Perhiasan emas yang beredar di pasaran saat ini biasanya dibedakan menjadi tiga, yaitu emas kuning (Yellow Gold), emas putih (White Gold), dan Rose Gold. Apa perbedaan diantara ketiganya, dan mana yang terbaik bagi investasi?
Emas Kuning
Emas kuning termasuk produk perhiasan emas paling laris. Selain karena cincin kawin acapkali dibuat dari emas kuning, juga karena ada anggapan awam bahwa kandungan emasnya paling murni. Padahal, ini keliru.
Logam emas terlalu lunak dan kurang baik jika dibuat perhiasan tanpa campuran sama sekali. Jadi, perhiasan emas kuning yang Anda lihat di toko-toko itu pun sejatinya mengandung campuran logam lain yang memungkinkanya untuk mempertahankan kilau keemasannya, misalnya seng dan tembaga.

Emas Putih
Berbeda dengan emas kuning, campuran emas putih adalah logam seperti paladium, mangan, atau nikel; serta dilapisi dengan rhodium. Yang perlu diperhatikan di sini, emas putih berbeda dengan platinum yang berharga relatif lebih mahal, dan perawatannya termasuk yang paling merepotkan dibandingkan kedua jenis emas lainnya.
Rose Gold
Nuansa warna kemerahan pada Rose Gold muncul berkat perpaduan emas dan tembaga. Perhiasan berbahan Rose Gold mulai populer belakangan ini, seiring dengan merebaknya tren vintage di kalangan milenial. Namun, diam-diam tipe ini juga mengandung keunggulan lain, yaitu logamnya yang paling kuat dan tahan lama dibandingkan emas kuning maupun emas putih. Sayangnya, banyak orang mudah alergi jika menggunakan Rose Gold.
Nah, setelah mengetahui perbedaannya, jenis emas mana yang menurut Anda paling baik bagi investasi dalam jangka panjang? Pada dasarnya, nilai investasi semua perhiasan emas sama, tak peduli apa jenis emasnya. Harga jual kembali emas perhiasan pasti dipotong lebih besar dibandingkan harga buyback emas batangan. Jadi, jika dibandingan dengan emas perhiasan, maka emas batangan atau emas koin itu mengandung nilai investasi lebih tinggi.
Namun demikian, jika tetap ingin membeli perhiasan, maka emas kuning bisa jadi pilihan. Emas kuning tak lekang disukai dari masa ke masa serta termasuk yang paling tidak memicu alergi, sehingga bisa jadi pilihan utama Anda untuk diinvestasikan bagi warisan anak-cucu kelak.
Tagged With : investasi emas • investasi masa depan • logam mulia