Tips Agar Deposito Bank Dapat Cair Dengan Mudah

XM broker promo bonus

Saat menyimpan uang dalam deposito bank, tentu kita semua berharap agar uang itu kelak dapat cair dengan mudah ketika kita membutuhkannya. Akan tetapi, bagaimana jika bank menolak untuk mencairkannya? Adakah cara agar deposito bank dapat cair dengan mudah?

Tips Agar Deposito Bank Dapat Cair Dengan Mudah

Sejumlah skandal perbankan belakangan ini jadi bahan perbincangan masyarakat, antara lain terkait deposito yang gagal dicairkan. Berkat viralitas media sosial, kabar seperti ini langsung meluas ke masyarakat dan membuat banyak orang sangsi terhadap kredibilitas layanan perbankan. Padahal, sebenarnya ada lima (5) cara sederhana agar deposito bank cair tanpa hambatan.

  1. Anda harus memastikan bahwa Anda berurusan dengan pegawai bank sesuai dengan prosedur yang berlaku. Jangan mudah percaya pada oknum pegawai bank yang mengajak Anda menyimpan deposito lewat “jalan belakang” dengan iming-iming bunga lebih besar. Ingat, bank hanya akan mengakui deposito yang dibuka sesuai prosedur resmi saja.
  2. Anda harus menyimpan baik-baik slip atau bilyet deposito yang menjadi bukti bahwa Anda telah membuka deposito pada suatu bank. Apabila bukti itu hilang, kelak Anda kemungkinan besar tidak akan bisa mencairkan deposito. Pihak kepolisian maupun pengadilan juga takkan bisa mengembalikan uang Anda lagi dalam kasus seperti ini, karena Anda tak punya bukti kepemilikan deposito sama sekali.
  3. Perhatikan dengan baik aturan pencairan dan tanggal jatuh tempo deposito. Sejumlah bank kemungkinan mengenakan penalti bagi pencairan deposito sebelum jatuh tempo. Besaran penalti bisa jadi lebih kecil maupun lebih besar dari bunga deposito bank itu sendiri. Jadi, sebaiknya Anda memilih deposito bank yang bebas penalti atau memastikan tanggal jatuh tempo sejak awal.
  4. Pastikan uang Anda tersimpan di bank umum nasional terkemuka yang dijamin oleh LPS. Untuk penyimpanan uang mengendap dalam jumlah sangat besar, hindarilah lembaga non-bank seperti BMT atau Koperasi. Banyak orang sering menganggap deposito di lembaga-lembaga seperti ini sama saja dengan deposito bank, padahal risikonya berbeda karena lembaga non-bank tidak dijamin LPS dan tidak diawasi oleh OJK.
  5. Pertimbangkan untuk membagi-bagi uang Anda ke dalam deposito di beberapa bank. Mengapa demikian? Pertama, bank akan lebih mudah mencairkan dana dalam jumlah kecil daripada dalam jumlah sangat besar. Kedua, Anda bisa menghindari risiko semua uang simpanan ludes ketika salah satu bank gagal bayar deposito. Ketiga, Anda bisa memastikan semua uang dalam deposito akan terjamin oleh LPS.
Baca Juga:   Buy Now Pay Later: Pembayaran Masa Kini dan Masa Depan

Perlu diketahui, LPS hanya menjamin uang nasabah senilai maksimum Rp2 milyar dengan bunga 4.25% (bank umum) atau 6.75% (BPR). Artinya, ketika bank kolaps, LPS hanya akan mengembalikan dana sebanyak maksimal Rp2 milyar saja per nasabah walaupun mungkin Anda punya deposito dalam jumlah lebih besar. Dana Rp2 milyar itu juga tidak boleh termasuk deposito yang asalnya menerima bunga lebih besar dari ketentuan penjaminan tadi.

Nah, sederhana sekali bukan!? Meskipun banyak kasus terkait gagal bayar deposito belakangan ini, tetapi sebenarnya lebih banyak orang yang berhasil menarik atau mencairkan deposito bank dengan lancar. Dengan kelima tips di atas, Anda tak perlu khawatir gagal mencairkan deposito lagi.

Tagged With :

Leave a Comment