Tips Deposito Paling Cocok Untuk Investasi Milenial

Deposito merupakan pilihan investasi paling sederhana dan aman. Bagi generasi milenial yang menginginkan kemudahan dalam investasi, deposito bisa menjadi opsi favorit. Anda tak perlu melakukan analisis rumit untuk berinvestasi deposito, tetapi bisa mendapatkan keuntungan berupa bunga berlipat ganda. Namun, banyak yang menganggap deposito terlalu kuno dan tak secanggih saham atau reksadana. Benarkah demikian?

Seiring dengan perkembangan teknologi, investasi deposito masa kini telah di-upgrade menjadi lebih canggih pula. Dahulu, pembukaan deposito harus melalui kantor cabang bank. Kini, Anda cukup membuka aplikasi perbankan di ponsel android, mendaftar, kemudian menyetorkan dana untuk disimpan dalam jangka waktu tertentu. Pencairan deposito pun bisa dilakukan secara online.

Deposito Online

Banyak perbankan nasional yang sudah menyediakan fitur deposito online. Beberapa diantaranya bank BTPN melalui aplikasi Jenius, DBS melalui Digibank, dan Bank Mandiri melalui aplikasi Mandiri Online. Bank-bank lain juga terus mengembangkan aplikasi digital mereka agar bisa memfasilitasi deposito online.

Beragam kemudahan itu bukannya tanpa risiko. Umpama password dan username Anda untuk masuk aplikasi perbankan itu diketahui orang lain, maka Anda menghadapi risiko kebobolan. Atau bisa jadi investasi deposito berjalan lancar, tapi mendadak ditarik sebelum jatuh tempo karena butuh dana mendesak. Akibatnya, Anda justru harus menanggung kerugian karena bunga tak dibayar dan ditagih biaya penalti.

Untuk menanggulangi beragam risiko investasi, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan:

  1. Bukalah deposito pada aplikasi mobile dari bank yang bereputasi baik. Sebagai patokan, pilihlah bank-bank ternama nasional. Hindari bank-bank yang namanya belum Anda kenal atau tak ada kantornya di kota Anda.
  2. Pilih investasi deposito yang menawarkan bunga tinggi, tapi tak lebih besar dibandingkan bunga penjaminan LPS (6.5% per Oktober 2019). Ini perlu diperhatikan karena LPS hanya menjamin deposito dengan bunga maksimal itu saja. Apabila Anda menyimpan dana deposito dengan bunga lebih tinggi, maka simpanan Anda akan hangus apabila bank mengalami kebangkrutan.
  3. Tentukan masa jatuh tempo yang sesuai dengan tujuan investasi Anda. Umpama Anda ingin menyimpan dana untuk menggelar pesta pernikahan tahun depan, maka jangan tentukan jatuh tempo 2 tahun. Investasi deposito hanya akan menguntungkan jika dicairkan setelah jatuh tempo. Sebaliknya, jika Anda mencairkan sebelum jatuh tempo, maka akan dibebani denda atau penalti.
  4. Jangan pasang aplikasi perbankan mobile pada banyak gadget. Tentukan satu gadget saja sebagai medium investasi dan perangkat utama untuk segala urusan perbankan Anda. Tujuannya untuk menghindari peretasan atau pencurian password yang berpotensi merugikan Anda di masa depan.
Baca Juga:   4 Fakta Mengejutkan Tentang Deposito Bank

Demikianlah beberapa tips untuk pembukaan deposito online yang paling cocok untuk investasi milenial. Sepintas mungkin terlihat agak rumit. Namun, setelah mempraktekkannya, Anda akan mengetahui betapa mudahnya investasi ini. Langkah-langkahnya sesederhana meng-install aplikasi, mendaftar, setor dana, kemudian menunggu dapat bunga setelah jatuh tempo.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar