Kiat Agar Terhindar Dari Pembobolan Deposito Online

XM broker promo bonus

Seorang nasabah aplikasi Jenius Bank BTPN baru-baru ini melaporkan kehilangan deposito senilai Rp110 juta. Modus pembobolan rekening bermula ketika pelaku menelepon sang nasabah dengan mengaku dari layanan Jenius.

Sang pelaku meminta nasabah mengganti kartu debit sesuai “kebijakan baru bank” dengan cara mengisi formulir pada tautan yang diberikan. Saat nasabah sadar tertipu, akun Jenius-nya sudah tak dapat diakses. Pihak Jenius akhirnya memblokir akun beberapa menit setelah menerima pelaporan, tetapi saldo akun dan deposito online milih nasabah sudah habis dijarah.

Kasus pembobolan deposito online seperti ini bukan suatu peristiwa baru. Kombinasi antara niat jahat pelaku, kelengahan korban, serta lambannya respons pihak perbankan sudah sering menimbulkan kerugian besar. Jadi, bagaimana solusinya?

Kiat Agar Terhindar Dari Pembobolan Deposito Online

Sekedar membuat password unik saja kemungkinan tidak cukup memadai untuk mencegah terjadinya pembobolan. Ada beberapa kiat khusus lain agar terhindar dari pembobolan deposito online.

  1. Hindari pemrosesan prosedur keuangan apa pun secara online, kecuali pemblokiran rekening. Apabila menerima telepon dari pihak bank tentang perlunya melakukan perubahan tertentu pada rekening, mintalah waktu untuk memprosesnya di kantor saja. Layanan perbankan yang bonafide pasti memberikan waktu cukup lama kepada nasabah untuk melakukan penyesuaian dengan kebijakan baru apa pun.
  2. Jangan memberikan informasi bersifat rahasia seperti PIN, password, dan OTP kepada pihak lain secara lisan maupun tulisan. Banyak orang mengira asal tidak memberitahukan PIN kepada orang lain saja sudah cukup menjaga keamanan rekening. Padahal seiring dengan makin canggihnya teknologi, permintaan atas informasi bersifat rahasia dapat dilakukan pula melalui medium seperti formulir online, kuesioner, dan sejenisnya. Bahkan konon terdapat tautan yang secara otomatis menebar virus pengumpul data pada gadget Anda setelah di-klik.
  3. Perhatikan alamat domain situs website apa pun yang Anda gunakan, pastikan hanya mengisi formulir dan memberikan info pribadi pada situs resmi. Trik ini membutuhkan pengetahuan tentang alamat situs perbankan Anda, agar jangan sampai terjebak mengeklik tautan tidak dikenal yang ternyata cuma umpan phishing.
Baca Juga:   Lebih Baik Deposito atau Investasi P2P Lending?

Selain ketiga kiat di atas, ada baiknya juga mempertimbangkan untuk membatasi nilai deposito online Anda. Meskipun deposito online saat ini menawarkan bunga relatif lebih tinggi daripada deposito biasa, tetapi keamanan perbankan Indonesia masih dalam tahap perkembangan dan belum benar-benar matang. Apabila Anda menginginkan tempat menyimpan dana yang terjamin keamanan dan kenyamanannya, membuka deposito biasa melalui kantor bank masih menjadi alternatif terbaik.

Tagged With :

Leave a Comment