Suspensi Reksa Dana Terjadi Lagi, Sekarang Giliran Narada

Kinerja produk investasi reksa dana sedang disoroti belakangan ini. Pada bulan September, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mensuspensi penerbitan baru lantaran banyaknya produk reksa dana yang diborong investor tunggal. Bulan lalu, OJK mensuspensi reksa dana Minna Padi karena PT Minna Padi Aset Manajemen dituding menjanjikan tingkat imbal hasil investasi tetap kepada calon investor. Kini, giliran reksa dana yang dikelola oleh manajer investasi PT Narada Aset Manajemen.

Melanggar Aturan, OJK Suspensi Reksa Dana Minna Padi

Hari ini (15/November), media Kontan dan CNBC Indonesia melaporkan bahwa aplikasi investasi reksa dana online Bareksa mensuspensi pembelian produk reksa dana Narada Saham Indonesia dan Narada Campuran I untuk sementara waktu. Suspensi diberlakukan mulai hari Kamis, 14 November 2019, karena Bareksa menilai kinerja kedua produk reksa dana ini merosot drastis.

Abnormalitas terdeteksi dari fluktuasi nilai aktiva bersih (NAB) per unit. Narada Saham Indonesia memiliki NAB sebesar 1.683/unit pada tanggal 1 November 2019, tetapi kemudian anjlok hingga 870,75/unit dalam catatan perdagangan terakhir. Koreksi mencapai 48,18 persen apabila dibandingkan dengan NAB per unit akhir bulan Oktober. Hal serupa terjadi pada Narada Campuran I yang mencetak penurunan NAB dari 1.347/unit hingga 786/unit.

Menurut Bareksa, langkah mensuspensi kedua reksa dana ini sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh surat resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor S-1387/PM.21/2019 bertanggal 13 November 2019. Surat perintah itu menyatakan PT Narada Aset Manajemen tidak dapat menerima pembelian reksa dana. Pasalnya, hasil pengawasan OJK menemukan terjadinya transaksi gagal bayar (default) atas pembelian beberapa efek saham senilai Rp 177,78 miliar per 7 November 2019. Akibatnya, Narada diperintahkan untuk segera menyelesaikan semua tanggungannya, sekaligus dilarang menambah unit, dana, maupun produk investasi yang dikelola.

Baca Juga:   2 Tips Dapat Keuntungan Maksimal Investasi Reksadana

Suspensi atas pembelian produk reksa dana akan terus diberlakukan hingga pihak PT Narada Aset Manajemen memberikan klarifikasi. Investor yang telanjur mengoleksi kedua produk reksa dana Narada diperbolehkan mencairkan investasinya ataupun mengalihkan dana ke produk reksa dana lain. Namun, investor tidak dapat melakukan pembelian terhadap kedua produk reksa dana Narada itu secara khusus, sedangkan pesanan yang telah dikirim akan ditolak.

Tagged With :

Leave a Comment