Reksa Dana ETF Jadi Pilihan Alternatif Saat IHSG Loyo

Nama “Reksa Dana ETF” boleh jadi belum terlalu populer di kalangan investor Indonesia. Namun, produk ini sekarang diperkenalkan sebagai alternatif investasi lain yang tak kalah prospektif bagi investor saham yang lelah menyaksikan IHSG terus menerus loyo. Produk investasi apakah ini?

Istilah ETF merupakan kependekan dari “Exchange-Trader Fund”. Secara singkat, Reksa Dana ETF dapat diartikan sebagai produk reksa dana yang dapat diperdagangkan di bursa. Saat berinvestasi dalam reksa dana biasa, maka hanya Anda hanya dapat membeli (subscribe) dan menjual (redemption) unit penyertaan secara langsung dengan Manajer Investasi. Namun, unit penyertaan Reksa Dana ETF juga dapat diperjualbelikan lagi di bursa.

Deposito Bebas Penalti Tersedia Di 4 Bank Ini

Produk Reksa Dana ETF sangat populer di luar negeri. Dibandingkan reputasinya di mancanegara, Reksa Dana ETF belum dikenal sama sekali oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Walaupun Reksa Dana ETF sudah eksis selama sekitar satu dekade  di Indonesia, tetapi jumlah produk masih sedikit dan umumnya tidak dimainkan oleh investor kecil. Hingga pertengahan tahun 2019, diketahui hanya ada 26 produk Reksa Dana ETF. Akan tetapi, perilisan dan upaya edukasi Reksa Dana ETF semakin gencar dalam beberapa waktu belakangan.

PNM Investment Management, salah satu Manajer Investasi terkemuka Indonesia, hari ini (30/September) juga baru saja mencatatkan satu produk Reksa Dana ETF baru di lantai Bursa Efek Indonesia. Produk bernama Reksa Dana PNM ETF Core LQ45 tersebut akan mengalokasikan 80-100% dana investasi ke dalam saham-saham yang terdaftar pada indeks LQ45, sedangkan 0-20% dana akan dimasukkan ke dalam aset pasar uang.

Sebagaimana dilansir oleh Antara News, Dirut PNM Investment Management, Bambang Siswaji, mengatakan bahwa penerbitan Reksa Dana ETF saat ini merupakan waktu yang tepat bagi investor. Katanya, “Justru di saat kinerja pasar saham yang terkoreksi, inilah waktu yang tepat bagi investor beli ETF dan cocok bagi investor dengan skala investasi jangka panjang.”

Baca Juga:   Tips Mengelola Investasi Keluarga Tanpa Ribet dan Tanpa Pembukuan

Nah, apakah Anda tertarik untuk berinvestasi dalam produk Reksa Dana ETF? Produk ini merupakan opsi menarik untuk mendapatkan keuntungan dari saham-saham berharga mahal yang harga normal per lembarnya boleh jadi tak terjangkau. Namun, investor perlu memperhatikan bahwa produk ini tetap mengandung risiko yang sama dengan investasi reksa dana saham biasa, seperti biaya (fee) yang besar dan kemungkinan penurunan NAB.

Tagged With :

Leave a Comment