Apakah Kontribusi Blockchain Untuk Penanganan Covid-19?

Sejak merebaknya kasus virus corona di seluruh dunia, tiga bulan terakhir menjadi masa-masa yang sangat sulit bagi seluruh negara di dunia. Namun, tetap ada hikmah di balik semua itu. Banyak cerita positif tentang bagaimana badan usaha berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik. Sejalan dengan itu, sejumlah perusahaan asset kripto juga memunculkan ide-ide dan saran tentang bagaimana menggunakan sistem desentralistik dan blockchain untuk penanganan covid-19. Sebagian besar inisiatif yang muncul berfokus pada integritas data, prediksi dan pelaporan.

Memang, data yang utuh dan sistem pelaporan yang akurat sangat dibutuhkan di masa-masa seperti ini. Namun, kita juga harus bisa membedakan mana usulan yang layak dan realistis dan tidak, bukan hanya semata-mata headline pemasaran untuk menghasilkan click di halaman website atau content.

blockchain untuk penanganan covid-19

Apa Pentingnya Blockchain untuk Penanganan Covid-19?

Lalu, apa sesungguhnya yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi krisis pandemi global dan mencegah resesi perekonomian? Faktanya, ada satu hal yang akan kita ingat: Tahun 2020 akan dikenang sebagai titik perputaran dalam penggunaan teknologi dan peningkatkan kapabilitas teknis dan kreativitas kita. Hampir semua orang dan semua perusahaan dihadapkan pada peluang untuk berubah dan beradaptasi; jika tidak, maka mereka akan tertinggal.

Tidak akan ada lagi yang sama ketika kita memulai kembali perekonomian global. Harapannya, pemulihan perekonomian global akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Saat ini, kita melihat bahwa penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan konsep machine learning semakin meningkat, termasuk penggunaan Internet of Things (IoT) blockchain untuk penanganan covid-19. Teknologi ini digunakan untuk menciptakan aplikasi dan pelayanan yang lebih baik dan lebih efisien.

Seperti disebutkan sebelumnya, blockchain bukanlah solusi saat kita berhubungan dengan data yang lemah dan tidak akurat. Namun, teknologi ini memberikan banyak manfaat dalam sistem pembayaran, identitas digital, solusi penjajakan dan penelusuran data, dan rantai pasok.

Baca Juga:   Mengenal Cryptocurrency dan Bagaimana Cara Cryptocurrency Bekerja

Bagaimana Peran Blockchain untuk Penanganan Covid-19?

Jadi, jika anda bertanya bagaimana peran blockchain untuk penanganan covid-19, maka jawabannya akan difokuskan setidaknya pada dua hal, yakni sistem pembayaran digital dan identitas digital.

Sistem Pembayaran Digital

Yang pertama adalah memfokuskan penggunaan blockchain untuk sistem pembayaran dan layanan terkait dalam menghadapi resesi yang sedang mengancam perekonomian dunia. Seperti dilaporkan di awal bulan ini, bahkan muncul suatu ide meski akhirnya ditolak) untuk menyediakan uang dollar digital. Meski digitalisasi dollar AS bukanlah sebuah inisiatif baru, ide ini kembali muncul sebagai alternatif pengganti uang tunai untuk membayar pekerja paruh waktu atau pekerja yang upahnya dibayar di tempat.

Uang digital yang dimaksud memang tidak akan menggantikan uang kertas yang dikeluarkan bank. Namun, akan menggantikan tahap mengeluarkan dan mendistribusikan uang. Manfaat transaksi eceran dan grosir lebih fokus di aspek keamanan, fleksibilitas, dan transparansi, sementara sistem pembayaran internasional akan mendapatkan manfaat berupa infrastruktur yang ramah bagi pembuat kebijakan.

Negara lain, seperti Korea Selatan, Swedia, dan Jepang menunjukkan perkembangan yang lebih maju dalam mengeluarkan mata uang digital bank sentral (Central Bank Digital Currency, CBDC). Bahkan, ada bank internasional yang sudah mengeluarkan buletin khusus tentang masa depan uang tunai dan sistem pembayaran global. Kenapa? Banyak pihak khawatir kalau virus corona bisa menyebar melalui uang tunai.

Meski pernyataan tersebut masih diperdebatkan, pada kenyatannya, sejumlah bank sentral di dunia sudah melakukan upaya untuk menciptakan metode pembayaran tanpa-kontak. Artinya, sistem pembayaran digital akan menjadi salah satu solusi dalam mencegah penyebaran virus corona. Menariknya, malah sirkusi uang tunai mingguan di Amerika Serikat justru menunjukkan kenaikan tertinggi sejak tahun 1999.

Baca Juga:   Aturan Tentang Aset Kripto Masih Diselimuti Kontroversi
Identitas Digital

Satu lagi kegunaan blockchain untuk penanganan covid-19 terkait dengan dukungan teknologi ini dalam mengelola identitas digital. Sejumlah negara sedang membangun aplikasi jenis track-and-trace untuk menghambat penyebaran pandemi ini. Aplikasi yang sama terbukti sudah bermanfaat di Korea Selatan. Selain itu, Amerika Serikat sedang menggunakan pendekatan yang sama, yakni data dengan GPS tracking, kartu kredit, data lokasi smartphone, untuk memeriksa apakah jalur yang anda lalui akan bersinggungan dengan jalan yang dilalui pasien covid-19.

Upaya ini sejalan dengan upaya untuk menciptakan aplikasi pelayanan kesehatan untuk menemukan kondisi kesehatan yang sudah ada. Data dari aplikasi semacam ini akan menghasilkan basis data yang kuat untuk menghadapi pandemi yang sama, jikalau terjadi suatu saat nanti.

Secara keseluruhan, kita memang dihadapkan dengan situasi yang benar-benar baru dalam menghadapi pandemi covid-19. Dalam lingkungan yang baru seperti ini, kita harus menerapkan solusi yang tepat dengan cepat. Masalah yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya, seperti bahaya distribusi uang kertas dan bantuan kepada orang lain, sedang mengetuk pintu rumah kita dan membutuhkan perhatian sehera. Pemanfaatan blockchain untuk penanganan covid-19 diharapkan akan berkontribusi untuk menghambat penyebaran virus mematikan ini.

Tagged With :

Leave a Comment