Tips Mengelola Swap (Rollover) Dalam Trading Forex

Saat mulai trading, Anda mungkin melihat ada istilah biaya swap atau rollover di situs broker dan platform trading. Kebanyakan pemula mengabaikannya karena tak memahami artinya. Padahal, swap (rollover) tak boleh dianggap remeh karena bisa menambah profit Anda atau justru menambah biaya trading Anda. Jadi, sebelum mulai trading forex, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu seluk-beluk mengenai istilah swap (rollover) ini dan aturan penerapannya.

5 Pantangan Trading Forex yang Sering Dilanggar Pemula

Swap muncul karena adanya transaksi rollover di pasar keuangan, yaitu transaksi rollover di pasar keuangan, yaitu posisi open yang bergulir (masih dibiarkan terbuka) dari tanggal settlement tertentu ke tanggal settlement berikutnya. Saat terjadi rollover, pihak broker akan mengenakan bunga sesuai dengan selisih suku bunga antara dua mata uang yang Anda perdagangkan.

Pengenaan bunga ini sesuai dengan aturan pasar keuangan. Bagi Anda sebagai trader, bunga tersebut bisa menjadi pendapatan ekstra ataupun menjadi biaya yang harus dibayarkan ke broker. Lho, kok bisa begitu? Ya, karena selisih suku bunga (swap) antara dua mata uang bisa jadi positif maupun negatif.

Ketika Anda membuka posisi buy terhadap sebuah mata uang, maka itu seakan-akan seperti menabung uang di bank, sehingga Anda akan mendapatkan bunga. Sebaliknya, ketika Anda melakukan sell terhadap sebuah mata uang, maka itu seperti meminjam uang di bank, sehingga Anda harus membayar bunga. Umpama bunga EUR lebih rendah daripada USD. Ketika Anda membuka posisi buy EUR/USD, maka Anda harus membayar biaya bunga. Namun, jika Anda sell EUR/USD, maka Anda justru akan mendapatkan pendapatan tambahan dari selisih bunga yang positif.

Besar bunga swap ini berubah-ubah dari waktu ke waktu, sesuai dengan perubahan suku bunga setiap negara. Anda bisa meminta daftar swap terkini dari broker Anda, karena data seharusnya tersedia secara transparan. Selain itu, perhatikan bahwa swap hanya dikenakan bagi posisi trading yang masih terbuka hingga lewat pukul 5 pm ET setiap harinya. Apabila Anda termasuk praktisi scalping atau day-trading yang menutup posisi trading dalam satu hari yang sama, maka Anda takkan terkena swap.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar