Strategi Membangun Tim Kerja Yang Efektif dari Jarak Jauh – Part 1

Sistem kerja jarak jauh masih sangat populer dan akan terus digunakan hingga bertahun-taahun ke depan. Akibatnya, dinamika kepemimpinan juga ikut mengalami perubahan yang mendasar. Bagi para pemimpin, tantangannya tidak hanya untuk mempertahankan produktivitas, namun juga dalam menyusun strategi membangun tim kerja jarak jauh, yakni sebuah tim yang bekerja dan tumbuh dengan baik sekalipun tidak di ruang kerja dalam artian fisik.

Strategi Membangun Tim Kerja Yang Efektif dari Jarak Jauh

Ketika interaksi face-to-face semakin jarang, maka membangun tim kerja yang solid dan efektif akan semakin sulit. Namun, bukan berarti hal ini mustahil dicapai. Berikut adalah beberapa rekomendasi strategi membangun tim kerja yang efektif saat bekerja dari jarak jauh:

strategi membangun tim kerja 1

Bangun Suatu Budaya Saling Percaya

Bangun kepercayaan dalam diri bahwa tim anda mampu mengelola waktunya dengan baik. Selain itu, lebih baik fokus pada kinerja dan pencapaian tim anda dibanding jumlah jam yang mereka habiskan untuk bekerja. Lakukan evaluasi kinerja mereka berdasarkan hasil yang dicapai. Artinya, perusahaan harus menetapkan tujuan yang jelas dan ekspektasi untuk memandu tim dalam bekerja. Terapkan suatu sistem komunikasi yang jelas dan konsisten, dorong terbentuknya dialog terbuka, dan berikan peluang untuk setiap anggota untuk memberikan feedback.

Investasi pada Tool Komunikasi Digital

Tidak ada salahnya perusahaan berinvestasi pada perangkat dan teknologi komunikasi yang canggih. Anda bisa menggunakannya untuk menjadwalkan check-in karyawan secara rutin pada jam-jam atau hari tertentu. Teknologi ini juga berguna untuk pelatihan interaktif dan kolaborasi, sehingga terbangun suatu rasa kebersamaan sekaligus meningkatkan kemampuan personal, sekalipun dari jarak jauh.

Bangunlah suatu budaya digital yang kuat, dan gunakan tool yang tersedia seperti video meeting, e-training, dan kerjasama tim. Dorong para pemimpin untuk mengatur jadwal rapat virtual secara personal. Kembangkan sistem kerja mentoring untuk mempertahankan interaksi secara konsisten antara anggota tim.

Berkomunikasi Secara Jelas dan Penuh Perhatian

Di lingkungan kerja jarak jauh, diperlukan suatu strategi untuk mengimbangi ketiadaan tempat kerja fisik, yang mengakibatkan kurangnya komunikasi antara karyawan dengan pimpinan maupun sesama karyawan. Gunakanlah strategi komunikasi yang penuh perhatian dan lemah lembut untuk memenuhi kebutuhan atas perhatian dari atasan. Lakukan interaksi secara rutin, dengan mengatur jadwal check-in, bangun saluran komunikasi interaktif secara virtual, dan sampaikan apresiasi secara konsisten sehingga tim anda tetap merasa didukung dan diperhatikan.

Manfaatkan Waktu Pertemuan Langsung dengan Sebaik-Baiknya

Ketika ada jadwal pertemuan langsung, pastikan dimanfaatkan dengan penuh arti dan pengalaman positif. Atur sebaik mungkin, dan tanyakan kepada tim terlebih dahulu apa target yang ingin mereka capai dalam mengembangkan tim. Kemudian, berikan semacam pekerjaan rumah pendahuluan untuk memicu pemikiran dan ide masing-masing tentang bagaimana mengembangkan perusahaan. Kemudian, atur sesi refleksi dalam bentuk tim kecil atau tim berpasangan sebelum sesi pengambilan keputusan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pertemuan tersebut melibatkan semua orang.

Adopsi Sistem Mentoring dan Program Pelatihan

Program mentoring dan pelatihan secara virtual memberikan banyak manfaat bagi perusahaan. Ini adalah salah satu strategi membangun tim kerja yang efektif, karena dapat mendorong peningkatan keahlian dan membangun budaya kerja jarak jauh yang solid. Pada akhirnya, keuntungan yang didapatkan perusahaan adalah tim kerja yang kuat dan tumbuh dalam jangka panjang.

Dorong Budaya Saling Terbuka

Jika ingin membangun tim kerja yang kuat, maka setiap anggota di dalam tim harus saling mengenal satu sama lain, meski mereka tidak pernah bertemu secara langsung. Strategi apapun yang akan dibangun, kuncinya adalah manusia. Manusia akan bekerja secara lebih efektif secara bersama apabila mereka merasa nyaman satu sama lain.

Alokasikan waktu-waktu tertentu di mana setiap anggota tim bisa berbagi sedikit cerita tentang diri mereka sendiri, dan apa yang mereka lakukan di luar pekerjaan mereka. Sesi berbagi seperti ini berfungsi mendorong semacam budaya untuk membuat mereka merasa lebih baik satu sama lain. Apapun yang anda lakukan dan pantas dilakukan, lakukan secara bersama dan libatkan tim agar berfungsi secara efektif.

Tentukan Ekspektasi yang Jelas di Setiap Rapat

Jangan biarkan waktu anda dan waktu anggota tim tersita untuk rapat-rapat yang tidak jelas keluaran dan hasilnya. Buat suatu kerangka kerja dan ritme dalam bisnis, sehingga terbangun suatu budaya kejelasan bagi setiap orang di dalamnya. Tentukan target dan keluaran yang diharapkan sebelum setiap rapat agar setiap karyawan tahu informasi atau update apa saja yang diharapkan perusahaan di setiap rapat. Dengan demikian, mereka bisa mempersiapkan diri.

Terkadang, diperlukan evaluasi atau penilaian terhadap struktur rapat yang ada saat ini, untuk memastikan bahwa tujuannya jelas. Jika perlu, lakukan penyesuaian dengan kerangka komunikasi dan ritme rapat sesuai kebutuhan. Dapatkan pembahasan lebih lanjut tentang strategi membangun tim kerja pada post berikutnya.

Tagged With :

Leave a Comment