Reksa dana syariah belakangan ini semakin diminati sebagai aset investasi berisiko rendah yang terjamin kehalalannya. Beberapa karakter reksa dana syariah yang membuatnya disukai dan pasti sudah Anda ketahui antara lain menguntungkan, bebas riba, serta mudah diikuti. Namun, ada beberapa fakta lain yang boleh jadi belum Anda ketahui. Berikut ini lima (5) fakta tersebut.

1. Produk reksa dana syariah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Pengawas Syariah (DPS). Ini artinya, pengawasan atas produk reksa dana syariah lebih ketat dibandingkan reksa dana biasa. Manajer Investasi (MI) bukan hanya harus mengikuti aturan OJK, melainkan juga memastikan bahwa pengelolaan bebas dari unsur-unsur terlarang dalam agama Islam.
2. Marketplace untuk reksa dana syariah tersedia secara offline maupun online, sama dengan reksa dana biasa. Namun, menurut OJK, reksa dana syariah memiliki rata-rata pertumbuhan kapitalisasi pasar (market cap) paling tinggi.
3. Pertumbuhan jumlah produk reksa dana syariah juga terus meningkat dengan pesat, naik dari 158 pada akhir tahun 2017 menjadi 211 pada akhir tahun 2018. Berdasarkan laporan Statistik Reksa Dana Syariah Juli 2019 yang diterbitkan oleh OJK, terdapat 262 produk reksa dana syariah yang saat ini beredar di Indonesia.
4. Produk reksa dana syariah tertua yang masih ada saat ini adalah PNM Syariah bertipe campuran yang dirilis oleh PT PNM Investment Management tanggal 15 Mei 2000. Namun, reksa dana saham syariah tertua adalah TRIM Syariah Saham yang dirilis PT Trimegah Asset Management pada 26 Desember 2006.
5. Indonesia merupakan penyedia reksa dana syariah berbasis efek syariah luar negeri pertama. Produk reksa dana unik ini antara lain BNP Paribas Cakra Syariah USD, Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS, Schroder Global Sharia Equity Fund USD, Aberdeen Syariah Asia Pacific Equity USD Fund, CIMB-Principal Islamic Asia Pacific Equity Syariah (USD), Bahana Sharia Global Emerging USD, Mandiri Global Sharia Equity Dollar, Eastspring Syariah Equity Islamic Asia Pacific USD, dan Indosurya Hepi Ekuitas Global Syariah USD.
Dengan dibukanya peluang alokasi aset ke efek luar negeri, maka pilihan investasi bagi Manajer Investasi (MI) semakin luas. Apabila Anda merasa prospek pertumbuhan investasi dalam negeri cukup meragukan, maka tipe reksa dana ini bisa jadi pilihan berikutnya.
Tagged With : investasi syariah • reksadana