Prospek Reksa Dana Terkait Minyak Di Tengah Konflik Timur Tengah

Harga minyak mentah dunia melonjak sekitar sepuluh persen selama beberapa hari terakhir, karena peperangan Israel-Iran kembali berkobar di Timur Tengah. Sehubungan dengan situasi ini, banyak investor melirik beragam instrumen keuangan seperti saham migas, obligasi energi, dan reksa dana terkait minyak.

Prospek Reksa Dana Terkait Minyak Di Tengah Konflik Timur Tengah

Reksa dana terkait minyak adalah produk-produk reksa dana yang menanamkan sebagian atau seluruh dana terhimpun ke dalam perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor energi, baik melalui instrumen saham maupun obligasi. Beberapa jenis reksa dana terkait minyak antara lain:

  • Reksa dana saham energi
  • Reksa dana indeks energi
  • Reksa dana ETF energi

Industri reksa dana Indonesia belum memiliki kategorisasi koleksi reksa dana terkait minyak sebanyak bursa mancanegara. Kendati demikian, kita bisa menengok fund fact sheet untuk mengetahui apakah reksa dana pilihan kita berinvestasi pada sektor energi atau tidak.

Investor kawakan biasanya berinvestasi dalam reksa dana terkait minyak untuk mendapatkan eksposur terbatas ke pasar komoditas energi dunia. Dengan demikian, mereka dapat mendulang cuan dari kenaikan harga komoditas energi utama dunia sekaligus terlindungi dari dampak fluktuasi harga minyak secara langsung.

Perlu diketahui bahwa harga minyak mentah sangat bergejolak, bisa naik ataupun turun hingga puluhan persen dalam waktu singkat. Fluktuasi yang sangat tajam seperti ini menghadirkan risiko besar bagi trader yang memperdagangkan komoditas minyak di bursa komoditas berjangka maupun kontrak CFD minyak di luar bursa.

Efek fluktuasi harga minyak tentu merembes ke saham, obligasi, dan reksa dana terkait minyak. Namun, rembesan akan membutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang hingga dampaknya termoderasi oleh mekanisme pasar secara alamiah. Gejolak harga minyak sampai 10 persen kemungkinan hanya “menular” setengahnya pada saham dan obligasi, sedangkan reksa dana terkait minyak cuma terimbas sepertiganya.

Para investor yang ambisius kemungkinan akan kurang puas kalau hanya memperoleh cuan 3% dari reksa dana setelah harga minyak melonjak 10%. Namun, prospek keuntungan reksa dana terkait minyak seperti ini sudah cukup menjanjikan bagi para investor yang punya toleransi risiko lebih rendah.

Tagged With :

Leave a Comment