Seputar hari libur panjang seperti Paskah dan Natal/Tahun Baru, pasar forex cenderung sepi karena banyak trader dan investor yang memilih untuk tutup buku lebih dini. Sepinya pasar dapat ditilik dari rendahnya volatilitas pergerakan berbagai pasangan mata uang. Pasangan mata uang seperti EUR/USD yang biasa bergerak lebih dari 150 pips per hari pun paling-paling hanya mampu bergeser sekitar 50-an pips saja. Apa yang dapat dilakukan trader dalam situasi seperti itu?

Sulit untuk trading forex dengan strategi biasa dalam masa-masa volatilitas rendah. Minimnya likuiditas rendah yang menyertai masa-masa ini bisa mengakibatkan pergerakan yang menipu, baik naik maupun turun. Profit yang dapat diraup juga pasti minim. Namun, ada beberapa tips praktis yang dapat Anda manfaatkan untuk survive saat volatilitas rendah.
- Hindari sikap “ngotot” mengejar profit, dan bertindaklah secara realistis. Anda tak boleh memaksakan harapan pribadi kepada pasar, karena pasar tidak akan bergerak sesuai dengan keinginan Anda. Santai saja, meski keuntungan yang diperoleh gagal mencapai target. Asal profit melebihi loss saja, itu sudah memadai.
- Pilihlah pasangan mata uang yang arah pergerakannya sudah jelas. Prioritaskan untuk mengikuti tren saja, daripada berusaha mendapatkan keuntungan dari koreksi tren yang sifatnya hanya sementara.
- Dalam kondisi volatilitas rendah, pergerakan harga lebih mungkin terjebak dalam kisaran terbatas (ranging/sideways) daripada tembus level support dan resisten kunci (breakout). Anda justru harus mewaspadai terjadinya fake jika muncul breakout.
- Cobalah mengulangi posisi trading yang sudah sukses. Selama pergerakan harga masih sideways, jangan trading dua arah, melainkan hanya ambil salah satu arah yang sudah jelas sesuai dengan tren dan atau posisi fundamental masing-masing mata uang.
- Bersikaplah ekstra waspada apabila ada jadwal rilis data berdampak tinggi dalam periode volatilitas rendah. Publikasi data semacam itu bisa mengakibatkan volatilitas melonjak seketika, sehingga batas-batas Stop Loss dan Take Profit Anda terinjak-injak tanpa sebab jelas.
Demikianlah beberapa tips agar Anda dapat trading dalam masa volatilitas rendah dengan lancar. Selain itu, agar aman, Anda sebaiknya memerhatikan Money Management secara hati-hati. Tingkatkan toleransi risiko Anda dengan memperlebar jarak Stop Loss untuk berjaga-jaga apabila volatilitas mendadak melonjak.
Tagged With : trading forex