Berapa Harga Emas Tertinggi Dalam Sejarah?

Harga emas tertinggi dalam sejarah adalah USD2.067 per troy ounce, atau XAU/USD pada USD2.074. Tingkat harga ini tercapai pada 7 Agustus 2020 gara-gara gejolak pasar dan krisis yang terjadi akibat pandemi COVID-19. Banyak orang khawatir pada prospek ekonomi mendatang, sehingga menimbun emas untuk berjaga-jaga. Tapi, harga emas tertinggi itu tak berlangsung lama.

Harga Emas Tertinggi Dalam Sejarah

Setelah mencapai tingkat harga paling mahal dalam sejarah, emas turun pamor. Saat artikel ini ditulis pada tanggal 28 Agustus 2021, harga emas internasional sudah berada pada kisaran USD1800 per troy ons.

Dari fakta ini, kita dapat menyimpulkan bahwa harga emas tidak selalu naik dari tahun ke tahun. Harga emas memang cenderung meningkat dalam jangka panjang, tapi rentang waktunya mencapai lebih dari 5 tahun. Hal ini perlu dipertimbangkan oleh semua calon investor emas.

Kalau Anda membeli emas hari ini dengan harapan akan untung saat dijual pada tahun depan, maka strategi itu kemungkinan bakal gagal. Karena harga emas dari tahun ini ke tahun depan belum tentu naik. Harga emas mungkin turun lagi atau relatif stagnan, sedangkan Anda perlu menanggung spread harga jual/beli emas yang cukup besar.

Rencana terbaik adalah membeli emas untuk disimpan dalam jangka waktu sangat lama, misalnya untuk dana kuliah anak yang sekarang masih bayi, untuk pensiun, atau bahkan warisan anak-cucu. Tapi kalau berencana seperti itu, Anda tak perlu menghiraukan naik-turun harga emas dalam jangka pendek.

Tak ada gunanya mengikuti berita dan memeriksa nilai investasi emas Anda secara rutin, karena dinamika harga emas jangka pendek dan jangka panjang itu berbeda. Jika terpengaruh oleh berita emas jangka pendek, salah-salah malah Anda akan kehilangan semangat untuk berinvestasi semata-mata karena penurunan harga yang hanya bersifat sementara.

Gareth Soloway, kepala pakar strategi pasar di situs investasi InTheMoneyStocks, memberikan sebuah nasihat baik bagi investor emas. Katanya, “Jika Anda seorang investor emas jangka panjang, Anda hanya perlu untuk terus melihat pada fakta-fakta, yaitu bahwa pencetakan uang terus berlanjut, China melanjutkan pembuatan yuan digital… — yang juga bersifat inflasioner dan bagus bagi emas. Jadi semua faktor ini akan terus bermain dalam dua, lima, 10 tahun mendatang dan semestinya menaikkan harga emas.”

Pencetakan uang dalam bentuk fisik maupun digital akan cenderung mengurangi daya beli uang yang kita miliki, karena menaikkan harga-harga (inflasi). Jadi, kita justru akan merugi ketika menyimpan uang dalam bentuk uang. Emas akan menjadi alternatif penyimpan kekayaan yang bernilai lebih stabil.

Tagged With :

Leave a Comment