Strategi Promosi Bisnis Omnichannel – Peluang dan Tantangan

Tidak mengherankan jika masa lockdown akibat Covid-19 di tahun 2019-2021 berperan penting terhadap perkembangan bisnis omnichannel secara dramatis. Akibat lockdown, banyak perusahaan menggunakan pendekatan atau strategi promosi bisnis di berbagai saluran yang berbeda (omnichannel), di mana sebelumnya mereka cenderung berpromosi di satu channel saja. Bisnis seperti restoran, gym dan salon kecantikan, tidak terkecuali.

Kita tidak hanya harus mencari cara baru untuk menjangkau konsumen dan mendatangkan penghasilan pada masa itu. Konsumen juga membutunkan cara baru untuk mengakses produk dan jasa yang sangat mereka butuhkan. Masa lockdown membawa sebuah pelajaran tentang pentingnya diversifikasi sumber pendapatan dan akses konsumen. Di masa itu, kita juga tidak memiliki banyak pilihan selain mengadopsi saluran-saluran baru yang tersedia melalui Internet.  E-commerce tumbuh pesat di awal-awal pandemi.

strategi promosi bisnis

Apa Itu Strategi Promosi Bisnis Omnichannel

Ketika saluran-saluran tradisional saat ini mulai pulih, perusahaan juga kembali ke lingkungan yang lebih disukai konsumennya untuk bertransaksi. Mereka harus mempertimbangkan peluang omnichannel, memanfaatkan teknologi untuk memastikan bahwa mereka bisa menjangkau calon konsumen sebanyak mungkin. Namun, menerapkan strategi promosi bisnis omnichannel tidaklah semudah mengucapkannya.

Sebenarnya, model omnichannel bukanlah sesuatu yang baru. Sejumlah kategori bisnis dan organisasi telah menggunakan strategi promosi bisnis ini sepanjang sejarah. Penemuan internet dan teknologi meningkatkan kemampuan bisnis untuk berkembangan dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Saat ini, kita bisa memanfaatkan pendekatan omnichannel, multi-channel, dan multi-platform, atau kombinasi ketiganya. Sekalipun pendekatan ini sebenarnya bisa dilakukan bersamaan, sebenarnya masing-masing berbeda dan unik.

Bisnis omnichannel didefinisikan sebagai pengalaman konsumen di semua channel, sementara bisnis multi-channel umumnya hanya fokus pada dua channel atau lebih. Strategi multi-platform ditandari dengan operasi bisnis menggunakan teknologi yang berbeda-beda, seperti software, perangkat, atau hardware. Sejumlah bisnis, produk dan jasa mungkin hanya berkembang di satu channel atau platform. Strategi promosi bisnis omnichannel membutuhkan komitmen waktu dan sumber daya yang lebih besar.

Sukses dengan Strategi Promosi Bisnis Omnichannel

Jika anda ingin sukses menerapkan strategi promosi bisnis omnichannel, beberapa tips berikut mungkin membantu:

Menentukan Pendekatan Yang Sesuai untuk Perusahaan Anda

Langkah pertama untuk menerapkan model omnichannel adalah menentukan apakah strategi ini cocok untuk bisnis anda dan apa yang anda jual, dan apakah bisnis anda lebih cocok dengan pendekatan channel tunggal atau multi-channel.  Anda bisa melakukannya dnegan mengevaluasi semua tempat di mana anda menjual produk. Mulai dari channel utama, dan kemudian eksplorasi semua channel yang potensial. Kemudian, pastikan bahwa nilai ekonominya layak.

Lihat dan identifikasi di mana konsumen anda berada dan bagaimana mereka membeli apa yang anda tawarkan. Seorang calon konsumen mungkin lebih suka berbelanja melalui ponsel, dan yang lain lebih suka berbelanja melalui toko online. Calon konsumennya mungkin lebih suka berbelanja melalui pihak ketiga. Anda bisa saja menemukan bahwa anda menjalankan usaha, di mana konsumen hanya berbelanja melalui satu channel, sehingga anda tidak bisa memperluas jaringan pemasaran di luar itu. Jika seperti itu, bisnis omnichannel mungkin tidak cocok untuk anda, setidaknya saat ini.

Uji Satu Channel di Satu Waktu

Untuk channel yang berpotensi, lakukan uji hemat biaya untuk memvalidasi dan mempelajarinya. Ada kemungkinan bahwa sebuah channel berfungsi namun tidak cukup kuat untuk mendatangkan pendapatan bagi perusahaan. Begitu anda menemukan channel mana yang paling layak, mulailah membangunnya dan alokasikan sumber daya yang memadai.

“Jangan mencoba merebus lautan” artinya, dekatilah setiap channel di satu waktu, bangun terlebih dahulu sebelum berpindah ke channel lain. Setiap channel mungkin sangat berbeda dan membutuhkan disiplin, taktik, keahlian, dan strategi yang berbeda untuk menguasainya. Berpindah ke channel baru terlalu cepat bisa mempengaruhi kemampuan anda untuk sukses. Anda butuh waktu untuk mempelajari perilaku konsumen, para pemain utamanya, serta aspek lainnya sebelum memperluas sistem pemasaran.

Tingkatkan Pengalaman Konsumen

Ketika anda membuka dan membangun channel baru, maka pastikan bahwa pengalaman berbelanja konsumen selancar mungkin, di manapun mereka membeli produk anda. Diperlukan konektivitas dalam sistem komunikasi, tampilan bisnis dan brand. Pastikan pengalaman berbelanja mereka dengan anda menyenangkan. Hindari asumsi tentang di mana mereka, apa yang mereka butuhkan, dan bagaimana mereka berbelanja dari perusahaan anda. Uji, pelajari, dan dengarkan. Itulah yang mesti anda lakukan.

Identifikasi Apa Yang Dibutuhkan Konsumen

Strategi promosi bisnis omnichannel mengharuskan anda menemukan apa masalah konsumen dan apa yang mesti anda lakukan untuk membantu mereka. Misalnya, dalam bisnis asuransi perhiasan, ada masalah tentang perhitungan nilai produk yang terkoneksi langsung dengan asuransi. Saluran pemasaran yang ada terus berkembang, naik, turun, berubah, dan bahkan mati. Jadi, bersiaplah untuk menyesuaikan diri dan membuat keputusan sesuai kebutuhan.

Beberapa langkah penerapan strategi promosi bisnis omnichannel di atas bisa anda terapkan sesuai karakteristik bisnis anda. Tentunya, dibutuhkan tenaga dan perencanaan yang seksama untuk memastikan bisnis anda sukses dengan strategi ini.

Tagged With :

Leave a Comment