Ini Dia 10 Reksa Dana Syariah Terbaik Tahun 2019

Seiring dengan makin maraknya tren hijrah milenial, reksa dana syariah kian digemari. Para Manajer Investasi pun terus meningkatkan kinerja di sektor ini, sehingga reksa dana syariah makin bertambah baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Berbeda dengan situasi satu dekade lalu, reksa dana syariah kini mudah ditemukan di berbagai agen reksa dana online. Bahkan, jumlah reksa dana syariah saat ini sudah lebih dari 150 produk.

Broker Saham Syariah

Di tengah banyaknya pilihan yang tersedia, calon investor bisa jadi malah bingung menentukan reksa dana syariah mana yang paling menguntungkan. Apabila Anda termasuk salah satunya, simaklah daftar sepuluh reksa dana syariah terbaik berdasarkan data semester I tahun 2019 berikut ini:

  1. OSO Syariah Equity Fund (return 177.21% ytd)
  2. Cipta Saham Unggulan Syariah (return 104.20% ytd)
  3. Minna Padi Amanah Saham Syariah (return 21.88% ytd)
  4. BNI-AM Dana Saham Syariah Musahaman (return 20.08% ytd)
  5. Danareksa Syariah Saham (return 18.15% ytd)
  6. Insight Syariah Berimbang I-SHARE (return 16.74% ytd)
  7. Insight Simas Asna Pendapatan Tetap Syariah (return 16.02% ytd)
  8. Pratama Pendapatan Tetap Syariah (return 15.36% ytd)
  9. Sucorinvest Sharia Equity Fund (return 14.01% ytd)
  10. Shinhan Sukuk Syariah I (return 13.59% ytd)

Sebanyak enam dari sepuluh produk reksa dana syariah terbaik tahun 2019 ini termasuk jenis reksa dana saham. Hanya ada tiga reksa dana pendapatan tetap dan satu reksa dana campuran.

Hal itu selaras dengan pandangan umum bahwa produk reksa dana saham merupakan yang paling menguntungkan. Namun, tak lantas berarti reksa dana yang kinerjanya sekarang lebih rendah, pasti akan selalu rendah. Dalam kondisi ketika pasar saham memburuk, maka reksa dana pendapatan tetap bisa menampilkan performa lebih baik. Apalagi, pilihan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih sangat terbatas.

Baca Juga:   Perbandingan Investasi Emas dan Reksadana, Lebih Baik Mana?

Bilamana Anda berminat untuk mengkoleksi reksa dana syariah, maka ada baiknya mengombinasikan beberapa produk dari jenis reksa dana berbeda untuk menyeimbangkan risiko dan potensi keuntungan kelak. Menanamkan dana dalam satu jenis produk reksa dana saja malah membuat Anda menanggung risiko investasi lebih besar, daripada jika dana dibagi antara 2-3 produk reksa dana berbeda.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar