Kunci Sukses Utama Para Investor Saham Wall Street

Wall Street dikenal sebagai lokasi kantor bank-bank dan lembaga keuangan berskala internasional, serta tempat bursa saham New York (New York Stock Exchange/NYSE). Di “jalan” bergengsi ini, tak terhitung jumlah trader dan investor yang jatuh bangun, tetapi tak sedikit pula yang berhasil mencapai kesuksesan finansial.

Diantara para investor sukses itu, kunci keberhasilan mereka tidaklah rahasia, karena mereka juga sudah berulang kali diundang untuk menyampaikan pidato, menulis buku, serta berbagai cara berbagi pengalaman lain. Apakah kunci sukses itu? Hanya satu kalimat, “Cut your losses short and let your winners run“. Secara harfiah, artinya “potong pendek kerugian Anda, biarkan keuntungan Anda meningkat”. Pada prakteknya, ini berarti Anda harus cepat melakukan cut loss ketika ada saham yang merugi, serta mempertahankan saham-saham yang untung semaksimal mungkin.

Kunci Sukses Utama Para Investor Saham Wall Street

Sepintas, kunci sukses para investor saham Wall Street itu mudah diterapkan. Namun, nyatanya, investor umumnya sering merasa berat untuk cut loss karena takut rugi atau menolak mengaku salah prediksi. Sebaliknya, ketika ada saham yang baru untung sedikit saja, sudah langsung dilepas lagi dengan hasil take profit recehan. Jika Anda ingin sukses seperti para investor Wall Street, modus investasi seperti ini harus dihindari, dan Anda harus melatih mental yang mantap untuk eksekusi cut loss.

Agar bisa melaksanakan cut loss dengan tegas, pertama-tama investor harus bisa membedakan mana penurunan harga saham yang hanya sekedar koreksi, dan mana yang benar-benar sudah hopeless. Kemampuan untuk membedakan saham-saham “winner” dan “loser” inilah yang akan menentukan seberapa sukses Anda sebagai investor saham.

Pada tingkat dasar, Anda harus punya suatu strategi investasi saham tertentu. Ada banyak strategi investasi, mulai dari day-trading, growth investing, value investing, dan masih banyak lagi. Mana strategi investasi Anda? Aturan apa yang akan Anda terapkan sebagai prasyarat membeli dan menjual suatu saham? Strategi investasi saham Anda bisa berbasis fundamental, teknikal, bandarmologi, ataupun semuanya; yang penting harus ada dan lengkap. Anda punya alasan mengapa membeli suatu saham; maka semestinya ada pula alasan yang akan membuat Anda menjual saham tersebut. Semua itu harus ditentukan sejak awal, sebelum Anda menanamkan dana berapapun dalam investasi saham.

Lebih penting lagi, kemampuan itu bukanlah suatu pengetahuan yang bisa diperoleh secara instan, melainkan suatu skill yang perlu dipelajari dan diasah secara terus menerus. Jika hanya sekedar aturan hitam di atas putih yang tidak dipraktekkan secara disiplin atau sering diabaikan, ya, apalah artinya strategi investasi itu.

Tagged With :

Leave a Comment