Pengertian Income Stocks dan Contohnya

Apakah Anda sedang mencari saham yang cocok untuk persiapan pensiun kelak? Income stocks bisa jadi pilihan terbaik dengan prospek imbal hasil stabil hingga bertahun-tahun ke depan. Tapi, apa itu income stocks dan saham mana saja yang termasuk income stock? Artikel ini akan mengulasnya untuk Anda.

Pengertian Income Stocks dan Contohnya

Income stocks adalah jenis saham yang memberikan dividen rutin dan biasanya terus menerus meningkat. Income stocks dapat berasal dari industri (sektor) mana saja. Karakteristik khas-nya antara lain memiliki dividend yield yang lebih tinggi dibanding bisnis sejenis, sedangkan harga sahamnya memiliki volatilitas yang lebih rendah dibanding bursa secara umum. Valuasi pasar saham-saham income stocks bisa jadi sudah mahal maupun lebih murah, yang penting dividen yield-nya besar dan terus bertumbuh.

Income stocks mungkin memiliki prospek perkembangan ke depan yang lebih terbatas, sehingga berlawanan dengan growth stocks. Perusahaan masih punya prospek cemerlang tetapi statusnya sudah mapan, sehingga peluang kenaikannya tak setinggi perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang maupun startup. Tak jarang pula, perusahaan merupakan market leader di bidangnya.

Saham-saham income stocks lebih cocok untuk investor yang memiliki profil risiko lebih konservatif, sudah berusia lanjut dan tidak memperoleh gaji rutin lagi, atau memiliki target pendapatan dividen stabil seperti untuk pensiun atau dana pendidikan anak. Income stocks juga cocok untuk dividend hunter, tetapi kurang sesuai untuk trading jangka pendek karena prospek capital gain-nya lebih terbatas.

Saham mana saja yang masuk dalam kategori income stocks? Beberapa saham income stocks ternama Indonesia berhubungan dengan kuartet perbankan nasional BBCA, BBNI, BBRI, dan BMRI. Selain itu, ada pula PTBA dan ADRO dari sektor tambang, TLKM dan TOWR dari sektor infrastruktur; serta INDF, ICBP, dan UNVR dari sektor barang konsumsi.

Sebagian besar saham income stocks sudah masuk dalam daftar indeks IDX High Dividend 20, tetapi ada pula beberapa saham penyumbang dividen lain yang berkapitalisasi lebih rendah. Contohnya saham Bank Jatim (BJTM) dan Sidomuncul (SIDO) yang memberikan dividend yield sangat besar tiap tahunnya.

Tagged With :

Leave a Comment