4 Panduan Memilih Bank Untuk Investasi Deposito

XM broker promo Hadiah

Ada puluhan bank yang menawarkan investasi dalam bentuk deposito. Diantara semua bank itu, mana yang paling tepat untuk dipercaya mengembangkan dana Anda?

Deposito berbeda dengan tabungan yang dapat ditarik sewaktu-waktu. Dana dalam deposito akan disimpan dalam waktu lama mulai dari 1 bulan hingga beberapa tahun. Jadi, tentu saja kita harus memilih bank-nya dengan hati-hati. Nah, sebagai panduan bagi Anda, berikut ini empat hal yang perlu diperhatikan.

 

1. Bandingkan Besar Bunga Antar Bank

Tujuan kita menyimpan dana dalam deposito tentu saja untuk mendapatkan keuntungan. Oleh karenanya, langkah pertama adalah membandingkan besar bunga yang ditawarkan oleh setiap bank. Besar bunga ini biasanya sudah dicantumkan di situs bank atau website pembanding bunga, sehingga Anda bisa menemukan datanya secara online.

Dalam tahap ini, Anda perlu memerhatikan bahwa bank yang menawarkan suku bunga tertinggi belum tentu bank terbaik. Sebagai acuan, Anda dapat menggunakan batas bunga penjaminan LPS. Jika suku bunga yang ditawarkan bank itu jauh lebih tinggi, maka risiko investasi deposito ini lebih besar dibandingkan normal. Apabila bank itu bangkrut, maka uang Anda tak akan diganti oleh LPS.

 

Panduan Memilih Bank Untuk Investasi Deposito

 

2. Ketahui Reputasi Bank

Setelah melewati tahap pertama, Anda kemungkinan menemukan nama beberapa bank yang bunganya cukup menggiurkan. Namun, jangan langsung buru-buru buka deposito di sana. Periksa dulu reputasi bank tersebut. Apabila reputasi bank berskala nasional sudah bagus, maka bunga tinggi melebihi ambang bunga penjaminan LPS pun bisa dipertimbangkan. Namun, jika itu adalah bank kecil yang reputasinya terbatas, maka Anda perlu berpikir dua kali.

 

3. Ketahui Persyaratan dan Biaya yang Dikenakan

Perkara persyaratan dan biaya ini sering luput dari perhatian calon deposan, karena ada anggapan bahwa setiap bank menerapkan syarat yang sama. Padahal, tiap bank bisa menerapkan aturan dan biaya berbeda-beda.

Baca Juga:   Cara Mengurus Pencairan Deposito Oleh Ahli Waris

Sebagai contoh, ada bank yang menentukan penalti besar apabila Anda ingin mencairkan deposito sebelum jatuh tempo, tetapi ada pula bank yang menggratiskannya. Ada bank yang mengenakan biaya administrasi saat Anda akan mencairkan deposito, tetapi ada pula bank yang menggratiskannya. Sayangnya, info semacam ini biasanya tak tercantum di website, sehingga Anda harus menanyakannya langsung ke CS Bank terkait.

 

4. Selidiki Manfaat Ekstra yang Ditawarkan Bank

Untuk menarik nasabah, ada bank-bank yang memberikan benefit ekstra untuk investasi deposito. Misalnya ekstra asuransi jiwa untuk deposito dengan minimal tertentu. Ada pula deposito yang dapat digunakan sebagai agunan apabila Anda ingin mengambil pinjaman dari bank yang sama. Benefit seperti itu tak diberikan oleh sembarang bank.

Sebelum membuka deposito dalam jumlah besar di bank tertentu, cobalah berdiskusi panjang lebar dengan Customer Service beberapa bank untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai produk deposito yang mereka tawarkan. Tak perlu segan atau malu, karena mereka tentu akan menanggapi Anda dengan senang hati. Anda pun bisa memilih bank paling tetap yang cocok dengan kebutuhan Anda dan menawarkan imbal hasil paling menguntungkan.

Tagged With :

Leave a Comment