7 Pertanyaan Terpopuler Seputar Reksa Dana

Reksa dana merupakan bentuk investasi lawas yang semakin populer belakangan ini, seiring dengan popularitas aplikasi investasi reksa dana online seperti Bibit, Ajaib, dan Tanamduit. Namun, popularitas itu belum diiringi dengan peningkatan pemahaman yang selaras di kalangan awam.

Banyak pemula masih bertanya-tanya tentang bagaimana cara main reksa dana, hingga soal keuntungan dan investasi minimalnya. Nah, artikel ini akan membahas semuanya dengan bernas.

Pertanyaan Terpopuler Seputar Reksa Dana

  • Bagaimana cara main reksa dana?

Reksa dana adalah model investasi yang menghimpun dana dari banyak investor untuk dikelola dalam berbagai instrumen seperti saham, obligasi, instrumen keuangan lainnya. Pengelola reksa dana merupakan Manajer Investasi yang telah memiliki sertifikasi resmi serta bekerja di perusahaan Manajemen Aset berizin OJK.

Kita dapat berinvestasi reksa dana dengan memilih produk reksa dana yang diinginkan, kemudian menyetorkan uang yang kita miliki untuk dikelola oleh Manajer Investasi dari produk reksa dana tersebut. Manajer Investasi akan mengelolanya, kemudian menghitung keuntungan dan kerugian dari pengelolaan setiap hari. Kita dapat menyaksikan perkembangan kinerja dari kenaikan dan penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB).

  • Berapa bunga reksa dana?

Reksa dana tidak memberikan keuntungan dalam bentuk bunga tertentu. Keuntungan reksa dana ditunjukkan oleh persentase pertumbuhan NAB. Umpamanya, NAB reksa dana pasar uang tahun lalu meningkat 5,6 persen. Pertumbuhan NAB itu tidak ditentukan sejak awal, melainkan baru diketahui setelah setahun berlalu. Pertumbuhan NAB tahun ini dan tahun depan pun bisa lebih rendah ataupun lebih tinggi dari itu.

  • Dari mana keuntungan reksa dana?

Keuntungan reksa dana bersumber dari keuntungan pengelolaan dana oleh Manajer Investasi, antara lain dividen saham, bunga deposito, kupon obligasi, dan lain sebagainya. Manajer Investasi akan memasukkan kentungan itu dalam perhitungan NAB, sehingga NAB dapat meningkat seiring dengan bertambahnya keuntungan investasi.

  • Berapa investasi reksa dana minimal?

Investasi reksa dana minimal bervariasi untuk tiap produk reksa dana. Perusahaan Aset Manajemen dapat menetapkan minimal setoran berbeda-beda untuk produk reksa dana kelolaannya, mulai dari Rp10 ribu, Rp100 ribu, hingga beberapa juta rupiah. Kamu dapat melihat syarat investasi minimal ini dalam prospektus atau fund fact sheet yang perlu diperiksa sebelum mulai berinvestasi reksa dana.

  • Apakah reksa dana harus membayar tiap bulan?

Investasi reksa dana sangat fleksibel, sehingga kita dapat menyetor kapan saja dan tidak harus membayar tiap bulan. Kamu dapat menyetor dana sekali saja ataupun secara bertahap, sesuai dengan rencana dan target investasi kamu sendiri.

  • Reksa dana apa yang cocok untuk pemula?

Pemula yang baru mulai mengenal dunia investasi sebaiknya menjajal produk reksa dana pasar uang terlebih dahulu. Tipe reksa dana pasar uang mengandung prospek laba yang relatif minim, tetapi risikonya juga sangat rendah.

  • Apa resiko investasi reksa dana?

Ada beberapa risiko reksa dana, diantaranya yang paling penting adalah risiko penurunan nilai, risiko wanprestasi, dan risiko likuiditas. Risiko penurunan nilai contohnya ketika NAB reksa dana saham merosot akibat bursa saham jatuh. Risiko wanprestasi terjadi ketika Manajer Investasi menanamkan modal dalam suatu obligasi yang gagal bayar. Sedangkan risiko likuiditas muncul saat Manajer Investasi mengalami kesulitan dalam mencairkan dana kita.

Risiko likuiditas dapat terjadi pada semua jenis reksa dana, tetapi tergolong peristiwa yang sangat langka. Risiko penurunan nilai merupakan ancaman yang paling besar bagi reksa dana saham, reksa dana campuran, dan reksa dana global. Di sisi lain, reksa dana campuran dan reksa dana obligasi mengandung risiko wanprestasi. Dalam hal ini, reksa dana pasar uang memiliki risiko paling minimal dan investornya jarang mengalami penurunan nilai.

Tagged With :

Leave a Comment