Kapankah Waktu Terbaik Untuk Beli Reksa Dana?

Dalam kegiatan investasi apapun, calon investor seringkali bertanya, kapan waktu yang tepat untuk mulai? Untuk investasi saham atau forex, jelas sekali waktu beli-nya adalah ketika harga aset sedang rendah. Untuk investasi deposito atau P2P, jelas memiliki waktu ketika bunganya sedang tinggi. Namun, bagaimana dengan investasi reksa dana? Kapankah waktu terbaik untuk beli reksadana?

Risiko Investasi Deposito

Perlu diketahui, imbal hasil reksa dana dapat dipantau dari angka NAB (Nilai Aktiva Bersih). Sebuah produk reksa dana yang bermutu tentunya memiliki NAB terus meningkat dari waktu ke waktu. Atau, walaupun sesekali tergelincir dalam jangka pendek, tetapi masih menghasilkan kenaikan dalam periode setahun atau lebih. Oleh karenanya, Anda tak perlu ragu lagi soal kapan waktu terbaik untuk beli reksa dana, karena waktunya adalah sekarang atau sedini mungkin.

Untuk menanggulangi kemungkinan fluktuasi yang tajam, Anda dapat pula mengaplikasikan pembelian reksa dana secara berkala. Artinya, investasi reksa dana paling tepat bukan dilakukan dengan menggelontorkan dana investasi sekali waktu saja, melainkan dengan metode “menabung”. Belilah reksa dana secara berkala dengan nominal konstan. Misalnya Rp250.000 setiap bulan pada tanggal tertentu, atau Rp100.000 setiap minggu, dan sejenisnya. Tak perlu khawatir soal minimal beli reksa dana, karena jaman sekarang sudah banyak agen menawarkan pembelian reksa dana mulai Rp 10.000 saja, seperti OVO Invest, Tokopedia, dan Bukalapak.

Dengan cara pembelian reksa dana berkala seperti ini, secara tidak langsung Anda menerapkan diversifikasi waktu. Pembelian reksa dana pada waktu yang berbeda-beda itu bisa mencatat harga beli berbeda-beda pula, sehingga akumulasi rata-ratanya lebih optimal daripada ketika Anda membeli secara sekaligus di awal, padahal setelah itu harga sempat turun lagi.

Baca Juga:   Beli Reksadana Lewat OVO Mulai 10 Ribu Rupiah

Yang terpenting, Anda harus mampu disiplin dan bersabar. Disiplin dalam arti konsisten mengalokasikan dana untuk diinvestasikan setiap periode. Sabar dalam arti tidak terburu-buru untuk melikuidasi reksa dana ketika nampak imbal hasil baru naik sedikit. Buatlah komitment untuk selalu mengalokasikan dana untuk beli reksa dana dalam tempo tertentu dan menahan diri untuk tidak melakukan penarikan hingga beberapa tahun ke depan. Dengan cara begitu, niscaya keuntungan yang Anda peroleh dari investasi reksa dana akan optimal.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar