Menurut Nielsen, sekitar 92% orang lebih percaya pada rekomendasi dari teman dan keluarga. Hal yang sama juga berlaku untuk rekomendasi online, bahkan dari orang yang tidak dikenal. Penelitian yang sama menunjukkan bahwa 88% orang percaya pada review konsumen online. Artinya apa? word of mouth terdengar seperti strategi marketing yang klasik, namun pengaruhnya tidak bisa dibantah oleh para pemilik usaha baik yang bergerak offline maupun online.
Faktanya, word of mouth menjadi landasan penting dalam setiap strategi marketing di perusahaan baru. Jika orang sukarela mempromosikan produk atau jasa anda kepada teman, maka setiap investasi anda di bidang pemasaran akan membawa hasil berlipat ganda. Dengan kata lain, investasi anda laksana menambahkan minyak ke dalam api. Namun, jika konsumen tidak mau merekomendasikan anda, maka baseline anda sama dengan nol atau bahkan negatif, kecuali anda berupaya lebih keras meningkatkan kualitas produk.

Strategi Marketing “Word of Mouth” Bagi Perusahaan Pemula
Menurut definisinya, perusahaan baru memiliki banyak PR untuk mengembangkan usahanya, namun tidak banyak sumber daya yang dimiliki untuk mempromosikan usaha itu. Akibatnya, perusahaan yang mampu menggaet konsumen yang dengan sukarela merekomendasikan produk atau jasanya kepada orang lain dapat menjadi penentu sukses atau gagalnya sebuah perusahaan baru.
Jika anda ingin mengoptimalkan peran word of mouth sebagai bagian dari strategi marketing, maka beberapa tips berikut dapat bermanfaat:
Bangun Hubungan dengan Konsumen Pertama
Sebagai pendiri perusahaan baru, salah satu tugas utama anda adalah berbicara dan berkomunikasi dengan konsumen agar anda bisa menilai apakah anda sudah berjalan di arah yang benar untuk memenuhi kebutuhan pasar atau belum. Anda harus menggunakan peluang ini untuk membangun hubungan personal dengan para konsumen pertama.
Dengarkan pendapat mereka agar anda memahami pandangan dan pengalaman pribadi mereka, serta masalah yang coba anda selesaikan melalui produk dan jasa yang anda tawarkan. Jika anda membangun komunikasi dengan mereka, konsumen akan merasa lebih terkesan dengan perusahaan, terutama jika mereka merasa respon dan opini mereka dihargai. Alhasil, mereka akan mau membagi pengalaman tentang produk anda.
Tawarkan Insentif: Program Referal
Anda bisa memberi sesuatu yang lebih bagi konsumen yang bersedia mempromosikan produk anda. Insentif adalah ide yang bagus. Program referal merupakan salah satu strategi marketing yang populer selama beberapa tahun terakhir. Misalnya adalah bisnis affiliates yang sudah diterapkan oleh brand-brand besar, seperti Dropbox, Google, Evernote, Tesla, dan sebagainya. Dropbox adalah salah satu contoh sukses di bidang ini. Program referral mereka dilaporkan sebagai salah satu penyumbang utama terhadap pertumbuhan sebesar 3.900% yang dicapai perusahaan di masa-masa awal berdirinya perusahaan.
User-Generated Content (UGC)
Taktik UGC cukup kuat sebagai salah satu strategi marketing di era media sosial seperti saat ini. Orang berpeluang lebih besar untuk membagikan sesuatu yang mereka buat sendiri secara online. Meskipun proses ini sangat intuitif bagi sebuah perusahaan content, UGC juga bisa diterapkan pada jenis perusahaan lain. Misalnya, jika anda memiliki produk fisik, maka cobalah menjalankan sejenis kontes dan berikan penghargaan bagi gambar terbaik tentang produk anda yang dibagikan konsumen. Dengan cara ini, anda memberikan insentif atas word of mouth sekaligus menghasilkan content yang baik untuk meningkatkan visibilitas brand anda secara online, baik di saluran media sosial atau website.
Dorong Konsumen Memberikan Rating dan Review
Jangan takut dengan rating dan review yang diberikan konsumen anda secara online. Semestinya, ini menjadi alat bagi anda untuk melakukan perbaikan secara terus-menerus. Setiap kali ada feedback yang kurang menyenangkan dari konsumen, anda bisa mengambil langkah cepat untuk menyelesaikannya, sehingga tidak berujung pada rusaknya nama baik perusahaan anda.
Seperti disebut sebelumnya, konsumen lain sangat memperhatikan review dari konsumen real sebelum memutuskan untuk menggunakan produk atau jasa tertentu. Jadi, anda harus aktif mendorong konsumen meninggalkan review, dan lakukan komunikasi dengan mereka secara aktif, terutama di awal-awal masa pendirian perusahaan anda.
Gunakan Influencer Marketing
Jika anda aktif menggunakan media sosial sebagai bagian dari strategi marketing, maka menggunakan influencer adalah cara yang efektif. Orang yang memiliki banyak follower setia adalah komunikator yang baik untuk perusahaan anda. Strategi word of mouth sangat efektif dalam influencer marketing.
Taktik atau strategi marketing di atas dapat mendorong manfaat positif dari strategi word of mouth bagi perusahaan pemula. Strategi ini membutuhkan biaya yang jauh lebih kecil namun dampaknya sangat besar, jika diterapkan dengan baik. Namun, perlu diingat bahwa untuk menjadikan konsumen anda sebagai promotor, maka anda harus memberikan tawaran yang benar-benar memberikan nilai tambah bagi hidup mereka. Orang mempromosikan produk anda hanya karena produk itu membuat hidup mereka lebih baik. Pada akhir, word of mouth berhubungan dengan apa yang bisa anda lakukan bagi konsumen anda.
Tagged With : marketing • pemasaran bisnis • Strategi Pemasaran Produk