konsumen di tahun ini, karena akan mempengaruhi strategi usaha anda hingga satu tahun ke depan. Pertimbangkan hal ini ketika anda merancang tujuan bisnis, prioritas, dan area yang menjadi fokus, serta resiko-resikonya. Mulai dari tool AI hingga personalized marketing, berikut adalah empat trend bisnis retail tahun 2024 yang diperkirakan paling berpengaruh bagi UMKM:

Trend 1: Perhatian Terhadap Isu Keberlanjutan Lingkungan Hidup

Tidak diragukan bahwa konsumen semakin peduli dengan isu keberlanjutan lingkungan hidup. Konsumen, khususnya kaum terpelajar yang masih berusia muda, mengatakan bahwa mereka mempertimbangkan isu keberlanjutan kata berbelanja. Namun seiring dengan meningkatnya kepedulian ini, konsumen juga semakin bijaksana memandang praktek bisnis. Mulai muncul skeptisme: apakah dunia bisnis benar-benar semakin sustainable, dan benar-benar menepati janji untuk menerapkan praktek bisnis yang ramah lingkungan?  Atau, apakah dunia bisnis benar-benar berkomitmen untuk berkontribusi terhadap iklim dunia?

Laporan dari Euromonitor 2024 Consumer Trends sebagaimana dikutip di Forbes menemukan bahwa konsumen mulai menuntut agar perusahaan menunjukkan bukti bahwa mereka menepati janjinya terhadap lingkungan. Konsumen semakin cerdas dan mulai mencari informasi dan meneliti benar atau tidaknya janji yang diucapkan perusahaan di hadapan publik. Dengan kata lain, di tahun ini salah satu trend yang terjadi di kalangan konsumen disebut green fatigue.

Di satu sisi, bencana perubahan iklim menjadi suatu masalah yang urgen untuk dihadapi di seluruh dunia. Di sisi lain, tidak bisa dipungkiri bahwa ada semacam perasaan bahwa pilihan mereka untuk berbelanja di sebuah perusahaan belum tentu membawa perubahan yang real terhadap isu lingkungan hidup yang menjadi perhatian mereka. Masyarakat menyadari besarnya resiko kerusakan lingkungan akibat aktivitas bisnis, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya keberlangsungan lingkungan hidup dalam arti yang sesungguhnya, bukan sekedar green marketing palsu.

Faktanya, konsumen mulai curiga bahwa kebanyakan perusahaan hanya mengklaim isu lingkungan hidup, namun mereka tidak benar-benar melaksanakannya. Di zaman sekarang ini, sekedar beroperasi dengan bahaya yang lebih kecil bagi planet dibanding perusahaan saingan tidaklah cukup. Konsumen lebih suka berbelanja di perusahaan yang benar-benar menawarkan solusi bagi perubahan iklim dan benar-benar melakukan langkah-langkah regenerasi lingkungan hidup.

Jika anda sedang menjalankan usaha di tahun ini, maka trend bisnis retail tahun 2024 ini mesti anda pertimbangkan, terlepas dari besar kecilnya usaha anda. Retailer independen cenderung lebih sadar dengan isu lingkungan hidup, daan karena skala usahanya yang masih kecil, mereka cenderung lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Kepedulian usaha kecil terhadap isu lingkungan tidak sekedar lip service: mereka melakukannya secara real untuk memastikan bahwa bisnis mereka tidak merusak lingkungan sekitar.

Trend 2: Naiknya Artificial Intelligence

Teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence bukanlah hal baru. Namun, trend bisnis retail tahun 2024 ini menunjukkan kalau popularitas AI diprediksi akan meningkat. Saat ini, AI sudah berada di belakang Google Maps, Amazon, Netflix, media sosial, dan layanan digital lainnya. Namun, perkembangan terbesar dalam penggunaan AI ditahun ini diperkirakan terjadi dalam bentuk  generative text.

Generative text menunjukkan kemampuan sebuah platform, seperti Chat GPT untuk menghasilkan teks: misalnya, newsletter untuk launching produk terbaru, atau kemampuan menggunakan blok teks untuk membuat press release atau email marketing, sehingga anda tidak lagi kesulitan menyusun rangkaian teks yang sesuai dengan produk yang akan diluncurkan. Dapatkan pembahasan lebih rinci tentang trend penggunaan AI dan trend bisnis retail tahun 2024 berikutnya pada post selanjutnya.

Tagged With :

Leave a Comment