Diversifikasi Investasi Real Estate di Tengah Pandemi Covid-19

Kondisi pasar saham saat ini sangat tiadk bisa diprediksi. Apa yang terjadi belakangan akibat serangan virus corona adalah pengingat bahwa kekayaan anda bisa saja turun drastis dalam sekejap, jika anda berinvestasi dalam bentuk saham atau reksadana. Jika anda merasa tidak nyaman atau ragu dengan volatilitas pasar seperti saat ini, maka anda bisa mempertimbangkan diversifikasi investasi real estate untuk menjaga portofolio investasi anda.

Tentunya, tidak semua investasi juga cocok untuk anda dan mampu membendung efek negatif dari volatilitas pasar. Saat menimbang-nimbang antara berbagai pilihan yang ada antara investasi real estate komersil atau perumahan, setidaknya ada dua kriteria yang harus anda perhatikan, yakni potensi pendapatan dan potensi pertumbuhan nilai investasi. Potensial pendapatan berarti jumlah aliran kas yang bisa anda harapkan dari investasi anda setiap bulan atau setiap tahun. Sementara itu, potensi pertumbuhah adalah berapa kenaikan nilai aset real estate yang anda miliki dari waktu ke waktu.

diversifikasi investasi real estate

Pilihan Diversifikasi Investasi Real Estate di Tengah Volatilitas

Nah, jika anda ingin meningkatkan portofolio investasi, berikut adalah pilihan diversifikasi investasi real estate yang layak dipertimbangkan di tengah volatilitas pasar seperti sekarang ini:

Real Estate Investment Trusts (REITs)

Istilah Real Estate Investment Trusts (REITs) mengacu kepada perusahaan yang memiliki sejumlah asset real estate komersil maupun residential (perumahan). Jika dilihat lebih dalam, REITs hadir dalam beberapa tipe, mulai dari REITS ekuitas (yang memiliki properti residential atau komersil) hingga REITs hipotek (yang meminjamkan uang kepada pemilik rumah atau memiliki sekuritas berlandaskan hipotek atau gadai).

Sama halnya ketika anda membeli saham Apple, sebagai contoh, anda juga bisa membeli saham REITs di bursa efek. Diversifikasi investasi real estate dalam bentuk REIT memiliki potensi pertumbuhan nilai yang cukup signifikan dalam jangka panjang. Namun, jika anda memilih memperdagangkan REIT untuk menghasilkan arus kas dalam jangka pendek, resikonya tetap sama dengan memperdagangkan saham. Jadi, jika anda ingin mengamankan investasi, maka sebaiknya lakukan investasi REIT secara passif, karena trading secara aktif sangat beresiko saat pasar dalam volatilitas yang tinggi.

Baca Juga:   Cara Hemat Menciptakan Nilai Tambah Investasi Properti
Investasi Real Estate Komersil Swasta

Dalam beberapa tahun terakhir, investasi real estate komersil sektor swasta mulai menunjukkan trend kenaikan. Sama dengan REITs, investasi ini memiliki potensi pertumbuhan nilai yang signifikan dari waktu ke waktu. Namun, investasi jenis ini tidak dirancang untuk transaksi jangka pendek atau trading yang bertujuan untuk menghasilkan uang tunai (cash flow).

Meskipun pandemi virus corona yang sedang terjadi menimbulkan dampak yang signifikan terhadap industri real estate komersil saat ini, riwayat jangka panjang investasi ini cukup menjanjikan, yakni sekitar 9.4% dalam kurun waktu 25 tahun terakhir. Diperkirakan bahwa pandemi yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir belum menunjukkan dampak negatif yang signifikan terhadap investasi real estate komersil sektor swasta. Jadi, ini masih menjadi pilihan diversifikasi investasi real estate yang cukup menjanjikan.

Properti Investasi

Properti sewa menjadi pilihan untuk investor yang ingin mendapatkan cash flow dari para penyewa. Selain itu, potensi pertumbuhan nilainya juga meningkat dari waktu ke waktu.  Jika anda berencana pindah rumah dan memiliki ekuitas pada rumah yang ditempati saat ini, maka anda bisa mengubahnya menjadi properti sewa daripada menjualnya. Anda bahkan bisa mengagunkannya untuk mendapatkan pembayaran dimuka (down payment) untuk rumah baru yang akan anda tempati kelak, kemudian langsung menyewakannya begitu anda pindah rumah. Diversifikasi investasi real estate semacam ini sangat potensial.

Atau, jika anda tidak berencana membeli properti kedua, maka tidak ada salahnya mengembangkan atau merenovasi rumah yang ada sekarang dan mengubahnya menjadi properti investasi. Renovasi semacam ini pastinya akan memberi nilai tambah terhadap rumah anda, sekaligus menghasilkan cash flow melalui penyewa jangka panjang atau tamu yang menyewa jangka pendek.

Baca Juga:   Mengapa Lokasi Penting? 4 Alasan Yang Tak Tersangkal

Diversifikasi Investasi Real Estate: Kesimpulan

Iklim investasi di tengah pandemi virus corona saat ini sangat tidak menentu. Maka, disarankan untuk tidak menanamkan seluruh modal yang anda miliki hanya pada satu jenis investasi. Jika anda melakukan diversifikasi investasi real estate selain saham, obligasi, atau reksadana, maka posisi anda akan lebih baik untuk menghadapi kondisi pasar yang tidak menentu, sekaligus menaikkan nilai kekayaan anda dengan cara yang lebih terencana.

Tentunya, jika investasi real estate adalah hal baru bagi anda, butuh sedikit waktu untuk mempelajari dan mendalaminya. Anda bisa berkonsultasi dengan seorang konsultan keuangan, terutama bidang investasi real estate, sebelum memutuskan untuk melakukan diversifikasi investasi real estate. Cara ini lebih cepat dan efisien, karena di tengah volatilitas pasar seperti sekarang ini, anda sebenarnya tidak memiliki banyak waktu untuk berfikir. Meski demikian, keputusan investasi tidak bisa diambil secara tergesa-gesa tanpa pertimbangan yang matang. Selamat mencoba!

Tagged With :

Leave a Comment