Plus-Minus Deposito Syariah yang Mempengaruhi Cuan Anda

Deposito syariah merupakan solusi tepat bagi umat Islam yang ingin menyimpan dana dengan aman di bank dalam jangka panjang, sekaligus mendapatkan keuntungan pasif. Namun, deposito syariah hingga saat ini masih kurang populer dibandingkan deposito konvensional yang mengandung bunga (riba). Mengapa demikian? Apakah deposito syariah tidak menguntungkan? Info ini perlu Anda cermati karena berhubungan dengan potensi keuntungan investasi yang dapat diperoleh di masa depan.

Broker Saham Syariah

Pada dasarnya, deposito syariah memiliki karakter mirip dengan deposito konvensional (kecuali bagian tentang riba). Beberapa persamaan deposito syariah dan deposito konvensional ini antara lain:

  • Nisbah bagi hasil untuk deposito mudharabah lebih besar dibandingkan tabungan syariah yang berskema wadiah. Ini serupa dengan bunga deposito konvensional yang lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan biasa.
  • Dana dalam deposito syariah dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sama seperti deposito konvensional.

Berdasarkan kedua karakter itu, deposito syariah maupun konvensional akan menguntungkan untuk Anda yang perlu menyimpan dana dalam jangka sangat pendek, atau sekitar 1-3 bulan saja. Deposito syariah juga sama cocoknya untuk investor konservatif yang mengutamakan keamanan dana ketimbang mengejar keuntungan secara agresif. Namun, deposito syariah memiliki sejumlah kelemahan signifikan, antara lain:

  • Imbal hasil riil yang diterima nasabah tidak bisa melebihi laju inflasi, karena tergantung pada pendapatan bank yang diterima dari bagi hasil pembiayaan di sektor riil. Laju inflasi tahunan di Indonesia sekitar 3-4 persen, dan imbal hasil deposito syariah kemungkinan lebih rendah dari itu. Sebaliknya, deposito konvensional bisa menawarkan bunga hingga 5 persen per tahun atau bahkan lebih tinggi lagi.
  • Dibandingkan produk investasi syariah lain, deposito syariah juga menawarkan imbal hasil paling rendah. Investor muslim yang lebih agresif akan memilih reksa dana syariah atau investasi saham syariah. Risiko reksa dana dan saham memang lebih tinggi dibandingkan deposito, tetapi dapat diatasi dengan mempelajari seluk beluk investasi dengan cermat.
Baca Juga:   Pilihan Investasi Tepat Untuk Dana Pendidikan Anak

Demikianlah beberapa hal mengenai plus-minus deposito syariah yang harus Anda ketahui. Setelah mengetahuinya, produk investasi manakah yang menurut Anda lebih menguntungkan!? Deposito syariah sebenarnya masih layak dipilih, tetapi hanya untuk investor konservatif yang memerlukan wahana penyimpanan dana halal dalam jangka pendek saja.

Tagged With :

Leave a Comment